D'Cat Queen

Because Travelling is not just a passion, it is a life need!

MENU

Jun 2021

11

REVIEW SPOT KULINER: PIZZERIA CAVALESE

review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese

REVIEW SPOT KULINER: PIZZERIA CAVALESE ~  Gara-gara nonton drakor lawas  PASTA, aku fix langsung pengeen bangettt nyobain makanan Italia, saking ngilernya tiap kali liat para chef di drama itu sedang masak pasta. Giniii nih  :p, kalo udah berkaitan kuliner, pasti cepet tergoda dan semangat nyari tahu di mana bisa nyobain. At least kalo ga bisa di negara asal, cobain versi KW  di negara sendiri :D. BTW yang udah nonton PASTA, suka dengan chef yang mana? Aku paling nunggu-nunggu penampilan Philip. OMG aku kirain awalnya cewe, cantik soalnyaaa hahahaha.

 

Babang Philip yang cantik :D. Photo source: pantip.com

review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese

 

Balik ke cerita, mulai deh nyari-nyari restoran Italia yang otentik, tapi ga pake Lard (minyak babi) dan pork di Jakarta, yang manaaaa itu susyeeee. Kalo yang GA OTENTIK mah banyaaaaak. Tapi yang beneran Italia, dan halal, itu harus usaha.

 

Sempet ketemu di daerah Cengkareng, rekomendasi dari mas Riza Firli, tapi sayangnya tutup sejak pandemi :(. Mungkin karena aku trus-trusan mencari informasi restoran Italia, algoritma ads di IG langsung munculin 1 nama restoran Italia yang mengklaim rasanya Mamamia banget, dan halal pastinya,  PIZZERIA CAVALESE, yang terlokasi di 2 tempat,  Sunter dan MOI (Mall of Indonesia).

 

Aku memilih yang di Sunter walopun MOI jauh lebih deket, hanya karena bintangnya di Zomato, lebih tinggi daripada cabang MOI. Juga karena masih agak serem ke mall.

 

 

ALAMAT PIZZERIA CAVALESE

Lokasi yang di Sunter ini ga susah kok nemuinnya. Deket ama danau Sunter, dan tempatnya ruko 2 tingkat. Aku langsung reservasi dan dikasih pilihan mau yang outdoor atau indoor. Jelas Indoor supaya aman dari asap rokok :D. Lagian gerah pastinya kalo makan outdoor.

 

Cavalese cab Sunter

review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese

 

Pizzeria Cavalese 1: RUKO Green Lake Sunter. Jl. Danau Sunter Selatan no 15

Pizzeria Cavalese 2: Mall Of Indonesia, Kelapa Gading, Ground Floor Unit C1 (Lobby 4)

 

 

TENANG, DI SINI PATUH AMA PROTOKOL KESEHATAN

Prokes di Cavalese menurutku sih udah oke yaa. Suhu tubuh diukur sebelum masuk, disediain tempat cuci tangan , semua piring yang disajikan ditutupin plastik dan disediakan amplop untuk menyimpan masker saat makan. Tapi aku mah selalu bawa tempat masker sendiri dari dulu :p.

 

 

DESIGN BAGIAN DALAM RESTORAN

Cakeeep sih. Baru masuk aja udah ngerasa yakin kalo makanannya bakal sesuai citarasa :D. Lantai bawah sedang rame saat itu. Jadi aku hanya fotoin yang di atas.

 

Begitu  naik tangga, mata pasti terpaku ama dindingnya yang dicat hitam, tapi dengan aksesoris lampu dan banyak foto tertempel. Hobi narsis, pasti gatel pengen brenti :p.

 

review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese

 

Lantai atas memang ga terlalu luas, tapi spacenya nyaman dan diatur supaya ga desak-desakan sesuai prokes.

 

Pintu kaca memisahkan antara ruangan outdoor dan indoor.

 

Yang aku suka, interior kayu yang dipakai, menimbulkan suasana warm dan nyaman.

 

review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese

 

Satu positif poin  aku appreciate, staffnya sigap memberikan kertas dan pensil warna yang bisa dibawa pulang untuk masing-masing anak supaya ga rewel sembari nungguin hidangan. Karena jujur menunggu pizza-nya mateng memang lumayan butuh waktu cukup lama.

