D'Cat Queen

Because Travelling is not just a passion, it is a life need!

MENU

Apr 2012

21

EUROPE TRIP (PART2) JOURNEY TO ISTANBUL

Sewaktu masih di Sofia, Mama Papa menawarkan kita untuk liburan sehari ke Istanbul. Toh jarak Bulgaria- Turki hanya 10 jam dengan bus. Mumpung kita juga punya banyak waktu luang, kenapa ga tawaran ini kita trima 😉 Tiket bus langsung dibeli untuk 3 orang. Karna status kita yang belum menikah saat itu, jadi Mama meminta Yunah untuk ikut. Pembantu setia yang sudah ikut keluarga suamiku sejak umurnya masih 13 tahun, dan udah kenyang nemenin keluarga Papa tiap kali bertugas di negara-negara yang menjadi pos kerjanya.

Kita berangkat sekitar jam 7 malam. Busnya nyaman, bersih dan kita dikasih selimut untuk tidur. Jam 3-an pagi, kita sampai di perbatasan Bulgaria – Turki. Pasport-pasport diperiksa dan Visa On Arrival (VOA) Turki langsung diproses. Biayanya saat itu USD 25/orang. Yang nyeblin banget untuk apply VOA ini, kita harus keluar dari bus dalam keadaan ngantuk bangun tidur, berbaris di LUAR dalam cuaca dingin (sekitar 3 derajat celcius) dan petugas imigrasinya berada di dalam ruangan berkaca, sambil minum kopi panas, dan meneliti pasport kita dengan santai , sebelum akhirnya nempelin tu  Visa yang ukurannya sedikit lebih gede dari perangko.. Huufftt… dia ga tau kalo kita hampir beku di luar??!

But anyway… Finally we arrived at Istanbul ^o^ Langsung nyari taxi yang mau nganterin kita muter-muter kota jam 4 pagi untuk cari penginapan backpacker ;p Sampai akhirnya kita nemu penginapan ZEUGMA HOSTEL.
Zeugma Hostel
Harganya EUR 10 per malam per orang. Bersih, tapi layaknya hostel backpacker, kamarnya hanya dibatasin ama tirai dan kamar mandi join dengan yang lain. No problem at all. Kita toh hanya mau numpang mandi, trus seharian bakal di luar dan jam 8 malam kita harus siap-siap ke terminal untuk balik ke Bulgaria.

Di Hostel ini nih, pas mau mandi aku ngeliat ada cowo asia yang mau sholat Subuh. Langsung dunk nanya  dia kemana arah kiblat. Ternyata, dia cowo Indonesia ;p Hahahaha… Jadi bisa tukeran informasi sesama backpacker. 😉

Hostel tempat kita stayed, deket banget ama objek-objek wisata wajib di Istanbul.  Hagia (Aya) Sophia, Blue Mosque,  Yerebatan Cistern, Topkapi Sarayi (Palace) Museum dan Selat Bosphorus. Semuanya bisa ditempuh dengan jalan kaki, kecuali untuk objek yang ke 5, kita tempuh dengan naik Trem.

1. Blue Mosque and Hypodrome
Selesai mandi, jam 7an kita mulai jalan. Udara dingin tapi ga begitu menggigit. Nyari tempat sarapan yang udah buka, baru Mc D ;p Gapapa de.. udah laper banget.

Tujuan pertama kita , BLUE MOSQUE. On the way menuju kesana, kita ngelewatin taman yang ada Obelisk di tengah -tengahnya. Taman ini disebut  HYPODROME.
Hypodrome
Puas foto-foto, mulai de nyari jalan ke Blue Mosque. Dari jauh, puncak mesjid biru yang cantik ini sudah terlihat. Dinamakan Blue Mosque karna dinding interiornya dihiasi oleh ubin biru. Sejuk banget di dalam. Ga salah kalo Biru itu selalu identik dengan warna yang mendinginkan. Tiket masuk ke Mesjid ini Free. Keluar dari Mesjid kita tinggal nyebrang untuk masuk ke Hagia (Aya) Sophia.

2. Hagia (Aya) Sophia.
 Bangunan yang sudah berubah menjadi Musium ini, paling aku suka dari semuanya. Aya Sophia dulunya adalah geraja Orthodoks yang megah sebelum akhirnya dikuasai oleh Ottoman Dynasty tahun 1453. Dan sejak itu bangunannya berubah fungsi menjadi Mesjid sampai tahun 1934.
Di dalamnya kita bisa melihat sisa-sisa hiasan interior peninggalan gereja, seperti lukisan lukisan Yesus dan sahabat yang terbuat dari keramik, dan even ada juga tulisan ALLAH dan MUHAMMAD dalam bahasa Arab bersanding dengan lukisan Bunda Maria. Satu bentuk tingkat ketoleransian  beragama yang tinggi. 😉 Tiket masuk ke dalam sekitar 20 Lira per orang.

