Sebagai penyuka kuliner Jepang, aku tuh susah banget nolak kalau ada menu Jejepangan yang katanya enak, pasti kepengin coba 😁. Belum lagi kalau iklannya sampe wara-wiri di feed IG, seperti Salmon Noodle 3.0, fusion ramen yang mendapat sentuhan French-inspired-approach, menghasilkan ramen mewah estetik dengan local taste.
Tagline mereka: serving art in a bowl.
Awalnya sempat ragu, pas terbaca istilah ‘local Taste’ pada IG atau website mereka. Jangan sampe tuh ramen berasa kayak Indomie yaa 🤣🤣🤣. Tapiiii mengingat harga si Salmon Noodle lumayan mehong ya beib, kelewatan deh kayaknya kalau rasa di bawah standard 😂😂.
JAMUAN RAYA DENGAN TEMAN-TEMAN TRAVELING
Tiap kali lebaran, aku ga pernah bikin open house atau apalah sebutannya. Tahu diri aja, skill masak cuma sampe ditahap bikin makanan untuk keluarga, itupun kadang mereka dipaksa menghabiskan makanan mami-nya yang seringkali kacau balau 😂.
Berhubung momennya pas niiiih, masih suasana lebaran dan di bulan syawal, aku kepikiran invite beberapa teman untuk cobain French ramen, Qayla dan Thanty, 2 teman yang jadi akrab saat ikutan trip Dubai-Turkiye 2023 lalu. Meski trip berakhir, kami masih rutin meet-up setiap tahun walau cuma sekitaran Jakarta.
Temen travelingku ada beberapa tipe.. Kalau yang selalu aku ajak ke negara-negara antimainstream, itu pastinya Fara, Kina atau Aling. Nah dengan Thanty dan Qayla, kami lebih cocok traveling destinasi lokal… Bukannya ga mau overseas, tapi preferensi mereka beda banget.
Thanty lebih suka negara-negara mainstream macam Jepang dan Eropa Barat, sementara Qayla lebih suka pakai travel tur yang segalanya sudah diorganized.
Makanya kami ga cocok untuk traveling bareng dengan destinasi “negara beresiko” seperti yang aku sering visit 😂.
Singkat cerita, aku undang mereka halal bihalal di restoran ini.
Lokasi Salmon Noodle ada di beberapa mall , tapi yang paling mudah dicapai dan jadi titik tengah bertiga, udah pasti yang di Plaza Senayan.
Appointment jam 11 siang, ga perlu reservasi, toh tempatnya cukup luas juga.
PLAZA SENAYAN, MALL YANG LAYOUTNYA BIKIN BINGUNG 😅
Jujur, mall yang cukup legend ini, bukan tempat favoritku dari dulu. Lebih karena lokasinya yang jauh. Makanya pas kesini, dan mencari di mana Salmon Noodle resto berada, aku lumayan bingung, sampai harus tanya beberapa kali ke staff mall.
kalau ketemu ini, masuk aja, dan cari tangga ke atas
Ternyata di lantai P5, ga jauh dari bioskop XXI 😄. Ada 1 tempat yang isi tenants memang mostly Japanese foods semua, termasuklah Salmon Noodle 3.0.
akhirnya ketemu si salmon noodle
SEMUA MENU KLIATAN MENGGODA , BIKIN BINGUNG MEMILIH!
Thanty dan Qayla lebih awal sampai. Jadi ga enak rada telat padahal aku yang bakal mentraktir. Karena itu dari awal minta mereka untuk pesan apa saja sebagai appetizer, sekalian menunggu aku tiba. Jadi ngobrolnya ga kering😄
Untuk appetizer pesanan kami:
Terrine de Chocolate mix (large size) : Rp78k++
Chicken Cesar Salad dengan tambahan udang dan daging kepiting 🦀: Rp78k ++
Barulah pas aku dah sampai, kami pesan menu utama:
Premium Basil Salmon Noodle: Rp168k ++
Premium Truffle cheese Salmon Noodle: Rp150k ++
Premium Truffle Cheese Lobster noodles: Rp185k ++
Supaya rasa pedas mantap, pesan juga terpisah spicy chilli paste 3: @Rp5k ++
Minumnya:
•2 iced green tea (refill) : Rp25k ++
•Apple mocktail: Rp35k ++
Masih exclude Tax dan Service Charge yaa..
ocha free refill
GA SABAR NYOBAIN FRENCH RAMEN INI 😍😍. SEPERTI APA RASANYA?
Moment of truth, pelayanan baguuuuuus, ramah, cepat. 👍👍. Mba nya juga bisa jelasin tiap menu pas kami tanya. First impression udah bikin happy.
Appetizer yang datang pertama, Terrine de Chocolate mix. Terdiri dari 2 rasa, matcha dan dark chocolate. Karena order yang large size, jadi masing varian dikasih 2 pieces.
Tampilan sih sesuai dengan konsep fancy dining mereka, dah pasti cantiiiik. Empat potong coklat, ditaburi bubuk matcha dan kokoa, juga coklat sauce premium
terrine de chocolate mix, large size
Saat disendok, lembuuut banget. Rasa matcha tidak overpowering, ada pahitnya sedikit, manis yang pas. Aku bukan penggemar matcha, tapi Terrine de Chocolate Matcha ini, seriuuuuuus ENAK 😍😍😍👍.
yang matcha uenaaaaak ! ^o^
Justru varian yang chocolate, aku biasa aja. Mungkin karena pahitnya cukup kuat, walau sama lembut kayak coklat sebelumnya. Bagi penggemar dark chocolate, aku yakin suka, atau mungkin menganggap ini masih kurang pahit 😅.
varian dark choco
Aneh yaa, aku doyan pahitnya kopi, tapi susah terima untuk menikmati dark chocolate.
Next Chicken Cesar salad dengan tambahan udang tempura dan crab meat. Seporsi ga besar, tapi untuk sharing bertiga hanya sekedar mengunyah , ini cukup banget.
Selada yang masih crispy, segar, ditaburi parmesan cheese, crouton (roti yang dipotong kecil dan dibakar hingga renyah dan gurih) irisan wortel, potongan ayam fillet, lalu tambahan daging kepiting yang sudah disuwir dan tempura udang. Semuanya menghasilkan kombinasi rasa yang flavourful , dan terasa light, ga bikin begah di perut.
chicken cesar salad
Udangnya juga enaaak banget. Ga overcooked samasekali. Daging tebal dan berasa manis, yang membuktikan kesegaran.
Barulah kemudian kami beralih ke menu utama.
Sempat shock melihat piring saji yang memang seukuran topi 🤣🤣🤣. Besaaar, dan seolah langsung memenuhi meja. Makanya kami minta staff untuk angkat semua piring appetizer yang sudah kosong.
selalu senaaaang ketemuan dengan mereka ^o^
piring segede topi 😀
ANEKA RAMEN NOODLES DENGAN FRENCH INSPIRED STYLE
Aku ga cobain menu yang dipesan teman-teman, tapi menurut mereka rasanya benar-benar memanjakan indera perasa dari seruputan pertama. 👍❤️❤️
French Ramen pesananku, Premium Truffle Cheese Salmon Noodle. Mangkok yang besar, dengan tambahan side dish di pinggiran piring. Ada roti panggang dengan irisan daging, kentang Mustafa, romaine lettuce , tomat dan semacam olahan daging.
