D'Cat Queen

Because Travelling is not just a passion, it is a life need!

MENU

Nov 2019

03

YANGGAKDO INTERNATIONAL, HOTEL DI KOREA UTARA DI TENGAH PULAU BUATAN

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

Saat memutuskan join tur Korea Utara, aku sangat penasaran, bakal menginap di mana nanti. Sempet browsing hotel-hotel di sana, dan ternyata tidak terlalu banyak hotel yang bisa diinapi di area Pyongyang city. Ga heran, mengingat negara ini memang sangat tertutup dan belum terlalu banyak turis berkunjung kesini.

 

Rasa ingin tahu  terjawab saat bertemu dengan trip buddy, mas Arievrahman yang memberitahu nama akomodasinya, Yanggakdo International  Hotel. Di sanalah kami akan stay selama 5 hari 4 malam ke depan.

 

Yanggakdo International Hotel

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

 

Aku jelas langsung mencari tahu tentang hotel ini. Dan menemukan fakta bahwa Otto Warmbier , mahasiswa Amerika Serikat yang ditangkap oleh pemerintah DPR Korea hanya karena mencuri poster propaganda di HOTEL YANG SAMA dengan tempat kami menginap :o. Otto ditangkap, dan dijatuhi hukuman 15 tahun kerja paksa di Korea Utara. Tapi hanya beberapa bulan di penjara, dia dikembalikan ke Amerika Serikat dalam kondisi tidak sadar, dan meninggal beberapa hari kemudian. Hasil otopsi Amerika Serikat, anak ini disiksa dengan kerusakan bagian internal tubuh yang cukup luas, termasuk kerusakan otak. Ituuuuu menurut Amerika Serikat .. Jangan lupa, dua negara ini saling bermusuhan, dan bisa jadi akan  saling menjatuhkan  dengan cara apapun, walopun itu mengorbankan orang lain.

 

Sementara versi  Korea Utara yang aku denger, Otto terbukti mencuri poster propaganda  di lantai 5 hotel, yang mana merupakan daerah terlarang untuk dimasuki tamu, dan diam-diam membawa poster tersebut. Dia ditangkap di bandara dan mengakui kesalahannya. Awalnya dituduh sebagai mata-mata Amerika , tapi menurut pengakuannya, dia mencuri poster itu hanya karena ISENG. Bhaiqlaaah, pengen pamer pasti ama konco..Otto sendiri dikembalikan karena keracunan makanan.

Di Lobby, poster propaganda seperti ini banyak banget dipajang. Ntah yang seperti apa yang dicuri oleh Otto

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

 

 Okaaaaay, ntah versi mana yang benar, tapi menurutku, mencuri dari negara paling misterius seperti Korut, dengan pimpinannya yang berani membunuh om nya sendiri dengan cara dirudal, adalah tindakan paling bodoh yang memang pengen cari mati.  Udah tau ini negara punya hukum sendiri, trus berani mencuri, poster propaganda pulaaaak, harus dipertanyakan, dia idiot ato bosen idup??

 

 

Lokasi Hotel

Kembali ke topik hotel. Aku lumayan ngeri-ngeri sedap baca berita begini :D. Apalagi saat tau lokasi hotel ternyata ada di sebuah pulau buatan , di tengah sungai yang satu-satunya jalan menuju kesana hanya melewati jembatan. Sebenernya kami stay di penjara ato di hotel sik ? :p.

 

Bangunan tinggi di tengah pulau, itu Yanggakdo Interntional Hotel ;p

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

Dan menurut info yang lain, Yanggakdo merupakan hotel tertinggi di Pyongyang, di mana semua turis yang datang, pasti diinapkan di hotel ini :D. Ga usah capek-capek milih, karena kalian ga ada hak memilih kalo sudah menyangkut Korut :p. Lah WN nya aja hanya bisa memilih 1 nama presiden, siapa elu yang mau milih nginep di mana wkwkwkwk. Welcome to Pyongyang ya bruh :p

 

Bangunan Megah Dengan Lobby Mewah

Begitu bus masuk ke pelataran parkir, aku happy,  melihat tingginya hotel ini dari luar,  apalagi bagian lobby yang full marmer, luas kayak lapangan bola dan berkesan mewah.  Lokal guide kami mengurus kunci kamar dan menjelaskan sedikit tentang aturan hotel.

 

Lobby yang luaaaas, dan mengkilap ;p

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

 

Kami semua ditempatkan di lantai yang sama, lantai 23,  sementara dia dan asistennya di lantai 40. Dia akan melakukan morning call setiap pagi supaya ga ada yang telat, daaaaaan, hanya di hotel inilah kami semua bebas menjelajah dari lantai 1 sampe 47 (kecuali lantai 5 terlarang) , eksplor basement dan mencoba semua hiburan yang ada, tanpa harus dikawal lokal guide :D. Haseeeekkkk, ada waktu untuk sendiri juga ternyata :p.

