D'Cat Queen

Because Travelling is not just a passion, it is a life need!

MENU

Jul 2020

19

MUSEUM PERANG KOREA UTARA: TERBAIK, TERMEGAH, TERLENGKAP

museum perang korea utara, war museum north korea, Victorious Fatherland Liberation War museum, wisata korea utara, perang korea, asal mual perang korea

Victorious Fatherland Liberation War museum atau museum perang Korea Utara merupakan salah satu tempat yang kami datangin saat trip ke Korut September 2019 lalu. Begitu tahu mau ke sini, yang ada dalam pikiranku cuma satu, ini bakal ngeliat segala hal yang terkait dengan perang Korea pastinya. Asal usul pecahnya Korea menjadi 2, Utara dan Selatan yang sebenernya sangat menarik untuk dikulik-kulik.

 

Tebakan yang ga salah, karena gedung megah yang luasnya ngalah-ngalahin stadion bola GBK, bener-bener menceritakan detil tentang perang Korea yang pernah terjadi di tahun 1950-1953 yang memakan kurang lebih 2.5 juta korban jiwa. Pecinta pelajaran sejarah pasti tau asal mula perang tersebut :D.

 

Aku sendiri masih bingung sebenernya, nih perang siapa lawan siapa. Di atas kertas memang disebut Korea Utara melawan Korea Selatan. Masing-masing ingin menerapkan paham negaranya di semenanjung Korea . Tapi di belakang layar, tetep ada Amerika serikat yang memback up Korsel , dan Tiongkok yang membela Korut, pluuuus, Soviet yang katanya menjadi pemain kunci dari perang ini.

 

Biasaaa sih itu, pasti selalu ada pihak yang ingin mengambil keuntungan dari tiap perang yang terjadi . Dalam hal ini , Korut yang keukeuh menerapkan paham komunisnya, akhirnya toh menyadari perang tidak bisa diteruskan, sehingga terjadi gencatan senjata di tahun 1953.

 

 

Design Luar Museum Perang 

 

Begitu tiba di bagian depan museum, aura kekaguman dari semua peserta trip mulai terasa. Walopun kali ini kami ga terlalu kaget lagi, secara di semua gedung yang kami masuki, rata-rata memang dibuat dengan megah seolah ingin show off bahwa Korut bukan negara sembarangan .

 

museum perang korea utara, war museum north korea, Victorious Fatherland Liberation War museum, wisata korea utara, perang korea, asal mual perang korea museum perang korea utara, war museum north korea, Victorious Fatherland Liberation War museum, wisata korea utara, perang korea, asal mual perang korea

 

 

Patung raksasa menggambarkan prajurit-prajurit mengibarkan bendera kebangsaan dibangun di bagian depan museum. Bangunan museumnya sendiri terletak di tengah-tengah, besar dan berwarna putih keabu-abuan agar terkesan dingin.

War museum North Korea

museum perang korea utara, war museum north korea, Victorious Fatherland Liberation War museum, wisata korea utara

 

 

Masih di bagian luar, SISI SEBELAH KIRI, terpajang aneka peralatan perang seperti bom, rudal, helicopter, tank hingga jeep yang digunakan oleh prajurit KOREA UTARA dengan bantuan Soviet.

 

Peralatan Tempur Korea Utara (SISI KIRI)

museum perang korea utara, war museum north korea, Victorious Fatherland Liberation War museum museum perang korea utara, war museum north korea, Victorious Fatherland Liberation War museum, wisata korea utara museum perang korea utara, war museum north korea, Victorious Fatherland Liberation War museum,

war museum

 

 

Sementara di SISI KANAN, tersimpan aneka war equipment pihak musuh , yang disita oleh tentara Korea Utara. Dan rata-rata dalam kondisi hancur karena sempet dilumpuhkan oleh prajurit Korut saat perang.

 

Koleksi rampasan perang Korea Utara (SISI KANAN)

war museum north korea, museum perang korea utara, Victorious Fatherland Liberation War museum museum perang korea utara, war museum north korea, Victorious Fatherland Liberation War museum, museum perang korea utara, war museum north korea, Victorious Fatherland Liberation War museum,

war museum

 

 

Bagian luar dari gedung, termasuk barang-barang rampasan perang dan peralatan tempur Korea Utara, diizinkan untuk difoto. Tapi bagian dalam gedung, dilarang keras. Local guide Gin A, memperkenalkan kami ke salah satu staff museum yang memakai seragam tentara, yang nantinya akan menjelaskan sejarah perang Korea secara detil. Dan staff dengan seragam militer ini, juga mengizinkan kami untuk mengambil foto dirinya di akhir sesi :D. Itu kenapa ada foto tentara di postingan ini.

 

Staff museum dalam seragam militer, yang menjadi guide

museum perang korea utara, war museum north korea, Victorious Fatherland Liberation War museum, wisata korea utara, perang korea,

 

 

Bagian Dalam Museum Perang

 

Kalo di bagian luar kami masih diizinkan mengambil gambar, tapi bagian dalam museum, dilarang keras! Semua hp dan kamera harus ditinggalkan di loker yang tersedia, baru peserta diizinkan masuk.

 

 

Ngeliat Apa Aja Dalam Museum??

 

Ada cafetaria kecil di mana aku sempet mencicipi kopi Korut yang rasanya cukup pahit :p. Ruangan dalam museum ini bener-bener fantastis !! Ada patung Supreme leader Kim Il Sung dalam ukuran raksasa, ditempatkan pada bagian depan. Seperti biasa, kalo melihat foto ato patung Supreme leader dan presiden Korut, wajib kasih hormat dengan cara membungkuk terlebih dahulu, baru boleh lanjut melihat barang-barang lainnya dalam museum.

 

Dimulai dengan menonton film dokumenter yang tentu saja tentang perang Korea . Isi film sudah jelas menyalahkan Amerika sebagai dalang dari semuanya :p. Jangan heran kalo ini berbeda dari apa yang kita pelajari, karenaaa heeey, ini di Korut. Jelas aja perang yang kami liat di sini based on perspective dari sisi mereka :D. Karena sebelumnya, kita dicekoki ama ajaran versi barat yang menyatakan perang ini diawali oleh sayap kiri .

 

Jujurnya, aku ga peduli juga mau siapa yang bener :p.

 

Oke lanjuuut melihat yang lain….

 

Aku lebih tertarik dengan design museum yang dibangun dengan batuan marmer dan granit berkualitas tinggi. Ukiran-ukiran rumit terlihat di sepanjang dinding dan langit-langit. Staff museum menjelaskan bahwa bangunan SEBESAR & SEMEGAH ini hanya dibangun dalam waktu 10 bulan. Ada 4 lantai, dan semua dilapisi marmer granit, juga full detil ukiran di mana-mana.

 

Oke finee….Ntah berapa korban manusia yang dipaksa rodi untuk membangun bangunan ini, ato rasanya Kim Il Sung bener-bener dapat bantuan dari jinnya Roro Jonggrang :p. Untuk bisa melihat seluruh ruangan gedung, dibutuhkan waktu lebih dari sehari. Tapi karena ini trip singkat, 2 jam cukup untuk melihat yang penting-penting saja .Itu saking LUASNYA ini bagunan cuy.

 

Yang bikin takjub, ga ada SETITIK DEBUPUN tiap kali aku menyentuh beberapa perabotan, dinding ato bagian tersembunyi di sini. Korut bener-vener bikin Amazed untuk level kebersihannya! Di segala tempat, semuanya serba bersih!