Semua add ons barusan bisa dimakan terpisah, atau campur sekalian ke dalam kuah ramen.
premium truffle cheese salmon pesananku
Pertama aku icipin kuahnya. Ini creamy yaaa, tapi light bangetttttt, keju samasekali ga bikin eneg atau mual. Gurih, dan aroma truffle samar tercium.
Mie nya bertipe kecil sehingga meresap bumbu saat diseruput.
Tapi paling gong, udah pasti si potongan salmon 😍😍😍. OMG…… 😱😱😱 Size besar, kulit salmon crispy, daging ikan super lembut, terasa premium yang tidak amis samasekali. Lemak sehat dari salmon kayak melting begitu menyentuh lidah.
Aku mauuuu banget balik lagi kesanaaa 😍😍😍👍!!
Pesanan Qaila kan Ramen lobster. Inipun daging lobster nya ga pelit yaaaa. Mudah banget dikeruk pakai sendok. Puaaaas makannya. Walau size hanya setengah cut, tapi daging lobster yang di-steamed untuk mempertahankan original rasanya, lalu digoreng sesaat agar sedikit crispy permukaannya. Aku jamin, itu kuah pasti dinikmati sampai tetes terakhir 😄👍👍👍👍
signature lobster ramen
French Ramen halal terenak yang pernah aku icipi 😋. Lalu lidah dibersihkan dengan tegukan iced green tea yang bisa refill sebegahnya. ❤️
yang ini pesanan Thanty, premium truffle cheese salmon noodle with basil
SUMMARY MENIKMATI RAMEN SALMON NOODLES DI PLAZA SENAYAN MALL
Sehabis makan, kayak pengen banget bisa sungkem ke chef nya, saking puas dan enak makanan yang kami pesan😍. Shota Saka, master of work yang menyajikan menu-menu unik dan nikmat di Salmon Noodles.
Chef asli Jepang dengan Michelin star, pengalaman memasak yang sudah ga diragukan, membuka restoran French Ramen nya di Indonesia melalui Salmon Noodle 3.0.
Yang bikin tenang, restoran ini sudah bersertifikat HALAL MUI. Ga ada keraguan untuk menikmati semua hidangan menu yang disajikan.
Walau ramen yang dibuat sudah melalui proses fusion antara hidangan French dan Japan, tapi rasa yang dihasilkan bisa sangat cocok untuk lidah para penggemar ramen.
Mau balik lagi? Ga usah ditanya itu mah. Aku pengen icipin menu ramen lain, termasuk menu Salmon rice mereka yang katanya juga juara andalan 😄. Alternatif bagi yang tidak menyukai noodles, bolehlah beralih ke hidangan nasi.
ga sabaaaar menunggu next ketemuan kitaaaa
Sepintas harga di sini mungkin terlihat mahal, tapi dengan rasa yang rich, smooth dan full flavour di lidah, buatku harganya masih sangat masuk akal dan sesuai 😍😍👍 .
Total harga yang aku harus bayar, Rp893,343. Worth it dengan rasa yang bisa banget bikin kami bertiga happy 💖
Hopefully, mereka bisa mempertahankan rasa dan kualitas makanan yang disajikan sampai kapanpun.
anies
Plaza senayan ni seingat saya dulu laa kan kalau ada fans meeting esp artis dari luar, venue pasti dibuat di sini… macam mana saya tahu? Sebab selalu tengok or baca fasal dunia artis laa hahaha… dulu2 kannn tak ada kerja… so ni laa kerjanya baca gossip or berita fasal artis hehee
21 April 2026 ● 09:52administrator
hahahaha betuuuul…. tapi kalau sekarang fans meeting lbh banyak dilakukan di tangerang, sebab dah ada tempat khusus yg memang lebih luas juga.
23 April 2026 ● 09:23anies
Terrine de chocolate tu, dapat ke saya memang sekali ngap je tu hahaha…
21 April 2026 ● 10:02administrator
bagi penggemar coklat mungkin.. kalau saya coklat nih hanya raso raso ;p..
23 April 2026 ● 09:23anies
Chicken cesar saladnya tak seperti cesar salad yang pernah sy jamah sebelum ni. Tampak lain dan menyelerakan…
21 April 2026 ● 10:20administrator
mungkin efek dari fusion french dan jepang 😀
23 April 2026 ● 09:24anies
Sy risau kalau pinggan besar-besar macam ni. Risau terlepas nanti aduhhh habis berderai hehehe..
21 April 2026 ● 10:49administrator
hahahahha, samaaa… makanya saya pastikan jgn ke pinggir sangat, takut pula kesenggol dan jatuh ;p
23 April 2026 ● 09:24anies
Ooo Michelin starred chef rupanya… patut laa… tengok hidangan je dah tahu bukan biasa-biasa punya chef ni…
21 April 2026 ● 11:15administrator
itu yg bikin saya nak cobaaaa.. untung temen2 nih ada waktu , jd bisalah kami coba bersama 😀
23 April 2026 ● 09:25SHAIZHAR BIN ABU BAKAR
saya bukan pengemar makanan japang. tapi kalau FREE saya HAPPY
21 April 2026 ● 11:19administrator
semua orang memang happy kalau dpt yg freee hahahahah
23 April 2026 ● 09:26anies
p/s the chicken rice shop tu kebanyakan ada dalam mall. x jauh pun dari hotel nanti… kite pergi nanti yaaa.
21 April 2026 ● 11:32then Caah Donut cuma ada kat shah alam je. kat jalan TAR tu cuma buka sepanjang bulan puasa je…
administrator
asiiiik, siiiip tak sabaar lah saya menunggu june ini ^o^
23 April 2026 ● 09:26linda
memang besar betul pinggan nya…
21 April 2026 ● 11:53katanya kedai jepang, tapi makanannya tak terlihat ke arah jepun sangat…
administrator
krn ini fusion kak, antara french dan japan… makanya tidak otentik jepang.., tp tetap sedap . namanya pun french ramen 😀
23 April 2026 ● 09:20Ujie Othman
Terkejut tengok piringnya, besar sangat 😂
Kalau makanan tertumpah pun masih jatuh dalam piring 😀
Seronok bila sesekali jumpa, dapat pula makanan sedap sesuai selera.
21 April 2026 ● 12:48administrator
memang penuh meja gara2 piring hahahaha… tapi tak menyesal lah ajak teman2 makan sana, saya memang sukaa sangat dengan menu2nya
23 April 2026 ● 09:21MZ
food presentation nya awesome sgt! undang tu nampak sgt sedap. masakan jepun ni memang fav mmy 3 boys, i plak pilih2 jer apa yg i boleh mkn…if udang2 tu i suka laaa
21 April 2026 ● 14:09administrator
nasi pun ada kak… tak semua mie.. tp ramen mereka memang sedaap lah
23 April 2026 ● 09:22Ibrayusarima Ibrahim
Menarik makanannya walaupun open house Fanny di restoran makanan ala Japang. Banyak menu² sahaja sudah bikin kecur la, Fanny.