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

 

 

Kamar & Fasilitas

Kamar kita di lantai 23 menghadap ke arah sungai. Ya ga heran, kan hotel ini memang ditengah sungai :p. Sengaja banget supaya semua turis tercentralisasi di sini. Biar ga kabur kali yeee…

 

Pemandangan dari jendela kamar saat sunset. Photo credit ke @Herman_angran 😀

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

 

Berbeda dengan lobby yang terlihat luxury, bagian dalam kamar ternyata jadul sekali :D. Luas siiih, tapi kliatan banget semua perabotan sudah tua dan kuno. Kasur twinbed, lantai berkarpet, kulkas mini, ac yang duingiiin beeeut, selimut bulu yang kami ga pake karena debunya  alamaaaak :p, penutup sepre yang sama kayak gordyn dan taplak meja di restauran, tv dengan beberapa channel berita dan 1 saluran yang menayangkan film seperti zaman Charlie Chaplin (hitam putih ala-ala),  daaaaan telephone kamar yang pasti langsung menarik perhatian para pencari barang antik :p. Eh, ada 1 lagi yang ga pernah aku temui di hotel manapun , ada kalender gantung cyiiiiin, yang ngingetin aku karena mirip kalender di rumah kakek di kampung. Semua dinding ditempelin wallpaper supaya berkesan bersih.

 

Jomplang antara lobby dan kamar wkwkwkw ;p

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

Kalender model jadoel di hotel terbaik Pyongyang 😮

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

 

Saat lift membuka di lantai 23, bau apek yang kuat langsung berasa. Mungkin ga terlalu banyak tamu yang stay di lantai ini. Karena itu aroma lama tidak ditempati terlalu kuat, meski lama kelamaan  hidung jadi terbiasa. Penerangan yang remang-remang bikin sedikit  spooky saat masuk.

Lorong di lantai 23

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

 

 

Kamar Mandi

Ga beda jauh dengan kamar, interior ruangan inipun terlihat tua dengan bathtub model lama.Tapi untungnya, air panas dan dingin mengalir lancar, toiletries ada walopun ga kupakai, handuk disediakan hanya saja keciiil hihihi, untung bersih :D. Pernah aku ditinggal teman sekamar yang pengen ngopi di lantai bawah, dan  aku ga berani berlama-lama mandi , saking seremnya , ngebayangin seraut wajah muncul di kaca wkwkwkwkw… cibang cibung, langsung tidur.

 

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

 

 

Entertainment Services

Dari seluruh lokasi di DPR Korea, hanya di hotel ini para tamu bisa berkeliaran tanpa dikawal oleh lokal guide. Karena di luar itu, semua acara wisata  sudah ditentukan oleh pihak tur dan wajib didampingi guide. Kesannya beneran terkungkung yaaa.. Tapi aku ambil positifnya aja , toh ini  demi keamanan tamu semua.

 

Nah, supaya ga bosen, pihak hotel sudah menyiapkan banyaaak sekali tempat-tempat hiburan di sini. Mulai dari kasino, spa, tempat bowling, tenis meja, bilyard, banyak restoran, cafe, toko-toko souvenirs, dan  supermarket! 5 hari di sana aja ga semua tempat bisa kami coba, saking banyaknya. Yang pasti aku dan temen-temen sempet ngerasain makan cold noodles, trus ngopi di kafe, belanja-belenji di toko souvenirs, bahkan beberapa temen main bilyard dan nyobain spa.

 

MASTAH OF BILYARD ;p

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

 

Satu yang WAJIB DIINGET YAAA. Harga souvenirs di hotel ini, ternyata JAUUUUH LEBIH MURAH daripada souvenir di tempat lain. Aku beli ginger liquor di kota Kaesong untuk bosku, sebesar 650ml, seharga EUR 20, yang ternyata dijual juga di souvenir shop hotel seharga EUR 18.

 

Trus masker tisu ginger isi 10 di Kaesong dijual EUR 25, di hotel cuma EUR 17!!! Cuuuuuuk  ngeneeees ga siiiiih :p. Jadi, bagi yang stay di hotel ini kalo ikutan tur Korea Utara, pleaseeee belanjanya di hotel ajaaaaa. Sama semuaaa barangnya ama yang dijual di luaran, dengan harga lebih murah! Sebut aja kayak tshirt, pin, perangko, kartupos, buku-buku, liquor, snacks,  apa aja ada cuuuuy.

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

 

 

Menu Sarapan Yang Berganti-ganti

Pagi hari, sarapan di restauranya yang luas, aku lumayan suka menu yang disajikan. Tapi karena alasan kehalalan, ga semua bisa dicoba :D. Hanya roti susu dengan butter, chicken burger, kentang, buah dan selalu ada sejenis chips yang rasanya enaaaak paraaah! Manis gurih gitu.

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

 

 

Keramahan Staff Hotel

Bisa dibilang yaa, semua staff di sini  sangat service-minded terhadap tamu-tamu hotel. Petugas bellboy, yang kadang berdiri dekat pintu lift, ga pernah lepas senyum dan sapaan ‘hallo’ nya jika papasan dengan kami.

 

Staff yang berjaga di toko souvenir, ato di spa massage apalagi. Ramah menyapa, dan menawarkan service mereka.