 

 

Tiruan Tunnels Yang Digunakan Saat Perang

 

Kalo Vietnam ada Chuchi Tunnels, di Korut pun mereka sempet membangun sebuah terowongan yang mirip begitu, sebagai tempat para tentara Korut bersembunyi dan menyusun siasat. Dan terowongan ini dibangun memanjang di area pegunungan, dan dibuat persiiis tiruannya di dalam museum.

 

Nantinya turis akan memasuki sebuah ruangan gelap, yang dibuild sedemikian rupa seperti terowongan bawah tanah saat itu. Sempit, remamg-remang, tapi dilengkapi beberapa ruangan untuk mengintai musuh, tempat istirahat, bahkan ada ruangan khusus membuat kimchi!!

 

Udah pada tau lah yaaa, masyarakat Korea ga akan mampu hidup tanpa kimchi. Karena itu, bahkan di saat perang kimchi udah seperti makanan utama para tentara.

 

 

USS Pablo

 

Satu hal paling menarik dari museum ini, sebenernya karena keberadaan kapal pengintai milik Amerika serikat , yang diserang dan dirampas oleh Korea Utara pada tanggal 23 january 1968. Awalnya, kapal USS Pablo mengaku sebagai kapal penumpang biasa, hanya saja saat diperiksa, bagian dalam kapal penuh dengan peralatan militer.

 

USS PABLO, Kapal mata-mata Amerika, bersandar di POTONG RIVER

museum perang korea utara, war museum north korea, Victorious Fatherland Liberation War museum, wisata korea utara, perang korea, asal mual perang korea

uss pablo, potong river

 

 

Sempet terjadi baku tembak, dan bekas-bekas peluru masih terlihat di beberapa bagian kapal. Kami diizinkan untuk masuk ke dalam, melihat isi kapal, dan mengambil foto.

Bekas peluru

museum perang korea utara, war museum north korea, Victorious Fatherland Liberation War museum, wisata korea utara, perang korea, asal mual perang korea

 

Para tentara militernya ditahan 11 bulan oleh pemerintah Korut, dan akhirnya dibebaskan setelah Amerika serikat mengirimkan permohonan maaf dan kapten kapal menandatangani perjanjian.

 

Para tentara Amerika USS PABLO yang ditahan 11 bulan

war museum north korea museum perang korea utara

 

 

Bagian dalam ga terlalu luas, cendrung sempit, tapi dilengkapi ruangan-ruangan tidur para soldiers, ruangan rahasia untuk mengirimkan kode pesan, ruangan mesin , kamar mandi, dan beberapa ruangan lain.

 

uss pablo korea utara uss pablo

 

 

Melihat isi kapal, yang aku pikirin cuma 1. Kok tahan ya tentara bule berbadan tinggi besar ini, hidup dalam kapal sesempit dan pengap begitu. Karena aku aja ngerasa ruangan dalamnya terlalu engap. Ga kebayang tentara-tentara yang badannya lebih besar.

uss pablo

 

Di akhir acara, lagi-lagi kami cuma bisa kagum dengan semua koleksi lengkap yang dipunyai museum ini. Terlepas dari kisah perangnya berbeda dengan yang kita baca di buku sejarah, tapi setidaknya ada kisah lain dari sisi Korea Utara yang perlu diketahui juga. Ntahlah siapa yang benar, tapi aku salut melihat kesungguhan negara sosialis komunis ini dalam membangun museum perangnya . Museum termegah, terbaik, terlengkap dan paling menarik yang pernah aku lihat langsung :). Museum perang lainnya yang pernah aku liat, ada di Serbia, tapi jauuuh kalo dibandingkan museum perang Korea Utara 😀

 

 

Ryugyong Hotel

 

Selesai melihat bagian-bagian penting dari museum, aku baru sadar kalo lokasi museum perang bener-bener dekat dengan Ryugyong hotel yang sangat fenomenal di Korut.

 

Pecinta Drakor, pasti tau bangunan berarsitektur unik, berbentuk segitiga, yang beberapa kali muncul di drama Crash Landing On You. Iyeeees, itu hotel Ryugyong, bangunan tertinggi di Korea Utara, dengan lampu menyala berwarna-warni di malam hari, tapi bagian dalamnya kosong hingga sekarang.

 

Ryugyong hotel terlihat dari rooftop hotel Yanggakdo, penuh lampu warna warni

wisata kuliner korea utara, makan apa di korea utara, makanan khas korea utara, samgyetang korea utara, cold noodles

 

Ntah apa yang menjadi pertimbangan penguasa sana saat membangun hotel mewah ini ,tapi hanya menyelesaikan bagian luar :D, dan membiarkan dalamnya incomplete . Mungkin pak presiden sedang kebanyakan duit saat itu.

 

Ryugyong hotel, megah, tertinggi, tapi kosong melompong di bagian dalam

ryugyong hotel korea utara

 

 

Yang pasti lokasinya persis di sebelah war museum, dan membuat kita mudah untuk mendapatkan foto close up nya dari jarak sangat dekat 😀

 

 

 

 

Cerita lain di Korut:

1. Lima Monumen Yang Wajib Didatangi Saat Ke Korea Utara

2. Merasakan Terbang Dengan Air Koryo, Maskapai Bintang 1 versi Skytrax

3. Melihat Harta Karun Korea Utara di International, Freindship Museum

4. Icip-icip Kuliner Korea Utara

5. Yanggakdo International Hotel, Satu-Satunya Hotel di Tengah Pulau Buatan

6. Mass Games, Acara Olahraga Spektakuler ala Korea Utara

7. Transportasi Massal Itu Bernama Metro

8. Melihat Rumah Supreme Leader dan Performance Apik Anak-Anak Korut

106 tanggapan untuk “MUSEUM PERANG KOREA UTARA: TERBAIK, TERMEGAH, TERLENGKAP”

  1. Cipu Suaib berkata:

    Korut sudah pasti bukan tujuan wisata mainstream dan tidak menjadi pilihan banyak orang untuk dikunjungi. Saya selalu membaca tuntas cerita teman teman yang pernah ke sana, termasuk tulisan mbak Fany ini, dan cerita teman-teman yang ikut Pyongyang Marathon.

    Saya senang bisa membaca pengalaman tentang Korea Utara. Meski tak bisa melihat foto bagian dalam museum, saya yakin pasti museumnya dibuat semegah mungkin untuk membuktikan pada pengunjung bahwa Korea Utara tak sebegitu tertinggalnya dibanding negara tetangganya.

    Kalau boleh tahu mbak, Tur ke sana memang keinginan sendiri atau memang semacam arranged tour untuk mempromosikan Korut sebagai destinasi wisata?

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Keinginan sendiri dong mas cipu :D. Awalnya kan Krn keluarga suamiku prnh tinggal 4 THN di Korut, secara papa mertua dulu diplomat :D. Makanya pas aku tau ada trip ke sana aku lgs ga pake mikir lama, ikutaaaaan. Dan suami setuju, mungkin dia pgn jg istriny tau negara di mna dia besar dulu :p.

      Iyaaa, intinya Korut sbnrnya pgn nunjukin ke semua turis yg DTG, kalo dia ga segitu tertinggalnya. Mungkin dlm hal fashion ato gadget iya. Tp setidaknya dlm hal nuklir,mereka ttp berani unjuk diri :D.

      Hanya saja, dr penjelasan local guide, aku jd tau kalo deep inside sebenernya dia juga berharap Korut dan Korsel bisa bersatu lagi. Sampe2 mereka udh bikin monumen kan. Aku doain suatu hari negara ini bisa nyatu lagi. Bayangin hebatnya kalo mereka sampe bisa bersatu.