21 April 2026 ● 14:19administrator
datanglah ke jkt kak ;)… nanti saya ajak kesini juga,, memang sukaaa sangat saya… apalagi plating pun cantik . macam sayang juga nak makan ;p
23 April 2026 ● 09:29mamatisya
sedapnya tgk salmon tu..lama tk mkn
21 April 2026 ● 14:20administrator
kalau ke jkt lagi mampir sini kak 😉
23 April 2026 ● 09:22Roziah @ Cie
dasyat food presentation kedai ni. appetizer ye coklat matcha tu.
21 April 2026 ● 15:11administrator
hahahahahah sebenernya dessert… tp biasanya kami dah kenyang kalau dah sampai main course.. jd pesan ajalah awal, biar untuk appetizer.
23 April 2026 ● 09:19Evi
Aku kalau makan ramen yang banyak ads on-nya, suka enggak tega kalau semua langsung dicampurkan ke dalam mangkok yang berkuah. Biasanya aku makan 1 / 1, diselingi sambil menghabiskan ramennya tentu saja. Oh seru sekali ya mbak, teman traveling akhirnya jadi teman akrab. Walau gaya traveling nya berbeda tapi tetap bersahabat dan cocok untuk makan-makan di halal bihalal hari raya
21 April 2026 ● 15:36administrator
aku awalnya juga cobain dulu 1-1 mba.. kalau memang lebih enak makan yterpisah, aku ga bakal masukin ke kuah.. tp yg ini lebih enak masuk kuah sih… makanya kucemplungin semua 😀
so far tiap pake travel, selalu nemu temen2 travel yg seru… walaupun yg deket banget ya mereka2 ini 😀
23 April 2026 ● 09:18mrhanafi
Ikan salmon saja sudah sedap…apatah lagi kalau mi nya.
hiasan nampak premium dan pasti mengembirakan sesiapa yang suka makan menu Jepun nie
21 April 2026 ● 17:10administrator
betuuuul bang.. salmonnya saja sedaaap sangat.. dimakan dengan mie dan kuahnya yg rich savoury, memang mantap lah !
23 April 2026 ● 09:17Khanif
mba, aq ada temen yang juga udah berkeluarga, kebetulan istrinya ini memang gak bisa masak, mereka pacaran udah lama, dah tau masing-masing, setelah mereka menikah, suaminya ini yang selalu masakin buat istri, karna memang suaminya pinter masak, dan itu jadi hal teromantis buat istri karna tiap hari selalu di masakin suaminya :).. menurutku istri ga bisa masak ga apa-apa kok :D…… kalo mba fanny udah mau balik lagi ke resto ini jadi memang bener-bener enak tingkat dewa ya menu masakanya, kalo aq sendiri tertatik sama yang ramen salmon, kelihat yummi banget 🙂
21 April 2026 ● 17:21administrator
seharusnya memang harus terima ;p… dari awal nikah atau pacaran biasa udh tahu pasangannya ga bisa masak… yakali setelah diwajibkan bisa… kalau ceweknya mau belajar, fine.. tp kalau memang dia ga suka masak, jgn dipaksa 😀
enaaaak bgtttt nif… ini kalau ada temen malaysiaku dtg, aku bakal ajakin kesini sih ;D
23 April 2026 ● 09:16Mang Duyeh
Katanya salmon itu ikan paling enak di Dunia, salah satu cita – cita mamang yang belum kesampaian itu makan salmon, gimana rasanya ya? jauh apa deket ya sama rasa ikan sarden?
21 April 2026 ● 19:05Terima kasih sudah menceritakan rasanya, jadi bisa ikut membayangkan nikmatnya.
Liat fotonya membuat mamang ketar ketir Scary scary delicious, ditambah ada Saos Coret di piring, bikin jiwa “beras bulog” mamang meronta – ronta.
administrator
beda mang… salmon ini aku suka krn ga amis… dan daging memang lembuuut banget.., apalagi kulitnya, kalau digoreng rasanya enaaak… kalau kulit ikan lain biasanya ga bisa, atau malah amis jatuhnya
hayuuuk ke jakarta mang, sekalian nemuin anak didikmu hahahah
23 April 2026 ● 09:14Rawiwa
Betullah tagline : serving art in a bowl… sampaikan akak zoom menu appertizer pertama Terrine de Choc Mix.. cari mana choc nya 😁. Nampak macam lukisan atas pinggan.
21 April 2026 ● 19:41administrator
hahahahahh, memang cantik plating mereka.. sayapun sampai sayang nak makan… tp kekurangannya cahaya lampu yg remang… jd susah sikit buat foto
23 April 2026 ● 09:13Nurul Rahmawati
Salmonnyaaa gedhaaa bangett itu mbaa.
Menurutku harganya sangaattt value for money.
karena beli salmon mentah di Superjndo size segitu bisa 75K. nah ini dah mateng, di resto fine dining, mall PS pulaa.
jadi yhaa cucok buangett .
aku dah lamaa ngga ke PS. Trakhir ke JKT, diajakin adek iparku ke PIM ama mall BSXchange doang.
21 April 2026 ● 19:42pan kapan mauuu ke sana juga ahhh
administrator
issh memang puaaaas mba…. hrs kesini deh kalau ntr ke jkt… ga nyesel… aku udah mau balik lagi jadinya, penasaran ama menu lainnya
kalau ke PS kejauhan, masih ada di pacific place juga … pengen cobain di mall yg lain aku
23 April 2026 ● 09:12Amie
Kalau sudah ada tanda halal memang tidak ragu-ragu lagi untuk ulang kunjungan. Sudahlah sedap, halalan toiyyiban lagi. Saya peminat salmon, sudah pasti terbayang-bayang keenakannya ketika baca cerita Fanny!
21 April 2026 ● 20:54administrator
betuuuul… kalau ramen ini kdg kita kuatir kuah rebusannya pakai apa kan… jd saya selalu pastikan halal dulu
23 April 2026 ● 09:10Mulan Ishak
Wahh besar betul pinggan/piringnya ya Fanny. Dessert terrine de chocolate itu sedap sangat sebab chocolate addict 😍😍😍 kalau pahit pun tak mengapa.
Salad dan ketiga2 noodle dan ramen pun pastinya sedap terutama lobster ramen. Kalau rasanya sedap juga plating, ambience dan servis, pastinya customer akan datang lagi kan.