 

review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese

review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese

 

 

ANEKA MENU YANG DIPESAN

Iniii nih yang tersulit. Karena berasa pengen nyobain semuaaa hahahaha. Tapi pada akhirnya aku memilih:

•Angel Hair Tartuffo (Rp135,000)

•Rosa Salmone (Rp75,000)

•Pepperoni Pizza size small (Rp54,000)

•BBQ Manzo Pizza size small (Rp65,000)

•2 steak Bistecca di Wagyu (@Rp198,000)

•2 Fresh Orange (@Rp32,000)

•2 Fresh watermelon (@Rp30,000)

•2 Pure Chamomile tea (@Rp30,000)

 

Ntah kenapa kedua asistenku ga terlalu doyan masakan Itali, dan akhirnya memilih steak :D. Yo wislaaah… Aku memang selalu bebasin mereka untuk pilih menu sesuai lidah masing-masing, kecuali mereka minta dibantu untuk memilih. Ga pengin aja kalo aku pilihin, tapi ternyata ga sesuai dan ga habis, bikin mubazir.

 

review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese

 

*Harga belum termasuk Tax dan service tax

 

 

GIMANA RASANYAAA??

Memang agak lama menunggu semua makanan tersaji, karena semua dimasak fresh saat orderan masuk. Pizzanya juga butuh waktu untuk dibakar.

 

Tapi ga sia-sia nahan laper  sekitar 20 menitan, karena menurutku rasanya lumayan memuaskan. Ada siiih beberapa minus poin, tapi ga bikin kapok untuk kesana lagi kok.

 

Untuk Angel Hair Tartuffo: pasta yang dipakai jenis tipiiis, makanya disebut angel Hair. Dimasak dalam cream sauce, Mix jamur, lalu ditambahkan truffle oil dan truffle paste yang bikin harganya lumayan mahal :D, walo masih dalam jangkauan rangeku.

 

Enaaaaak sih, tapi porsinya terlalu banyak. Truffle, untukku pribadi, lebih cocok di porsi kecil, karena rasanya semakin lama malah bikin eneg. Makanya aku lebih memilih semua hidangan yang memakai bahan truffle, disajikan jangan terlalu banyak. Opini pribadi loh yaaaa 😉

 

Angel Hair Tartuffo

review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese

 

Rosa Salmone, pasta yang aku pilih karena namanya keren wkwkwkwk. Tapi ini sebenernya spagety yang dimasak dengan garlic, olive oil, tomat ceri, aragula, taburan Chili flakes, dan potongan salmon yang dimasak pan seared.

 

Suka bangetttt ama salmonnya, perfectly cooked, ga kematengan. Berasa fresh dagingnya. Sayaaaang, ga diikuti ama tekstur  mie spagety yang menurutku masih agak keras,  undercooked :(. Rasa bumbu padahal udah pas, ga terlalu asin, little bit spicy.

 

Rosa Salmone

review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese

 

Untuk kedua Pizza, Pepperoni dan BBQ Manzo, paling juaraaaaak!! Ini tipe Italian Pizza yang tipiiiis, dan dimasak di tungku. Tapi jangan salah, walo kami pesen size small, kenyataannya, small mereka sama dengan size medium di Pizzahut wkwkwkwk. Bisa untuk 6 iris.

 

Pizza Pepperoni

review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese

 

 

Pizza BBQ Manzo

review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese

 

 

Ga nyangka lumayan banyak…

 

Yang pepperoni kesukaan anak-anak. Gurih dan ga pedes. Aku lebih suka BBQ Manzo, dengan kombinasi gurih manis. Trus ada topping fried onion ring. Ditambah olesan saus BBQ, potongan daging, onion, smoked cheddar dan Mozarella. Mungkin awal-awal agak aneh karena rasa manisnya. Tapi lama-lama kok jadi enak malahan.

 

Cuma steak yang aku ga icip, secara pesanan kedua asisten. Tapi dari penampakan aku yakin rasanya delizioso ;).

 

Tampilan Steaknya para asisten, Bistecca diWagyu

review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese

 

 

SUMMARY

Rekomen, untuk makan-makan bareng keluarga, kolega ato temen. Sekedar nongkrong ato bicarain bisnis juga oke. Harga masih reasonable, apalagi dengan porsi besar begitu.

 

Ditambah service dari para staff yang responsif, baguuuuuus dan ramah banget ketika menyambut dan menghantar tamu yang mau pulang ke pintu kluar, aku jadi lumayan impressed ;). Mau balik lagi? Pastinyaaa ;). Masih pengen nyobain menu-menu lain dari Cavalese.