  2. Lia The Dreamer berkata:

    Waaahh, aku suka banget sama post ini! Aku suka sih kalau ke museum jadi pas lihat post ini serasa lagi lihat-lihat di museum 😆

    Ngomong-ngomong, itu museum sebesar itu dibangun hanya dalam 10 bulan? Astagaaa hebat sekali 😯
    Dan design bangunan di Korut kalau dilihat-lihat agak mirip ya, warna bangunannya dan nuansanya sih yang bikin kelihatan mirip.
    Overall aku suka sekali baca tulisan kak Fany 😍

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Sama mba, akupun slalu suka liat museum. Kalo menurutku, cara gampang belajar sejarah itu ya dari sini . Kalo dari buku rasanya agak bosenin kan, apalagi yg ga suka baca. Tp kalo ada museum yg interaktif, ada guide yg jelasin, aku yakin itu jd gampaaang utk mengingat. 🙂

      Sayangnya di indo sendiri museumnya blm banyak yg bagus dan interaktif. 🙁

  3. SATRIA MWB berkata:

    Ccckkkcckkk luar biasa mbak Fans bisa Narsis didepan museum perang Korut. Rasanya seperti apa jika saya yang disini membayangkan diri ini bergaya didepan museum Korut. Sebuah negara Asia yang memang cukup diseganni.😊😊

    Yaa Melihat dari gambar yang tertera diatas dari Museum Victorious Fhaterlands mungkin ini bisa jadi wawasan untuk kita. Bahwa memang ada peperangan antara Korut & Korsel pada waktu tahun 1950,an Meski kita tahu banyak media barat yang turut campur dalam hal ini demi keuntungan semata.

    Meski ada larangan mengambil gambar dalam gedung khas Korut. Tetapi bagian luarnya juga sudah cukup luar biasa untuk mengungkap sebuah sejarah perang.

    Terlebih ada sebuah kapal besar milik amerika yang terbukti memang ada campur tangan dalam perang antara Korut dan korsel.

    Uniknya lagi saya tertarik sama seragam militer Korut yang sedikit berbeda dari seragam perang negara manapun. Seragam yang dikhususkan untuk seorang jendral tetapi disana dijadikan seragam khusus untuk militer umum.😊😊

    Yang terakhir ada gedung yang cukup tinggi berbentuk krucut meski megah bangunan itu kosong. Kenapa nggak dijadikan hotel atau hal menarik lainnya saja untuk para wisatawan..😊😊

    BTW ngopi dikorea utara kaya apa rasanya mbak Fans apa kaya kopi kapal api Indonesia nggak…🤣🤣🤣🤣🤣

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Campur tangan Amerika dan Cina dan Rusia itu kayaknya selalu ada di setiap perang ya mas. Udh kebukti sbnrnya biang rusuh segalanya itu mereka2 ini aja :D.

      Kasian sih Ama negara yg diperalat.

      Sbnrnya aku sedih Krn ga bisa foto bagian dalam. Susah untuk mendeskripsikan gimana mewah bagian dalamnya kalo hanya dr tulisan. Seharusnya ada foto. Aku ga ngerti kenapa bagian dalam bangunan justru terlarang. Padahal kalo mereka mau nunjukin ke dunia lain, ya mending difoto biar semua tau sehebat apa museum ato bangunan2 di Korut :D.

      Kopinya pahiiiit hahahahah. Aku ga terlalu cocok kopi begitu mas. Pgnnya pake susu dan gula hihihihi

  4. Khanif berkata:

    sayang ya di bagian dalam museum gak boleh di foto, sepertinya menarik sekali :D… dalam segi kebersihan sepertinya patut di tiru nih ya, meski di indonesia sudah banyak tempat bersejarah yang bersih, tapi kalo bisa lebih bersih lagi pasti keren banget :D… btw staff guide cwe itu kira-kira ada ig nya gak ya hehehhe 😀

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Aku bingung ngedeskripsiin semewah apa bagian dalamnya kalo tanpa foto sbnrnya. Sedih sih ga bisa difoto gitu. Padahal kan yaaa kalo EMG mau nunjukin ke sluruh dunia , LBH baik ada fotonya.

      Mas, jgnkan IG. Internet aja ga ada di sana. Mereka ga tau apa itu FB, apa itu internet, apa itu zodiac. Yg mereka punya hanya intranet. Cuma bisa diakses Ama warga negaranya. Punya hp muahaaaaal byangetpun, percuma kalo dibawa ke Korut. Ga akan berfungsi. Makanya aku 5 hari putus hubungan Ama dunia luar pas di sana 🙂

  5. CREAMENO berkata:

    Wuaaah seru, mba 😍

    Penasaran mau ke sana, tapi seems impossible for me 😂 eniho soal Perang Korea, itu sebetulnya kalau dari buku sejarah Korea yang saya baca dan berdasarkan penuturan si kesayangan yang memang belajar sejarah di sekolahnya, Perang Korea terjadi karena adanya perang kepentingan antara Tiongkok dan USA, setelah Jepang melepaskan Korea pada tahun 1945. Si kesayangan pun bilang kalau sebenarnya orang Korea itu victim dari para pencari kepentingan (entah kepentingan seperti apa) yang akhirnya menyebabkan mereka jadi terpecah belah 🙈 dari situ ke luar istilah right people dan left people ~

    Kasian sebenarnya kalau dipikir-pikir, mereka baru saja merdeka dan terbebas dari penjajah Jepang, yang mana seharusnya bisa mulai membangun negara mereka berbarengan dengan Indonesia yang mulai membangun negara pelan-pelan. Namun mereka yang kala itu dapat bantuan dari negara luar, ternyata bantuan tersebut punya misi tersembunyi yang akhirnya mengorbankan jutaan nyawa 🤧 nggak heran banyak yang mau melebur jadi satu lagi, meski banyak juga yang menentang ~

    By the way ditunggu cerita seru lainnya di KorUt, mba 😍

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Mba Eno, aku tuh penasaran, berarti WN Korsel samasekali ga bisa masuk even jadi turis ke Korut yaaa? Dulu aku pikir Amerika ga bisa masuk loh. Ternyata WN Amerika bisa masuk kesna sebagai turis yaaa. Lah itu terbukti Otto Warmbier liburan ke Korut, dia WN Amerika, walopuuuuuun ujung2nya pulang dalam keadaan tak bernyawa, gara2 nyuri poster -_-.

      Local guide sempet bilang kalo WN yg ga bisa masuk itu Jepang. Mereka msh dendam banget Ama kekejaman Jepang. Malah sampe bilang suatu saat akan mereka balas. Aku sedih pas denger itu. Jepang salah satu negara favoritku soalnya 🙁

      Tp si guide ga ada nyebut2 Korsel. Dan aku penasaran apa sbnrnya Korsel bisa masuk hanya utk liburan mungkin?

      Kalo tentang Amrik, Rusia dan Tiongkok mah, kayak udh rahasia umum yaa. Semua penyebab pernah ujung2nya ad mereka di balik itu. Kasian sih negara yg jadi korbannya 🙁 . Aku slalu berharap Korut dan Korsel bisa bersatu.

      Mereka sampe bangun monumen reunifikasi segala. Dan itu sedih pas liat monumennya 🙁

  6. Agus warteg berkata:

    Seru juga ya mbak Fanny jalan jalan ke Korea Utara. Jadinya bisa melihat sisi lain yang biasanya kita dapat di buku pelajaran kalo perang Korea salah Korut. Kalo menurut Korut salah Amerika. Ya udah ngga apa-apa yang penting jangan salah Indonesia.😂

    Kapal USS Pablo yang disita penuh bekas lubang peluru ya, itu yang dilingkari warna merah. Dalamnya ternyata sempit. Mungkin tentara yang mau naik kapal ini sudah latihan dulu agar badan mereka yang besar bisa bergerak di ruangan kapal yang sempit.