22 April 2026 ● 12:05administrator
harus coba kalau ke jakarta kak … saya dah plan nak balik lagi makan sana , saking sukaaaanya dengan ramen mereka.. pensaran juga dengan menu yg lain
23 April 2026 ● 09:10eryka
Takjub banget sie aku liat ini..kayak gini yaa pelayanan penyajian dari chef yang sudah pernah dapat michelin bener2 gak cuma rasa tapi juga penyajiannya yang bikin kagum..gak heran juga kalo harganya mahal secara bahan2 yang mereka gunakan juga fresh semua kan mbaa dan gak ada yang kurang..sebagai penggemar ramen rasanya pengen nyobain..mahal dikit gpp setidaknya bisa mencicipi sekali seumur hidup ya kan mbaa 🙂
22 April 2026 ● 19:00administrator
kalau ke jkt cobain mba…. ada di beberapa mall kok
23 April 2026 ● 09:08~uncle gedek!
Patutlah tagnilenya “Serving art in a bowl”. Memang macam karya seni hasilnya… tapi kalau karya seni nanti kita yang sayang untuk di makan!
22 April 2026 ● 20:56administrator
hahahahaha, awal2 je dinikmati pakai mata uncle… baru setelah itu mulut bekerja 😀
23 April 2026 ● 09:07Tot
Wah.. telan air liur akak baca entry Fanny kali ini. Mesti sedap, apatah lagi dimasak oleh chef yang punya bintang Michelin. 😍
23 April 2026 ● 07:14administrator
walaupun menunya fusion, tapi saya sukaaaa juga ramen di sini kak… memang sedaplah… yuk lah ke jkarta kak nur, saya ajak kesini nanti 😉
23 April 2026 ● 09:07NA
Cantik persembagan makanan. Kalau makanan sedap tidak kisah harga lagi pula guna salmon memang tidak murah sangat.
23 April 2026 ● 09:46administrator
betuuuul.. apalagi yg fresh, memang tak akan murah… jd tak rugi membayar mahal untuk menu yg memang sedap
23 April 2026 ● 10:05Tukang Jalan Jajan
Tampilannya semua makanan tertatat rapi dan ciamik didalam piring saji yang guedeee puol tapi kalau dilihat porsi makanannya tidak begitu besar
23 April 2026 ● 11:16Semua harganya memang lumayan mahal karena bahannya premium semua, tapi kalau dilihat nama menunya lumayan berat kalau bisa menghadirkan citarasa lokal hehehe
Tapi sebagai sahabat emih, saya doyan doyan aja sih semua hohoho…
administrator
ga berasa sih citarasa lokalnya menurutku…. tapi malah bagus… ramen kuah rich dan sedikit creamy begini memang favoritku banget mas :D.. ntr cobain deh kalau ke jkt
23 April 2026 ● 21:51Heni Rosnita
Emang sesuai ama tagline mereka ya, cantiiik gitu, jadi sayang mau di makan wlwkkk, gede banget itu piringnya, emang dah mirip topi koboy aja 😁wah paduan rasanya ini mah ya mbak, menggugah selera dan isi kantong😁yah balik lagi ada rasa ada harga yang sesuai yaa
23 April 2026 ● 15:06administrator
ga nyesel makan sini… sebanding dengan harga… setidaknya aku jd tahu kalau mau undang tamu makan, enaknya kemana 😀 . kalau suka mie, pasti doyan sih mereka
23 April 2026 ● 21:54Fenni Bungsu
Daku juga bukan penggemar matcha Kak. Jadinya suka bingung yah lezat kek mana huhu.
Nah yang urusan kopi beda nih. Daku lebih milih dari coklat daripada kopi pahit, soalnya menurutku udah cukup dengan pahitnya kehidupan, biarkan urusan kopi jangan pahit² wkwkwk.
Sebagai yang suka udang, daku mau dah pankapan coba. Apalagi lokasinya familiar, karena pernah pas ada kerjaan ke Plaza Senayan buat nobar di XXI-nya, jadinya gak bingung buat nyari ini resto
23 April 2026 ● 15:36administrator
kalau matcha nya rumput banget aku ga doyan hahahahaha… yg ini ga… makanya aku cocok mba..
iyaaa cobain deh…. ga cuma di ps sih, ada juga di agora mall ama pacific place… yg pacific place menarik juga dicoba ntr… cakep tempatnya..
23 April 2026 ● 21:55Lala
Aamiin 🙏😇 semoga resto tersebut bisa beneran konsisten menjaga kualitas rasa hingga pelayanan. Ternyata ramennya sudah ada sentuhan ala Francis ya Mba Fanny.
Pas lihat menu yang di pesan mba Fanny, wow amazing sih takjub aku melihatnya. Luar biasa gede ya tempatnya dan salmonnya gede juga, duh enaknya, kebayang, auto ngiler.
Kalau makan di tempat yang beneran nyediain kualitas rasa jempolan, bikin happy banget emang. Nggak berlebihan misal mau sungkem sama chef nya saking “gila chef, keren banget enak” gitulah ya.
Senengnya bisa meet up sama dua teman travelling. Alhamdulillah ya silaturahmi tetap terjaga. Bener sih mba aku pun merasa Plaza Senayan membingungkan, entah karena aku jarang juga kesana ya. Better GI gitu sama Kokas hehhe atau Central Park. Tetapi semua mall aku tuh agak susah menghafal spesifik tempat-tempat.
Openingnya yaampun hehehe. Selama ada resto, yaudah halbil nya di resto aja yakkk hehehhe. Alhamdulillah tempat ramen satu ini sudah halal certified juga ya. Makin nyaman makannya pun.
23 April 2026 ● 17:11administrator
hahahahhaha iyaaa kalau sampe jumpa ama chef nya aku udh minta foto sih :D. kok bisaaaa pinter banget masak hihihihihihi
mungkin aku aja yg ga biasa ke PS yaaa, jd ngerasa bingungin layoutnya ;p.. memang sih harus sering2 dijelajahin biar hapal tempat2 di dalamnya 😀
lagian rumahku kecil mba, jd ga mungkin menerima tamu… blm lagi ntr repot beres2…. jadi memang aku lebih suka undang aja ke restoran 😀
23 April 2026 ● 21:57Asri
Awal lihat Terrine de Chocolate Mix aku mikir yang bisa dimakan sepanjang itu, ternyata setelah baca lebih lanjut, kayanya yang besar itu piring sajinya aja ya? Yang dimakan yang setengah lingkaran 4 buah di kanan kiri itu kan? Kayanya ini chefnya suka pake wadah saja gede- gede emang ya. Terbukti dengan bowl ramennya yang segede topi hahaha… Tapi ya dipinggirnya masih ada side dish untuk ramen ya. Jadi nggak kerasa kosong.
Ramennya bener-bener istimewa sih. Secara tampilan saja sudah kelihatan mahal dan enak. Apalagi dari testimoni mbak Fanny dan teman-temannya, ini emamg enak. Jadi masih sebanding dengan harga yang dibayarkan ya.
Sebagai pecinta olahan mie aku tergoda banget nih mbak. Chefnya nggak kaleng-kaleng sih..
23 April 2026 ● 17:59administrator
hahahahaha iya mba, piringnya yg gede2 memang ;p… tapi untung porsi ramen ttp cukup sih, bukan yg dikit yaaaa. kenyang juga ngabisinnya 😀
ntr kalau ke jkt, jgn lupa cobain french ramen ini dan mie tarempa kemarin 😉
23 April 2026 ● 21:49ariefpokto
Itu piring saji apa UFO gede banget!! Tapi puas ya secara rasa dan experience makan disana berkesan. Secara harga menurutku masih masuk akal karena experience nya menarik. Beda dibandingkan yang lain kan.
