D'Cat Queen

Because Travelling is not just a passion, it is a life need!

MENU

Des 2013

29

GOA GONG, GA SEMUA GOA ITU SERAM…

Keluar dari  GOA TABUHAN, kita lanjut ke Goa Gong. Ga begitu jauh jaraknya, dan plang petunjuk jalanpun lumayan jelas. Dalam perjalanan kesana, objek wisata goa lain, Goa Putri, juga kita lewati. Tapi menurut guide di Goa Gong, Goa Putri hanya merupakan goa kecil, palingan hanya seperenam dari goa Gong ini. Bebatuan stalaktit dan stalakmitnya juga ga sebagus goa Gong. Untung aja  kita ga jadi nyempetin diri singgah kesana.

 

Begitu masuk area goa Gong, yang pertama langsung keliatan, area parkirnya luas ^o^. Goanya sendiri masih di atas dan harus menaiki beberapa undakan tangga kesananya. Biaya masuk lebih mahal dari Goa Tabuhan, yaitu Rp 5,000 per orang plus kendaraan Rp 2,000. Seperti biasa beberapa guide langsung menawarkan jasanya untuk menemani kita selama di dalam. Dan aku yang memang mau mendengar cerita-cerita apapun tentang goa ini ga keberatan makai jasa salah satu dari mereka. Bedanya, rata-rata semua guide di Goa Gong ini perempuan ;). 

Berbeda juga dari goa sebelumnya, di sini kita harus menyewa senter dengan harga Rp 5,000, tapi ongkos si guide tetep seikhlasnya ;p. Dan selama touring singkat kita ke dalam goa, seorang fotografer lepasan juga ikut ke dalam dan menawarkan foto-foto langsung jadi dengan hanya membayar  Rp 20,000 per lembar. Mahal sih, apalagi kita bawa kamera sendiri kok. Tapi karena  kasian ama orangnya :D, jadi ya udahlah, kita pake juga deh jasanya. Lumayan ada yang motretin di dalam.

Melewati banyak kedai menuju ke goa
jalan ke atas goa

 

Goa Gong ini, jauuhhh lebih GEDE dan BAGUS dibanding Goa Tabuhan. Panjangnya 300 meter, jadi PP kita menempuh 600 meter. Ada beberapa ruangan utama di dalam, kalo ga salah 6 buah. Bagian dalamnya udah dibuat rapi, lengkap dengan tangga-tangga yang bagus untuk turun dan naik mengelilingi goa. Lampu berwarna-warni juga dipasang di setiap sudut goa, sehingga terpantullah warna-warna antara biru, merah, kuning, pink, hijau dan jingga. Stalaktit dan stalakmitnya sendiri bukan sembarangan batu. Tapi jenis batuan onyx, kristal, marmer, giok dan akik. Aku paling suka dengan batu kristal, satu-satunya batu yang paling mudah dikenali karena pantulan kristalnya yang berkilau. Bahkan saat kita foto di depannya, kilau kristalnya terlihat jelas.
Pintu masuk goa

 

 

Lain lagi dengan  batu onyx, membedakannya dengan cara menyorotkan cahaya senter dari balik batunya. Onyx yang asli akan tembus cahaya kalo disinari.

Batu yang terbesar se ASIA
Stalaktit dan stalakmitnya nyaris bertemu

 

Dan di dalam goa itu, terdapat batu cantik, kalo ga salah jenisnya Onyx, terbesar se-ASIA!! Dan batu ini bahkan masih terus tumbuh!

Juga ada batu kristal besar yang penuh dengan kilauan. Iiihh rasa-rasanya pengen bawa pulang untuk dijadiin lampu hias ;p
Batu kristal…Liat kilauannya…

 

Tapi batu Gongnya sendiri yang bisa berbunyi seperti gong kalo dipukul, ga begitu istimewa. Aku lebih tertarik melihat batu kristalnya yang berkilau ato onyx yang bersinar.

Lalu di dalam goa juga terdapat 3 sendang (kolam) yang menurut kepercayaan dapat menyembuhkan penyakit dan bikin awet muda. Kolam-kolam ini terbentuk dari tetesan air yang jatuh, dan karena dasarnya terbuat dari batu, bukannya tanah, airnya juga ga habis terserap. Banyak orang-orang yang datang ke goa ini untuk mengambil airnya dengan  tujuan penyembuhan.
Salah satu sendang yang airnya katanya bisa menyembuhkan
Sendang lainnya
Batu Onyx

 

Terakhir, kita juga melewati 1 bagian dalam goa yang  masih tertutup untuk umum. Itu adalah goa yang baru ditemukan, tapi karena masih terdapat gas di dalamnya, goa ini  tertutup untuk orang luar sampai pihak pengelola yakin sudah  aman untuk dimasuki.

 

Overall,aku suka goa ini ^o^. Rasanya bagaikan ada dalam dunia bawah tanah yang penuh dengan kilauan harta karun. Tangga yang dibuat untuk masuk dari 1 ruangan ke ruangan lainnya, walopun curam, basah, licin dan sedikit sempit, tapi sangat menolong memudahkan wisatawan untuk berjalan di dalam goa. Masing-masing batu, baik stalaktit , stalakmit, batu tiang atopun batu tirai, memiliki bentuk unik dan cantik. Kontras perbedaannya dengan goa serupa yang kita masuki sebelumnya. Udah ga penting lagi apakah batu-batu di sana bisa berbunyi seperti gong ato ga, karena melihat tampilannya saja, udah bikin aku terkesima dan ingin memotret semua sebanyak-banyaknya ^o^.

Batu tirainya cantik ^o^

6 tanggapan untuk “GOA GONG, GA SEMUA GOA ITU SERAM…”

  1. cumilebay.com berkata:

    Aku suka goa ini, cantik banget. Eh kita dapat foto2 pake jasa mas2 yg jaga disana dan hasil nya bagus2 dan hasil jepretan kita sendiri ancur semua hahaha

  2. Vari Sapi Lucu berkata:

    Ini dimana lokasi tepatnua Fan? Menarik juga bwt dikunjungi nih

  3. BACKPACKTOR.COM berkata:

    Nah ini juga masuk dalam daftar kunjungan nanti hehehehe 😀 Pokoke Pacitan !

    • goa2 nya wajib lah…. kalo yg goa tabuhan ga suka, at least goa gongnya jgn sampe lupa… eh tapi ini searah semua kok win… goa tabuhan yg dilewatin dulu… mnding didatangin lah walo ga secantik goa gong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

«

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.