D'Cat Queen

Because Travelling is not just a passion, it is a life need!

MENU

Mei 2013

06

SOP BUNTUT CUT MEUTIA

Udah dari 2 tahun yang lalu aku pengen nyobain sop buntut ini. Sering kali masuk ke dalam list kuliner yang wajib dicoba versi majalah, buku wisata kuliner dan tabloid, bahkan gosipnya presiden SBY pun suka dengan rasanya.

Tapi setiap kali mencari lokasinya, entah kenapa kita ga pernah bisa nemuin. Antara memang belum beruntung, ato, kita ga terlalu serius nyarinya. Sampai hari Minggu kemarin, ketika sepupu suamiku ngajakin makan bareng di sana, dengan senang hati kita langsung “IYA-in” tawarannya. Ternyata, tempat ini masuk ke dalam jalan kecil, yang notabene, ga bakal kepikiran untuk kita masukin. Pantesan aja selama ini ga ketemu. ;p
Kecil Tempatnya, Besarrr Rasanya 😉

Tempatnya kecil, lebih cocok disebut warung daripada restoran. Tapi di salah satu dinding bayak terpajang foto-foto artis dan orang terkenal yang pernah makan di sana. Bukti bahwa tempat ini memang udah banyak dikenal orang.

Menu andalannya, sudah pasti SOP BUNTUT. Dengan pilihan buntut yang biasa (direbus), digoreng, dan dibakar. Tapi saat kita kesana, hanya tinggal sop buntut biasa dan versi goreng. Never mind, aku toh memang lebih memilih yang original alias biasa.

Pesanan kita cepet datangnya. 3 porsi sop buntut panas, plus nasi dan minumnya, ditambah perkedel dan krupuk kulit bagi yang mau. Suapan pertama, aku pengen ngerasain kuahnya sebelum ditambahin sambel. Dan bener, ennaaakkkkk ^o^ Minjem istilah pak Bondan, maknyus banget kena dilidah.
Sop Buntut Rebus

Sambel merahnya lumayan pedes. Selain buntut, di dalam kuahnya ada wortel, kol dan kentang. Buntutnya lumayan banyak, dan yang terpenting, emmpuukkkk 😉  Ga perlu susah payah menggigiti dagingnya supaya lepas dari tulang. Love it soooo mucchhhh…

Mengenai harga, 1 porsi sop buntut biasa dihargai Rp 31,000. Sedangkan yang goreng Rp 36,000. Masih standard harga yang wajar untuk porsi segitu. Tapi kalo ada yang perlu diprotes, itu adalah nasinya. Guys, it’s nonsensical to tag a price of small portion of rice for Rp 5,000. Porsinya beneran kecil. Even di restoran yang lebih besar, sepiring nasi dengan porsi yang lebih banyak juga Rp 5,000. Tapi itu RESTORAN. Dan sop buntut ini cuma berupa warung, yang kebetulan namanya udah banyak dikenal. Tetep aja ga masuk akal buatku. Si Barney dan sepupunya nambah nasi saat itu. Jadi otomatis mereka harus membayar Rp 10,000 untuk 2 porsi nasi yang sebenernya sama dengan 1 porsi di restoran besar.

But anyway, itu hak mereka sih. Lepas dari harga nasinya, aku lumayan suka rasa sop buntut ini. Tapi lagi kepikiran untk membawa nasi sendiri kalo next time datang lagi kesana ;p

5 tanggapan untuk “SOP BUNTUT CUT MEUTIA”

  1. DebbZie Leksono berkata:

    Uhmm….mau donk cobain. Alamatnya di mana nih ? Next time kalo ke Jakarta pengen kesana 😀

  2. cumilebay.com berkata:

    Kalo aku kurang cocok ama yg muthia ini, dulu ada ibu2 jualan di sebelah sarinah dan rasa nya juara abis + murah tp akhir nya ke gusur dan tak tau rimba nya 🙁

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

«

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.