23 April 2026 ● 18:32administrator
iya, kualitas bahan yg dipakai, skill chef nya, worth it lah dengan harga yg dibayar. apalagi ini plaza senayan 😀
23 April 2026 ● 21:48Miss Mirror
Plattingnya kelihatan yummy. Tapi salute sama Fanny kerna dibalik banyak menu lebaran & pertemuan sama teman2, bisa juga puasa 6 ya, sy kemarin tidak mampu habiskan.
Lama kami tidak ke JKT kerna sekarang udah obses dgn suasana kampung2. Hihi.
23 April 2026 ● 19:35administrator
saat puasa 6, saya memang off kan dulu ketemu teman2 kak :D… biar fokus.. kecuali dah lama janjian, baru lah tak puasa.. nasib baik schedule ketemu justru setelah puasa 6 dah selsai..
saya pun thn depan rasa2nya nak jelajah indonesia timur kak… dolar lagi tinggi, jd better saya jalan kliling indonesia trutama timur 😀
23 April 2026 ● 21:47Bambang Irwanto
Kalau saya, justru Plaza Senayan Favorit saya, Mbak. Soalnya ada jam menarinya hehehe. Tapi memang kalau ga tau, mau ke bioskop saja bingung, soalnya terpisah dari bangunan utama.
23 April 2026 ● 19:38Dan.. ehm.. menu di foto semuanya sangat menggugah selera dan pastinya enak-enak semua. Kalau salmon, siapa sih yang bakal nolak hehehe. Buktinya, Mbak Fanny mau balik lagi ya. Makanya walau terkesanharganya di atas rata-rata, tapi tetap sesuai dengan rasanya
administrator
aku malah ga rezeki mulu liat itu jam menari hahahahaha… waktunya ga pas… yaa kaaan, bangunannya ada yg pisah, jd bingung ;p.
tapi mungkin kalau dah sering kesana, jd biasa kali yaaa ama layout nya 😉
23 April 2026 ● 21:45Fajarwalker
Aku ngiler banget lho mbak pas liat foto-fotonya. Cuma pas liat foto bonnya, ilerku kutarik lagi. Ga masuk jangkauanku si ini, hahahahaha.
Wajar sih, apalagi pas baca ini chefnya Michelin Star. Yhaaa pantes lah makanannya seenakk ituuu. Dari udang, lobster sampe salmonnya gak ada yang failed ya. Bahkan porsinya pun banyakkkk, sampe segede gitu euy piringnya.
Agak mengkaget di part ini. Soalnya image resto michelin di imajinasiku tuh yang piringnya gede doang, tapi porsinya kek buat ngasih makan marmut. Alias kecilll bener. Yang saosnya di-splatter seucrit doang gitu, hihihi.
kalo resto gini sih, kayaknya rasa gabakal banyak berubah ya mbak. Kalopun ada naik harga, ya mereka tinggal naikin harga aja, toh resto mewah ini. Gak yang ngakalin bahan baku, macem yang biasa terjadi di resto menengah kebawah, hihihi.
Badan tepar abis dari transyogi
23 April 2026 ● 21:08otot mengeras kayak kena formalin
Rasa lapar membumbung tinggi
sampai kudengar kata ‘michelin’
administrator
michelin itu sebenernya ga sama ama fine dining yg menyajikan porsi kecil2 jar… beda. michelin justru ga menilai rasa loh, tapi dia menilai konsistensi, teknik masaknya, kombinasi rasa dari makanan yg dimasak, juga karakter dari chef… jd kalau ga sopan, wassalam aja hidupnya ;p. misalnya dia milih2 customer, ama yg 1 baik, ama yg 1 nya cuek.. ga bisa.
kalau rasa justru itu selera masing2.. jd ga mungkin dinilai. :). aku pernah nonton film michelin soalnya, jd dari situ tau apa aja penilaian mereka
23 April 2026 ● 21:44Didik Purwanto
Sesuai bgt ama tagline-nya. Art in a bowl. Bener2 nyuguhin seni di dalam mangkok/setiap penyajiannya.
Namun ga lupa, ini resto michelin. Pasti ngasih rasa dan aroma yang ga kalah dr penampilannya. Dan bener aja, semua itu terbayar melampaui harganya.
Baru tahu loh French jg bikin ramen yg kaya bgt taste-nya. Dgn perpaduan salmon dan lobster, bikin ramennya mkn punya tekstur unik.
Menarik dicoba nih kalo ke Jkt lagi.
23 April 2026 ● 21:31administrator
ketemuan dong kalau ke jkt :D… iyeees, makanan french itu banyaaak banget fusionnya memang, salah satunya dengan jepang.. tapi memang gaya hidangan 2 negara ini cocok banget disatukan.
23 April 2026 ● 21:41Liyon Primadani
Setelah selesai baca dan mau ninggalin komen. aku udah lupa nama makanan apa aja tadi, fix aku emang ditakdirkan bukan untuk makanan jejepangan begitu dan diutus kebumi nasi padang, warteg dan masakan istri 😂
23 April 2026 ● 22:54administrator
hahahahha namanya memang panjang bener dah… aku aja hrs liat foto menunya baru inget hihiihi
24 April 2026 ● 09:43Katerina
Kalau menurut aku ya Fan, kenapa pahit kopi masih bisa diterima, tapi pahit dark coklat enggak? Karena pahit pada kopi (dari senyawa seperti kafein dan hasil roasting) terasa lebih “ringan” dan sering dibarengi aroma yang kompleks. Sementara pahit pada dark chocolate (dari kakao padat dan polifenol) cenderung lebih pekat, kering, dan nempel di lidah. Jadi sensasinya memang beda banget.
hahaha piring saji segede topi pantai, tinggal tarok di kepala udah berasa turis pantai nyasar deh itu
aku salfok sama side dish truffle cheese nya, kok kayak lebih menarik daripada salmon noodle-nya wkwk. Yang keliatan kayak berserabut itu kentang mustafa?
Aku yakin Fanny puas banget makannya, soalnya foto si Truffle Cheese Salmon Noodle nya diupload sampe 6 kali berturut-turut hahahhaa. Okay lah nanti kalau ke sana cobain juga deh. Ajak Alief juga, dia doyan yang kayak gini soalnya.
