D'Cat Queen

Because Travelling is not just a passion, it is a life need!

MENU

Apr 2012

27

EUROPE TRIP (PART 3) EXPLORING THE BEAUTY OF BEOGRAD, SERBIA

Ga pernah terpikir aku bakal menginjakkan kaki ke bekas negara pecahan Yugoslavia ini. Jujur de, apa sih yang terlintas pertama kali kalo denger nama SERBIA? 🙂 Pasti jawabannya, PERANG, iya kan?;p

Papa yang ngusulin kita datang kesana pas weekend, naik mobil, trus nginep di rumah diplomat Indo sana yang kebetulan juga temen Papa Mama, Keluarga Tante Rita Himawan.

Visa Serbia diurus Papa, di kedutaan Serbia yang ada di Bulgaria. 1 hari langsung selesai, dan ga perlu foto, orangnya juga ga perlu dateng ;p

Menjelang berangkat, masih belum kebayang apa yang bakal aku liat di Serbia nanti. Dalam pikiranku, orang-orangnya mungkin dingin, kejam, mengingat perang nya dulu lumayan lama dan memakan banyak korban.

Perjalanan kesana kurang lebih 6 jam-an (kalo ga salah inget)..Sepanjang jalan kita ngelewatin jurang, batu-batu karang besar di pinggiran, dan semakin mendekati Beograd, mulai terlihat areal perkebunan yang tidak terawat,rumah-rumah penduduk yang banyak hancur (mungkin akibat perang).. Dengan kata lain, menyedihkan..

Tapi, semakin memasuki kota, keadaan mulai berubah. Rumah-rumah bagus terlihat berderet. Pertokoan-pertokoannya rame, orang-orang yang lalu lalang juga terlihat ramah.. Mulai sedikit lega. 😉

Keluarga tante Rita menjemput di tempat yang udah dijanjiin. Supaya kita ga nyasar .  Baiknya lagi, 1 supir KBRI Beograd dipinjemin ke kita supaya ada yang nunjukin jalan selama kita di sana. Namanya Jovan Bjedov (Dibaca: Yoan) . Badannya tinggi, ramah, bisa berbahasa Indonesia sedikit-sedikit , masih sangat muda dan kemampuan bahasa Inggrisnya lebih dari lumayan.

Karna hari sudah menjelang sore, kita hanya dibawa keliling kota Beograd. Singgah di taman-tamannya yang rapi, dan ngopi-ngopi di salah satu cafe yang suasananya Eropa banget.

Kita juga ngelewatin sekelompok pengamen jalanan yang bawain lagu-lagu ceria dan ditampilkan secara kreatif, karena mereka membawa sebuah boneka yang dibuat sedemikian rupa supaya menari mengikuti irama lagu.

Malam harinya kita diundang hadir di acara penyambutan Dubes baru Indonesia untuk Serbia. Diadain di restoran khas Serbia gitu..Dan makanannya…. gosh…I love Serbian foods . Dari 4 negara Eropa yang aku datengin ini, Serbia juaranya. Mulai dari Sup Rusa, steak, aneka barbeque, semuanya enak dan cocok ama lidah Indo yang terbiasa dengan makanan yang kaya bumbu. Daging Rusanya lembut, kuah supnya kental, hangat dan gurih.. Cocok banget untuk suasana winter waktu itu. PERFECTO!!  Acara penyambutan Dubesnya udah ga aku perhatiin lagi. Ga penting, dan lagipula, ga kenal..

Acara besok paginya, yuhhuuuu…. kita akan ke Avala Tower, Museumnya Joseph Broz Tito, Museum Senjata, Gereja terbesar di Serbia, makan siang, ke KBRI sebentar, lalu balik ke Bulgaria ^o^

1. Avala Tower
Letaknya di Avala, deket Beograd. Ini merupakan the highest building in Beograd (Belgrade). Bagian bawah tower ini membentuk 3 kaki, dan karena itu sering disebut ‘Serbian Tripod’.

 

Pengunjung bisa naik ke atas melalui express elevator, dan melihat pemandangan cantik Beograd dari atas.

Pada saat perang, Avala Tower jadi sasaran utama NATO untuk dihancurkan. Dan serangan bom besar beberapa kali, akhirnya menghancurkan Avala Tower pada bulan April 1999. Di tahun 2004, Radio Televisi Serbia mengadakan raising fund events untuk membangun kembali Avala di tempatnya semula. Lalu tahun 2006, pembangunannya dimulai, dan  2010 akhirnya Avala Tower dibuka kembali untuk umum.

Turun dari tower, kita bisa berkeliling di taman-taman sekitar yang bersih dan terawat. Banyak orang-orang menjual souvenirs di pinggiran jalan, tapi tetap memperhatikan kebersihan tempatnya. Mereka yang masih merupakan negara miskin aja bisa sadar tentang itu. Kenapa di Indo kok susah banget ya..
Di salah satu taman, ada bangunan tinggi besar yang unik menurutku. Karena bangunan ini hanya berbentuk kotak yang tinggi, dan dikelilingi patung wanita raksasa sedang menjunjung sesuatu di kepala mereka. I’d asked Jovan the name and meaning of that building, but he also didn’t know. Kita naik ke bangunan itu, dan di dalamnya hanya ada 2 kuburan tanpa nama. Menurut Jovan, itu adalah kuburan para prajurit yang tidak dikenal ketika perang dulu.
Kuburannya amat terawat baik. Diberi marmer dan karangan bunga yang bagus. Even sampai dibangun sebuah bangunan tinggi besar begini, hanya untuk mengenang pahlawan tanpa nama ini.. Serbia bener-bener menghormati para pejuang-pejuang mereka. Salut untuk negara ini.
Musium Perang

2. Museum Perang dan Senjata
Setelah itu, Jovan, mengajak kita ke sebuah museum di mana memamerkan banyak sekali peralatan perang dan senjata-senjata yang digunakan saat perang dulu.  Wuaahhh..lengkap banget ^o^ . Dari tank-tank baja yang bermacam bentuk, meriam-meriam, senapan api dan mesin, bom-bom yang digunakan, pesawat tempur…komplit plit ada di sini semua.
 Gileee… sehebat apa perangnya dulu itu??Dan semua ini, masih sangat terawat dan ramai  dikunjungi turis.