 

 Menurut lokal guide, tidak ada larangan memberikan tips kepada orang-orang ini. Wajah mereka langsung berseri-seri jika dikasih persenan dan biasa langsung dibelanjakan di toko keperluan hotel.

 

Pernah sekali kami minum-minum di kafe lantai bawah, hanya memesan minuman dan cemilan kacang, lalu menghabiskan waktu hingga sangat larut dan ga sekalipun staff di sana memberitahu kalo mereka sudah tutup sebenernya, malah trus saja mengambilkan pesanan minuman kami yang ga abis-abis :p. Segitunya service yang diberikan.

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

 

 

Revolving Restaurant

Walo bagian dalam interior hotel terkesan old, tapi restauran berputar di lantai 47 tetap menarik perhatian. Saat masuk ke dalam,  seolah kami ditarik ke zaman akhir 80an dengan taplak mengkilap dan peralatan makan vintage :p. Rasa makanannya patut diacungi jempol, seperti yang sudah aku tulis komplit di postingan ini. 

wisata kuliner korea utara, makan apa di korea utara, makanan khas korea utara, samgyetang korea utara, cold noodles

Sambil menikmati makanan, memandang view yang berputar, dari kaca jendela  yang lebar, sepertinya bikin betah untuk berlama-lama di sana.

 

Bangunan berlampu putih merah di kejauhan, itu Ryugyong Hotel

wisata kuliner korea utara, makan apa di korea utara, makanan khas korea utara, samgyetang korea utara, cold noodles

 

Dari kejauhan tampak hotel Ryugyong, yang diselimuti cahaya lampu berganti-ganti. Merah, biru, putih…Apa yang menarik dari hotel ini adalah fakta bahwa hotel dengan 105 lantai, 330 meter ketinggiannya, masuk ke dalam rekor bangunan tertinggi sedunia yang TIDAK DIHUNI SAMASEKALI. Trus ngapain dibanguuun Uun wkwkkwk. Buang-buang duit aja lu.  Tapiii, begitulah Korut. Tidak ada yang aneh selama itu  keputusan yang keluar dari pemimpin negara :D.

Tampilan jarak dekat. Sungguh suatu pemborosan ;p

yanggakdo international hotel, hotel korea utara, otto warmbier, dimana menginap saat ke korea utara, hotel di pyongyang, hotel terbaik di pyongyang

 

 

Lima hari menikmati malam di Yanggakdo Hotel, ga ada yang namanya bosan, ato mati gaya. Terputus samasekali dari koneksi dunia luar, para tamu tetap bisa kok melakukan kontak ke negara mereka  dengan memakai telephone International yang ada di area lobby. Dengan membayar fee tertentu pastinya :D. Lalu ada kantor post kecil untuk mengirimkan  kartupos bagi yang mau. Tapi inget, isi surat akan  disensor dahulu, sebelum dikirim oleh mereka ke alamat penerima. Itupuuun, ga tau sampenya kapan wkwkwkwk. Jadi aku prefer membeli kartuposnya saja untuk dijadikan koleksi.

 

Gimanaaa, tidak semenyeramkan yang ditakutkan di awaaaal kaaaan :D. Intinya gini sih, Korea Utara itu bukan negara biasa, dengan pemimpinnya yang nyentrik, dan segala macam aturan yang ada. Sebagai tamu, udah sewajibnya kita patuh ama aturan tuan rumah, yaa kaan. Kalo memang dilarang untuk masuk ke lantai 5 rahasia mereka, yaa jangan masuk, apalagi sampe nyuri poster yang buat mereka penting banget :D. Nah kalo sampe iseng begitu, ya monggo rasain konsekwensinya . Inget aja prinsip ini deh, ‘when you’re in North Korea, do what the North Koreans do’ ;). Berharap suatu saat aku bisa kembali ke negara ini, bareng WHATRAVEL pastinyaaaa :D. Udah terbukti tripnya SUPER DUPER KEREEN ! Contact person: 087728306444

 

 

 

80 tanggapan untuk “YANGGAKDO INTERNATIONAL, HOTEL DI KOREA UTARA DI TENGAH PULAU BUATAN”

  1. Ria berkata:

    wohohoho, sebenarnya perabotan jadul gak masalah ya tp smp berdebu mah kebangetan. Para tamu benar2 dpt perlakuan istimewa selama gak melanggar aturan yg berlaku.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      yg berdebu sebenernya yg selimut bulu itu aja mba, untungnyaaaa hahahah. kalo kayak tempat tidur dll, alhamdulillah bersiih. cuma jadul ajaa..

      iyaaa jd intinya, asal ga ngelanggar aturan, mereka sopaan banget ke kita 🙂

  2. Herva Yulyanti berkata:

    Mba Fan, eta lantai 5 ada apaa??? kok pinisirin yah pantes si Otto juga mencuri wkwkwk penasaran juga keknya :p

    Boro2 milih hotel yah wkwk ngakak bacanya wong presiden aja kudu milihnya itu :p

  3. Lia Harahap berkata:

    Untuk level orang yang mudah khawatir dan penakut kayak aku, baca tulisan tentang Korea Utara di sini bisa bikin aku puas tau apa isi di balik negara itu. Karena walaupun penakut, aku kepooo! Hahahaha.

