Mungkin kalau ga join trip kak Retna, Karni dan Sislin, aku ga bakal kepikiran booking kereta api Panoramic ke Bandung😄. Karena sejujurnya kereta api Panoramic ini lebih mahal dari Whoosh, tapi makan waktu 3 jam untuk rute Jakarta – Bandung . Kalau hanya sekedar nak merasa, boleh laaah coba sekali… Tapi next nya aku lebih suka naik Whoosh, supaya hemat waktu dan bisa eksplor spot wisata Bandung lebih banyak.
Tiket panoramic sendiri one way Rp450,000 , sementara Whoosh hanya Rp350,000 dengan waktu tempuh 30 menit only. So lebih worth it Whoosh, kalau menurut pendapatku yaa. Beda cerita kalau niatnya memang mau merasakan 2 vibe KA yang berbeda, dan melihat view sepanjang jalan menuju Bandung atau Jakarta
PAGI-PAGI MENUJU STASIUN GAMBIR
Kereta berangkat jam 6.35 pagi, so aku harus sudah gerak dari rumah pukul 5.30 am. Agak kuatir juga, sebab tanggal 1 Juni itu hari libur umum, kelahiran Pancasila. Jadi jalanan menuju stasiun lumayan jammed saking ramainya orang-orang yang mau liburan naik kereta api.
Sesampai di stasiun, aku langsung panggil porter, untuk bantu bawakan koper dan sebagai penunjuk jalan. Secara ga hapal ya beib, bagian dalam stasiun, jadi daripada nyasar yaaa kaaaan 😝, mending bayar porter untuk bantu bawa bag dan jadi guide hingga naik ke kereta.
Lucunya di sini, miskom lagi pas porter ketemu temen Malaysiaku 😄. Jadi si mas porter mau sekalian bawakan koper kak Retna.. So dia pun menghulurkan tangan untuk ambil koper kepunyaan si kakak. Oleh kak Retna , dia pula mengira si porter nak ajak salaman. Jadilah kak Retna menghulurkan tangan juga, tapi untuk salaman 😂.
Kelakar pula jadinya kan 😄😄. Tak apalah kak, next dah tahu kalau pakai porter di stasiun Kereta Api Indonesia 😄
Berhubung kami memesan tiket Panoramic, jadi berhak menunggu di Premium Lounge sambil menikmati minuman dan kue-kue kecil.
Perjalanan menuju Bandung lancar… Ga semua view cukup cantik untuk dinikmati. Kebanyakan kereta melewati pemandangan kumuh dari beberapa tempat di sepanjang rute Jakarta dan Bandung. Tapi di saat kereta melewati scenary cantik, masinis akan memberitahu dan melambatkan jalan kereta, supaya penumpang bisa melihat view menarik kiri dan kanan. Staff pun akan memutar arah kursi jadi menghadap jendela.
CHECK IN HOTEL GRAND TEBU
Mengingat koper yang dibawa cukup banyak dan besar, memang ga mungkin geret-geret koper sepanjang perjalanan kami memutari kota Bandung 😂. Jadi sampai stasiun Bandung, wajib ke hotel dulu untuk letak barang-barang.
SATE KHAS ABAH
Lokasi makan berikutnya, kami pilih karena dekat hotel, dan tertarik dengan menu aneka sate. Terutam sate JANDO 😄. Tapi khusus kuliner, aku bakal tulis secara terpisah yaaa 😘
sarapan kami pertama di Bandung, sate khas Abah
WIN PERFUMERY
Dari nama pun dah tahu, spot kali ini hanya menjual PARFUME 😄. Yang memasukkan Win Perfumery ke dalam itin, sudah pasti kak Retna, sebab dia duluuuu pernah ke sini, dan memang suka dengan hasil parfume racikan di sini. Makanya datang lagi untuk kali kedua.
Begitu masuk nih beib, berasa lagi di KL, semuaaaaaaa pengunjungnya bisa dibilang mostly Malaysian 😄. Lumayan lama kami di sini, karena sudah dipastikan kak Retna borong banyak parfume hahahahaha . Sampai akhirnya aku dan Sislin pun tergoda untuk beli juga 😅
ntah kenapa grab pertama salah antar kami ke WIN PERFUMERY yang ini… sebenarnya cabang yang sama, tapi koleksi mereka tidak terlalu banyak. Jadi kamipun jalan kaki sedikit ke cabang yang lebih lengkap, untungnya tidak terlalu jauh
cabang WIN Perfumery yang ini, lebih lengkap koleksinya
banyak juga jadinya parfum yang diborong, padahal niat ga mau beli ;p
23 PASCAL SHOPPING CENTRE
Keluar dari Win Perfumery, lanjut menuju shopping mall 😂. Kali ini demi memenuhi request nya Karni yang ingin mencari Parfume Lokal HMNS. Jadi tahun lalu, aku sempet bawain souvenir Parfume HMNS yang varian Untitled Humans untuk Karni.. Dan alhamdulillah dia suka.. Makanya pas ke Bandung, memang niatnya mau beli lagi Parfume HMNS yang sama 😄.
Kak Retna pula lebih suka Alchemist Parfume. Nasib baik, 2 parfume lokal ini dijual dalam 1 mall yang sama. So, lepas dari HMNS, kamipun menuju counter Alchemist untuk beli parfume lagi.
Aiiiih tema traveling dah macam “Being Fragrant, Hunting for Parfume” 😂😂. Akupun beli juga 2 parfume Alchemis di sini, tapi untuk seseorang yang bakal aku temui saat nanti 18 Juni ke KL 😘
SAUNG UDJO, MELIHAT PERTUNJUKAN ANGKLUNG
Juga salah satu itin yang dimasukkan oleh kak Retna.. First time aku lihat pertunjukan angklung Saung Udjo, dan sumpaaaah lah woooy, GA MENYESAL 😍😍😍😍. Nyeselnya cuma, kenapa baru sekarang datang ke sini.. Trus kenapa pas Uncle Gedek datang, ga kuajak ke siniiiii. Uncle pasti sukaaa deh nonton Art Music Performing 😍.