    Ryungyong hotel kenapa dalamnya kosong melompong? Apa mbak Fanny juga sudah lihat didalamnya?

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Wkwkwkwk waduuuh bahaya kalo sampe salah Indonesia :p. Bisa dinuklir kita mas Kim jong un :p.

      Aku ga masuk sih ke dalam hotel segitiga itu. Cuma diceritain kalo dlmnya kosong. 😛

      Eh tapi bisa jd itu cuma alasan kali ya mas. Sapa tau kaaaan di dalamny dijadiin markas militer rahasia Korut :p. Toh blm ada yg masuk utk cek hihihi… Monggo kalo berani :D.

  7. Ria berkata:

    hmmm, di Surabaya jg ada ya museum kapal selam, dan pengunjung bisa masuk… Jd tentara idup berat ya cyyyyn…. Udah tempatnya sempit, gak liat matahari bisa sampe lamaaaa bgt, gak bisa ada kesalahan sedikitpun krn menyangkut nyawa banyak org dalam kapal selam…

    Yhaaa, kok bisa gak ada debu sama sekali di dalam museum… mesti ditanya tuh tips and trick-nya ^_^

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Hahahah PGN sih nanya tips nya apa bisa selalu bersih. Tp kalo ntr jawabannya pake bantuan tawanan yg dipenjara Krn melakukan kesalahan piyeee :p.

  8. Nasirullah Sitam berkata:

    Huaaaaa menyenangkan bisa berkunjung ke sini mbak. Bagi yang suka tentang sejarah perang semenanjung Korea bakal asyik, soalnya ini menjadi bukti sejarah panjang mereka. Kalau aku biasanya suka lihat detail-detail kendaraannya

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Detil kendaraannya aku juga pgn liat dr Deket mas. Sayangnya ga bisa. Krn dibatasi jarak yg bisa untuk melihat. Ga bisa disentuh jadinya :D.

      Menariiik banget museum ini. Ngebayangin ceritanya aja udh merinding sendiri. Kadang kasian Ama Korut dan korsel. Kenapa harus terpecah. Bayangin aja kalo mereka jd 1 negara yg bersatu. Sehebat apa coba.

  9. deddyhuang.com berkata:

    ngeliat bekas peluru segede itu bayangi gimana dahsyat kekuatan pas perang.. emang bener cewe korea utara cantik bgt…

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Itulaaah mas. Pas diceritain Ama guidenya aja aku merinding. Blm lagi waktu msk ke dalam. Duuuh sempit begitu, dengan peluru kemana2 :(.

      Kalo kata mas ariev , pepatah yg tepat nya, Men are from south , women are from north hahahaha. Maksaaa

  10. Erlina berkata:

    Ih…kok keren banget museumnya. Korea nggak hanya drakornya yang keren ya ternyata:)

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Tp kalo drakor milik Korsel yaaa :D. Sementara ini kan museum Korut :).

    • Hani berkata:

      Aku baru tahu lho…KorUt bisa dikunjungi. Kirain tertutup. Negara komunis mirip yah, dingin, bersih, rapi. Btw…kagum juga ama desain hotel yg kayak tumpeng. Wkwkwk…Gigantis. Aneh yah ternyata melompong.

      • Fanny Fristhika Nila berkata:

        Bisaaa mba, tapi ya itu, hrs pake travel, ga bisa pergi sendiri kalo ksana ;).

        Iya tuuuh aneh aja, udh bangun gedung megah begitu, malah dikosongin. Kdg ga abis pikir Ama pimpinannya :p

  11. Hastira berkata:

    wow megah bangte bangunannya, wah aku pasti bakal suak di sana, akan banyak cerita tentang saat itu

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Ceritanya sejarahnya detil diceritain Ama guidenya mba 😉 . Seru dan jd kebayang gimana perangnya dulu

  12. Reyne Raea berkata:

    Waahhhh, sesungguhnya hal paling menarik dari jalan-jalan itu adalah sejarah.
    Saya tuh suka banget belajar sejarah, apalagi setelahnya bisa dicocokin dengan film yang kisah nyata hehehe.

    Kemaren tuh saya nonton Ode to My Father kalau ga salah judulnya, menceritakan sewaktu sebelum merdeka, ketika korsel dan korut masih bersatu.
    Terus bagaimana perang menerus gegara rebutan ideologi, ckckckck

    Dan Mba Fanny kok kece banget bisa liat langsung sejarah tersebut.
    Btw, kenapa ya ruangan dalamnya nggak boleh di foto, sungguh penasaran banget 😀
    Saya jadi kepo, kira-kira ada nggak ya yang berani menyelundupkan kamera buat ambil foto di dalam 😀

    Btw betul banget Mba, kayak kapal selam yang ada di Surabaya itu, saya beberapa kali masuk, dan rasanya sesak nafas, saking sumpek, ruangannya kecil, daaaannn besi semua.
    Kebayang kalau lagi darurat, benjol sana sini kali.
    Bahkan pintu penghubungnya kayak lubang kecil gitu, ckckckckck 😀

    Oh iya, saya sedang membayangkan, hantu apa aja tuh isi dari hotel megah yang luarnya indah itu, nggak kebayang dibiarin kosong bertahun-tahun, bangunan mangkrak aja udah berhantu, apalagi yang kayak gitu hahaha.

    Etapi, saya tetap berpikiran, ada sesuatu yang disembunyikan di sana, kloningannya si Kim kali tuh hahaha 😀

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Ekwkwkwkwkwk ya ampuuun Rey, jgn sampe ide diem2 motret terdengar Ama staff sana hahhahha. Ga akan bisa Rey :D.karena apaa? Krn pengamanannya berlapiiiiiis.

      Jadi sebelum masuk aja, kita udh harus ninggalin tas , hp dan kamera.

      Trus akan ada security yg mencek badan kita juga.

      Laluuuu di dalam museum, tentara yg menjadi guide dan 2 orang pengawal akan siap menjaga peserta dari depan dan belajang. Jdiiiiii jgn coba2 motret pake alat yg diselundupkan hahahahaha. Langsung ketahuan dijamin :D.

      Lagian Rey, pas di imigrasi nantinya, semua kamera akan dirandom check ada motret apa aja 😀

      EMG segila itu mereka.

      Akupun kadang bingung kenapa ga bisa dipotret. Bukannya dengan kita foto dan tunjukin via medsos, orang2 di seluruh dunia jadi tau toh, Korut itu bukan negara sembarangan. Liat aja museumnya begini. Ga ngerti deh pikirannya sih Kim Jong un 😀

  13. Diani Sekaring berkata:

    Waw sungguh trip yang anti mainstream ya Mba. Aku kok ga pernah kepikiran untuk traveling ke Korut, apalagi sampai ngunjungin museum perangnya 😀 Keren, semoga kita bisa segera traveling lagi yaa Mba.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Krn aku LBH suka negara2 yg ga biasa mba 🙂 . Apalagi yg punya sejarah kelam seperti Korut ini. Krn banyak turis yg blm kesana, jadi aku bisa ceritain hal2 uniknya di blogku 😀

  14. Mei Daema berkata:

    aku bacanya excited banget mba, hope someday I will be there, penasaran dengan kehidupan Korut ini kayak apa dan pengen menyaksikannya sendiri. dulu aku baca-baca sama dengar dari berita mereka melarang semua yang berkunjung ke negara ini ga boleh ambil foto, ternyata ini boleh ya, atau tetep ada batasannya gitu ya mba?