    Pas mau pulang foto-foto di kamera di cek gitu gak sih, Mbak?

  4. Sulis berkata:

    Mb…ini warga korea Utara itu pada bahagia nggak ya..kok kayaknya apa2 diatur banget ya sama negara…
    Toss, jadi mikir juga..ada hotel ratusan lantai, tapi ga dihuni…trus buat apa ya?

    Btw..berarti nggak ada WiFi gitu mba di sana? Tak pikir kmrn puasa nge-net nya karena kebijakan travelnya e..biar pada akrab.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      aku nanya kok mba sama lokal guide yg nemenin kami, dan dia bilang mereka bahagian.. trus aku mau jawab apalagi, lah warganya aja bahagia dengan kondisi mereka yg begitu 😀

      tapi mungkin juga mereka bahagia.. lah ga banyak yg harus dipikirin krn semua udah diurus ama pemerintahnya 😀

  5. Lidha Maul berkata:

    Aku bacanya tadi yang-nggak-dong

    Mungkin mencuri di negara aman itu berasa prestasi luar biasa, meski tingkat pamernya baru sebatas ke anak kost.

    Pas lihat lobby ; gilak, kayak bandara ya luas. Pasti kamarnya wow nih
    Pas lihat kamar ; hotel yg sama ya? *bacaulang* *scrollagi* jadoel juga, rasa th 70-an

    Bangunan yg TIDAK DIHUNI SAMA SEKALI itu sungguh menghermankan. Kalau di negeri +62 sudah laku buat uji nyali.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      wkwkwkwkwkwkwk naaah iyaaa, aku sama temen sekamarku sampe gitu… ini kenapa kamar beda bangettt tingkat kemewahannya ama lobby hahahaha ;p.. beneran deh ah, om kim mah ngerjain bangettt ;p

      ya ampuuuun mau uji nyali gimana kalo Warga korut, hidup ama aturan presidennya aja udh uji nyali banget 😀

  6. Heniajaa berkata:

    Yg bikin serem ya peristiwa diawal cerita mbak… Btw.. Tapi liat dinding bathtubnya rada gmn gitu ya.. Biar bersih jg krn warnanya putih berasa ngliat di rumah sakit ato ruangan apa gitu… Wk wk.. Buktinya mba Fanny mandinya cibang cibung 😁 apalgi nama hotelnya rada lucu ya.. Yanggakdo… Jadi yang gak ado.. Alias yg ga ada 😂 . Kalo liat sajian makanan ama interior hotelnya mah jgn ditanya lagi yaaa top bgt kl diliat mah

  7. nur rochma berkata:

    Intinya kalau mau ke Korut harus ikuti aturan sana tanpa protes atapun iseng. Nyawa taruhannya. Jadi penasaran juga buat apa bikin bangunan megah hotel Ryugyong gitu kalau dibiarkan kosong. Mungkinkan buat amasa depan?

  8. ursula meta rosarini berkata:

    Aduh hotel segitu megahnya tp sepi, jarang pengunjung, berdebu, engap pula, mungkin mreka menyediakan 1 hotel itu buat turis jadi hotelnya dibuat segede gaban tp faktanya, ga banyak turis yg ke negara itu kali ya, udah males duluan hahahha. Btw lantai 5 itu isinya apaan sih mbak? jd penasaran

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      yg bilang sepi siapa mba ;p? semua turis yg datang ke korut mah diinapin di yanggakdo kebanyakan.. tp memang disebar di beberapa lantai.. jd kalo lt 23 udh utk turis indonesia, ya turis lainnya di inepin di lt yg lain.. kesannya sepi.. tp pas sarapan, ruameeee yg kluar 🙂

  9. Riza Alhusna berkata:

    Ya ampun lu udah nyampe korea aja masih takut ada demit ngintip mbak, hahahaha

    Harganya kok pada pake euro yah? emang mereka gak punya mata uang ya mbak?

    Btw, gw envy mampus ! Berapaan sih harga paket ke sono? Sape tau duit di celengan kemaren cukup, wkwkwkwk

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      genapin aja 30 jt laaaah… udah semuanyaaa all in ;).. muraaaaah :D.. apalagi pengalaman yg didapet jauuuh lbh berharga dari harganya ;)..

      mereka ada mata uang sendiri mas, tp kan ga boleh dipakai turis, hanya utk wrga negaranya aja.. makanya di sana mata uang yg dipakai cuma USD, EUR & CNY..