3. Yerebatan Cistern (Waduk Yerebatan)
Awalnya agak bingung  nemuin tempat ini. Apalagi ada di bawah tanah gitu. Kita malah sempet nyasar ke taman yang banyak penjual makanannya. Jadi de yang ada nyicip-nyicip dulu. Beli buah Delima yang guedee dan merahh bangett ^o^ Rasanya manis..
Beda deh ama Delima Indonesia. Trus ada penjual Chestnut bakar.. Hahaha..doyan banget ni ama kacang chestnut. Susah nemuin yang begini di Jakarta.

Setelah tenaga terkumpul , kita lanjut mencari Yerebatan Cistern. Dan akhirnya ketemu juga ^o^. Tiket masuk ke bawah tanah 10 Lira per orang.

Waduk Yerebatan ini dulunya berfungsi  di jaman Konstantinopel. Panjangnya 138 meter dan lebar 64.6 meter. Luasnya meliputi  1000 meter persegi dan terbagi menjadi kolam-kolam marmer  gitu.
Di dalam gelap dan lembab. Hanya ada penerangan dari obor-obor  yang disusun berderet.

Yang menarik, di bagian paling bawah waduk ini, katanya menurut mitos, ada kepala Medusa yang berubah menjadi batu.
Patung Kepala Medusa
Kalo diliat sih, ini bikinan manusia. Dipahat dalam posisi terbalik seolah-olah si Medusa jatuh ke bawah.

Puas keliling waduk, jam sudah menunjukkan sekitar 12 siangan. Ga terasa samaskali. Waktunya makan siang ^o^…

Untungnya karna masyarakat Turki mayoritas Islam (walopun sekuler), kita jadi ga pusing nyari restoran halal. Menu disini merupakan perpaduan antara Barat dan Timur.
Dan aroma yoghurt kambingnya begitu kuat ;p Honestly, aku ga begitu suka makanan di sini. A bit tasteless with a very big portion. Tapi untuk pengalaman , boleh lahhh..;p
Kenyang makan, kita beristirahat bentar, sebelum akhirnya melanjutkan ke……

4. Topkapi Sarayi (Palace) Museum.
Istananya Sultan Ottoman selama 400 tahun. Sangat luas, besar, dengan kamar-kamar yang ga keitung banyaknya. Kalo kita naik ke atas, pemandangan yang terhampar adalah selat Bosphorus.
Saking gedenya ini tempat, 2 jam ga cukup untuk menjelajah semua sudut istananya.

Belum lagi kalo kita  masuk ke musium yang memajang Permata-permata Sultan, pedang, senjata dan pakaian-pakaian meraka d jaman dahulu. Kalo melihat baju-bajunya nih, aku jadi ga kebayang orang jaman dulu sebesar apa si? Tinggi bajunya aja 2 meteran gini ;p Sayangnya pas masuk ke musium, kamera dilarang keras. Jadinya ga bisa  de kita pamerin semua harta benda Sultan di blog ini ;p. Oh ya tiket masuk kesini 20 Lira per Orang.

Hampir 4 jam-an kita berada di istana. Untungnya di sini banyak sekali taman-taman bagus yang bisa kita jadikan tempat istirahat. Dan 1 hal yang aku paling suka dari Turki, kucing-kucingnya banyak banget ^o^
My goodness… aku hampir gila melihat kucing-kucing Persia gendut berkeliaran gitu aja di jalan. Udah minta izin sih ama Barney, supaya kucingnya bisa diculik 1, tapi jelas ditolak ama dia ;p Semua kucing-kuing di sini cantik, bersih dan jinak. Sepertinya orang-orang Turki emang pecinta Kucing.. Jadinya banyak dari binatang-binatang lucu menggemaskan ini ga takut samaskali dengan wisatawan.

5. Selat Bosphorus
Menjelang sore kita mulai mencari tau bagaimana caranya bisa sampai ke Selat Bosphorus, daerah pelabuhan di mana kita bisa menyusuri selatnya dengan menggunakan kapal Feri. Setelah susah payah tanya sana dan sini (orang-orang yang kita tanya, banyak yang ga ngerti bahasa Inggris), akhirnya dapet nomor trem yang harus kita naikin dan turun di halte apa. Ga terlalu jauh ternyata…Begitu turun, bau khas pelabuhan langsung menyambut. Tahukan apa?? ;p Bau ikan segar plus sedikit amis-amisnya ^o^

Karena keterbatasan waktu, kita ga bisa ikutan naik feri. Sebagai gantinya, jalan-jalan nyusurin pelabuhan, sambil ngeliatin orang-orang mancing di sepanjang susuran,
belanja souvenirs di toko bawah tanahnya, lalu nyobain roti ikan dan kopi Turki yang terkenal itu ^o^ Namanya Turk Kahvesi.