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Boleh kok mba. Tapiiii memang ada batasannya. Dan itu semua udah dikasih tau pas kami nginjakin kaki di bandara Korut :). Local guide lgs bilangin apa2 aja yg ga boleh di foto, dan mana yg bisa.

      Yg pasti foto militer dilarang, foto org sedang bekerja dilarang, foto pemimpin setengah badan dilarang.

      Diksh tau detilll bnget kok apa yg boleh, apa yg ga. :). Kalo ragu, mnding kita tanya apa objek ini bisa difoto ato ga

  15. Dedew berkata:

    Museumnya terlihat rapi dan bersih ya, tapi tetap saja aku merinding kalau main ke tempat seperti ini hehe teringat peperangan yang kejam zaman dahulu kala..

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Aku juga merinding mba. Kebayang dulu sekejam apa perangnya. Apalagi yg back up dibelakangnya 3 negara hebat yg sbnrnya aku yakin punya kepentingan sendiri 🙁

  16. Rahman kamal berkata:

    Suka sama interior dalam USS pablo, aku malah lebih fokus ke cerita di dalam kapalnya daripada overall soal museumnya 😁

    What a trip… seru pastinya

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Yg cerita USS Pablo itu memang menarik. Untung yaa para ABK soldiers ga dibunuh, cuma ditahan. Walo ga tau sih selama ditahan 11 bulan ikutan disiksa ato ga. Aku kdg sedih sih kalo dgr cerita2 perang gini mas.

      Aku ngebayanginnya keluarga mereka yg ditinggalkan. Pasti sedih lah kalo inget suami/pasangan mereka ditahan di negara asing, ga jelas bakal hidup ato mati. Again yaaa, perang mah ga ada untungnya kecuali bagi yg punya kepentingan 🙁

  17. Vita berkata:

    Wahh gilaaa ke Korut. Aku juga pengen gara2 abis nonton Crash Landing on You. Penasaran banget. Keknya seru juga ya. Pengen liat.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Seruuu bngettt mba :). Aku kalo ada kesempatan bisa kesana lagi, mau bangetttt. Mau ajakin anak2 dan suami juga ntr 🙂

  18. Alid Abdul berkata:

    Jadi klo yang diterangkan guide lebih tendensius membenarkan Korut gak ya ehehe. Ya di mana-mana perang itu ya gitu deh. Yang aku tahu kenapa mereka misah ya karena perang dingin ideologi US dan Rusia sih. Meski Rusia dan US gak pernah tanding secara langsung, mereka menggunakan negara-negara lain sebagai proxy-nya. Kayak perang Vietnam yang tarung antara Vietnam Utara dan Selatan, untungnya gak pecah kayak Korea. Ehhh udah ah nanti makin ngelantur bahas perang huhu. Intinya yang jadi korban tetap rakyat sipil.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Pastilaaaah guidenya ngebenerin Korut :D. Udh wajar itu mah. Guidenya juga bilang, mereka keep nuklir di sana bukan utk perang. Tapi mengingat Amerika licik luar biasa, ya wajar mereka mengembangkan nuklir. Tp ini utk mempertahankan negara mereka, bukan utk menyerang :D. Itu kata si guide loh 😀

      Bener mas, apapaun alasannya, mau sapa yg salah ato yg bener, ttp aja sipil yg jd korban 🙁

  19. Eryvia maronie berkata:

    Museum perang ini sebagai unjuk kekuatan Korea Utara pada dunia ya kayaknya…

    BTW saya jadi penasaran dengan hotel itu, kok dibiarkan kosong melompong ya?

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Tp anehnya ga bisa difoto yg bagian dalam. Padahal di dlam itu yg luar biasa isinya mba. Ya ampuuun aku sampe ga percaya ada museum dibangun semewah itu

  20. Justin Larissa berkata:

    Sungguh museum yang bikin dagdigduerdaia. Dia nyimpen sampe yang rusak segala dan masih bagus gitu ya. Tapi ya Mba, mungkin karena kamu gak foto dalemnya jadi gak kebayang mewahnya wkwk. Soalnya, again, semua tampak old school dan pucat, khas Korut banget kayaknya ya.

    Btw Hotel Ryugyong, beneran gak jadi hotel gitu? Atau emang pengin jadi landmark aja kali ya, mentereng tinggi dan menyala di kegelapan. Mirip sama kantor Gramedia tuh bentuknya kayak roti tisu India xixixi

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Naaah ituuuu mba, aku jg sedih pas tau dalamny ga bisa difoto. Jadi susah mau ceritain seperti apa bagian dalam. Aku bingung kenapa ga boleh yaaa

      Padahal kan kalo bis difoto, trus kita ceritain melalui blog ato medsos, jd banyak yg tau sebagus apa museum Korut itu.

      Naaah kalo tuh hotel, akupun bingung kenapa ga dipake. Kebanyakan duit ato gimana nih presiden yaak :p. Dikira bikinnya pake daun apa. Ato jgn2 sbnrnya itu dijadiin markas militer rahasia kali mba :p

  21. Himawan Sant berkata:

    Kebayang gimana luas, kebersihan dan kelengkapannya museum perang satu ini.
    Pasti muncul rasa begidik juga lihat peralatan persenjataan yang pernah menghilangkan nyaea orang.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Bangeeet mas. Akupun merinding liat peralatan tempur gini.jangankan pesawat tempur, bom ato sejenisnya, lh liat senapa Laras panjang aja aku gemeter. Karena dulu ku prnh rasain hidup di kalangan Pemberontak GAM. pernah ngerasain mereka tembak2an Ama TNI di belakang rumahku.makanya aku ga prnh berani liat senjata dari Deket.

  22. Nurul Sufitri berkata:

    Ck..ck..ck….aku baru lihat fotonya aja udah kagum bener, gimana pas lihat langsung ya? Bisa merinding bulu dukuk hihihiihi. Mikir jadinya itu biaya operasional museumnya pasti besar ya, bahkan setitik debu pun ga berasa hhhmm…. Iya sih cerita sejarah sebuah negara beda dengan yang ada di berita luar tergantung perspektif negara tsb. Hebat ya pemerintahnya membangun museum ini dengan niat sekali hanya 10 bulan kelar. Coba Roro Jonggrang lewat situ dulu, semalam kelar deh wkwkwkwkw. Menarik, mbak Fanny.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Hihihi, iya mbaaa, ini Krn ga dibantu Roro Jonggrang kali yaa :p. Jd butuh 10 bulan.

      Aku aja masih penasaran ini gimana cara bersihinnya sih. Apa mereka ada alat khusus ato memang seteliti itu staff yg bersihin. Kalo iya, butuh brp org coba. Saluuuut aku Ama nih negara 😀

  23. Yoga Akbar S. berkata:

    Saya kurang suka mencari tahu tentang perang sih, tapi soal ada USA, Tiongkok, dan Rusia di belakang setiap negara yang berperang tuh sudah menempel banget di kepala. Terlepas benar atau enggaknya, balik lagi ke saya malas mencari tahunya. Perang cuma selalu bikin sedih sebagaimana peribahasa menang jadi arang, kalah jadi abu.

    Kalau enggak ada debu sama sekali, berarti memang tiap hari dibersihkan, ya? Setelah gedungnya tutup, mulai deh tuh para stafnya menghilangkan debu-debu biar besok ketika dibuka bisa tetap kinclong.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Kayaknya memng semua perang di manapun slalu ada campur tangan dari 3 negara itu yaa -_-. Paling suka ngerusuh dah :D.

      Sedih memang Yog, Krn yg jd korban lagi2 hanya org sipil. Emang para petingginya peduli Ama korban? Yg ada juga mereka anggab udah wajar berkorban demi negara.