 

review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese review-spot-kuliner-pizzeria-cavalese

 

 

74 tanggapan untuk “REVIEW SPOT KULINER: PIZZERIA CAVALESE”

  1. Jagawana Kimi berkata:

    Huaaa… Aku tergoda dengan pasta dan steaknya. Jadi ingin. Aku pesan yang di dekat-dekat saja dulu lah kalau begitu. Hehehe.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Mba Kimi ga di JKT yaa :). Akupun kalo udh pengen banget Ama makanan, tp ga Nemu yg otentik, ya sudahlaah, coba yg KWnya pun gpp :D. Terobati dikit

  2. Khanif berkata:

    wih enak ya makan pizza, aku seumur hidup belum pernah makan yang namanya pizza, di desa mah gak ada makanan ini mbak :D, eh tapi ada sih yang jual pizza kayaknya pernah lihat, cuman belum sempet beli 😀

    btw selain makananya enak temlatnya juga nyaman ya mbak, jadi makin betah kan 😀

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Tapi masalah pizza itu rasanya suka beda2 nif. Pizza khas Italia Ama pizza hut aja rasanya beda banget :D. Krn pizza hut itu pizzanya khas Amerika, bukan Italia. Makanya kdg ada org yg ga suka Ama pizza italia Krn menurut dia rasanya aneh. Padahal sbnrnya dia terbiasa makan pizza yg khas Amerika yg mana bumbunya memang ga kayak pizza Italia :D.

  3. Mugniar berkata:

    Intinya, Pizzeria Cavalee ini recommended, ya. Mantap deh, jadinya buat yang nyari resto yang original dan halal, gak ada saingannya ya sekarang. Oya, seramai apa waktu ke sini, Mbak?

  4. ariefpokto berkata:

    senangnya membaca review Kakak yang menyeluruh, karena kadang bingung mau makan makanan italia yang ok dimana. Pizzeria Cavalese ini menunya banyak dan variatif juga ya. Sejujurnya tertarik sama yang Rosa itu, enak juga kali pasta pakai salmon, jarang-jarang kan ya

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Iya mas, salmonnya enaaak. Aku memang suka Ama salmon. Diapain aja enak sih. Dijadiin topping spaghetti ginj juga juaraaak 😉

  5. Evhy berkata:

    Jadi pengen makan pizza juga liat fotonya. Auto lapar buka tulisan ini pagi-pagi.

  6. Hermansyah berkata:

    Pizza BBQ Manzo-nya bikin ngiler soalnya udah lama banget ngga makan pizza sampai lupa tahun berapa terakhir makannya. Tempat memang asik dan tertata dengan baik mungkin kalau bukan lagi pandemi mungkin tempat ini ramai dengan pengunjung.

  7. Kang Nata berkata:

    Liat – liat makanan yang sudah di Foto…koq dompet ekeq kayaq bergetar gitu yah,hahahah….

  8. DiCapriadi berkata:

    Aku tertarik sama Steak nya, tapi kalau dikasih pizza nya ga akan nolak tentunya

  9. Bayu Kurniawan berkata:

    Pagi2 kan ngelihat ini.. ASTAGA… ngilerrr beudd Mba 🤣😅🤤🤤

    Itu spagettinya. hmmm looks amazing and delicious *pke gaya ngomongnya chef arnold..

    Ngomongin salmon.. hahaha. kemarin2 pas main ke supermarket nyoba2 beli salmon. Terus aku deep fried Mba Fanny 🤣🤣 pke tepung.. wkwk. pas tak posting di WA, auto dibully.. wkwk 😆😅 pada nanyain why??

    Steaknya juga terlihat enak.. mashed potatonya.. hhhmmm beda banget ya sama yg kemarin bayu bikin.. haha *yakali sama 😂😂

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Apaaaa, salmon digoreng tepung??? Wkwkwkwkwk ga heran dibully bay. Salmon itu enaknya mentah malah, jadi sashimi hahahahaha. Kalopun dimasak, jgn lama2, ntar kering :p.

      Ya Allah aku ngakak lagi bayangin mashed potato pake SKM 🤣🤣🤣. Haduuuh penasaran pengen coba.lgs bayangin muka Andrew pas makannin :p

  10. Jaey Zone berkata:

    Padahal minyak babi itu yang katanya bikin makanan jadi makin lezat, mbak. Huhahaha

    Bagus pelayanan restonya, mulai dari memikirkan anak2 dgn memberikan pensil dan buku gambar hingga di antar keluar pintu saat pulang.