Memang baguuuus banget.. Pertunjukan musik dan tari yang dimainkan oleh anak-anak dan remaja, menggunakan Angklung. Belum lagi MC nya yang sangat interaktif dan mengajak penonton untuk ikutan bermain di tengah panggung.
MC mengajak penonton juga untuk join dalam pertunjukan
Tiket masuk Saung Udjo pun termasuk murah.
Untuk warga negara Indonesia : Rp80,000
Untuk warga negara asing: Rp120,000
Worth it bangettttt dengan total durasi 1.5 jam ..
tiketnya berbentuk kalung angklung
MAKAN MALAM DI IGA GALABAG
Di antara semua kuliner yang kami coba di Bandung, jujur saja, IGA GALABAG ini yang paling mengecewakan. Aku ga tertarik bikin review detil dan terpisah, saking kecewa dengan rasanya.
Tapi bisa jadi ini balik ke selera masing-masing yaaa. Iganya besar, lembut, tapi saus yang kami pesan (saus nusantara ) dan saus BBQ, terlalu biasa.. Even saus BBQ rasanya ga jauh beda dengan saus botolan yang banyak dijual .
Yang paling failed, nasi goreng. Dahlah nasinya keras, keriiiing, sayuran yang dipakaipun frozen punya. Rasa bumbu, fix kebanyakan micin. Ga rekomen. Tapi bagi kalian yang suka Iga, mungkin boleh aja untuk datang dan mencoba sendiri. Bisa jadi penilaiannya beda denganku 😘
harga yang kami bayar
MAMPIR PADDY’S UNTUK BELI AKSESORIS
Kami masih sempat mampir ke Paddy’s store, karena temen-temen tertarik beli aneka aksesoris lucu yang dijual.. Di sini pembeli bisa mengkreasikan sendiri bentuk phone case, atau keychain yang dibeli. Makin kreatif, makin unik bentuknya.
Jakarta ada 2 cabang Paddy’s, di PIK dan BLOK M. Tapi lebih besar yang di Bandung ini. Yaiyalah, pusatnya di Bandung.
memang bisa kalap belanja pernak pernik di Paddys
BALIK HOTEL, ISTIRAHAT
Salah satu yang aku suka jika sedang traveling, jam tidur jadi lebih teratur. Pukul 8 pun dan mengantuk 😂. Letih sangat memang karena dari pagi dah bangun dan bersiap. Jadi begitu bisa check in, memanglah langsung teringin mandi, dan tidur nyenyak. Terbukti, begitu sentuh bantal, memang langsung tak sadar sampai pagi 😂😂😂.
Bahkan Sislin dan kak Retna yang sempat bikin popmie pun, ga bikin aku dan Karni terbangun karena aromanya. Memang dah macam koma kami berdua 😂😂
kamar family di grand tebu hotel , Bandung
Hotel Grand Tebu pilihan sebagai akomodasi di Bandung, lumayan laaaah. Lokasi sangat strategis, dan Family Room yang kami booking, punya 2 lantai. Jadi aku dan Karni tidur di lantai atas, sementara kak Ret dan Sislin di lantai bawah. Kekurangannya 1, AC ribuuuuut sangat, dan lambat dingin. Trus space ruangan pun tak luas.
Tapi kelebihan dia, service dari staff yang ramah-ramah, makanan pagi sedap walau terbatas, daaaan lokasi yang super duper strategis. Baru sadar, di sepanjang jalan ada banyaaaaak tempat makan, yang bahkan dah legend 😄😄
masih keinget-inget rasa pecel di Grand Tebu hotel, enaaaak!
SUMMARY
Karena ini baru hari pertama, memang ga terlalu banyak yang bisa kami datangi… Lagipun kalau diisi acara terlalu padat, yang ada malah ga menikmati.. Makanya hari pertama, cukuplah hanya eksplor beberapa tempat makan dan wisata, untuk kemudian istirahat dan lanjut ke Lembang besok paginya 😘
Saranku, supaya puas menikmati Bandung, bikin itin yang santai, kuliner maksimal 3 saja, kecuali kalian tipe yang bisa makan banyak , atau sharing saat makan apapun. Kami sendiri bakal 3 hari 2 malam di sini, dan tetap saja ada banyaaaak yang belum bisa dicoba.. Mungkin idealnya seminggu baru puas di Bandung 😂.
Untuk shopping di factory outlet atau pusat souvenirs, lebih baik di hari terakhir, dan spare waktu 1 hari full . Percayalah, bagi para shopaholic, Bandung ga hanya surga makanan, tapi juga surgaaaa belanja. Dijaminn kalap 😂
Sis Lin
Yaaa kalau untuk merasain pengalaman naik Panoramic Train tu sekali cukup okayy, tapi kalau mau naik kali kedua, mungkin Kak Lin pun pilih Whoosh, lebih pantas..
Parfume tu, mungkin Kak Lin lagi suka parfume biasa beli, jadi lagi tahan lama baunya dari yang beli di WIN itu.. tapi enggak apa oleh-oleh dari Bandung untuk diri sendiri..
IGA itu yaa, sama Kak Lin, enggak suka sebab kering dan sosnya sangat tidak menarik, nasi gorengnya pun, sebab tu Kak Lin makan pun tidak habis, keringa bangatt..
30 Juni 2026 ● 06:56pecel di hotel juga lebih enakk hahahaha.. baik hotyel di Jakarta maupun di Bandung.. puas rasa Kak Lin makan pecel di hotel..
administrator
iya kak, cukup sekali.. kecuali nanti abang sabar mau naik, boleh lah kakak temankan hahahahaha…
parfume ini saya pakai kalau tidur atau di rumah saja… cuma kemarin di KL saya bawa sih, dan agak kurang awet memang di tempat panas
iyaaaaaa, cukup sekali lah makan iga galabag itu… masih lebih sedap iga yg dijual di jakarta langganan saya kak… nantilah saya ajak kesana
isssh pecal nya memang terbayang2 hahahaha
30 Juni 2026 ● 10:18MZ
best sangat cuti2 bandung ni! hotel grand tebu tu pun nampak cozy and nice banget!!
