D'Cat Queen

Because Travelling is not just a passion, it is a life need!

MENU

Sep 2013

15

SOTO MADURA PASAR BARU

Seandainya ga diberitahu oleh Deva, sepupu dari suamiku, mungkin aku ga bakal ngeh kalo di sela-sela rimbunnya dedaunan yang menutupi sebagian nama warung, ada tempat sederhana yang menyajikan SOTO MADURA lumayan enak.
Kecil dan tersembunyi

Berlokasi di jalan Pintu Air Raya, Pasar Baru, Jakarta Pusat, deket dengan Istiqlal Jakarta , warung soto ini menjadi langganan banyak karyawan dan pekerja yang lokasi kantornya di sekitaran sana. Bagian dalamnya lumayan kecil, tapi memanjang ke belakang. Dengan model meja yang dipaku ke dinding, dan kursi kayu panjang ala warteg, demi menghemat tempat yang pada dasarnya sudah sempit.
Bagian dalam warung

Harga seporsi nasi yang dipisah dan semangkuk soto Madura, dihargai hanya Rp 20,000. Tapi kalo nasinya dicampur ke dalam soto, menjadi Rp 17,000 saja. Mengingat lokasinya di pusat Jakarta, harga segitu masih tergolong sangat  murah.

Soto Madura, salah satu soto yang kuahnya bening, alias ga pake campuran santan di dalamnya. Biasanya aku rada males makan soto yang bening begini, serasa kurang nendang ;p. Tapi untuk yang 1 ini, exception prevails 😉

Irisan daging, dan jeroan (bagi yang suka) dalam 1 porsinya banyak, dan dipotong gede-gede. Kuahnya gurih, masih panas. Juga tersedia irisan jeruk nipis untuk menciptakan rasa segar asam di kuah sotonya. Kecap manis, asin, dan sambel yang pedas juga tersedia di sepanjang meja. Taburan toge renyah dan irisan daun seledri plus taburan bawang goreng, membuat soto ini makin kaya rasa dan wangi tentunya.
Seporsi Soto Madura yang dicampur dengan nasi
Soto Madura dengan nasi terpisah

Sebagai pelengkap disediakan juga perkedel, telur asin, kerupuk, tahu goreng ato tempe yang diletakkan terpisah di atas meja.

Kebiasaanku tiap makan soto, selalu memasukkan nasinya ke dalam kuah soto, lalu disendok bersamaan dengan potongan daging dan kuahnya yang pedes dan seger. It’s soo yummy… Telur asinnya juga pas. Rasa asin gurihnya ga terlalu hambar atopun terlalu asin. Pelengkap sempurna untuk tambahan lauk soto Madura ini.

Asiknya lagi, selagi kita makan, 2 orang pengamen jalanan yang sepertinya disewa oleh warung ini, akan menyanyikan tembang-tembang jawa, yang walopun aku ga ngerti liriknya, tapi lumayan merdu dan nenangin banget. Bikin acara makan jadi lebih meriah dan lahap. Mereka samasekali ga menggangu dengan datang ke meja-meja kita untuk meminta recehan, melainkan hanya diem di tempat dan terus bernyanyi 🙂

Saat kita datang hari sabtu lalu, pembeli yang singgah seolah ga ada habisnya. Walopun kursi saat itu masih setengah kosong, tapi adaaa aja tamu yang masuk untuk makan di tempat. Malah menurut si Deva, yang langganan makan siang di sana, susah mendapat kursi kosong saat hari kerja dan di jam makan, kecuali mau datang lebih awal, ato rela nungguin tamu lain selesai makan untuk gantian duduk 😉

 

8 tanggapan untuk “SOTO MADURA PASAR BARU”

  1. cumilebay.com berkata:

    Aku baru tau bnich, padahal lama juga tinggal di seputaran pasbar. Wajib di kunjungin nich, btw mesti nyobain bakso + rujak di belakang metro pasar baru yg deket jl Krekot

  2. hiralalitya berkata:

    wah.. aku belum pernah coba ini. kapan kapan dicoba deh. thanks ya infonya. salam kenal 🙂

    thanks
    Hiralalitya

  3. turiscantik.com berkata:

    wah saya baru tau tempat ini, thanks reviewnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

«

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.