    Dan menu2nya juga tampak lezat2, saya hitung2 total yg di pesan Rp. 500rb lebih hehe, cuma itu atau ada biaya tambahan lain gak mbak, hihi.

    Terus itu botol di dekat buku menu, itu boleh di minum gak mbak, sepertinya itu Anggur merah ya, kelihatannya enak juga itu. 😋🤣

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Wkwkwkwk katanya memang gitu mas jaey. Minyak babi yg bikin msakan LBH sedap. Kalo LG ga di JKT sih, aku ga terlalu mikirin, tp Krn di JKT gimana duunk :p.

      Oh botolnya cuma hiasan mas. Bisa sih dipesen, Tapi haroooom wkwkwkwkwk.

  11. Zam berkata:

    aku jadi ingat sebuah restoran pizza italia di dekat kantorku di Berlin.. sangat otentik, karena yang jual orang Italia dan banyak teman kantor dari Italia mengkonfirmasi menunya otentik..

    restonya menarik karena di dindingnya penuh dengan coretan dan grafiti, menggambarkan era perlawanan masa itu.. setiap kali ke sini, menu yang kupesan adalah “pizza Funghi” yang hanya berisi pizza dengan topping jamur champignon.. tiap memesan di sini kudu sabar, karena pizza dibuat dengan tungku api..

    dari ngobrol dengan teman-teman orang italia, jadi tahu bahwa tidak setiap pasta bisa masuk dengan sausnya.. bolognese misalnya, hanya bisa dipakai di spaghetti.. tidak bisa dipakai di fuscilli, misalnya.. mereka akan tersinggung kalo misal di resto, disajikan fuscili dengan saus bolognese.. juga misal oglio-olio.. ternyata ya itu diambil dari nama sausnya, bawang putih dan minyak (zaitun).. udah gitu doang.. 🤣 atau bolognese yang memang berasal dari Bologna..

    duh, aku jadi kangen dengan masa-masa ngantor, euy..

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Ya ampuuuuun senengnya kalo ada temen asli yg menjelaskan gitu mas. JD lebih ngerti ttg kuliner khas negara mereka.

      Aku dikash tahu temen yg pernah ke Itali, makanan di sana itu cuma ada enak dan enak bangettttt. Dia bilang even penjual pasta pinggir jalan, pastanya luar biasa enak. Malah justru yg begitu yg enak. Walopun dlm hati aku nanya, tp halal ga hahahhaa.

      Aku masukin Italia sih dlm bucket listku, hanya utk kulineran nanti :D. Saking sukanya Ama kuliner mereka.

  12. Lukman Hakim berkata:

    Makasih review nya kak, kebetulan sedang cari2 spot kuliner yang cocok… 🙂

  13. Hicha Aquino berkata:

    Aku baru tau kalau masakan itali yang otentik itu pake Lard 🙁
    Cara taunya resto itali di Jakarta halal atau nggaknya gimana ya, kak?
    Cuma bisa dari label halal MUI sajakah?

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Hahahaha biasanya ga ada MUi nya Cha. Mau ga mau liat dr menunya, dan tanya ke restorannya :D. Mereka pake babi ATO lard ga :D. Aku nanya sih kemarin itu. Makanya berani makan di sini 🙂

  14. Diani Sekaring Sejati berkata:

    Wow mantul bener makanan-makanannya, bikin ngiler. Aku selalu suka pizza Italia yang dibakar di tungku. Kalau ke Jogja, cobain pizza Italia di Jl. Prawirotaman (aku lupa nama restonya hahaha).

    Keren sih restonya sampai nyediain pensil warna dan kertas buat anak-anak biar nggak bosan nunggu. BTW asistennya hebat banget doyan steak Mba, hihihi biasanya asisten kurang doyan makanan Londo.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Asistenku udh sering aku ajakin makan kemana2 mba, JD lidahnya udh bisa hahahaha. Awal2 DTG dulu, boro2 steik. Di ajak makan McD aja nolak :p. Lgs aku biasain Ama makanan yg western dan Jakarta :p. Biar kalo diajak traveling ga susah makannya.