30 Juni 2026 ● 07:18administrator
best kak suz :D.. cuma kurangnya sempit saja hotel grand tebu ini… 😀
30 Juni 2026 ● 10:22Ako retns
Hahahaha adoii masa yg porter tu hulur tangan, mmg blur kejap sebab nya masa itu kan kakak berlenggang ngan bawa kopernya, jadi ku pikir pak porter mau ako pegang kan kopermu hahaha langsung ako bingung tu 🤣🤣🤣
Then baru sadar yg itu porter nya mau minta koper ku hahaha laju aja ku berlari mencari sislin n karni lantas mengajak mereka ketemu kamu
Saung udjo angklung memang WAJIB pergi utk mereka yg pertama kali. Shownya memang luas hati. 3x udah ke sana… 3x pun beda ya performance nya. Jadi memang tidak rugi la enjoy the show.
Kalau pasni bawa uyum n family pasti angkkung ini akan kakak mskkan jgk dalam itin hahah.
Jalan jalan cari makan di bandung mmg curlass haros dtg dan coba kuliner yg lain pula. Cuma kali ni kurang shoping haha. Memang haros seharian soping baru puas haha
Overall kami semua enjoy trip bandung kalinni. Maybe akan repeat lagi la kan 🤪🤪
30 Juni 2026 ● 07:34administrator
hahahahaha saya maklum :D… orang indonesia ini memang dimanjakan sangat , sampai bawa koper pun ada orang yg menyediakan jasa hahahaha.
malah foriegners yg tahu performance ini yaaaa… mungkin sampai bila2 saya tak akan nonton kalau tidak dengan kalian.. pengen banget ajak anak2 juga nanti kalau ke bandung dengan mereka …
yalaaah, trip next nya hrs banyakin shopping kak… jangan mendadak kasih tahu, sayapun nak menabung dulu biar puas belanja dengan kalian hahahahah
30 Juni 2026 ● 11:36carneyz
Saya tak puas lihat persembahan Saung Angklung Udjo tu sebab kita sampai lewat. Makanya kalau ke Bandung lagi saya mau repeat ke situ dengan anak2 😄
Setuju dengan Fanny. Panoramic train tu cukup sekali je buat pengalaman tapi kalau seterusnya lebih baik naik Whoosh.
Saya fikir saya seorang je rasa Iga Balagang tu biasa2 je 😅 rupa2nya Fanny pun sama ya. Tapi memang benar nasi gorengnya hambar. Saya sebenarnya dah excited nak rasa nasi goreng Indonesia sekali yg sampai di meja bikin saya terfikir nasi goreng di KL lebih enak 🤪
30 Juni 2026 ● 08:36administrator
samaaaaa, kalau kesana lagi dengan anak2, sayapun akan ajak mereka kesana… menyesal tak dari dulu… tak sangka performancenya menarik!
memang untuk sekedar tahu saja kalau panoramic itu ;p . masih berbaloi whoosh. krn lebih cepat… waktu kita tak terbuang
ih, memang betuuuul lah kata banyak netizen di tiap reels IGA GALABAG. mereka selalu bilang aslinya iga ga sebesar itu, dan rasa makanan juga biasa… tak ada yg review nasgor… tp setelah coba, memang biasa sangat..
seharusnya tak begitu nasgor yg sedap.. masih lebih enak nasgor yg dijual abang2 pinggir jalan deket rumah saya hahahah
30 Juni 2026 ● 10:14anies
perbezaan harga mmg tak dinafikan jauhhhh lbh mahal. even kat swiss pun panoramic train pun lg mahal dr train biasa. sy tggu malaysia buat panoramic train nitl blaa laa agk nya dpt merasa naik😁
30 Juni 2026 ● 08:43administrator
itulaaaah… ini untuk raso2 oke… tp cukup sekali.. lbh efisien naik whoosh 😀
30 Juni 2026 ● 10:06anies
🤣🤣🤣 macam2 laa… agaknya kalau sy pun macam tu juga. porter bulur tangan sy sangka nak bersalaman 🤣🤣 nasib baik tak rekod video masa tu…
30 Juni 2026 ● 09:11administrator
hahahahahahha, next dah tau yaa 😀
30 Juni 2026 ● 10:04anies
haha orang malysia kalau dah ramai pergi satu tempat tu, maka yg lain pun akan ikut serbu juga lebih2 part2 shopping macam perfume ni…
dah alang2 masuk tu better beli kannn… nanti dah balik tak menyesal😁
30 Juni 2026 ● 09:23administrator
iyaaaa, kalau ada 1 tempat yg mereka suka,pasti lainnya akan kesana… macam di pik by the sea, itu orang malaysia semua yg belanja kak :D… tapi tak apa… saya malah happy, sebab itu membantu perekonomian indonesia yg lagi turun 🙂
30 Juni 2026 ● 10:04anies
kalau uncle gedek baca entry ni, nmpk nya dia kena plan datang ke bandung lg untuk tenhok persembahan angklung😁
suka laa pula sy tengok tiketnya sebab lain daripada yang lain plus kreatif👍👍
30 Juni 2026 ● 09:32administrator
itulaaaah… berharap sangat saya uncle dtg lagi, saya ajak ke sini pasti 😀
30 Juni 2026 ● 10:03~uncle gedek!
Uncle bukan setakat baca entry ini… Uncle juga baca komen anies ini… Dan uncle setuju! 😂😂😂
01 Juli 2026 ● 11:23administrator
komen yg saung udjo? kaaan, memang harus dataaaaang lagi aunty dan uncle kesiniiiii 😀
02 Juli 2026 ● 10:45anies
mana terasa lebih koma? jalan2 bandung ni atau jalan2 balik dari johor minggu lepas?😁
30 Juni 2026 ● 09:44administrator
yg di johooooooor hahahahaahha…. krn yg di bandung ini kami selang seling, dan banyak berjalan kaaaak… jd habis makan, jalan lagi, baru makan… yg di johor, belum sempat itu makanan turun ke lambung, udh dimasukin yg baru hahahahahahahahaha
30 Juni 2026 ● 10:02Ako Retna
Itu la kawan² opis kak sudah pesan jgn beli perfume yg bancuh² kerna tidak tahan lama tp yg titip perfume kelmarin teman yg lain. Mereka lagi suka jenis yg itu la. Jadi kakak belikan aja pesanan mereka haha… utk kakak 1 botol aja utk abin buat coba².