23 April 2026 ● 23:02administrator
bisa jadiiiii, dipikir2 bener juga mba… kalau kopi kan pahit tapi ada aroma… coklat ini ga ada .. dan padat pula.. ngunyahnya effort kalau pahit dan kering… beda ama pare juga pahit, tapi aku suka, krn ga padat
24 April 2026 ● 09:44Dyah Kusuma
Hmm mbak Fanny sukses membuatku mupeng pengen nyobain. Kalau makanan jepang yang matang begini aku masih mau, apalagi gurih kan ya, tapi kalau sushi mohon maaf kutak bisa
23 April 2026 ● 23:47Beneran besar banget piring nya, lihat perbandingan tangan mbak Fanny nampak besar sih.mantap bener. Kalau secara harga aku ga bisa komen sepertinya sebanding la ya dengan porsi dan lokasinya
administrator
lokasi juga menentukan harga, apalagi ini mall premium… jd wajar harga juga tinggi.
nah ini aman utk para penyuka mie, dan yg ga suka sushi… krn menunya rata2 salmon matang kok 😀
24 April 2026 ● 09:42Dita Indrihapsari
Huaaaa, kebayang itu seenak apa. Creamy, salmonnya juga gede, mana ada crispynya lagi ya mba.. Side dish yang ditaruh di mangkoknya juga banyak… 😀 Gede banget nget mangkoknya. Beneran kayak topi bangsawan Inggris ahaha…
Alhamdulillah udah halal juga ya mba. Apalagi Michellin star chefnya ya. Mungkin ada penyesuaian juga ya biar bisa dapat sertif halal di sini. Tapi kalau rasanya masih enak banget berarti memang bahan-bahan halal yg dipakainya memang bagus.
Konseonya aku sukaaaa.. Makanan Jepang tapi style Perancis.. Bagus platingan-nya yaaa… Sekali lihat menarik banget, bikin pingin dimakan. Tapi aku penasaran juga sih mba sama appetizer cokelatnya.. Aku juga nggak terlalu suka banget sama matha, tapi kok kalo Mba Fanny bilang matchanya enak jadi pingin nyoba, kayaknya cocok juga di lidahku… ahaha…
Langsung aku kirim ke suamiku ah tulisan ini biar dia ngiler dan pingin juga… wkwkwk 😀
24 April 2026 ● 07:22administrator
aku pun mau kesana krn udh halal itu mba… ramen ini ga kayak udon sih.. kdg walaupun ramen ayam, tp kuahnya dari rebusan babi kalau di jepang.. makanya khusus ramen akku pastiin dulu memang
cobain deh… aku juga penasaran ama menu nasi salmon nya… kalau kesana lagi mau cobain itu :D.. menggugah juga
24 April 2026 ● 09:40Yuni Bint Saniro
Aku paham kenapa mereka pake mangkoknya yang kayak topi begitu. Biar enak, ada space buat naruh side dish atau topingnya.
Kali aja, ada pelanggan yang nggak suka APA gitu. Nggak keburu kecampur me ramennya. Asyik.
Enak-enak banger tuh kayaknya, Kak.
24 April 2026 ● 07:35administrator
hihihihhi bener mba, kalau ada yg ga disuka, atau mau letak cangkang lobster tuh, tinggal taro di pinggir ;p
24 April 2026 ● 09:38Nuy Lentik
hmmm aku sejenak terdiam ” serving art in a bowl ”
24 April 2026 ● 07:43bener ter bukti ya teh , ketika penyajian yes ini yang dimaksud
tagline nya true bangeut ya makan ramen diksih sentuhan yang art bangeut ( barisan side dish daging kentang mustopa , letuce) baru ramenn itu cantik bangeut , rasa kalau kata teh fanny ok itu berarti rekomended
tpi itu konsepnya piring plus mangkuk kali ya ( bner2 segede topi )
administrator
iya juga yaaaa, aku baru sadar setelah baca komen mba, piring plus mangkuk hahahahahahha
24 April 2026 ● 09:38lendyagassi
So fancyyy…
Seneng ngliat platingnya makanan Jepang beginiih… rapiih dan seringnya jadi ga tega mau makan.
Tapi kan tetep judulnya makanan, hehehe..
Salmonnya beneran menggoda, tapiii semuanya juga menggodaaa..
Kalau makannya se-fancy ini, 2 atau 3 jam lagiii.. masih cari jajanan yaa, ka Fan.. hehehe.. minimal roti.
Tapiii.. rasa creamy yang light ini memang meninggalkan jejak rasa yang bikin pingin ngulang lagii makan di Salmon Noodle 3.0 PS.
Kalo fusion food gini, jadi inget scene ribetnya dapur di drama-drama gitu yaah…
24 April 2026 ● 07:46administrator
hahahah ga mba, soalnya ini beneran kenyaaaang ;p. porsinya ngenyangin kok, bukan cuma piring yg kelewat besar 😀
salmonnya memang enaaak bgtttt… kalao kesana aku pasti pesan yg salmon menu lainnya . cobain deh kalau di jkt mba
24 April 2026 ● 09:37Ire Rosana Ullail
Oke jadi itu aku memetakan dulu lihat gambar terrine de chocolatenya Mbak, maksudku itu yang panjang bukan termasuk cokelat yang bisa dimakan ya, itu tempatnya ya berarti, hahaha. Hm…ini makanan orkay emang beda, hehe.
Konsep chicken Caesar Saladnya unik, ada rotinya, ada sayurannya,,seger dan menyehatkan. Duh itu piring gede amat Mbak, menuhin meja banget itu.
Ini plattingnya menarik, jadi bisa belajar cara platting aku, ternyata unik juga bisa ditaroh di pinggir-pinggir gitu. Oalah di bannernya pun emang begitu ya.
Oalah (lagi) ternyata chefnya dapet Michelin Star, duh kelas ini mah.
24 April 2026 ● 08:05administrator
hahahahaha emang di foto itu coklat malah jd kliatan hiasan ya mba ;p… ini 2 orang yg bilang coklatnya yg mana hihihihihi…
iyaaa plattingnya ini yg aku suka di awal… sampe ngajakin temen makan situ… udah penasaran pas liat platingnya yg cantik
24 April 2026 ● 09:35April Hamsa
Eh kalau aku tu suka pahit dark choco juga mbak. Pernah suatu waktu aku keliru makan cokelat yang harusnya buat kue2, pahit banget wkwk, kirain cokelat buat dimakan langsung, tapi ternyata cukup diterima di lidahku xixixi.
Haha ikutan galfok sama ukuran piringnya. Untung muat mejanya 😀
Kirain tadi makanannya tu pasta spageti, eh ternyata ramen yaa. Mana ada pilihan salmon, lobster, wuaahh enak2 semua.
Kalau nggak suka mie2an juga ada alternatif nasi.
Tapi kyknya kalau ke sana aku tetep akan pesen noodle soalnya penasaran sama campuran masakan Perancis dan Jejepangan di sana hehe.