  10. Ratutips.com berkata:

    Wuih foto2nya keren banget ka fanny.. asoy nti ajakin kl mau ksna yaa hehehehuee

  11. Aul Howler berkata:

    Aigooooo

    Beruntung banget nooona bisa ke sini

  12. Yuli Aenuropiq berkata:

    wah memmag bagus juga yah hotelnya, meskipun memang ditengah pulau buatan

    makananya juga tidak kalah enaknya kayanya mba, ngiler banget liat kue kue nyaa..hhehhe

  13. Nasirullah Sitam berkata:

    Beruntunglah pengunjung dibebaskan menjelajah sudut hotel, tapi dengan ketentuan ada lantai yang dilarang. Ngeri-ngeri sedap kalau baca kora utara hahahahah

  14. Sabda Awal berkata:

    temen saya ada yang pernah jadi lokal staf KBRI di pyongyang mbak, katanya ga seseram berita2 yang ada di Tv sih karena semuanya biasa aja, bedanya disana aturan lebih ketat, semua harus dituruti.

    hotel tapi barangnya jadul semua, bikin suasana jadivintage, nambah serem, ngacir ya sewaktu temen ke bawah buat ngopi, hahah

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      nah memang… aku sendiri tau korut ga seram selain melihat sendiri, ya karena cerita mama mertua yg prnh diplomat di sana 🙂 m. mertua bilang kok pas tinggal di korut dulu mereka seneng, krn gajinya besar dan bisa disimpen banyak, secara harga2 barang murah semuaaa 😀

  15. Jalan-Jalan KeNai berkata:

    Terlepas dari versi siapa yang benar, hukuman 15 tahun itu lama aja. Keisengan yang membawa petaka jadinya.

    Tetapi, ya jangankan di negara orang. Ke daerah lain di Indonesia aja memang sebaiknya tetap patuh peraturan setempat.

    Berasa kayak ke lempar ke zaman apa ya dengan segala peraturan yang kartu pos dan lain sebagainya itu. Tetapi, ya jadinya malah semakin menarik hehehe

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      setuju kalo untuk masalah lama hukuman, kerja rodi pula ;p.. ga adil kesannya yaaa. tapi masalah ini korut, hukuman mereka memang serba seram :D.. so seharusnya sebagai pendatang jgn macem2 ama aturan mereka kalo ga mau dihukum gitu 🙁

      iya mba, berasa balik ke zaman dulu kala kalo liat beberapa barang2 mereka yg jadul ;p

  16. Reyne Raea berkata:

    Mbaaaa, gara-gara postingan mba seputar Korut, saya jadi tertarik mengetahui negara ini dong, meski kebanyakan lewat youtube daannn bener-bener bikin ilfeel ya nih negara.

    Tapi karena saya tahu mba Fanny sangat anti mainstream, makanya malah penasaran ke sana hahaha.

    Serem banget dengan kepala negaranya yang narsisnya kebangetan, saya heran, sebenarnya di tetua-tetua pemimpin negara ini, siapa sebenarnya yang awalnya narsisnya kebangetan dan diturunkan terus sampai sekarang.

    Terus lagi yang bikin heran, kalau lah Amerika ama Korut bermusuhan, mengapa mereka masih sering bertemu dan minum teh bareng ya? musuhan apaan tuh hahaha.

    Dan juga, mengapa sih anak-anak muda Amerika itu kurang kerjaan banget, kayak bosan hidup banget, seolah yakin mati masuk surga, mana sebelum mati serem banget pula haahahaha.

    Betewe, ga heran sih ya, hotel buat para tamu diarahkan ke hotel tersebut, karena setelah mengetahui banyak gosip tentang negara ini, yang mana bahkan banyak warga negaranya kabur ke Tiongkok demi hak asasi manusia, lalu sama Tiongkok dibalikan kembali hiks.

    Sama sekali nggak ada HAM di sana, apalagi buat tamu, kalau bukan karena pemasukan, ya ogah paling mereka membiarkan tamu masuk ke negara tersebut.

    Jadinya ya dibikin seperti itu, dikumpulin di sebuah hotel yang lebih tepatnya kayak penjara modern, biar mudah di kontrol.

    Udah gitu, bener ya.
    Memang semuanya jadul, apa mereka nggak suka membangun kah mba? perasaan dari kemaren saya liat rata2 jadul semua hahaha.

    Oh ya, hotelnya mengingatkan saya beberapa waktu lalu abis nginap di hotel tua kayak gini persis di ujung Surabaya.

    Murah, luas, tapi semuanya jadul.
    Ada telpon jadul, ada pula semacam radio kayaknya yang gedenyaaa minta ampun hahaha.

    Dan melihat dari banyaknya debu, sepertinya memang masih jarang wisatawan anti mainstream kayak mba Fanny dkk ke sana hahahaha

    Tapi salut mbaaa, kalau bukan karena postingan mba Fanny, males banget baca-baca tentang negara aneh di dunia ini hahahaha

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      laaah aku jg bingung loh mba, ini amerika ama korut katanya musuhan, tp salah satu currency yg ditrima di sana itu ya USD.. piyeee cobaa, musuhan tp pake mata uang musuhnya ;p..

      eh jgn salaaah, beberapa bangunan mereka canggih mba.. kayak museum perangnya, bangunana pemerintahan, itu bagian dalam bagus bangettttt, cuma ga bisa difoto.. makanya aku susah jelasin untuk bangunan yg canggih2nya.., trus mereka memang lbh mengutamakan pembangunan nuklirnya drpd yg ga ptg ;p. kalo hotel memang jadul sih yaa bagian dalamnya, tp setidaknya bersih, kecuali selimut bulunya, krn memang siapa juga yg mau pake selimut bulu, krn di tempat tidurnya udh ada selimut kain ;p.