Tapi kakak beli yg Ma-Ga di PIK … rs bau nya pun mcm lain ms dicoba di sana vs bila bawa pulang hahaha…. ke hidongku sudah ngak bole beza bau enak amma yg tidak kerna terlalu byk sgt bau 🤣🤣
30 Juni 2026 ● 10:23administrator
tapi yg memang awet sebenarnya ada kak…. dulu itu saya pernah buat, dan awet sangatttt.. cumaaaa saya lupa tokonya hahahahahaha… mana pernah ingat2 kalau masalah beli beli ini kan ;p.. jauh juga dari rumah pula
belum lagi beli si Ma Ga :D.. so far yg parfume lokal yg saya suka memang hmns dan mykonos. saff n co saya juga suka
30 Juni 2026 ● 11:39linda
kreatif tiket berbentuk angklung tu, boleh terus disimpan buat kenangan.
30 Juni 2026 ● 11:17administrator
dan saya lupa, punya saya simpan manaaaa hahahahahah
30 Juni 2026 ● 11:40Dinda
Emang bandung tuh kurasa tak cukup 1 hari mbakk. Kayak buanyak banget yang pengen di datangi. Dulu ke bandung 2 hari aja nggak cukup buat eksplore sekitaran kotanya satu hari Wkwkw.. 😂
Dulu kesana pas wisudanya suami, jadi emang mau jalan²pun bisanya ke Dago, beli oleh² lanjut ke boscha.. Tapi kalau Bandung surga kuliner itu aku yess.. Apalagi bakaran, sambal sama lalapan.. 🤭
Suamiku sering makan di Resto IGA Siliwangi pas kuliah mbak, entah mungkin karena dia doyan IGA yang bumbu lokal gitu. Tapi kalau aku nggak terlalu doyan iga. 😂😂
30 Juni 2026 ● 12:02administrator
memang ihh….. kalau ke bandung itu seminggu kayaknya yaaa, biar puas dikiiit hahahahahaha… terlalu banyak spot kuliner yg enak2 dan baru… mana menggoda semua ;p
iga siliwangi ya mba? ok ok, next mau cari deh.. yg galabag ini memang ga rekomen sih
30 Juni 2026 ● 21:06arief “Ariefpokto” Rachman
Kalau lihat dari itineraryi yang Mbak Fany bikin saya approve semua karena saya sudah pernah dan cocok terutama ke Saung Anklung Mang Udjo yang bisa memberikan pengalaman budaya Sunda yang sangat seru dan tidak akan lupa memorinya. kemudian makannya juga di Iga Galabag yang Dahsyat baik dari porsi maupun rasa. mudah-mudahan di hari-hari berikutnya makin happy ya turis-turis kita itu
30 Juni 2026 ● 12:55administrator
saung udjo memang wajiiib sih kalau bawa tamu.. mereka pasti seneng liatnya… krn memang budaya indonesia bgt kan.. apalagi aku suka mc nya, lancar dalam menjelaskan, suaranya juga baguuuus…
kalau iga galabag aku ga suka mas… ga enak… iganya kering, nasgor failed parah
30 Juni 2026 ● 21:04Okti
Kangen nongkrong di saung Udjo ih…
30 Juni 2026 ● 13:29Alhamdulillah banyak yg betah dan senang ternyata masyarakat luar Bandung kalau main ke saung angklung Udjo ini
Kapan kapan bisa datang lagi dengan pasukan yang lebih banyak ya. Hehe…
Sebagai orang Sunda, jujur saya senang dan bangga kesenian angklung banyak diminati dan mulai dipelajari oleh banyak orang
Sementara urang Sunda nya sendiri banyak yang memandang sebelah mata…
administrator
banyaaak mba… memang baguuuuus pertunjukannya… aku nyesel baru tahu skr… ini kalau seandainya dekat rumah, udah aku masukin anakku dalam sanggarnya supaya ada belajar ttg musik angklung
30 Juni 2026 ● 21:01Mazni
smpai sekarang rasa terkilan pulak tk beli minyak wangi kat indonesia. padahal ada je nampak masa pergi mall kat jogja tu. saya suka alchemist! HMS tu pun mcm menarik je utk dicuba, nasib baik ada jual kat shopee hehe.
dalam banyak2 cerita, saya paling suka pertunjukan angklung tu. tiket masuk dia unik betul!
30 Juni 2026 ● 14:05administrator
alchemist memang ok… saya dah pakai beberapa, sukaaaa.. HMNS saya ada yg sesuai, tp ada juga yg bagi saya terlalu strong… memang ikut selera ;D
yg angklung itu memang mazni mesti nonton kalau ke bandung 😀
30 Juni 2026 ● 21:00Roziah @ Cie
Banyak jenis perfume tu macam2 ada.
30 Juni 2026 ● 20:48administrator
banyaaak kak ;p… itu yg akhirnya jadi memborong ;p
30 Juni 2026 ● 20:56Rawiwa
Adoiiii… lucu sekali cerita Retna salaman dengan porter. Ehhh.. bagus juga ada porter walau di stasiun keretapi. Yang biasa jumpa kat bandara. Kat Malaysia rasanya porter ada kat hotel je.
30 Juni 2026 ● 21:24administrator
kalau di sini semua stasiun ada kak… dan saya usahakan untuk selalu pakai jasa mereka… krn walaupun mereka kerja di stasiun kereta api, dan pakai uniform, tp mereka bukan karyawan kereta api, jadi tidak digaji.. mereka hanya mengandalkan jasa mereka dipakai oleh penumpang…. biaya untuk bawakan tas itupun tak mahal.. 1 tas = rp38,000. jadi kalau minta dibawakan 2 tas, tinggal kalikan saja… itupun saya selalu lebihkan, krn kasian saja…
walaupun tarif ada, tetap saja banyaaaak orang tak tahu dan membayar mereka lebih rendah ;(
02 Juli 2026 ● 10:52Miss Mirror
Eh!. Saya ada angklung comey tu, tak tau sapa yg bagi, alih2 ada di tempat kunci mungkin anak sy dpt dari temannya kali.