Mantul banget donk cfef foundernya sudah pernah menerima penghargaan Michelin. Apalagi buat resto yang di Indonesia udah halal ya, jadi nggak ragu makannya 😀
24 April 2026 ● 08:06administrator
ya allah, aku ga sanggub mbaaaa hahahaha… soalnya pahirnya coklat itu beda ama kopi yg ada aroma … kalau coklat kan kering yaaa, dan padat.. makanya aku ga ketelen 😀 . tp yg ini dark choco nya msh aman, cuma aku aja yg ga terlalu suka
iya jarang2 nih ada michelin, walaupun yg ini chef nya, bukan restonya yaaa
24 April 2026 ● 09:34antung apriana
wah itu foto makanannya menggiurkan banget mbak ini restonya masuk fine dining gitu dong yaa. kalau seenak itu pastinya bayar dengan harga 150 nggak ngerasa rugi ya, mbak apalagi juga sudah halal ini restonya jadinya tenang buat yang muslim
24 April 2026 ● 08:14administrator
bukan fine dining ini sih mba.. lebih tepat restauran fusion, 🙂
nah iya, khusus ramen aku selalu pastiin halal… soalnya kdg rebusannya dari pork
24 April 2026 ● 09:32Heni Hikmayani Fauzia
Selain makanannya yang pasti enak enak dan plating nya yang gak main-main alias indah dilihat. Saya tuh seneng melihat penampakan piringnya, apa sekarnag sedang modelnya begitu yaa, piringnya besar tapi tempat buat makanannya di tengah dan kecil saja. Lucu saya melihatnya tuh bagus gitu. Sama penyajian salmon juga bukan di piring bagus banget, kek di nampan gitu. Bagi saya penampilan bisa membuat selera makan bertambah lho,,,,seneng jadinya.
24 April 2026 ● 08:54administrator
iya kaaan… baguuus memang mba.. walaupun di aku ga bakal berguna, cuma jd pajangan hahahahah… masakan ku simple semua hihihihi
24 April 2026 ● 09:30Sn Faaezahh
Haha, mangkuk besar topi 😂
Nampak sedap batul salmon ini, jadi kepingin nyoba..
Faa penah termakan dark cokolat yang pahit banget. Ampun deh, rasa trauma bila ingat, haha.
Vibe restaurant ini aesthetic sekali. Btw, Fanny, kamu cantik bangetttt !
24 April 2026 ● 10:16administrator
faa dtg lah ke jakarta. nanti saya ajak wisata kuliner di sini 😉
iiisshhhh kalau termakan dark choco yg pahit sangat memang sayapun tak kuat… tapi ada teman saya yg sukaaaa sangat dark choco.. makin pahit, makin suka dia ;p
27 April 2026 ● 21:32bidasari
Semua hidangan yang dikongsikan bukan sahaja tampak menyelerakan dan bikin air liur meleleh tetapi juga terserlah aura fine dining nya. Setiap makanan yang awesome untuk KSarie perlu mempunyai elemen yang seimbang dan rasa sesuatu bahan tidak keterlaluan mengatasi rasa bahan yang lain. Eh skema pula ayat KSarie ni😅Dapat makan sedap dan bersembang dengan kawan-kawan sekepala tentang travelling memang akan tinggalkan memori manis. Pasti sudah ada destinasi seterusnya untuk dilawati kan?
26 April 2026 ● 09:58administrator
ada dong pastinya ;)… tapi kalau dengan mereka ini lokal trip saja… nanti insyaallah september..
itu yg saya suka kalau bisa kumpul dengan teman2 yg punya visi misi dan passion sana 😀
27 April 2026 ● 21:36Ezna
Nampak mewah la makanan kat sini dengan salmon dan lobster lagi. Hidangan nampak menyelerakan dan plating juga cantik ya. Macam2 warna dalam pinggan.
26 April 2026 ● 14:51administrator
memang sedap kak.. setidaknya skr saya tahu nak ajak tamu makan di mana kalau akan menjamu mereka … 😉
27 April 2026 ● 21:31Faizal R
Seronok membaca food review-nya. Ia membuatkan kita teringin sekali mencubanya. Sungguh unik gabungan Jepang dan Prancis sebagai menu. Sangat berbaloi untuk dicuba dalam hidup ini sementara deria rasa masih elok berfungsi. Tak sabar pula menanti review menu untuk next meet up.
27 April 2026 ● 07:33administrator
ntah kenapa tapi saya memang banyaaak menemukan menu2 fusion antara prancis dan jepang… bahkan film ttg 2 kuliner ini berkombinasi pun ada… mungkin memang 2 kuliner yang selalu match untuk difusion-kan yaa :D.. nanti nak ajak teman malaysia yg akan dtg utk coba makan di sini
27 April 2026 ● 21:30Maria Tanjung
Mbaaa, aku kalau makan terrine de chhocolate mungkin ga sampe 10 menit bisa langsung habis tuh, hihihi. Jadi pengen nyobain Salmon Noodlenya aku, mbak.. sepertinya satu porsi itu akan cukup membuatku ga makan sampe malam misal untuk makan siang, hehehe.
27 April 2026 ● 20:46administrator
memang mba, aku aja abis makan ini lgs kenyang sampe malam hahahahha…
aku sama coklat biasa aja sih… suka, tapi ga yg gimana2… jd kalau makan ini selalu dikit2 dan pelan 😀
27 April 2026 ● 21:22Rahmah
Mbak, percaya gak kalau wadah segi empat panjang dan mangkuk lebar itu aku punya, haha
28 April 2026 ● 06:09Meski ambil yang ukurannya gak segede itu sih
Dulu buat food phtography pas lagi rame ramenya pesenan
Alhamdulillah ya bisa makan Salmon dengan rasa yang worth it
Harga nyaris sejuta aman selama enak dan pelayanan juga oke
Hmm… kalau aku bakalan nabung dulu sebelum makan itu, haha
administrator
mangkuknya memang baguuus mba, tapi aku pribadi kalau beli sendiri kayaknya jd pajangan doang… lemari piringku pun ga akan cukup hahahahahah… mana berat banegt lagi ;p , si kakak kan udh bisa cuci piring… kalau aku suruh cuci piring begini, alamat pecah aku kuatir hahahahah
28 April 2026 ● 06:29Larasatinesa
Aduh apalagi ini unik banget French Ramen. Aku tadi sekilas pengen ketawa lihat bentuk mangkok topi ramennya tapi terus nggak tega juga ngacak-ngacak tatanan topping yang udah disiapin di atasnya. Tapi itu mangkoknya dalem nggak sih mbak porsinya? Terlihat kecil dari atas. Dan apakah kenyang kalau pesan ramennya aja tanpa appetizer lainnya?
Tapiii.. Kalau udah Mbak Fanny bilang approve, aku mah auto penasaran sih. Duuuh kapan yaa bisa ke Jakarta lagi.
28 April 2026 ● 06:34administrator
banyaak ini nes… kenyang aku sampe malam ;p. saking gede piring, jd porsi malah kliatan kecil, tapi pas kok
28 April 2026 ● 07:42Sha Mohamed
Samalah dengan Sha, tak pandai sangat masak kalau untuk tetamu yang ramai.. Kalau buat rumah terbuka biasanya Sha akan masak tomyam, sayur campur dan ayam goreng.. Ini menu yang jarang gagal.. kikiki.. Kadang tu order ja dengan orang.. Atau beli yang dah siap..
28 April 2026 ● 07:01administrator
yaaa kaaaan… untuk hal2 yg saya tak kusai, dah laaah, cari yg simple saja… pergi ke restauran kalau nak makan enak 😀 atau ingin menjamu tamu 😀
28 April 2026 ● 07:44Sha Mohamed
Aduh.. Comel sangat saiz coklat tu.. Sha cukup suka kalau dark coklat.. Rasanya lebih mewah..