      Ntahlah gimana cara staff di sana bersihin semua sudut museum sampe sebersih itu Yog :D. Ato jgn2 banyak tawanan yg disuruh kerja paksa bersih2 begini yaaa 😀

  24. nyi Penengah Dewanti berkata:

    Keren banget kak bisa sampe sini. Bisa jadi tahu sejarah Korut ya. Itu cangggih semua ya alat tempurnya. Jadi ingat perjuangan Indonesia merdeka

  25. Rahma balci berkata:

    kebayang gedenya museum segede GBK…benar2 terniat ya koleksi museumnya juga , show off korut , btw hotel Ryugyong ga bs dikunjungi turis kah..sayang banget bangunan segede gitu kosong.penasaran ada edisi jajan2 kuliner kaki 5 ga di pyongyang macam di korsel gitu…

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Di acara yg udh di ijinin utk rombonganku, ga ada schedule masuk ek hotel segitiga itu mba . Kayaknya tuh tempat memang terlarang sih. Cuma bisa difoto dari jauh. Ato dari samping museum yg paling Deket.

      Kalo tebakan beberapa temen , itu hotel basis militer rahasia presidennya hahahahah.

  26. lendyagasshi berkata:

    Museum perangnya Korut amazing banget.
    Aku gak kebayang gimana pas zaman perang, karena kalau nonton drama yang menyangkut Korut, pasti tentaranya pada strict, tangguh dan keliatan serem.
    Hehehe..iyaya, namanya juga tentara, gak akan klemak-klemek.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Naaah tapi masalahny mba, aku ga banyak Nemu tentara dgn model tegap behitu selama di Korut. Apa mereka ga berkeliaran di kota yaaa. Yg ada cm kayak bapak2 tua pakai baju seragam. Ga ada tegap2nya hahahah. Penasaran sih

  27. Roosvansia berkata:

    Omg. Bener2 hebat ya sistem pemerintahan disana. Sepertinya semua diarahkan sesuai kemauan pimpinan terlepas benar or salah. N warganya nurut bgt.

    Sebenernya disini cocok jg kyknya digituin, spy org ga sembarangan hihihi. Tp susah jg krn kt terlalu beragam.

    Btw itu hotel mewah kira2 angker ga ya mba. Lucu jg klo semua hantu terkumpul disitu n dikasihin lampu. Jd tiap mlm mereka partyyyy hihihi.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Kalo di kita pake cara otoriter gitu, uwaahhh lgs dibilang pelanggaran HAM mba :D. Yg ada ujug2 berantem :D.

      Hihihi ga tau deh tuh bangunan berhantu ato ga :p. Tp bisa jadi kaaan diem2 dipake sebagai basis militer pemimpinnya. Mana kita tau. Ato jangan2 semua nuklir mereka disimpen di situ :D.

  28. Ella Fitria berkata:

    cuma melihat bangunan luar aja aku takjub banget mbak, apalagi dalamnya ya. sayangnya memang kalau di museum beberapa menerapkan aturan dilarang memotret ya, hhh

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Iya nih, akupun sedih banget ga bisa foto2 dalam. Padahal luar biasa baguuuus banget. Bener2 pgn nunjukin ke temen2 kalo Korut ga main2 museumnya 🙂 . Kalo dr cerita aja, rasanya msh ga tersampaikan 😀

  29. Astriatrianjani berkata:

    Ternyata dibalik image korea utara sebagai negara komunis, punya museum semegah itu juga ya. Saya nggak pernah dengar tentang asal mula perangnya korsel sama korut mbk, baru baca di sini, tapi saya juga bodo amat siapa yang mulai duluan😁
    Yang bikin saya senyum pas baca artikel ini adalah pas bagian ada ruangan kimchi itu. Jadi baik di korsel maupun korut kimchi tetep jadi faforit ya.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Hahahah kalo kimchi mah kayaknya sejak mereka msh akur sampe berantem ttp jd makanan favoritnya :p. Tp agak beda rasa kimchi Korsel dan Korut mba. Yg Korsel wrnanya LBH merah, semnetara Korut ga. Korsel lebh pedes, Korut ga. Korut cendrung agak gurih ga terlalu asam. Tp kalo dibilang enak mana, aku LBH suka kimchi Korut 😀

  30. Farah Salsabila berkata:

    ya allah kak, baru baca tulisannya aja rasanya kebayang gimana berada di sana. kayaknya kebersihan korut patut kita tiru deh kak. btw kak lucu deh pas baca tulisan show off terus scroll muncul patung yang emang beneran kayak mau show off hahaha. o ya kak benda putih mirip loker yg bolong bolong itu kena tembak ya kak?

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Tp kayaknya Indonesia bisa biru kebersihan Korut kalo sambil dibarengin hukuman maha keras bagi yg melanggar far hahahaha. Buang sampah, kasih aja kerja rodi, buang kasur ke sungai, hukum mati sekalian wkwkwkwkw

      Langsung disiplin kayaknya :D.

      Iyaa itu bekas peluru, sempet terjadi tembak2an antara Korut dan Amerika wktu kapal USS Pablo itu ditangkap

  31. yossie berkata:

    Kisah USS Pablo keren banget. Kayak di film-film. Kebayang gak sih beneran ada kapal mata-mata. Gak heran jadi momen kemenangan yang terus dibanggakan sama Korut. Dapetin satu kapal gitu plus para abk soldier. Btw tentaranya kirain cowok. Pas liat fotonya ternyata cewek cakep hihihi..

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Bener mba. Mereka bangsa banget bisa naklukin kapal mata2 USS Pablo ini :D. Yaiyalaah secara kapal Amerika, musuh bebuyutan :p.

      Sejarah Korut ini bener2 menarik sih sbnrnya. Aku jd suka cari tau ttg Korut setelah DTG ke sana. Krn jd tau slama ini kayaknya yg diceritain bertolak belakang semua 😀

  32. Sissy berkata:

    Trip ke Korea Utara pengurusan tiket dan visanya rumit nggak Kak? Museumnya megah banget ya, kerasanya kayak lagi nonton film dokumenter WWII di TV

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Smasekali gaa mba. Ini mah yg urus semuanya travel. Kita duduk manis ksh pas foto aja :D. Dan bayar. Selebihnya serahkan ke travelnyaaa :D. Ga rempong samasekaki

  33. Ami berkata:

    Ini ngingetin aku waktu SMA, pelajaran sejarah pas kelas 2 klo gak salah

    Btw aku juga salut sama penjagaan kebersihan di museum sana

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Beneran aku penasaran, gimana cara mereka bersihin sampe stiap sudut ga ada debu gitu :D. Luar biasa sih nih negara 😀

  34. ursula meta rosarini berkata:

    Wah dari luar udah kaya Istana ya mbak, semegah itu, udah megah, gede, luas, bersih pula, mreka memang bukan negara main2 ya mbak, warbiasah.