      Siiip, yg di Jogja ntr aku catet. Pasti aku datenginm secara aku slalu doyaaan masakan Italia. Apalagi yg otentik

  15. nyi Penengah Dewanti berkata:

    Mba Fan aku pengen stiknya ih. Udah tahunan nggak makan stik ya amplop
    di desa nggak ada stik mbak. Hiks. Semua makanan yang disajikan kesukaanku. Kangen juga makan pizza, eh di rumah ada spageti ntar mau masak itu ah wkwkkw mba Fan bikin ngiler sih

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Mba Nyi, kalo ke Jakarta kabarin aku , ntr aku ajakin kuliner di tempat2 yg aku pernah datangin. Mba yg pilih tempatnya ;).

  16. Ria berkata:

    aku paling ngiler deh ngeliat pasta :))) biar orang suka ngeledek, kok pesennya spaghetti melulu… tp ya gimana dong? ini menu aman dan jrg kejadian gak cocok di lidah.
    Aku setuju, yg Rosa Salmone namanya cakep ya, dan penampakannya mengundang sekaleeee… Salut juga utk staff2nya yg langsung kasih hiburan buat para bocah. Nunggu 20 menit itu lama euyyy… Walau memang worth it sama makanannyaaa

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Hahahahah beneeer mba. Buatku spaghetti itu menu teraman sih, drpd pizza. Dan sbnrnya ngenyagin bangetttt. Diliat sepintas kecil yaa, ternyata banyaak hahahha. Makanya aku LBH suka oesen spagehtti juga kalo ke Italian resto gini. Pizza itu udh pasti anak2 soalnya 😀

  17. tukang jalan jajan berkata:

    seneng banget kalau ada pizzeria nih, aku juga suka bertandang karena biasanya ada beberapa menu otentik yang enak juga buat dimakan. duh jadi pengen makan pizza

  18. Nia Haryanto berkata:

    Aduh bikin ngiler. Udah lama gak makan pasta dan pizza. Bikin kepengen makan malam lagi nih 😁

  19. Reyne Raea berkata:

    Ya ampuunnnn, lapar dah liat steak nya hahaha.
    Lalu membayangkan Pizza yang tipis dengan toping yang banyak hahaha.
    Kebalik dari pizza kebanyakan yang rotinya tebel, topingnya irit hahaha.

    Memang wajar banget sih harganya ya Mba, melihat dari makanannya, bener-bener memuaskan.

    Rosa salmone nya juga enak tuh Mba keliatannya, beda tampilannya ama si angel hair itu, tampilannya kurang menarik, dan ternyata juga lumayan eneg kalau banyak ya.

    Padahal dari fotonya kayaknya nggak banyak-banyak amat Mba 😀
    Tapi memang lebih pas yang si salmone itu Mba.

    Duh lapar.
    Sesekali pengen deh mencicipi makanan kayak gini, tapi yang benar-benar taste nya yang ditawarkan, bukan a la- a la

    Soalnya kalau a la a la, mending saya bikin sendiri di rumah, beli bahan aja, jadi dah, dapat banyak pula, hahahaha (dasar sok irit padahal pelit :D)

    Kalau makanan enak gini kan sulit dimasak sendiri, kalau ga makan di tempat yang jualan menawarkan kepuasan kayak gini 😀

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Aku tuh suka sebel Ama makanan Italia, dr segi plattingnya Rey. Seriiing banget piringnya guedeee, tp pastanya kliatan seuprit hahahahha. Trus mikirnya duuuh ini kurang kayaknya. Ternyata pas dicoba lumayan banyak porsinya. ATO Krn ini Karbo, JD bikin cepet kenyang yaaa :D.

      Iyaaa tampilan si angel hair memang biasa, tp LBH gurih sbnrnya. Cuma ya itu, eneg kalo kebanyakan :p.