01 Juli 2026 ● 03:09Love the perfume.
administrator
bisa jadi ya kak :D..unik memang bentuk tiketnya bisa disimpan untuk kenang2an …
02 Juli 2026 ● 10:50bidasari
Seronoknya JJCM Bandung bersama teman bloggers dari Malaysia. Baru KSarie tahu Bandung ada jualan perfume yang meriah juga. Ingatkan di Jakarta sahaja ada yang meriah dengan perfume. Pergi Bandung naik Panoramic Train. Balik dari Bandung naik Whoosh. Dapat 2 pengalaman berbeza begitu ye. Sayang betul nasi gorengnya begitu. Kalau sedang lapar betul tapi makanannya begitu pasti kecewa terus kan? Umur macam KSarie ini kalau JJCM memang tidak banyak tempat yang dapat pergi dalam 1 hari. Lebih kenapa savouring the moment and enjoying the time begitu. Lebih nyaman begitu.
01 Juli 2026 ● 05:59administrator
adaaaa kak…. tp ini bukan parfum brand macam parfum lokal indonesia, HMNS, ALCHEMIST etc yaaaa…
itulaaah kecewa, tapi krn lapar, dahlah makan saja ;p… cuma tak akan balik lagi memang…
kalau saya lihat dengan siapa berjalan… kalau dengan kak retna, kami pasti makan2 temanya..
tapi kalau dengan travel mate saya yg biasa ke negera2 mainstream, kami lebih suka eksplor kotanya drpd kuliner.
02 Juli 2026 ● 10:49Mulan Ishak
Kami tak punya banyak masa jadinya hubby kata naik whoosh saja. Panoramic train lain kali. Paskal Mall dekat sangat apartment kami tapi agak tersorok. Masih banyak belum sempat jalan2 di Bandung. Moga sampai lagi nanti.
01 Juli 2026 ● 13:00administrator
memang lebih worth it whoosh lagi kak…. kecuali kakak ada banyak waktu dan memanhg penasaran dengan panoramic 😀
02 Juli 2026 ● 10:43Nurul Rahmawati
Hahhaahah, mau salaman ama porter stasiun aselik bikin ngakaakkk.😁🫣 apa di Malaysia ngga ada profesi porter yak?
assoyyy banget traveling ke BDG tuhh.
01 Juli 2026 ● 14:01banyak spot yg bs dikunjungin.
trakhir aku ke BDG thn 2024.
sempat naik Whoosh juga…karena abhs gt main Ke Bekasi dan TangSel.
klo yg panoramic blm pernah coba euyyy
administrator
porter di malaysia cuma ada di hotel mba.. itupun biasanya hotel berbintang… kalau di stasiun ga ada…
boleh dicoba kalau sekedar mau tahu panoramic ;p.. tp aku cukup sekali lah ;p
02 Juli 2026 ● 10:42hazin
sepertinya ini bagus sekali jika nanti bisa berkeliling ke bandung. pasti banyak manfaatnya, apalagi jika disuguhkan dengan wisata kulinernya
01 Juli 2026 ● 14:07administrator
iyaa, yg suka wiskul, pasti ngerasa waktu ga cukuuuup, saking banyaknya kuliner enak
02 Juli 2026 ● 10:41sueann
Saya suka perfume…tambah pulak custom…
01 Juli 2026 ● 16:41administrator
naah yg memang bisa custom, pasti suka di sini kak… 😉
02 Juli 2026 ● 10:40NA
Rupanya tempoh lama masa guna keretapi panaromic views.
02 Juli 2026 ● 07:12Unik tiketnya berbentuk angklung. Lama itu masa persembahan 1 jam 1/2.
administrator
iya kak, panoramic lebih lamaaa ;p.. kalau ngejar waktu memang tak bisa..
uniiik kan… bisa disimpan untuk kenang2an
02 Juli 2026 ● 10:40Fajarwalker
Aku malah penasaraaaan pengen cobain naik Panoramic ini. Soalnya kan memang tiap ke bandung selalu naik kereta, jadi tau persis gimana bagusnya view di beberapa sudut perjalanan. Apalagi kalo udah di atas jembatan gituuu..
Cuma yaa, ngarep apa. Saya mah naiknya juga kereta murah, yang sekali trip cuma 45rb aja, hahahaha
Saung Udjo ini masuk ke list ku siii. Ah manatau nanti pas ada uncle, kita bisa janjian ya mbaaak. Karena aku memang udah nandain juga, ni tempat pasti bagus banget buat tontonan putriii.
Aku petama kali tau saung udjo dari jalan2men. Sampe sekarang, masih penasaraaaan walau blm kesampean, hihihi. Worth it si tapi kalo cuma 80rb an mah. Bertiga cuma 240K, durasinya sejam setengah pulak.
Coba nanti aku kompor2in lagi uncle ah, hahahaha
02 Juli 2026 ● 10:35administrator
kalau mau sekedar ngerasain pano okelaah… tapi buatku sih, kalau udh sekali, udh cukup hahahahahaha….
naah iyaaa, pokoknya kalau uncle kesini lagi, wajiiiiib bangettttt saung udjo…. sebagus itu acaranya, ga bosenin samasekali . lumayan murah lah untuk warga lokal.. apalagi memang lama durasinya . dan aku suka krn ada interaksi juga, ga sekedar nonton
02 Juli 2026 ● 10:39Yuni Bint Saniro
Aku pernah ke Bandung sama sahabatku. Cuma emang belum sempat keliling-keliling.
Kami datang cuma buat ngikutin event. Kelar event langsung balik ke kota masing-masing.
Aku jadi pingin ke Win Parfume juga. Nyobain parfume racikan.
Kira-kira bisa request nggak ya. Kayak mau yang aroma kayak gimana. Biar sesuai dengan selera dan unik gitu.