Oke, roti ikannya lumayan enak. Dagingnya seger, ga terasa amis. Tapi kopinyaaaa…. hihihi..jujur aja nih, baru nyampe lidah doang, aku udah mau muntah ;p
Bukan menghina ya, tapi beneran tu kopi kental, rasanya keras banget dan sedikit aneh. Amis-amis gitu de..Duhh ga pengen lagi ah..

Awalnya sih, kita emang pengen nyobain something special khas Turki. Kopinya sendiri paling mahal harganya… Dan gelasnya keciiiilll banget. Tapi wajar deh, karna kopinya keras. Kalo disguhin di gelas besar, bisa ga tidur 3 malam kali yang minum ;p

Hari sudah mulai gelap, dan kita harus balik ke hostel ngejar bis yang jam 9 😉 Untuk balik ke Bulgaria..

So overall, waktu 1 hari masih kurang banget untuk datangin semua objek wisata di Turki. Masih ada kota-kota seperti Pamukkale, yang terkenal sebagai daerah yang terendam air panas dengan kalsium karbonatnya, sehingga terlihat seperti ditutupi salju tebel.
Pamukkale
Lalu ada kota Anatolia, di mana kita bisa melihat kuil Zeus Aizanoi dari jaman Romawi.
Masih ada Ankara sebagai ibu kota Turki, dan Cappadocia yang terkenal dengan Baloon Flights nya
Cappadocia

.

Dan banyak lagi kota-kota indah lainnya. Ini yang membuatku masih ingin datang kembali ke negara 1000 menara ini ^o^

Kebudayaannya yang kaya, dengan arsitektur bangunan yang indah, mesjid-mesjid  dan gereja yang megah, penduduknya super ramah.. Walopun…sepertinya  mereka ga begitu tau  tentang Indonesia ;p Tiap kali mereka menebak asal negara kita, tebakannya pasti dari Malaysia ;p

Never mind..I still love this beautiful country and must be back someday ^o^

Some of the images copied from:
@imagesofAsia.com
MASTERWEB Corp
Arie Photo
Sakli Lezzetler

9 tanggapan untuk “EUROPE TRIP (PART2) JOURNEY TO ISTANBUL”

  1. wah,,,asyik bisa melakukan perjalanan ke negara-negara di dunia,,,,mudah-mudahan suatu hari nanti saya juga bisa seperti mba,,,,hehe

  2. Joshua Gk berkata:

    Wah. Lain kali pengen juga nih ke Istanbul.
    visit blog gw juga ya!
    http://travelshroom.blogspot.com.
    Kalok bisa add facebook travelshroom juga *ngarep*
    Thankies!

  3. Itut Wahidin berkata:

    Hai.Salam kenal.Lagi browsing untuk itinerary ke Turki tahun 2015, eh nemu orang Indonesia di Bulgaria (masih di Sofia kah?).Saat ketik ini belum nemu artikel tentang transportasi dari Cappadocia ke Sofia langsung (maunya nggak pake balik ke Istanbul dulu).Kalau tahu, mohon info ya.Makasih banyak! 🙂

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Hai…sbnrnya aku cm sdg liburan k Sofia wkt itu 🙂 Papa mertua wkt itu msh jd diplomat di KBRI sofia, skr mah udh balik ke jkt :D.

      Sayangnya, kmrn itu kita cuma ke Istanbul dari Sofia..Ga jln2 k tempat lain. 🙂 Tapi kalo baca bbrp website, rata2 pd balik ke Istanbul dulu ya.. SEAT61(dot)com juga nulisnya balik lg k Istanbul…

  4. Renggo Starr berkata:

    Engg… jadi makin pengen jadi traveler.
    Mbak Fan, fotonya mbok digedein lagi. Ada beberapa yang kecil banget, biar enak diliatnya. 😀

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      kalo diklik dia bakalan besar dan jelas deh mas… itu bbrp gbr terlihat burem karena di impor dr blogspot k blog yg baru ini ;p. Awalnya ga burem.. tp ya itu, kalo diklik bakalan jelas…

  5. @nurulrahma berkata:

    Hiyaaaaa… selalu mupeng naik balon udaraaaaa!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

«

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.