      kalo turis aku memang jrg melihat wajah asia, kecuali china ;p, tp turis bule banyaaak buangetttt hahaha.. kayaknya cuma yg bule2 yg lebih tertarik kesana 😀

  17. Rinjani Melda berkata:

    Aduu pengen banget mbaak. . liat gambarnya ama riview beberapa servicenya udah sampe bisa ngebayangin kalau gua ada disana. BTW budgetnya kalau untuk kesana berapa mb ya

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      kalo kemarin aku ksana, itu biayanya rp 27 jutaan mba ;). kalo mau ke korut wajib hukumnya pake travel, ga bisa pergi sendiri… mending kontak whatravel untuk update biaya yaaa.. yg pasti travel mereka udh terbukti bisa ngeberangkatin peserta sampe korut, dan aku rekomen bangetttt service whatravel ini

  18. alfan ismail berkata:

    keliatanya sih tempatnya bersih dan suasananya kayak negara lain ya…gakserem2 amat

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      ga kooook, ga seseram yang dibayangkan orang memang ;)… asalkan sebagai tamu di sana kita ikutin aja mas semua aturan mereka :D.. biar amaaan toh 😉

  19. Buleipotan berkata:

    abis gw baca.
    hahaha, inti antara kesel tapi ditahan ya.
    Aturannya menjepit banget, tapi ya namanya juga negara Ornag, punya cara sendiri mengatur netizennya.
    jadi bersyukur kadang tgl di Indonesia, yang kadang bebas kelewat batas XD

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      iya mba, bersyukur sih tinggal di indonesia yg kebebasannya oke banget, walopun orang2 sebagian pada bablas wkwkwkwk… ada benernya kalo dipingit kayak korut ini, orang2 pada disiplin, tp ga enaknya juga banyaaaak hahahahaha.. galau memang, terlalu dipingit stress, tp ga dipingit, sering keluar batas ;p

  20. Akbar S. Yoga berkata:

    Di rumah saya juga masih ada kalender gantung. Haha. Meski saya sendiri hampir enggak pernah ngecek, tapi buat orang tua kayaknya penting buat dicoret nandain sesuatu. Misalnya, ada kondangan atau pesanan makanan. Padahal mah tinggal buat jadwal di ponsel, tapi mungkin udah terbiasa sama hal itu.

    Loh, kok selimutnya sampai berdebu? Enggak ada jadwal pembersihan rutin gitu dari pihak hotelnya, kah? Hmm.

    Kalau di hotel, sekiranya area nongkrong itu jam bukanya udah berakhir, tapi kondisi masih ramai, mau enggak mau mereka harus tetap melayani sampai semua tamu balik ke kamarnya?

    Saya kurang tau soal pelayanan dan menyediakan jam ekstra kayak begitu sih. Yang saya tau di beberapa kafe pasti ada pelayan atau pramusajinya yang mulai beres-beres atau mematikan sebagian lampu bermaksud mengusir pengunjung. Saya masih heran cara itu kurang sopan atau biasa aja, tapi mungkin saya agak mengerti gimana capeknya ritual “closing-an”. Yang mestinya udah balik kerja, atau malah sampai rumah, tapi terpaksa menundanya 1-2 jam buat beres-beres tempat sebab ada pelanggan yang betah nongkrong. Nah, kalau sistem kerja di hotel ini saya masih belum tau.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      yg berdebu selimut bulunya yg disimpen di lemari itu yog, kalo yg lainnya ga, bebas debu samasekali :D.. mungkin krn g ada yg pake juga sih itu selimut bulu ;p.

      naah iyaaaa, biasanya untuk ksh tau kalo jam tutup restorannya udah hampir deket, staffnya bakal kasih tau, gitu juga di hotel kok,, tp serius yg di yanggakdo ini samasekali ttp ngelayanin dan mereka ga bilang kalo udh mau tutup! saluuut bangettt.. segitunya sih service yg dikasih.. padahal kamu tau ga kami cuma pesen apaan? minuman ama kacang thok wkwkwkwkwkkw .. kusukaaaak lah ama service mereka ;p

  21. Hastira berkata:

    wah keren banget

  22. Blogger Medan - Ririn Wandes berkata:

    Antara idiot sama bosen hidup mungkin beda tipis menurutnya,mbak.heheheh. Menurut pandangan saya, furniture nya keliatan agak sudah model lama yah,mbak. Mungkin kesannya vintage gitu yah tapi keren sih bisa ada hotel international di tengah pulau buatan. Btw, staf disana juga ramah sih gak nyuruh pergi meskipun uda tutup yah, aku soalnya pernah gitu disuruh cabut dari restoran hotel karena uda tutup,hehehe. Hmm, mau nginep disana harus kuat budget juga yah,mbak. Keren sih tim dari Whatravel nya bawa para traveller ke hotel Yanggakdo tersebut.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      itulaaaah, akupun ga abis pikir kenapa ada org berani nyuri dari negara seperti korut ;p..

      semoga nanti kamu bisa melihat sendiri kerennya korut ya rin ;).. pakai whatravel udah paling bener, hebat siih mereka bisa bikin trip ke negara kayak korut dan menariiik pula wisatanya

  23. febridwicahya berkata:

    Wahahaha hotelnya kebayang mewahnya sih.

