D'Cat Queen

Because Travelling is not just a passion, it is a life need!

MENU

Nov 2013

09

PESONA RUMAH GADANG NAN BANYAK ARTI ;)

Rumah tradisional Sumatra Barat ini disebut rumah Gadang. Dengan bentuk atap yang khas layaknya tanduk kerbau, rumah ini mempunyai banyak arti yang terkandung di setiap bentuk dan ukirannya.

 

Lokasinya searah dengan Lembah Anai yang kita datangi sebelumnya. Jadi dari bandara Minangkabau di Padang Pariaman, kita melewati Puncak Kiambang, dan daerah Sicincin (namanya berasal dari legenda cincin raja yang tertinggal di batang pohon saat mandi). Just info nih, di tempat ini banyak dijual pisang, telur asin dan ikan bakar. Terlihat dari sepanjang jalan yang kita lewati, penjual pisang, telur asin dan rumah-rumah makan yang menyajikan ikan bakar ada di sisi kiri kanan jalan. Sayang ga ada waktu untuk stop dan mencoba. Keluar dari daerah ini, kita masuk ke Lembah Anai dan masih terus lagi sampai melewati Padang Panjang, yang juga dikenal sebagai Serambi Mekkahnya Sumatra Barat.

Rumah gadang yang kita kunjungi , merupakan perpustakaan  yang dijadikan sebagai pusat dokumentasi & informasi kebudayaan Minangkabau. Di dalamnya ada banyak lukisan, dan rak-rak kaca yang berisi buku-buku kuno beraneka macam. Juga furniture kayu, tiang-tiang berukir dan kamar-kamar kecil yang juga memiliki arti khusus. Di bagian bawahnya terdapat suatu ruangan di mana kita bisa menyewa baju adat Sumbar sambil difoto untuk kenang-kenangan. Tapi aku ga berniat untuk itu ;p. Secara, pas nikah dulu, baju adat Tapanuli yang kupakai juga mirip dengan baju Sumbar ini, lengkap dengan mahkotanya yang ga kalah berat. Yang pasti, saat kita datang kemarin, banyak banget turis-turis  Malaysia yang sedang memakai, bergaya dan berfoto sambil mengenakan baju adat ini.
Rak kaca berisi foto-foto

 

Menurut wanita yang menjadi guide di dalam rumah Gadang, ada 2 tipe rumah Gadang, model Anjungan kiri & kanan, dan 1 nya lagi, model rumah datar. Yang kita lihat ini, model anjungan kiri & kanan. Di dalamnya ada banyak kamar, tapi jumlah ruangan harus ganjil, di mana 1 ruangan itu adalah dapur.

Pengertian Rumah Gadang adalah, suatu rumah yang didirikan oleh suatu kaum untuk kehidupan bersama. Yang akan mendapat kamar di sini adalah anak perempuan yang sudah menikah. 1 kamar akan dihuni oleh 1 keluarga. Dan jangan kira kamarnya besar. Pas aku masuk, gilaa, itu ruangan mungkin hanya 2×2 meter. Sempit, dan udah pasti desak-desakan kalo tidur di dalam. Tapi ternyata ada makna dari ruangan kecil tersebut. Sebagai isyarat ato motivasi  kepada laki-laki sebagai kepala RT, untuk lebih giat bekerja mencari uang demi anak dan istri.
Kamarnya keciilll bangett

 

Kamar di ujung adalah kamar pengantin. Wanita dan keluarganya  yang tinggal di kamar ujung, nantinya  akan pindah ke kamar sebelahnya, saat ada wanita yang menikah lagi di keluarga itu. Begitu seterusnya. Untuk wanita yang belum menikah, akan tinggal di anjungan kiri. Terus, gimana dong anak laki-lakinya? Mereka tidur di surau/musholla ;p. Sesuai dengan sistem Matrilineal yang dianut masyarakat Sumbar pada umumnya, di mana  wanita lebih diutamakan.

Kalo diperhatikan, tiang-tiang rumah Gadang ini, tidak bener-bener lurus, dan samasekali tidak dipaku, melainkan dipasak. Memang sengaja dibuat miring dan memakai pasak, supaya tahan dari gempa, yang memang rawan terjadi di Sumatra Barat.
Bagian depan pintu masuk

 

Di tiang-tiang penopang rumah ini, banyak terdapat ukiran-ukiran yang bukan sembarang ukiran. Ada makna terkandung di dalamnya. Contohnya gambar ukiran ‘kucing tidur’, yang melambangkan kewaspadaan. Atau ukiran ‘pucuk rebung’, yang berarti kecil berguna, besarpun berguna.

Lalu di sisi luar rumah terdapat bangunan-bangunan rangkiang ato lumbung padi. Sekilas bangunan ini terlihat sama, tapi ternyata dibedakan melalui jumlah kakinya. Ada yang 4, 6 dan 9. Jika kakinya 4, lumbung padi itu untuk keperluan sehari-hari. Kakinya 6, untuk keperluan acara seperti nikahan, dan kakinya 9, berati padi yang disimpen di sana untuk keperluan masyarakat.  Lumbung padi ini dibangun di luar rumah induk, demi mengantisipasi bencana seperti kebakaran yang mungkin terjadi. Dengan dibangun terpisah, diharapkan kaum yang berdiam di rumah itu tidak akan kelaparan jika terjadi hal-hal yang ga diinginkan.
Rangkiang berkaki 4
Rangkiang berkaki 6 dan 9
Tamannya lumayan luas

 

Lalu mengenai HARTA PUSAKA, ada 2 jenis pusaka, yaitu harta pusaka tinggi, dan harta pusaka rendah. Harta pusaka tinggi memiliki sifat: hak pakai. Artinya, ga boleh dijual, tapi bisa digadaikan, itupun dengan syarat tertentu. Harta pusaka tinggi ini ibaratnya jaminan kehidupan untuk para wanita. Jadi anak lelaki, ga akan mendapat bagian dari harta jenis ini.

Sementara harta pusaka rendah, merupakan harta pencarian orang tua yang dibagi berdasarkan hukum Islam. Ini berarti , anak lelaki mendapat bagian lebih besar. Tapiiiii… walo begitu, ga akan ditanamkan rasa ingin memiliki kepada mereka, dengan tujuan supaya anak lelaki itu rajin bekerja.

Jadi intinya, anak lelaki Sumatra Barat memang dilatih untuk lebih mandiri daripada wanitanya. Ga heran kalo orang Sumatra Barat banyak yang merantau sedari muda, mengadu peruntungan. Di Jakarta aja, ada berapa banyak rumah makan Minang dan sate Padang yang dijual? Hampir di tiap sudut kota ada ;p. Dan terbukti, banyak dari mereka yang sukses bahkan sampai ke Luar Negri 😉

4 tanggapan untuk “PESONA RUMAH GADANG NAN BANYAK ARTI ;)”

  1. alfi kamal fikri berkata:

    Bagus sih.. tapi jauh sekali dari Ternate..

  2. Muhammad Willyandra berkata:

    Saya sih pernah ke Rumah gadang pagaruyuang tapi sayang rumah nya habis terbakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

«

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.