Melihat hidangan mi tu, agak memukau.. Saiz pinggan yang besar, kuah yang pekat.. Hidangan sampingan di tepi pinggan juga memikat mata.. Memang berbaloilah harga yang mahal kalau rasanya sangat mewah dan memikat lidah.. Jadi teringin untuk dicuba..
28 April 2026 ● 07:30administrator
datanglah kak ke jakarta… nanti saya ajak kuliner di sini 😀
28 April 2026 ● 07:44Mazni
piringnya betul2 macam topi! mesti berat kalau angkat ni.
saya suka sangat dgn pasta creamy2 macam ni! tambah pulak bila ada salmon, udang, lobster, tak buat rasa muak!
harganya memang agak mahal, tapi berbaloilah bila yg masaknya pun chef michelin star. paling best sudah ada cert halal lagi 😀
28 April 2026 ● 07:41administrator
memang berat sangat piringnya.. sayapun seram kalau sampai jatuh hahahahaha
hayuk lah ke jkt mazniiiii, nanti saya ajak kuliner di sini 😉
28 April 2026 ● 07:45Nurul Rahmawati
Anakku doyaann bangettt ikan salmon.
kalo ada promo di Superindo, aku pasti beliin buat dia…tapi ya aku olahnya sederhana bangett…cuma grill di pan..kasih butter ama garam lada dikittt aja.
nah kapan2 pengin ajakin anakku ke sini. Biar tau olahan salmon versi level up!!
28 April 2026 ● 08:05dan harganya masih value for money ya
administrator
laah samaaa mba.. akupun begitu doang hahahaha…. ga jago masak yg macem2, ntr malah rusak salmonnya hahahaha… kalau mau yg level up, dah lah beli jadi aja
28 April 2026 ● 09:55Dedew
Ngakak banget lihat piringnya beneran besar banget dan penataannya cantik banget terlihat premiumnya.. ikutan ngiler pas cobain matcha dan mie ramen salmon.. mewah sekali….
28 April 2026 ● 08:16administrator
iyaaa, sampe kuatir jatuh aku pas angkat piringnya hahahahha . beraaat memang
28 April 2026 ● 09:57Srie
Wow platingnya keren banget, btw ini memang tidak ada nasinya kah kak? Bisa meronta perut saya kalau tanpa nasi, he…he…karena konon katanya kalau belum makan nasi itu namanya belum makan tapi ngemil
28 April 2026 ● 08:20administrator
ada sih mba menu nasi.. cuma aku lagi ga pengen aja, krn menu andalan noodle… kalau aku tipe yg dibiasain dari dulu utk makan ga cuma nasi… makanya di keluargaku, menu makan terkadang roti pake isian daging.. itu aja kenyaaang 😀
28 April 2026 ● 09:59Etuza
Menarik..tahniah, sebab Fenny blogger yang sangat kemas buat catatan di blog..hebat..ramai yang komentar juga tanda blog ini amat digemari.
29 April 2026 ● 03:43administrator
saya memang suka menulis sesuatu secara lengkap bang :D… supaya saya sendiri pun tak lupa ;p
29 April 2026 ● 05:13Yoga Akbar S.
Mangkuk sebesar itu memang menuh-menuhin meja sih. Hahahaha. Kalau pesan hidangan lain, jelas enggak muat, dan baiknya piring yang udah kosong langsung diangkat.
Jujur aja, belum banyak menjelajah kuliner jenis ramen, khususnya yang harga di atas 100k. Masih seringnya di range 30-70k gitu. Tapi mungkin kapan-kapan perlu cobain, buat membedakan kuah kaldunya kayak gimana.
Agak kaget juga dengan harga ocha yang 25 ribuan, meski bisa refill. Soalnya biasanya yang 10 ribuan juga boleh refill. Haha.
02 Mei 2026 ● 18:44administrator
iya yog, yg piring segini memang harusnya meja lebih gede hahahah…. nanti pas hari spesial dengan istri , cobain yog 😉 . rasanya ga boong sih, sebagai penyuka ramen garis keras, yg ini beneran enak banget 😀
05 Mei 2026 ● 06:13Nurul Sufitri
Fine dining bertiga aja di Salmon Noodle Plaza Senayan, pasti membekas di hati ya. Penyajian makanannya cantik banget, apalahi menu utamanya pakai pinggan selebar topi. Dimasak oleh chef asli Jepang? Wah, mantap dan sesuailah dengan harganyanih. Ramen lobsternya menggiurkan, pesanan Qaila ya….Untuk salmon krispinya ukurannya cukup besar jadi puas makannya. Kalau makan ramen, kuah ada yang minta dipisah, ada juga yang langsung dijadikan satu, tergantung selera juga sih ya. Aku mah mana2 aja doyan wkwkwkwkw.
04 Mei 2026 ● 14:02administrator
kalau ramen aku memang lebih suka yg basah begini drpd dry ramen… beda cerita kalau mie ayam hahahahah .. itu harus pisah.
05 Mei 2026 ● 06:00Suria Amanda
Memang unik betul konsep French-inspired ramen ni! Jarang tengok ramen yang ada side dish kentang mustofa dan piring yang saiznya luar biasa besar macam tu. Paling tergoda tengok potongan salmon dia, nampak sangat ‘juicy’ dan premium. Terima kasih Fanny atas review yang sangat detail, boleh masuk dalam ‘bucket list’ kuliner Jakarta ni..bila la Kak SA nak kesana lagi ni…asyik2 ditunda aje
07 Mei 2026 ● 09:38administrator
datanglah kak sa…. contact saya tahu 😉 .. nanti bisa saya ajak kakak wisata kuliner di jkt 😉
07 Mei 2026 ● 12:28Carneyz
Ni kalau di Malaysia dikira sebagai fine dining. Harganya pasti lebih dari RM300 untuk semua menu yang Fanny dan kawan2 pesan tu 😅 Berbaloi sangat harga tu dengan status Michelin lagi. Wah, terus teringin nak ke sini jugak! 🤭
07 Mei 2026 ● 10:33administrator
nanti kalau ada waktu lebih, kita makan sini ya 😉 penutup liburan kalian di jkt ^o^
07 Mei 2026 ● 12:17mamatisya
pinggannya besar btul ye..tp isi salmon noodle tkde la byk
10 Mei 2026 ● 14:21administrator
porsinya buat kenyang kak.. bukan cuma piring besar.. tp memang porsi pun pas sebenarnya
11 Mei 2026 ● 06:40inia Lutarfus
waktu lihat photo pertama mau komen dikit banget porsinya cuma bikin geli – geli lambung saja, eh tapi setelah lihat photo tangan ternyata besar banget piringnya ya di tarok di meja langsung penuh mejanya wkwk. Syukur rasanya sesuai ekpstasi karena harganya lumayan banget bikin dompet jadi langsing.
10 Mei 2026 ● 22:27administrator
ga kecil ini porsinya.. ngenyangin mba… piringnya gede, tp porsi pas … untung harga yg mahal diikuti dengan rasa.. kalau ga, aku pun males makannya hahahaha
11 Mei 2026 ● 06:37