02 Juli 2026 ● 12:59administrator
next ke sini lagi, baru eksplor kotanya mba ;)… ga pernah bosenin sih bandung ini…. sukaaa bangettt aku… walau udh ga sedingin dulu.
ga tau deh apa bisa bikin yg aromanya sesuai keinginan.. mungkin bisa kali yaaa
02 Juli 2026 ● 15:00Tukang Jalan Jajan
Jakarta Bandung sekarang sudah nyaman yah. Whoosh kayaknya jadi opsi paling pas biar hemat waktu di jalan.
02 Juli 2026 ● 15:46sebagai traveler, kak Fanny sudah tak diragukan lagi dalam skeduling sih ya.
itinerary satu harinya yang padat tapi dapet banget vibes serunya, mulai dari kulineran Iga Galabag sampai mampir ke Saung Angklung Udjo.
Marilaaah kita gaskeun dengan bahagia
administrator
betuuul mas… opsi paling efisien sih menurutku ttep whoosh yaaaa….
yuklaaah kapan ke bandung juga 😉
02 Juli 2026 ● 23:37Nadia
Tidak pernah lagi ke indonesia, Tahu juga ada train jakarta – bandung dan yang famous tu yang untuk pemandangan. Kalau saya mungkin saya nak merasa kedua duanya sekali
02 Juli 2026 ● 16:12administrator
kalau utk turis memang bagusnya merasakan 2-2 nya kak 😉 pergi naik panoramic, pulang whoosh 😉
02 Juli 2026 ● 23:37Fenni Bungsu
Mantul banget ini perjalanannya yang ke Saung Udjo, pas banget ada pertunjukan angklung jadi nya liburannya bisa sekalian begitu hehe.
02 Juli 2026 ● 17:45Soalnya itu jadi hal yang menarik memang buat para wisatawan lokal apalagi mancanegara. Dan dan yaahh iya, pas uncle sayangnya ga ke sini juga ya Kak hehe.
Gapapa kakFan, pada kunjungan uncle berikutnya bisa dah dibawa ke Art music ini, siapa tahu ada perkembangan lagi ke depannya kesenian apalagi yang bakalan ditampilkan juga
administrator
iyaaa nih, makanya aku minta uncle dtg lagi ke bandung, biar bisa aku ajak ke sini 😀
02 Juli 2026 ● 23:38Fuzy Hamid
wahhh bercuti dgn sis Lin & geng ya Fanny…rindu nak ke BDO lagi tapi kena tahan dulu sbb rutin jaga bonda, rindu kalau sehari tak jumpa
02 Juli 2026 ● 18:05administrator
nanti kalau bunda dah sehat, insyaallah bisa ke bandung lagi ya kak 😉
02 Juli 2026 ● 23:39Avi
Kereta panoramic (Sesuai namanya) emang jual keindahan scenery ya, KAk Fanny. Meski harga juga lebih mihil dikit. Tapi mayan dapat bonus premium lounge.
Senang sekali baca part pas di toko parfum, membayangkan aneka wewangian sesuai selera. Kalau Kak Fanny suka yang cenderung woody, flowery, apa gimana nih? Apalagi di sana juga banyak turis Malaysia, dan memang makin banyak pengunjung dari negeri jiran yang liburan ke Indonesia? Happy sekali.
Mengenai hotelnya apakah nanti ada review terpisah?
Eh aku kaget lho, ternyata jando bisa dimasak jadi sate juga.
Semoga kelak bisa ke Bandung juga deh, soalnya penyanyi favoritku ada di sana….
02 Juli 2026 ● 18:05administrator
iya sih,kelebihannya bisa masuk lounge utk ngemil2 snack hahahaha
aku mah gonta ganti kalau parfum mba.. kdg suka bunga, kadang suka yg aroma oud… tergantung moodku aja hahahaha
hotelnya kemarin aku review singkat.. kayaknya ga bakal full review.. soalnya ga banyak ambil foto ;p. liburan kali ini aku bisa dibilang santai sampe lupa snap momen hihihihi
02 Juli 2026 ● 23:41Avi
Maaf tadi kecepeten bacanya, ternyata ada short review hotel Grand Tebu juga. Jadi apakah ada review mendetail tentang hotel ini apa enggak, Kak? Menarik nih konsep tempat tidurnya.
Mengenai resto iga itu, yaa, padahal dari foto tampak bagus, padahal rasanya hmmm.
02 Juli 2026 ● 18:09administrator
ga mba, short aja hahahahahaha…. soalnya ga banyak foto… jadi susah mau cerita detail ;p
02 Juli 2026 ● 23:43Warisan Petani
Pasti puas hati mereka dapat layanan istimewa semasa lawatan ke Bandung
02 Juli 2026 ● 21:31administrator
saya pun senaaaaang sangat teman2 mau menyempatkan diri ke jkt dan bandung 😉
02 Juli 2026 ● 22:51Bambang Irwanto Soeripto
Saya pribadi lebih akan memilih naik. Whoozh dibandingkan naik panoramic Mbak, lebih pSa hemat waktu dan tenaga. Karena cepat sampai malah bisa cepat eksplorasi Bandung. Teeus saya baca di blog, Mbak Isti, kursinya baru bisa diputar menghadapi jendela saat sudah masuk area tertentu.
02 Juli 2026 ● 22:13administrator
memang mas…. diputar saat masuk area tertentu… jd ga dari awal yaaa.
akupun cukup sekali pilih panoramic… selanjutnya akan pilih whoosh.. biar hemat wkatu
02 Juli 2026 ● 22:50Didik Purwanto
Trip sehari yang seru bgt kak Fanny and friends. Semoga berkesan ya.
Kalo dipikir2 emg lbh enak Whoosh ya. Lbh cepat dan murah lagi. Tp kereta panoramic seru jg buat pengalaman hidup. Bs lihat pemandangan alam sekitar rel menuju Bandung dgn istimewa.
Dgn trip super padat itu hrs nyiapin badan yg bugar nih. Meski kebanyakan belanja sambil makan2, pokoknya bikin hati tetap senang. Kan emg tujuannya refreshing dan belanjain duit biar ekonomi melonjak.