      Samaaa Rey, aku juga ga jago kalo hrs bikin menu begini. Italian food diliat gampang dan simple, tp kalo masak sendiri aku gagal Mulu. Udh paling bener belj aja. Ga mubazir bahan2nya :p

  20. Hastira berkata:

    wah tempat yang nyaman, kalau aku bisa ngobrol lama kalau tempat nyaman dan gak ramai

  21. Dedew berkata:

    Di luar ekspektasi ya ternyata menunya, bayangannya pizza small yang datang lumayan gede.. Puas ya…

  22. lendyagasshi berkata:

    Kita sehati banget kak Fan..
    Aku baru aja beres nonton drama yang masak-masakan, jadi pengen bikin listing drama mengenai memasak. Serius, drama Pasta memang bikin laperrr euui…makanan Itali itu walau bumbunya sederhana, tapi gurih.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Samaaaa, akau jg lagi nyari lagi Drakor yg temanya masak mba :D. Suka laper euy kali nonton yg berbau makanan hahahah

  23. Ike Lawbers berkata:

    Halo mba Fan, apa kabarnya?
    Moga sehat selalu bersama fams iyaaa…

    Beneran deh mba, nyari resto Italia yg otentik dan gak pake minyak babi itu susaaaah banget di Jkt. Kudu kerja keras nyari2…

    Beruntung, meskipun susah, tetep ada. And membuat kita yg gak bisa dg mknn tsb bisa lega n hepiiii..

    Btw, atmosphere ruangannya dapet banget, lighting nyaaa, furniture nyaa…duh, nyaman bangettt. Ditambah menunya. Pizza; pepperoni n BBqu Manzo… mantep…

    Harganya sesuai
    Bikin ngileeer🤣
    Hanyang kaditu

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Hai mba ikeeee ;). Mba sehat juga kan ?

      Iyaa mba, kalo udh dpt yg halal, JD berasa tenang makannya. Apalagi kalonudh kepengin bangt kayak aku hahahah. Udh kayak ngidam, padahal ga loh :D.

      Kalo suka pasta, boleh bangt cobain yg ini mba. Rekomen kok 😉

  24. Nurul Sufitri berkata:

    Wow, restoran yang asik, apik, menarik dan bikin pengunjung keengen piknik 😀 Dari tampilan fisik resto dan pelayanan yang baik banget dan foto2 makanannya aja, kelihatan deh menu2nya dimasak spesial. Kalau harga sih ya relatif deh. Mahal tapi lezat sepertinya ga masalah ya dibandingkan murah tapi ga enak hahaha 🙂 Spageti, pizza dan steaknya aku kepengen coba 🙂 Tapi ukurannya kecil ya wkwkwkw. Porsi pasta2nya juga terbilang mungil. Kalau anak bungsuku pasti bisa 3 piring tuh hahaha 😀

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Steaknya 200 gr kok mba :D. Sebenernya gede, mungkin angle fotonya aja yg kurang fokus hahahah. Gede kok itu.

      Tp memang kalo steak, aku LG ga pengen. Tp ntar kesana lagi, JD pengen cobain steaknya.

      Pastany2 sbnrnya banyak. Piringnya yg gede banget, JD berasa kecil hahahaha

  25. Imawati Annisa berkata:

    Auto ngiler, Mbak. Penggemar pizza hadir nih! Hehe. Saya suka banget macem2 jenis pizza, yang tebel mau yang tipis pasti suka. Pasta-pastaan juga doyan sih. Masakan Italia tuh kenapa yaa menggoda iman mulu.

    Dari foto dan review keliatannya oke nih ya, harga dan rasanya sebanding gitu..

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Naaah iyaaa mba. Apalagi kalo udh bertopping kejuuu, uwaaah lgs aku incer ituuu hahaha. Pada dasarnya aku pecinta keju sih. Makanya JD doyan pasta karenakan identik keju

  26. Untari berkata:

    dari harga dan penampakan aku yakin ini enak banget. tipe pizza yang tipis itu brasa aneh buat sebagian orang apalagi yang belum pernah makan pizza itali bukan pizzahut, hehe. Tapi btw bener emang susah banget cari italian resto yang halal.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Iyaaa, sejak ngerasain pizza tipis begini, aku JD ga mau lagi mesen yg rotinya tebel mba :p. Yg tipis memang jauh lebih enak. Krn toppingnya JD LBH berasa yaa 😀

  27. Roem Widianto berkata:

    Nganu, Mbak Fan.. aku belum pernah makan pasta sama sekali 🙈. Di sini gak ada restoran Italia soalnya. Mau bikin sendiri juga kayaknya rasanya malah gak meyakinkan 😂😂😂😂. Satu-satunya yang meyakinkan di sini cuma Pizza Hut. Tapi setiap ke sana selalu beli pizza, gak pernah nyicip pasta. 😋

    Ngomong-ngomong, ini pizza nya tipeku banget, Mbak. Tipis soalnya 🤤. Dan ini ukurannya tergolong gede, padahal katanya small. Wah, idolaku banget ini, Mbak Fan 😆. Kalau ukuran segini harga segitu sih terhitung murah.