    Duh penasaran banget sama isi dalem museumnya mbak, sayang ya ketat bgt aturannya, ga mau isinya tersebar luas jd no camera hahahha

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Padahal kalo kupikir ya mba, bukannya dengan difoto bisa menunjukkan ke negara2 lain, ‘ini looooh negara kami mah bukan kaleng2. Museum kami aja sebagus ini. Jadi walo kami diembargo kami tetep bisa membangun bangunan yg bagus’

      Itu menurutkuuuu :p. Mungkin pak Kim Jong un punya pendapat lain :D. Dia suka misterius memang :p

  35. gustyanita pratiwi berkata:

    kagak heran museum perangnya korut terlihat megah dan hebat, bukankah korut adalah salah satu negara yang paling ditakuti dunia selain AS ya mba fan,…

    tapi memang sih membaca sejarah aku juga sukanya dari berbagai sisi, kadang aku berpikir negara yang menang perang bisa lebih berdigdaya dalam menentukan cerita sejarah (tentunya dalam versinya) untuk diturunkan ke anak cucu cicit, walaupun mungkin dari sudut pandang negara jajahan yang kalah bisa aja berbeda versi…tapi itulah menariknya kita sekedar tahu dan menambah pengetahuan aja ya mba fan hihi

    btw, aku takjub ama keberadaan terowongan yang ada bagian untuk ngebikin kimchinya, ah mungkin itulah cikal bakal sawi di korea yang akhirnya diawetkan dengan jalan diasamkan dan difermentasi dengan bumbu pedas menjadi kimchi ya salah satunya untuk ransum perang

    #btw aku penasaran ama kopi itemnya korutl 😀

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Iya nit. Akupun suka baca dari dua sisi kalo utk urusan perang begini. Krn sadar sebagai manusia mah, kita seringnya ga objektif. Liat perang antara muslim dan kristen, auto belain yg muslim. Hanya Krn kita muslim. Pdhl blm tentu yg memulai duluan pihak sebaliknya.

      Makanya, aku ga mau menjudge sebelum tau pasti ceritanya. Kalo masalah perang gini mah, semua pihak pasti merasa yg paling bener. Orang2 yg ga terlibat cuma tau satu sisinya aja. Dan ikutan nyalahin sisi lain.

      Padahal apapun jenis perangnya, tetep aja yg jd korban org sipil :(. Baik dr pihak musuh ato pihak yg satunya

      Kopinya kuat banget hahahaha. Aku ga terlalu doyan sih kalo jenis kopi pait hihihi

  36. Djangkaru Bumi berkata:

    Museumnya benar benar megah.
    Sisi luar boleh di photo
    Tapi sayang banget sisi dalamnya dilarang keras.
    Saya sangat penasaran banget

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Aku aja pengeeeeen banget rasanya bisa nunjukin ke kalian isi dalamnya mas. Krn beneran semegah itu. Makanya sedih pas dibilang g boleh difoto. Berusaha pake kata2 jadinya ceritain isi dalam. 😀

  37. Bayu Kurniawan berkata:

    Wow… mantapp banget.. ceritain lagi donk budaya2 di sana.. apa bner yg dikatakan sama hampir semua orang. Sperti warganya yg dikekang, semua serba dibatasin.
    Soalnya kan ini negara tertutup banget yah apalagi sama internet..
    Tapi keren lohh ngejadiin korut sebagai destinasi wisata mbanya.. padahal negara tetangga kaya Jepang atau korsel katanya lebih bagus.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Masalahnya mas, Jepang, Korsel itu semua udah aku datangin hahahaha. Ini ceritanya saking bingung mau kemana lagiiiii :p.

      Banyak yg beda dari yg aku baca di media. Orang2 Korut jutek?? Ga samasekali. Mereka ramah terhadap turis. Dan tiap kali kita tanya local guide yg mengawal kita,dia slalu bilang kami ga merasa tertekan. Ini semua semua kebaikan bersama. Trus aku mau bilang gimana coba :p. Mereka yg merasakan, bukan kita. Mungkin bagi mereka cara pemimpinnya walo keras, tapi bener. 🙂

  38. Gemaulani berkata:

    Selalu excited baca artikelnya mba Fanny soal tripnya di Korut ehehehe.
    Wagilasih museum perang aja semevvah itu. Sampe ga ada debunya hwaaaa. Ini perang tahun 1953 tapi peralatan korut lengkap gitu ya.
    .
    Salfok sama penjaga museumnya yang tjakep ehehe.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Soalnya Korut dibantu Ama Rusia mbaaa hahahah. Semua peralatannya dari temen deketnya :D. Makanya udh canggih :D. Tapi akupun salut Krn mereka bener2 bisa menjaga kebersihan museum sampe SEBERSIH ITU. Hebaaaat.

  39. ainun berkata:

    ngeliat foto foto korut di semua artikel mba fanny, semua tempat aku rasa bersihhhhh semua. pelataran aja kayak nggak ada daun satupun yang jatuh disana.
    sampe sekarang aku masih bertanya-tanya, dua negara ini kok ya musuhan, kan enak’an sodaraan, emang susah kalo udah punya visi misi berbeda gini
    sekilas kayak war remnants museum ya, pajangan tank tank gede itu mengingatkan saat di remnants
    nah aku heran nih, stafnya pede banget ya mempersilahkan wisatawan buat ambil foto dia hehe, ga dapet foto dalam ruangan, dapet foto mbaknya gpp lah 😀
    overall megah banget museumnya, keliatan jelas dari luar. Udah kayak istana aja

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Eh sbnrnya kita yg pengen ambil fotonya mbaaa hahahahahah. Secara tiap kali mau ambil foto di sana, kan minta izin Mulu :p.

      naaah iyaa mirip war remnants yg di HCMC kan. Aku prnh juga kesana. Tapi susunan, layout, kebersihan, si korut ini ga ada yg bandingin :D. Sampe museum yg di Serbia pun kalah.

      Seandainya yaa museum di Indonesia bisa sebagus, selengkap ini juga. Aku paling suka wisata museum mba. Apalagi kalo informasinya lengkap 🙂

      • ainun berkata:

        nahh setuju mbak fan, kalau museum di Indo bisa setara seperti di korut sana, mungkin anak anak sekolah bakalan diajak studi banding ke museum hehe

        • Fanny Fristhika Nila berkata:

          Padahal museum kita juga sama menariknya. Tapi memang kurang interaktif dan ga terlalu dirawat. Kadang berdebu

  40. herva yulyanti berkata:

    Salfok sama nyaris tidak ada debu di museumnya mmm nganu kalau di sini mah ya mba aku waktu ke museum di kota x OMG kesannya udah horor debuan lagi wkwkwk…ini saking dirawat ya mba

    Mba itu yang hotel Ryugyong knp kosong melompong berhubung ga pernah nonton drakor jadi ga tau juga sejarah hotelnya padahal keliatan megah yah

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Kalo yg hotel ryugyong aku jg ga tau mba :D. Si local guide juga ga ceritain sejarahnya. Yg dia bilang itu bangunan tertinggi aja :D. Dan paling unik pastinya :D.

  41. Thessa berkata:

    Mbaa kereen banget jalan2 ke Korea Utara. Padahal kan biasanya orang senengnya ke Korsel aja. Hehehe..

    Jadi bener ya Mba, kita harus kasi hormat ke patungnya. Aku pernah liat liputannya di TV. Bahkan bukan penduduk setempat aja ya, turis pun wajib kasi hormat ya Mba?

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Krn Korsel aku udh pernah juga mbaaa :D. Ceritanya sih wkt itu aku bingung mau traveling kemana lagi :p. Cari negara yg ga biasa deh akhirnya :D.

      Tp ga nyeseeel, Krn Korut memang seamazing itu. Dengan segala keanehan , tp juga keramahan orang2nya :D.

