Throwback Story ~ November 2025. Hari pertama di Ipoh, kami berdua sudah mutusin hanya mau jalan, makan, jalan, makan lagi, shopping kalau ketemu yang menarik , repeat sampai malam 😂. Samasekali ga ada itin untuk visit tempat wisata, karena memang tujuan utama ke Ipoh hanya untuk WISKUL alias Wisata Kuliner.
Aku dan Raka bahkan rela skip sarapan hotel yang enak-enak dari AC hotel by Marriott, demi bisa puas-puasin eksplor kuliner Ipoh😁 .
BRISWALK PAGI DI KOTA IPOH
Sengaja keluar pagi-pagi supaya bisa jalan sambil menikmati kota Ipoh yang tenang.. Saking tenangnya, kota ini bahkan tidak menunjukkan tanda-tanda kesesakan jalan 😍, ya ga heraaaan kan saat itu Minggu Fannyyyyy 😆. Eh tapi, pas hari kerjanya kami toh sempat di sana , dan kesesakan jalan juga ga parah ..
Sepanjang jalan, cuma menyusuri bangunan-bangunan klasik, yang biasanya menjadi tempat kerja para staff pemerintah. Raka apalagi, mana mau dia melewatkan kesempatan berfoto saat ketemu kantor cabang CIMB di Ipoh😆. Tempat kerja kecintaan 😂.
beberapa tempat yang kami lewati menuju Canning Dimsum
SARAPAN DIMSUM TERKENAL IPOH
Tempat yang mau kami tuju namanya Canning Dimsum… Dari hotel AC By Marriott, jika jalan kaki bisa ditempuh dalam waktu 40 menit. Bagi kami jarak yang masih walkable , apalagi cuaca pun mendukung.. Jalanan sepi, sehingga betul-betul nyaman untuk briskwalk pagi kesana.
Saking terkenalnya, saat kami tiba sudah ramaaaaaai yang makan. Ga heran Canning Dimsum memang spot kuliner viral di Ipoh… Macam ga lengkap kalau ga mampir dan singgah ke sini 😁.
beberapa spot foto di canning dimsum
Tempat makan bisa di dalam ataupun di luar dengan konsep semi outdoor. Untungnya masih dapat tempat untuk makan di dalam. Pastilah pilih yang pakai aircond beib… Kan abis jogging 😂. Panas badan.
tempat semi outdoor
KONSEP MEMESAN ANEKA DIMSUM DI CANNING
Seperti kebanyakan resto dimsum, cara pesan dimsum di sini ga susah.. Pembeli cukup duduk manis di meja masing-masing, nantinya para staff yang akan keliling menawarkan aneka dimsum dari yang steam sampai goreng. Kalau tertarik tinggal ambil, kalau tidak dia akan menawarkan ke meja lain. Mirip lah dengan konsep dimsum di Restoran Nelayan Medan.
bagian dalam the canning dimsum
MACAM-MACAM DIMSUM YANG DIPESAN
Seperti biasa kalau makan dimsum kami jarang memesan yang goreng. Sebab cepat membuat kenyang, memang kurang suka dengan dimsum goreng.. Lebih enak yang kukus.
Jadi bisa dibilang tiap kali staff menawarkan steamed dimsum, pasti kami ambil 😄. Mulai dari:
-
dimsum udang,
-
dimsum ayam,
-
ceker,
-
pau kepiting
-
mochi durian
Untuk minumnya kami pesan kopi tarik dan teh tarik.
RASA DIMSUM DI SINI TUH………
Enaaaaaaaak beiiiiib 😋😋😍. Aku dan Raka sih sukaaaaa yaaaa…. Walau ada beberapa yang komentar menunya biasa, ada tempat yang lebih enak, tapi buat kami berdua yang memang ga neko-neko kalau urusan dimsum, asalkan kulit dimsum tipis, dan isian dalamnya ga imut-imut banget, mantep lah dikunyah, udah masuk kategori enak sih 😄
Dan di Canning, kayak dimsum udangnya aja, manteeep… Potongan udang gede, puas untuk dikunyah…Dibungkus dengan kulit disum yang tipis. 👍👍.
Menu lainnya pun sama…
macam-macam dimsum yang kami coba
Untuk ceker, kami sampai pesan beberapa kali… Kaki ayamnya gedeeee😂😂. Dimasak lama sehingga bumbu rempah dengan style Hongkong meresap masuk hingga ke tulang… Dagingnya pun langsung lerai saat digigit… Samasekali ga susah untuk dikunyah..
aslinya, ceker ayam ini lebih besar daripada yang terlihat di foto
Yang jadi pertanyaanku dengan Raka, ini ayam segede apa, kalau kakinya aja gaban bener sizenya 😅😂. Pasti keker tuh badan kang Yayam😁
ada mochi durian juga
KEKURANGAN CANNING DIMSUM
Menurut kami, kurangnya di saus. Saus sambal yang dipakai hanya sambal botolan biasa.. Bukan saus yang diracik sendiri.. Dan itu mengurangi kenikmatan.. Untungnyaaaa, rasa dimsumnya udah juarak bangetttt, sehingga dimakan begitu saja tanpa saus, masih tertolong… Jadi kebanyakan dimsum di sini kami makan tanpa sausnya.
Beda dengan dimsum Nelayan di Medan juga beberapa dimsum di restoran Chinese halal Jakarta, saus dimsum biasanya diracik sendiri , tidak pakai saus botolan biasa . Bahkan yang di Nelayan Medan, sausnya itu yang selalu dicari juga oleh pembeli yang datang.
TOTAL HARGA SEMUA…..
Puas dengan aneka dimsum yang kami coba, waktunya membayar… Mereka terima pembayaran cash. Untuk semua dimsum enak yang nikmati, kerusakan dompet hanya sekitar RM97 😄. Okelaaah, harga sesuai, yang bikin kami tetap senyum keluar dari sana… Salah satu kuliner Ipoh yang menurutku sih wajib coba jika sedang berada di kota ini 😍
menu minuman kopi dan teh tarik
NEXT DESTINASI…..
Dari Canning dimsum, kami jalan kaki lagi sekitar 3 km, menuju tempat makan selanjutnya .. Agak jauh, tapi ga pa-pa… Itung-itung, menghadam dulu semua aneka dimsum yang kami makan barusan 😄😄.. Tunggu ceritanya minggu depan yaaa 😘
PS: Bagi siapa yang membaca pakai laptop atau PC, dan kolom komentar seolah tidak terlihat apa yang ditulis (karena sama-sama putih), bisa tekan:
Ctrl + Shift + R bersamaan, supaya komen box kembali normal.
Terimakasih 😘
0 Tanggapan
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!