Turis2 kyk kita yg doyan belanja ini wajib diapresiasi loh krn bs menggerakkan ekonomi masyarakat. Hehe
02 Juli 2026 ● 22:13administrator
Memang pengen balik lagi mas ;p.. bandung semenyenangkan ituuuuu.
iyaaa lebih enak whoosh.. tp untuk ngerasain pengalaman, bolehlaaah coba panoramic 😉
tuhlaah, aku seneeeeng sih pas lihat banyak turis2 malaysia yg dtg ke bandung… biar bagaimanapun itu sangaaaaat menolong ekonomi masyarakat sekitar
02 Juli 2026 ● 22:49Asri Lestari
Aku yang lama tinggal di Bandung malah baru dengar Win Parfumery ini Mbak Fan. Kayanya menarik dan banyak banget pilihannya ya.
Hari pertama baru diisi wisata belanja dan kuliner karena memang kalau di dalam kota, kurang ada wisata yang rekreasional apalagi wisata alam ya. Andalannya emang kuliner dan belanja. Nggak sabar nunggu cerita jalan-jalan ke Lembang dan berburu di FO-nya. Kupikir FO di Bandung sudah padam.
03 Juli 2026 ● 06:14administrator
masih banyaaak kok FO mba… tp yg paling besar itu2 aja hahahaha, rumah mode ama heritage.. jd cuma2 itu yg kami datangi, krn waktu sih… ga sempet mau liat FO yg kecil2
iyaa, jd selama di kota kerjaan kami cuma belanja dan makan ;p
03 Juli 2026 ● 07:06April Hamsa
Ngobrolin parfum padahal beberapa kali suka lewat iklan oleh2 parfum dari Malaysia, ternyata orang sana suka parfum kita hehe 😀
03 Juli 2026 ● 07:37Saung Udjo ini dari dulu pengen banget ke sana belum keturutan. Jadi tiket masuknya 80 ribuan ya mbak. Ini datang aja tanpa reservasi gitu ya?
Tapi keknya liburan sekolah gini rame ya, nunggu pas nggak musim liburan aja deh ntar hehe.
Aku penasaran family room di hotel Grand Tebu-nya deh. Enak nih buat berempat satu kamar gitu.
Sate Abah ini kek pernah baca ulasannya, apa Mbak Myra apa ya yang pernah ke sana.
Kalau jando tu berarti lemak2 gitu ya mbak? Wah mau baca ulasannya nanti kalau dah ada, aku suka makan sate dengan lemaknya, nggak semua orang suka =))
administrator
iyaaaa, mereka sukaaa parfum kita mba.. aku ga jadi2 malah mau beli parfum malaysia yg terkenal itu, legendary… nanti ah december mau cari, kebetulan kesana lagi.
dtg aja tanpa reservasi mba.. aku udh wa mau booking, dia bilang ga perlu… lgs aja ;p.
grand tebu ini bagus, tapi agak sempit lah … trus ac nya, lama dingin dan ribuuut hahahahaha
betuuul sekali, jando itu lemak2 kenyal hahahahaha.. jd kalau kebanyakan eneg
03 Juli 2026 ● 10:00Mang Duyeh
Kalo mau ngejar waktu enak naik whoosh, kalo mau liat jembatan enak naik panoramic kalo ke bandung, Alhamdulillah dua2 nya juga belum ngerasain.
03 Juli 2026 ● 07:41Wow satu hari bisa ke beberapa tempat di Bandung, luar biasa nih, kalo pake mobil keliling nya sok ga sanggup, lampu merahnya pada kejam2 durasinya disana mah
administrator
aku bukan masalah lampu merahnya, tp jalan 1 arahnyaaaa hahahahahaha… bikin lamaaaa krn jd muter2 cari jalan ;p
03 Juli 2026 ● 10:01Srie
Wah seru ya bisa berlibur ke Kota Kembang. Selain bisa borong parfum, melihat pertunjukan angklung dan kulineran dengan iga abkar yang endul, meskipun nasi gorengnya kurang recomended tapi masih bisa berburu aksesoris juga. Tapi jujur saya malah tertarik untuk mencoba naik Panoramic gtrainn dibandingkan dengan kulinerannya he…he..soalnya belum pernah mencoba.
03 Juli 2026 ● 07:56administrator
mungkin kalau belum pernah naik panoramic, memang harus coba mba… tapi kalau buatku, cukup sekali aja… asal tahu kayak apa ;p… kalau datang lagi, ttep lebih milih whoosh biar ga buang waktu ;p
03 Juli 2026 ● 10:03Puan Hazel
Aduh, kelakar sekali Kak Ret ya, disangka mau salam ya 🤭
Kakak nampak kamu sama Karni cocok sekali berteman. Masing2 tidur mati kata org Malaysia.
Kalau Kakak suka santai² bila melancong. One part of it is staying & enjoying the hotel facilities itself.
03 Juli 2026 ● 08:08administrator
saking letihnyaaa kak hahahahaha.. dah tak terdengar lagi yg 2 di bawah nih masak popmie hahahaha . saya lihat dengan siapa travelingnya… kalau dengan keluarga saya lebih suka santai.. apalagi kalau sudah pernah beberapa kali ke tempat itu… tp kalau dengan teman yg memang blm pernah pergi ke destinasi tersebut, biasanya itin agak padat 😉
03 Juli 2026 ● 10:05Rahmah
Aku galfok baca nama menu di struk, “Iga Konro” yang memang tampak seperti Konro di Makassar hanya saja terlalu besar karena memang jumbo ya. Syukurlah kalau rasanya enak meski ada NasGor yang failed. Bayar 400Kan makanan tapi kalau ada yang failed tuh rasanya gimana kalau aku hehe
03 Juli 2026 ● 08:19administrator
beneeer.. iga nya juga ga terlalu enak mba… trutama saus nya ga suka aku…
03 Juli 2026 ● 10:05antung apriana
berarti kereta panoramic ini sama kayak naik kereta api biasa cuma lebih mahal dan pemandangannya bisa lebih luas ya, mbak? Duh saya sudah lama banget nggak ke Bandung dan semua yang disebutin di sini nggak ada yang tahu. Hihi. Tapi kalau pascal itu kan jalan pasir kaliki ya? Dulu aku pernah sekolah di daerah situ di SD pasir kaliki walau cuma 1 tahun
03 Juli 2026 ● 08:27administrator
iyaaa, keretanya lebih cakep juga mba… kursi lebih nyaman… dan nanti bisa diputar menghadap jendela saat lewat pemandangan yg bagus.