3. Museum Josip Broz Tito

Tempat berikutnya, ga lengkap rasanya ke Serbia kalo kita tidak singgah ke tempat ini. Museumnya Joseph Broz Tito. Mantan pemimpin Serbia yang sangat dikagumi dan dihormati oleh masyarakatnya.
Di sini kita bisa melihat ruangan-ruangan yang dulu pernah dia gunakan, trophy dan lencana-lencana yang pernah dia terima, patung dan monumennya, foto-foto yang tak terhitung banyaknya, lalu ada juga makam putih besar dengan nama JOSEPH BROZ TITO menggunakan hurup emas di atasnya.
 Oh ya, di sini ada juga foto Tito dengan mantan Presiden RI pertama  Bung Karno loh.. Menurut Jovan, itu ga aneh, karna bung Karno adalah temen deket Tito pada saat itu. Dengan kemampuan memimpin Bung Karno dulu, ga heran kalo Indonesia sangat dihormati oleh negara-negara komunis jaman dahulu.

Keluar dari museum, Jovan membawa kita ke sebuah gereja terbesar di Beograd. Tapi sorry banget, penulisan namanya susah dan aksaranya juga aneh. Aku bener-bener ga inget nama gereja yang waktu itu disebutin Jovan. Tapi memang bagus dan sejuk banget di dalam. Ada banyak orang beribadah, tapi turis-turis diberi tempat untuk bisa melihat-lihat di dalam.  Puasss banget pokoknya ^o^
Menjelang siang,  perut udah laper, dan kita mampir di restoran yang Jovan rekomendasiin. Banyak orang-orang Indo yang dia anter makan di tempat ini katanya. Dan begitu buku menu diedarin, jeng jenggg..hahaha..cuma bisa bengong baca menunya. Semua tertulis dalam bahasa Serbia. Terpaksa Jovan harus mentranslate semua menu-menu itu supaya kita ga salah pilih mesen menu yang diharamkan ..

Dan pilihan jatuh ke Steak Special. Harganya kalo di convert ke IDR, sekitar 70rb Rupiah. So jujur aja, aku ga expect itu menjadi steak yang bener-bener special dengan harga cuma IDR 70 ribu . Tapi tau apa yang aku dapet?!
Goshhh…The portion was heaven…Potongan dagingnya gede, lembut, dimasak dalam tingkat kematangan sempurna (aku biasa makan medium rare), plus kentang goreng yang generous, dan roti hangat.. Rasanya…. LUAR BIASA Enakkkk ^o^

I love this country so much.. Kenyangnya, jangan ditanya..I was definitely full.

Puas makan, kita singgah ke KBRI dulu untuk pamitan ama semua. Kebetulan karena akan diadakan bazaar, semua orang-orang KBRI banyak ngumpul di sana. Foto-foto dengan mereka sebagai salam perpisahan, sebelum akhirnya kita  kembali ke Bulgaria.
Aku bener-bener suka dengan Serbia. Negara ini tidak seperti yang disangkakan banyak orang. Tidak ada lagi PERANG di sini. Walopun harus aku akui, beberapa gedung yang setengah rusak akibat dibom oleh NATO, masih dibiarkan berdiri.  Negaranya indah, masih terkesan klasik, makanan yang enak (cocok untuk lidah orang Indo), orang-orangnya sangat ramah dan murah senyum, dan segala sesuatunya sangat murah di sini. Bener-bener surga untuk para  backpackers di luar sana 😉
Gedung yg pernah dibom NATO
Central kota yang rame
Masih di Central Kota
Suasana winter di bulan November yg ga begitu dingin 😉
Kuburan para pejuang Serbia
Kota yang mencoba bangkit dari perang
Bersih, Indah, dan ga bakal nolak untuk kembali lagi
Eropa nan Klasik 😉
Visa Serbia, Tulis Tangan dan Tanpa Foto ;p

4 tanggapan untuk “EUROPE TRIP (PART 3) EXPLORING THE BEAUTY OF BEOGRAD, SERBIA”

  1. agatha mia berkata:

    Pagi, sy mau bertanya visa serbia itu dlm bentuk sperti apa ya? stiker ataukah seperti surat? krn sy baru pemula untuk melancong ke negara ini, Terimakasih 🙂

    • hai…visa serbia itu hampir sama ama visa2 yg lain, di tempel dlm bntuk stiker jg…tapiiii…kalo dulu saya di tulis tangan ;p ga tau deh kalo apply visanya di kedutaan Serbia di Indonesia bkl di tulis rapi (computerised) ato manual jg…

      soalnya yg punya saya apply dari kedutaan serbia di Bulgaria mba 😉 ..Oh iya, aku attach foto visanya di atas ya.

  2. Ini tulisan jadul beda banget sama tulisan yang sekarang, Mbak. Hehehe. Cara berceritanya yang ini masih agak kurang. Kalo yang sekarang udah keren. 😀
    Daging rusa enak juga, kah?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

«

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.