    Tapi karena korea utara, nga tau kenapa rasanya kayak kaku bet gimana gitu 😀

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      hahahaha seriuuus feb, korut ga terlalu seram kayak yang dikira kok ;).. hotelnya emg jadul, tp service dari orang2nya, jempolaaaan 😉

  24. Muna Fitria Hidayat berkata:

    Kenapa vibe hotelnya kayak setting di American Horror Story: Hotel ya? Hahahaha.. Jadul2 muram. Untung entertainment-nya banyak yah, dan bareng group tour.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      hahaha aku blm prnh nonton american horror story ;p.. mungkin krn kesan vintagenya ya mba… blm lagi pandangan kita ttg korut sebelum ini.. makanya wajar kalo kesannya spooky :D.. tp sbenernya, ga terlalu seram kok, asal jangan sendirian aja di kamar hahahah

  25. Edwina berkata:

    Mbak Fani, thank you buat cerita Korut-nya. Ternyata, mereka mau menerima kunjungan turis ya. Temenku juga pernah ke Korut, dia naik kereta gitu dari China kalo ngga salah.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      mau kok mba, mereka terima turis.. tapi memang wajib dikawal dengan lokal guide dan harus patuh ama semua aturan di sana ;).. uwaaahhh lbh kereeen itu yg naik kereta dari china :D.. memang ada yg pake kereta juga , jd biaya lbh murah

  26. travelnimble berkata:

    Sampe sekarang tetap tertutup gitu ya mba. Untuk backpacker agak sulit kali ya pilihan hotelnya 😀

  27. Bang Day berkata:

    wuih hotelnya mewaaah banget. Saya bakal gak pede kalo diinapkan di sana. soale saya suka susah membedakan bath Tube dan bed cover 😀

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      ga bisa milih mas ;p.. mau ditempatin di manapun, ya harus ikut kalo wisata korut ini :D.. lagian kliatan mewah cuma di luar kok . dalamya biasa aja 🙂

  28. Tia berkata:

    hoho, yakali itu nyuri poster propaganda cuman untuk pamer. kayakanya alesan pertama lebih masuk akal deh. hehe..

    btw, hotelnya luas bingiiittt, pantes aja gak bosen mba’e. view dari balik jendela juga terlihat syantik yaa. gapapa deh hotel tua asal pelayanan maksimal dan memuaskan.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      guedee bangettt mba ;p.. aku aja ga bisa jelajah semua.. malah jadi menarik sih, jd selama di hotel kami ga ada bosen, bisa nyobain kuliner di restorannya, ato shopping :D. cuma Tuhan yang tau kenapa si Otto ini berani banget nyuri di sana ;p

  29. Rohim ar berkata:

    Emang hotelnya di tentukan itu aja ya mbak, apa enggk ada hotel yang lain gitu untuk turis mbak.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      ada beberapa hotel untuk turis, tp yg menentukan inap di mana, itu bukan dari kita ;p… tp keputusan dari tour di koreanya mas

  30. Suryani Palamui berkata:

    Selama ini selalu denger soal Korea Utara yang ngga bebas, eh baca tulisannya Mba jadi tau ternyata Korea Utara bisa sebegitunya dibatasi ya. Harus pakai local guide gitu ya Mba disana? Dan hanya area tertentu aja yang bisa bebas. Ini beneran saya baru tau. Tapi liat postingannya Mba jadi penasaran pengen kesana juga. Semoga one day bisa. Aamiin. Hehe.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      aamiin… akupun sebelum berangkat kesana mikirnya korut itu seraaam. tapi ternyata ga seseram yang dibayangkan.. beneer mereka tertutup, bener akses internet ga bisa, tapi setidaknya ada hal2 lain yang ternyata menarik dan belum diketahui ama semua orang 🙂

  31. Rudi Chandra berkata:

    Hotenya menarik, walau jadul sih, apalagi teleponnya itu, jadul banget.

  32. lianny hendrawati berkata:

    Lobby hotelnya megah banget ya.
    SOuvenir2 malah lebih murah di hotel ya daripada di luaran, biasanya cenderung lebih mahalan di hotel ya. Asyik dong nggak usah cari jauh2 di luaran.
    Btw itu di lantai 5 ada apaan ya? haha 😀

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      tp kita taunya telat mbaaa. baru tau hotel lbh murah stlh banyak belanja di luar wkwkwkwk,kan keseeeell.

      aku ga mau cari tau ttg lt 5. takut bernasib sama kayak otto hahahah

  33. Zizy Damanik berkata:

    Tapi memang cerita mahasiswa itu tragis ya. Berawal dari liburan, lalu dijatuhi hukuman, lalu malah meninggal hanya dalam waktu bbrp bulan. Aku mungkin sedikit curiga memang ada siksaan, karena anak itu begitu sehat tp dalam bbrp bulan mendadak drop. Masalahnya anak2 sekarang kan banyak yang iseng ya, memang pada berani2 meski gak ada maksud apa2.