waah aku ga tahu nama2 jalannya ;p… semuanya kami andalkan pada gmap
03 Juli 2026 ● 09:56Dian
Wah, asik bisa nyobain kereta panoramic
03 Juli 2026 ● 08:37Kelilingi Bandung sehari kok uda mayan vanuak tempat yang dikunjungi mbak
Seru banget bisa melihat pertunjukan angklung
administrator
bisa banyak asalkan ga macet ;p… makanya kalau ke bandung memang hrs hari biasa atau bukan long weekend
03 Juli 2026 ● 09:54Heni Hikmayani Fauzia
Iga Galabag, Galabag itu bahasa sunda yang artinya besar. Dan memang iganya besar ya kak Faan kalau melihat fotonya. Cuma sayang rasa tidak approve yaa di lidah Kak Fanny…sayang aja gitu daging iganya dah besar begitu tapi rasa kurang enak.
Saya suka lihat pertunjukkan Angklung Mang Udjo . Emang worth it deh antara harga tiket dengan lamanya pertunjukan. Jadi bisa lebih mengenal budaya nusantara khususnya Angklung niih buat teman² kak Fanny yang dari Malaysia.
03 Juli 2026 ● 13:19administrator
itu dia mba….. sebenarnya udah banyak baca review yg bilang iga di sana so so aja rasanya… ternyata bener ;p… at least dah coba lah..
iyaaa ih, aku beneran sukaaaa liat saung udjo…. pokoknya harus ajak anak2 nonton ini nanti
04 Juli 2026 ● 13:20Afzan
cerita lucu kak retna sentiasa ada dimana-mana ye..hahaha
04 Juli 2026 ● 10:40panoramic train nampak menarik untuk pertama kali boleh la kan buat raso2
administrator
memang berkesaaan lah jalan2 dengan mereka iniiii ;p… kakak kapaaan datang ke jakarta nih 😉
betuuuul kak.. kalau utk raso2 naik panoramic bolehlaaah… tapi kalau saya cukup sekali… esok2 lebih memilih whoosh
04 Juli 2026 ● 13:16Tot
Banyak tempat menarik di Bandung untuk dilawati ya, Fanny. Boleh shopping perfume, kuliner enak, dan pertunjukan budaya juga ada. Penat berjalan ya, Fanny, hingga tidur tak sedar, orang di bawah bikin popmie. 😀
04 Juli 2026 ● 16:00administrator
itulaaah memang letih sangat hari pertama hahahahaha .. tp kami dari di jkt dah padat acara kak 😀
04 Juli 2026 ● 21:38ujie othman
Istimewa sungguh tiket berbentuk angklung. Unik!
Akak prefer itinerari yang santai, tak perlu pergi banyak tempat dalam sehari supaya dapat lebih menikmati.
04 Juli 2026 ● 20:40administrator
saya nih fleksibel kak ;p.. kalau teman2 minta itin padat, akan saya buatkan padat.. kalau nak santai, pasti saya buat santai 😀
04 Juli 2026 ● 21:34Amie
Saya pernah datang ke pertunjukkan angklung Saung Udjo tapi lamaaaa dulu…. Rasa kagum dengan persembahan di situ sehingga kami pun diberi peluang bermain angklung sama. Tidak sangka permainan angklung begitu hebat sekali. Mudah-mudahan ada rezeki untuk datang ke sini lagi bersama famili. Rindu hendak makan di Kampung Daun. Dulu selepas menyaksikan permainan angklung kami makan di situ. Tidak tahulah sekarang, masih adakah lagi tempat makan bernama Kampung Daun Cultire…kalau tidak silap.
05 Juli 2026 ● 10:28administrator
itulah kak, sayapun menyesal baru itu ke saung udjo… sebagus itu padahal pertunjukannya… nanti memang ingin bawa anak2 utk menonton juga…. apalagi penonton pun dilibatkan untuk bermain angklung, jd tak bosan samasekali..
seingat saya kampung daun masih ada kak…. sayapun dah lamaaaaa tak makan di sana 😀
05 Juli 2026 ● 13:28Sha Mohamed
Kalau nak tengok keindahan panorama dan merasa sekali, okaylah nak naik kereta api Panoramic tu kan.. Boleh lepak-lepak menghayati keindahan alam.. Tapi kalau nak cepat lebih baik naik Whoosh.. Lebih murah dan pantas..
09 Juli 2026 ● 15:33administrator
betuuul kak…. kalau mau coba tak apa… panoramic dulu… tp setelah coba , whoosh akan tetep dipilih untuk selanjutnya krn cepat
10 Juli 2026 ● 05:56Sha Mohamed
hari pertama ja dah meriah ya.. Temanya memburu minyak wangi.. kikiki.. Syok juga kalau boleh mix and match ikut bau yang kita suka..
Betul-betul penat ya, langsung tak sedar.. Kikiki..
09 Juli 2026 ● 15:39administrator
itulaaaah, saya nih kalau tiap traveling tidur langsung bagus, mungkin krn letih seharian keluar ;p
10 Juli 2026 ● 05:55Sn Faaezahh
Bestnyaa angklung show. Aaaaa kiyoot tiket angklung itu, haha. Bisa dibawa balik tak ? Buat souvenir 😀
Hmm, faham kadang tempat kita makan bukan semuanya memberikan hasil yang memuaskan. Yang sabar ya Fann 💝
11 Juli 2026 ● 19:58administrator
bisaaa, tiket itu memang untuk bawa pulang, jadi souvenir juga ;p
11 Juli 2026 ● 20:45