D'Cat Queen

Because Travelling is not just a passion, it is a life need!

MENU

Apr 2013

17

NYAMANNYA SIAM REP – PHNOM PENH VIA BUS ;)

Pagi di Siam Rep, kita tidur terlalu nyenyak.. Mungkin karena kecapean akibat perjalanan panjang kemarin. Buru-buru mandi, lalu sarapan yang udah disiapin pihak hotel, sebelum berangkat ke terminal bus. Kauk, yang jasanya kita pake lagi, sudah menunggu di halaman hotel. Setelah menyelesaikan semua administrasi, kitapun berangkat. Tapi ga langsung ke terminal bus SiamRep, melainkan menunggu di kantor Giant Ibis Bus and Limousine , yang terletak di tengah kota, dan dari sana menggunakan minivan mereka, langsung menuju terminal bus.

Waktunya berpisah dengan Kauk. Dan aku menyesal kita hanya punya waktu yang sangat singkat di Siam Rep. Perjalanan dari hotel ke kantor Giant Ibis, Kauk even tidak minta bayaran samasekali. Dia berkata, dia senang membawa kita keliling kota dan berharap kita akan menceritakan ke teman-teman Indonesia untuk menggunakan jasa Kauk jika mereka ke Siam Rep. Bayangin aja… super duper baikkk banget orangnya. Kita malah jadi bingung mau kasih dia berapa.

Minivan akhirnya datang. Belum begitu banyak penumpang di dalam, sehingga kita bisa dapet tempat duduk di depan. Dan minivan ini masih harus menjemput beberapa tamu di hotel mereka masing-masing, yang akan berangkat ke Phnom Penh seperti kita. Setelah semua penumpang dijemput, kitapun mengarah ke terminal bus Siam Rep.

Giant Ibis Bus ini sepertinya perusahaan bus terbaik di Kamboja. Dan aku senang karena booking tiket bisa dilakukan online. Tapiiiiiiii, yang bikin sebel, saat kita booking online, kita ga bisa memilih tempat duduk. Nomor kursi otomatis ke print di dalam email konfirmasi pemesanan. Dan di tiketnya itu, nomor dudukku dan Raka terpisah. Dia dapat no 4c, dan aku 1a. Kenyataan di dalam bus, si Mba yang mengatur duduk kita, dengan beraninya menggabungkan nomor kursi kita berdua menjadi sebelahan, dan bilang kalo dia yang akan bertanggung jawab dan membujuk orang yang seharusnya duduk di samping Raka untuk pindah ke kursi lain. Oke, aku sih senang aja bisa sebangku dengan suamiku. Tapi aku penasaran gimana cara dia membujuk penumpang yang lain itu ;p

Dan bener aja, sempet terjadi kehebohan. Untungnya yang seharusnya duduk di kursi Raka tidak keberatan samasekali pindah kursi ke depan. Tapi ada 1 penumpang yang seharusnya duduk di belakang, tapi diberikan kursi di depan, dan kemudian karena si pemilik kursi depan tidak mau dipindahkan, si penumpang pertama langsung ngambek. Dia turun dari bis, dan memilih untuk tidak jadi naik bis daripada dia harus kembali duduk di tempat duduk seharusnya di belakang. Dia bilang akan meminta uangnya direfund karena dia batal naik. Ntah itu bisa ato ga ;p

Sayang banget sebenernya. Padahal bus ini termasuk bus yang nyaman, bersih tapi sistem seat numbernya masih berantakan. Oh iya tiket Siam Rep – Phnom Penh by Giany Ibis bus, cuma USD 14 one way per orang.
Perjalanannya menyenangkan. Sepertinya aku berani jamin kalo tingkat kecelakaan di Kamboja ini rendah. Terlihat dari pengemudi-pengemudinya selalu berhati-hati membawa kendaraan mereka. Padahal jalanan di sini banyak sekali yang lurus rata dan sepi. Ga sekalipun kendaraan yang aku liat sengaja kebut-kebutan di jalanan lowong begitu.

Kita berhenti dua kali.  Sekali untuk lunch, dan sekali lagi untuk ke toilet. Belajar dari pengalaman kemarin di perbatasan Siam Rep – Thailand, aku ga mau tertipu lagi dengan harga-harga restorannya. Tapi setelah dipastikan, harga makanan di restoran yang kita singgahin, masih masuk akal. Karena itu aku ikut memesan makanan untuk kita berdua.