      Yg hormat ke patung itu wajib semuanya. Ga peduli turis ato org lokal. Kalo EMG ga mau, ya ga bakal di ksh kesana :D. Makanya kita ditanya dulu Ama local guidenya, apa keberatan nunduk Ama supreme leader mereka. Itu ada aku ceritain di tulisan ttg monumen Korut 😀

  42. Adinizm berkata:

    Satu hal yang kukutip, emang bener ya kalau dokumenternya bakalan menyesuaikan perspektif mereka, wkkwk. Manusiawi sekali

    Jadi keingat sebuah pepatah, sebaik baiknya kita, kita akan jadi pemain antagonis di cerita orang lain yang tak suka kita

    Btw mesuemnya bener bener megah ya.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Beneeer mba :D. Artinya, sejarah itu pasti berbeda diliat dari perspektif orang lain. Ga ada yg salah, ga ada yg bener. Yg pasti cuma 1, korbannya selalu orang sipil -_-

      Museum perang terbaik yg prnh aku datangin. Mereka niat banget bikinnya

  43. Riza Alhusna berkata:

    Mbak, penasaran dah gw. Itu guide-nya jelasinnya pake bahasa apa dah? Inggris?

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      ya iyaaalaaah ;p. masa bahasa korea, yg ada kami cengok semua hahahahaha

      bahasa inggris para guide di sana, semua baguuuus dan lancar, trus jelas.. ntah darimana belajarnya :D.

  44. pavilion damansara heights berkata:

    korea bangunannya sangat bersih dan rapi bagus banget

  45. Roem Widianto berkata:

    Dan memang benar, kalau dengar kata Korut belakangan ini yang terbayang di pikiranku cuma Kim Jong Un sama drama Korea crash landing on you. Ngomong-ngomong aku belum pernah nonton Drakor nya, cuma sempet denger-denger dari cerita adek yang suka bener sama Drakor itu.

    Dan untuk sejarah tentang Korut pun aku gak tau sama sekali, Mbak. Soalnya sejarah negeri sendiri aja masih belum khatam. Ketahuan deh, waktu mata pelajaran sejarah dulu aku suka molor.😂 Tapi baca ini jadi pengen ke sana juga, Mbak. Pengen tau suasana di sana dan sejarah di sudut pandang mereka.🤭

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      hahahaha tx to CLOY yang udah ngeracuni aku ama drakor :D.. aku nonton itu awalnya krn pgn liat beneran sama ga korut yg mereka gambarin di drama itu, krn ga mungkin syutingnya beneran di korut…

      ternyata banyak yg mirip ;p, walopun ada beberapa yg menurutku ga seperti itu 😀

      kalo memang suka traveling dan budget ada, aku saranin sesekali ke korut mba.. menariiik banget negara ini :D. beneran beda dengan apa yg ditulis oleh media

  46. thya berkata:

    Megah banget museum perangnya mbaa..
    tapi ngomongin korut kok aku jadi ngeri yaa.. duh, ini semua gegara abis nonton drakor dr.stranger dan ku membayangkan korut tuh kejam syekali.. hehe

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Aku jd pengen nonton drakor dr stranget :D. Emang diceritain Korut kejam gitu?? Belum prnh liat lgs ke sana kali penulis naskahnya 😀

  47. Leyla Imtichanah berkata:

    Perang Korea sebenarnya perang antara China dan Amerika ya. Kasihan sesama saudara jadi berpisah. Tapi sulit menyatu ga kayak Jerman, karena ideologinya beda.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Bener mba. Kdg sedih yaa kalo diinget asal mula perang ini Krn dipunggungin Ama pihak2 yg cuma mau ambil keuntungan :(. Dan bener sih, utk bersatu LG susah Krn beda ideologi. Walopun dari rakyatnya sendiri, trutama yg aku dgr dari org Korut , mereka pengeeeen banget bisa bersatu LG Ama Korsel. Sampe dibikin monumen di sana. Tapi memang ntah kapan itu terjadi 🙁

      Yg aku denger syaratnya juga susah untuk direalisasikan

  48. Anton berkata:

    Saya sudah baca tulisan ini sekitar 2 minggu yang lalu, cuma seperti biasa jadi jelangkung Mbak.. hahaha..

    Terus terang, tulisan di atas itu keren buat saya. Bukan tentang Korutnya saja sih, cuma penyampaian cerita dalam bentuk tulisan dan fotonya klop banget dah. Saling mengisi dan memberi banyak pengetahuan tentang negara “tirai besi” itu.

    Bahkan baru tahu kalau ada kapal AS yang ditangkep dari sini.

    Kalau nanti ke Mongolia, tolong foto-fotonya yang banyak ya Mbak.. soalnya, maklum lah, penggemar fotografi, saya kadang memilih “melihat cerita” dibandingkan “membaca cerita”. Heuheuheu.. walau kalau sudah tertarik pada foto, lanjut dengan baca ceritanya..

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Hahahaha siaaaap mas Anton. Pasti kalo soal foto aku suka ambil yg banyak, utk jaga2 mana yg bakal dipublish nantinya :D.

      Akupun ga sabaaaar banget bisa pergi ke Mongolia sana. Negara impian dari dulu. 🙂 .

  49. Renayku berkata:

    Halo mba fanny..

    Waktu ke korsel, aku ga berani lho pergi ke korut padahal udah deket kayaknya waktu itu. Emang gampang ya didatengin? Aku mikirnya itu negara masih tertutup bgt jadi kalo mau wisata takut banyak persyaratan..

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Ga bisaaaa mbaaa :p. Kalo mau ke Korut WAJIB pake tur yg udah terlicense Ama pemerintah Korut. Dan aku ga yakin di Korsel ada tur nya :p. Seingetku orang2 di sana ga bisa DTG ke Korut kec utk pemerintahnya kali yaaa. Itupun urusan negara.

      Jd kalo mau ke Korut, pilih tur yg memang ada trip ksana. Kemarin itu aku pake WHATRAVEL. Semua urusan dokumen dll, itu yg urus si travel. Kita mah cuma bayar dan duduk manis 🙂

  50. Ghina berkata:

    Mbak faniiiii. aku baca ini dengan detail serasa belajar sejarah lagi. tapi ini penyampaiannya lebih bikin mudeng dan asyik, hihi

    kalo ngomong dalang, dua negara adidaya itu kok nampaknya selalu berada di antara negara2 yg lagi ribut gt yaa. Karena punya kuasa, kalo menang pastinya mereka akan minta jatah kekuasaan dari negara yang dibackingnya. Sering denger berita kek gini, suka geram jg. tapi emang nyatanya yang berkuasa bisa menguasai bnyk hal yaa. Kita aja mata uangnya kesel jg patokannya sama dolar, kenapa nggak yg lain aja gitu, *ehmosi malah

    btw, itu kapal amrik yg ditahan aja tetep masih disimpan dengan rapi yaa, bener2 pengen nunjukin kedigdayaan dan dinginnya korut yaa.Salut jg tapi sama perawatannya museum ini. Sayang, di indo kurang sesiap itu kualitas museumnya yaa..

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Syukurlah kalo suka baca ceritaku mba ghina :D.

      Naaah, itu dia, 3 negara mba, US, China dan Rusia, ini ga pasti selaluuuu ada ya kayaknya di tiap negara yg bertikai . Itulah kekuasaan mba, siapa yg LBH kuat , ya merasa lebih berhak mengatur (baca:menindas) yg lemah.

      Utk soal museum, Korut luar biasa membuat dan menyimpan barang2 koleksinya. Sebelum ini aku juga menulis ttg museum harta Karun mereka, dan itu jauuuuh lebih mengesankan lagi. Aku salut Ama perawatan yg mereka lakuin. Seandainya aja museum di Indonesia bisa semegah, selengkap dan Serapi itu.

  51. Agata Vera berkata:

    wihhhh mbak tuh udah pernah ke Korut astaga mereka negara yang ketat banget sama aturan ya mbak. Walaupun banyak banget hal yang aku takuti dari negara ini kini aku bisa melihat sisi positifnya

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Ternyata setelah melihat lgs, negara ini ga semengerikan yang ditulis media mba :D. Malah seru dan jujur aku msh mau balik lagi 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

«

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.