    Eh iya, itu free appetizer nya apaan, Mbak Fan? 🙈

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Toossss dulu kita sama2 suka pizza tipis. Akuoun LBH suka yg tipis Krn toppingnya JD lebih strong berasa :D. Naaah iya Roem, kan happy yaa pas mesen mikirnya kecil, ternyata gede jugaaaa hahahha. Cuma kalo tahu segitu, aku mesennya 1 pizza, hahahaha.

      Aku juga ga ada niat mau bikin Roem. Yg udah2 gagal semua rasanya, udh paling bener beli aja :p.

      Appetizer ya ga ada yg free hahahaha.

  28. Desy Z berkata:

    Wahh kalo di medan aq sambangi nih mbak,, ramah anak seperti bya

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Iyaa mba. Salah satu restoran yg menurutku memang ramah anak. Jadi betah sih anak2, ga terlalu rewel 😉

  29. Ang Tek Khun berkata:

    Sesekali suka piza. Namun, tidak yang Italia lainnya 🤭 kecutnya enggak nahan. Lidah saya jawa timuran banget. Apalagi pecel madiun, syurga 🥰

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Hahahaha tergantung selera memang mas :D. Aku sendiri ga semua makanan Italia doyan. Kayak Risotto aku ga terlalu suka. Aneh aja makannya 😀

  30. Astriatrianjani berkata:

    Saya dulu pernah nonton drama korea pasta itu mbk, tapi nggak semuanya. Jadi nggak tahu jalan ceritanya deh.
    Meskipun sering denger makanan pasta ini, tapi saya masih nggak paham mbak, ini sebenernya mie atau bukan sih, atau bahannya beda gitu?😅
    Bentuknya kayak mie tapi lurus ya.

    Lihat foto minumannya bikin haus seketika😁

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Seruuu drakornya mba. Cm agak lama yaa, JD kok ngerasa dandanannya jadul hahahha.

      Pasta itu macem2. Ada yg bentuknya kayak mie, ya spagetti tadi. Tapi ada juga yang bentuknya kayak macaroni ATO Risotto. Kalo suka keju, seharusnya bakal suka menu pasta ini. Aku sendiri LBH suka yg ada campuran keju. Kalo kayak bolognaise ATO pesto sauce ga terlalu doyan

  31. Ucig berkata:

    Undercook ternyata ya mbaa pastanya .. sayang banget deh klo kayak gtu, padahal nampol banget klo pas tuh 😍
    Tapi ttp nggak kapok ksitu ya mba hihi, haduuu steak, udah lama nggak makan itu.
    Aku jg klo di resto milih indoor walau suka outdoor cuma asap rokok bikin malas yaaa mba Fan

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Sedikiiit aja matengnya pas tuh :D. Rasa lainnya enak kok, JD aku ga bakal kapok mau kesana :D. Malah msh pengen Krn penasaran menu lainnya mba.

      Iyaaa, aku ga suka kalo makan , apalagi bareng anak, dikelilingi asap rokok. Mending makan yg indoor deh.

  32. Peri Kecil Lia 🤸🏻‍♀️ berkata:

    Kak Fanny! Yaampun pas banget nget nget baca postingan ini 😂. Si Prikitiew belakangan ini lagi ngidam makan pasta dan pizza yang otentik Italian gitu. Kemarin lihat foto salah satu resto di PIK2, menggiurkan pizzanya tapi kan jauh ya 😂
    Ini pas banget ada di Sunter! Ini deretan Sumoboo kan Kak? Seberang danau persis?
    Aku ngelihat fotonya aja udah ngiler 🤣, apalagi spaghetti trufflenya, aku ngiler ihh. Cuma karena kata Kakak porsinya banyak, kayaknya bisa sepiring berdua biar nggak terlalu eneg 🤭

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Aku lupaaaa ini yg sederet Ama sumoboo ATO ga Li hahahahaha. Ga liat sumoboo. Pokoknya samping Starbucks laah :p.

      Iyaa sebrang danau pokoknya :D.

      Cobaiiin deh. Lumayan kok utk rasa Italian food yg original. Aku msh pengen icip menu pasta lainnya kalo kesana 🙂

  33. Rivai Hidayat berkata:

    Drakor Pasta itu salah satu drakor yang aku tonton mbak fany. Bahkan bberapa minggu yg lalu nonton lagi. Seru sih filmnya.