    Duh, semoga gak ada orang Indonesia yang berkasus seperti itu.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      kalo orang indonesia justru seringnya patuh di negara lain, tapi kumat lagi pas balik ke negara asal mba ;p. liat aja di singapur, turis kita patuh ama aturan buang sampah, ga merokok, krn takut di denda. apalagi di korut yg hukumannya sadis hahahahaha..

  34. Nurul Sufitri berkata:

    Wah, kalau begitu mbak Fanny betah dong ya di lantai 47 ala 80 an hehehe…. Benran ini daleman hotelnya jadoel ya. Kamar mandinya, ruangan bobo syantiknya dan perabotannya juga. Padahal kelihatan mewah ya mulai dari lobby dst. Iya tuh kayaknya lantai 5 keramat ada rahasianya ya hiiiii 🙁 Btw kasihan amat anak mahasiswa dipulangkan ke As udah ga jelas kondisinya dan alah meninggal. Itu makanannya kudu dipilih2 ya karena ga semua halal… senangnya mbak dkk jalan2 di Korut 😀 Mantafff.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      makanan yg dihidangkan ke kita sih ga ada pake babi… tp resto ini jg menjual babi.. cuma ya sudlaaah ;p.. kalo udh jalan ke negara non muslim, ya aku ga terlalu saklek.. yg ptg ga pake babi ;p

  35. ainun berkata:

    kalo pergi sama whatravel ga perlu diragukan lagi pelayanannya, semua disiapin seperfect mungkin, apalagi ada ariv dan temen2nya yg travel enthusiast yg bikin agent ini.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      setujuuu. ini kali pertama aku ikut whatravel, dan ga nyesel.. yg ada malah pgn ikut lagi ;)>. thn depan aku ikut tripnya yg ke iran mba 😉

  36. fika anaira berkata:

    mba kayaknya aku pengen traveling bareng kamu deh… jiwa petualangnya sama banget. Tapi kok ke Korut mahal banget ya

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      hayuuuuklaaah mba…

      Korut ini mahal krn ekslusif.. ga sembarang travel bisa mendatangkan turis kesana, ga semua maskapai pesawat bisa landing di korut, dan banyak aturan lainnya. makanya harga trip kesana jg ga bisa murah. tapi percaya deh, ini satu negara yang bikin aku pgn balik lagi, walopun mahal mba 🙂

  37. Matius Teguh Nugroho berkata:

    Iya, mbak. Lobinya modern dan elegan! Yang menurutku membuat kamar jomplang adalah dinding dan lantainya, karena furnitur antik di area kerja dan TV itu menurutku lumayan asal dirawat. Penampilan makanannya juga jomplang, kayak hotel-hotel budget di kota-kota kecil Jawa 😀

    Wah, aku bakal betah berlama-lama nyantai di revolving restaurant nih. Bellboy-nya selain ramah ganteng juga nggak? Wkwkwkwk.

    Kemungkinan begitu, lokasinya di tengah pulau buatan dengan satu-satunya akses adalah jembatan karena untuk memudahkan kontrol. Bego banget emang orang AS itu. Lu bisa datang dan balik dengan selamat aja udah syukur. Eh, masih berani-beraninya nyolong poster. Kalo aku ke sana kayaknya bakal hati-hati banget, mau ke mana mau ngapain bakal minta izin dan nggak akan kompromi sama peraturan.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      ada yg bilang ya mas, cewe cantik itu asalnya dari utara, sementara cogan asalnya dari selatan ;p.. jadiiiii kalo di korut, cewe cantik mudah bangettt dijumpain, masih asliii pulak ;p. tapi cogan, tetep korsel yang lebih juara hahahahahha

      revolving restonya memang menarik sih. betah lama, walopun kami juga lbh suka eksplor resto di lantai bawah yg lebih banyak macem ;p… duuuuh, kalo buka trip lg kesana, ikutan yuuuuk 😉

      naaah, itu turis us, gila sih memang. Udah sukur turis amrik masih bisa ditrima di korut, malah bikin ulah wkwkwkw.. ga nanggung2 lagi yang dicuri ;p. namanya negara orang, ya mbok hormatin segala sesuatunya 😀

  38. Hanila PendarBintang berkata:

    Hotelnya mewah ya kalau dilihat dari Lobby dan arsitektur cuma, kaget kok kamar mandinya atau dalamnya kesannya tua.

  39. Justin Larissa berkata:

    Asli lawak abis ini hotel. Keknya budget renovasinya abis di lobi, sampe yg lain-lain masih pake stok lawas. Tempelan-tempelannya juga keliatan kek masuk ke tempat cukur rambut asgar alias asal garut hahahaha.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      betoool hahahahhaa. mereka mati2an renov untuk lobby kali yaa, dan melupakan design kamar wkwkwkwkw. tapi okelaaah, walo jadul sbnrnya lumayan nyaman 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

«

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.