Perjalanan Siam Rep-Phnom Penh.  hanya 6 jam. Kita sampai menjelang siang di Phnom Penh. Seperti biasa, turun dari bis, kita langsung diserbu oleh supir tuktuk yang menawarkan jasanya. Kali ini kita lagi-lagi beruntung mendapat supir yang ramah. Namanya Pheak, dan dia bersedia mengantarkan kita untuk keliling Phnom Penh sore ini dan besoknya.
Pheak , Supir Tuktuk Kita di Phnom Penh

Setelah check in di hotel yang udah kita pesen melalui Agoda, kita berangkat lagi melihat-lihat kota Phnom Penh ^o^ . Tujuan pertama,adalah CENTRAL MARKET ^O^. Ini pasar besar di Phnom Penh yang menjual berbagai jenis barang, termasuk souvenirs. Sampai di sana, kita iseng nanya-nanya harga dulu untuk tau kisarannya berapa. Di toko kawasan depan, harga 1 magnet kulkas sekitar USD 1.5. Mahalllll… Kita jalan lagi ke toko-toko di bagian belakang yang lebih sempit dan panas. Dan feelingku bener, harga-harganya jauh lebih miring dari yang di depan 😉 Harga magnet kulkas di sini hanya USD 1 dan itu dapet 2 ^o^…
Depan Central Market
Panas, Gerah, tapi Shopping Teteeeuuppp ;p

Penjualnya ramah banget, dan karena kita memborong banyak barang di sini, dia ga keberatan kasih spesial diskon lagi untuk kita 😉 Dan hasil perburuan hari itu, kita dapet banyak magnet kulkas, tas, kaos-kaos yang bercirikhas Kamboja, tempat tissue, syal, gelang, taplak meja dan tas kecil untuk menyimpan passport 😉 … Puaaasss banget belanja di sini..
Tempat Kita Memborong Souvenir
Bagian Dalam Central Market

Selesai belanja, perut kita udah berontak untuk diisi. Secara kita terakhir makan pas di pemberhentian bus menuju Phnom Penh tadi. Suamiku meminta Pheak untuk membawa kita ke restoran halal yang mungkin ada di sini. Dan Pheak mengantar kita ke….. Malaysia Restaurant ;p Wkwkwkwkw…ada juga ternyata. Pemiliknya adalah orang Malaysia yang merantau ke Phnom Penh dan membuka restoran sebagai usahanya. Dia lumayan berhasil. Makanannya enak, walopun udah sedikit dimodifikasi sesuai lidah orang Kamboja, sedikit manis kalo menurutku ;p. Kita memesan 3 bungkus nasi dan lauk gulai ayam plus capcay (1 bungkusnya untuk Pheak) dan ga lupa spring roll Kamboja yang enakkk seharga cuma USD 1 dapet 8 biji ^o^. Total harga semuanya hanya USD 10.. Muraahhhhhh kannn….
Malaysia Resto

 Selesai memesan, kita kembali ke hotel, membayar Pheak USD 10 (termasuk tips) karena udah nganterin kita dan menunggu lama banget selagi kita belanja, trus bantu nyariin restoran halal lagi. Besok acara kita visiting Tuol Sleng dan Killing Field Choeung Ek , 2 tempat yang menjadi alasan utamaku untuk datang ke Phnom Penh ini 😉

See you in the next story ^o^

6 tanggapan untuk “NYAMANNYA SIAM REP – PHNOM PENH VIA BUS ;)”

  1. Cumi MzToro berkata:

    Kauk tau ttg arti sebuah pertemanan dan promosi. Dia berharap banyak tamu yg puas dan akan merekomendasikan diri nya.

    Salut buat kauk, ttg memeng begitu yang benar. Promosi gratisssss

  2. deedee berkata:

    Mba, mau tanya saya mau ke kamboja. Oleh2 disana brp ya? Kaos sm tas2 gitu? Terimakasih 🙂

  3. murah kok mba… kalo kaos2 d central market gitu sktr usd5-6 . kalo tas2 gitu sktr 3-5 dolaran.. tergantung model nya.. tp mkin bnyk kita beli, bisa mkin murah kok 🙂 Disana USD ya makenya..jrg bgt mereka pake currencynya sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

«

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.