    Kalau aku sih kepala chef-nya. Kalau ngomong udah mirip kayak orang ngajak berantem.

    Belum pernah makan masakan itali. Tapi sangat menikmati mereka ketika memasak…hehehhe

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Hahahahah kepala chef ya memang nyebelin yaaa :p. Galak banget. Dia keren juga sih, tp tetep babang Philip paling bersinar hahahahah.

      Lgs ngiler aku kalo udh liat menu pasta yg dimasak. Apalagi diicipin juga.. iriii hahaha

  34. Nurrahmah Widyawati berkata:

    Look so yummy kak :’) aku happy banget nih maka beginian. Tapi sayangnya paksu dan anakku yg kedua pengabdi Indonesian food bgt huhuhu. Hopefully, bisa enjoy maka di resto italian food kaya gini sama mereka soooooooon.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Suamiku juga bukan pecinta Italian food mba :p. Kalo anak2 LBH seneng pizza. Jadi masih seneng kalo diajak makan ke resto Italia. Pak suami walo ga suka, tp dia msh mau icipin. Asal ntr aku nemenin dia ke resto favoritnya juga :D. Gantian gituu 😀

  35. Edot berkata:

    Segitu pengennya sampai niat banget browsing2nya ya Mbak, akhirnya ditunjukin sama IG 😀

    Dilihat dari tempatnya juga udah keliatan meyakinkan banget sih, dan ternyata sampe kepikiran para staffnya buat nyediain kertas gambar dan pensil warna biar anak2 ada kesibukan dan nggak jenuh. Ini keren sih …

    Kalau liat foto makanannya sih bikin ngiler banget .. sampe sempet nelen ludah segala~ haha

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Iyaaa algoritma IG dan fb yg ttg referensi shopping sangat membantu sih sbnrnya. Jadi kalo ada pengen sesuatu, trus mereka nampilin segala macam iklan yg berhubungan, mempermudah aku utk cek 1-1 mana yg sesuai mas hahaha

  36. Akbar S. Yoga berkata:

    Sekali mencari kata kunci, nanti ke depannya di explore IG, di toko online, ataupun situs lain bakal muncul lagi itu hal terkait beserta iklannya. Cara kerja algoritma ini lama-lama bisa memengaruhi alam bawah sadar juga. Haha.

    Kalau dari gambarnya, sih, saya jadi lebih tergoda sama steiknya, Mbak. Tanpa mencicipinya, di lidah langsung terasa enak dan bisa memenuhi standar rasa gitu. XD

    Waktu pesan ukuran S, terus malah jadi porsi M (jika dibanding tempat lain) begitu tersaji di meja, ya. Kan terasa habis dapat bonus.

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Sbnrnya itu membantu banget sih Yog :D. Setidaknya aku JD dpt banyaaak referensi, dan bisa aku cek 1-1. Daripada harus nyari sendiri hihihi. Kapan2 aku pengen jg rasain steiknya. Kalo diliat memang enak :D.

      Nah iyaaa, sbnrnya memang JD kayak dpt bonus kalo expect kecil, ternyata yg DTG gedean. Tp ga enaknya, kalo sampe ga abis hahahahha. Ngerasa bersalah JD mubazir.

  37. Eya berkata:

    Pizzanya ukuran segitu dengan harga segitu tergolong worth it banget yaa Mbaa, kalo ke sana sama temen bisa patungan beli 3 jenis pizza kayaknya puas juga 😄

    Btw menurut aku, pasta kalau porsinya sebesar itu bawaannya pasti lebih ke eneg daripada kenyang sih.. Pasta tuh kayaknya memang lebih cocok porsi kecil yaa, karena creamy-nya itu kalau kebanyakan bikin eneg..

    Aku tadi googling apakah di Bandung ada cabang karena kok kayaknya cukup familiar namanya. Eh ternyata yang beda hahaha

    • Fanny Fristhika Nila berkata:

      Naaah iyaaa mba. Pasta apalagi yg creamy sebaiknya memang jgn porsi gede. Kecil aja, Krn bikin eneg kalo banyak. Kecuali yg model oglio Olio ATO bolognaise. Kalo itu ga masalah porsi gede :D.

      Enaaak memang rame2 kalo makan di sini. Krn bisa sharing. Trutama pizza :D.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

«

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archive

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.