Minggu lalu aku kan sempat cerita yaaa, drama yang kami hadapi dalam perjalanan menuju Ipoh dari KLIA1. Maceeeeet geees… KL-Ipoh yang seharusnya hanya 3 jam, molor sampai 6.5 jam. Tak tahu karena apa 😂😂😂. Jadinya semua plan yang sudah dirancang dengan Nadia, kacaulah sudah … Awalnya kami mau meetup pas lunch, jadi mundur ke dinner time 😄
Untung saja Nadia dan Didi tak ada acara di malam harinya.. Tx Nad – Didi, dah jemput kami berdua , trus ajak makan jugaaa..
MAKAN MALAM DI JENDELA MIKAEL
Inilah tempat yang kami tuju untuk makan. Jendela Mikael, sukaaaa baca namanya… Restoran ini cantiiiik. Bangunan klasik, seolah rumah lama. Dan bagian dalam ruangan banyaaaak sekali bunga… Feelingku tempat ini pasti sering digunakan untuk acara, karena sesuai. Cozy sekali tempatnya.
Saat kami datang, masih sepi, mungkin baru buka.. Tapi setelah itu mulai berdatangan tamu-tamu yang lain.
MENU SET YANG DICOBA
Memang bingung pas baca buku menu, banyak sangat pilihan menu melayu… Pastinya langsung aku serahkan ke Nadia untuk memilih.. Yang penting ada lah kuliner khas juga untuk dicoba.
Bagusnya, tersedia menu SET. Lebih memudahkan karena menu biasanya sudah komplit dengan lauk, nasi dan sayuran.
Nadia pilih Set Chenang untuk 5 pax. Dalam 1 set terdiri:
Nasi
Daging salai masak lemak
Asam pedas ikan siakap
Masak sambal udang harimau
Ayam kampung goreng jendela
Kailan ikan masin
Telur dadar
Ulaman + sambal belacan + tempe
Tapi di luar set kami juga memilih minuman dan ikan patin masak tempoyak untuk aku coba.
kopi susu jendela mikael, ipoh
PUAS MAKAN MENU MELAYU DI JENDELA MIKAEL!
Butuh sedikit lama untuk semua makanan terhidang.. Tak apa, sebab kami punya banyaaaaaaak bahan pembicaraan😂😂. Memanglah kalau dah ketemu Didi dan Nadia nih, langsung panjaaaang cerita.. Ntah apa-apa yang kami obrolin, sampai politik Indonesia yang kacau balau pun kena bahas hahahahahahaha..
Tapi saat akhirnya makanan datang, langsung tercium aroma-aroma sedap 😍😍
Berhubung Nadia pesan untuk 5pax, sementara kami hanya ber4, jadi memang banyaaaak lah lauk yang terhidang. Sampai pulang pun masih ada juga lauk bersisa 😂.
Akhirnya bisa mencoba juga menu Ikan patin masak tempoyak khas Malaysia. Tempoyak sebenarnya di Indonesia pun ada, trutama daerah Sumatera Selatan dan Sumatera Utara.
ikan patin tempoyak
Menu ikan patin tempoyak saat ditaro atas meja, beuuugh langsung keciuuuum aroma wangi durian 😍. Pas dicicip, rasa gurih langsung menyambut.. Tapi diikuti hint manis setelahnya..Hanya saja, karena pada dasarnya tempoyak adalah durian yang difermentasikan, tentunya ada asam sedikit melengkapi keseluruhan rasa.
Tekstur ikan patin lembuuut, tidak berbau tanah. Biasanya kalau di kampungku, Sibolga, tempoyak ini dimasak dengan udang.. Jarang sekali dengan ikan..
Menu lain yang aku suka, daging salai masak lemak 😍. Memang favorit… Dalam bahasa Malaysia, salai maknanya diasap. Jadi ini daging yang diasap hingga empuk, lalu diolah dalam menu masak lemak khas Melayu. Aroma smokey terasa saat daging dikunyah. Empuuuk, samasekali tidak menyusahkan gigi ketika di gigit. Kuahnya pekat, gurih dan sedikit pedas.
daging salai masak lemak
Menu lain pun, ga ada komplain .. Cuma memang, saking kami banyaaaaaak bicara, akupun jadi ga ingat detil rasa dari setiap masakan 😂. Yang pasti untuk sambal udang harimau, ini juga favorit banget.. Kalau udang mah dimasak apapun bagiku tetep enak 👍.
sambal udang harimau
Ayam kampung goreng meresap hingga ke tulang bumbunya. Makan dengan sambal kecap, mantaaap!
Asam pedas ikan siakap, kuah pekat, asam dan pedasnya memang padu lah.. Daging ikan pun tebal.
asam pedas ikan siakap
Kalaupun ada menu yang sedikit kurang, jujurnya itu sayur kailan ikan asin.. Terlalu asin beib 😆😅. Ini seandainya ga pake ikan asin, perfect sih rasanya. Sayur kailannya masih crunchy, kuahnya enaaak gurih, hanya asinnya benar-benar mengganggu. Ini menu yang susah kami habiskan jadinya.
Sayang nasi juga terlalu banyak hahahaha… Jenis nasi yang aku suka, pulem lalu di atas ditaburi bawang goreng.. Menambah aroma 😍.
nasi dan aneka ulam (lalapan) + sambal belacan
SUMMARY MAKAN DI JENDELA MIKAEL , IPOH
Kenyang sampai begah, itu yang kami rasakan 😄. Thank youuuuu sangat Nadia, Didi… memang puas menikmati aneka kuliner Melayu ala kampung yang disajikan cantik dan menggugah selera. Rumah makan pun nyaman, estetik dengan aneka bunga-bunga.
Tahun depan ketemu lagi di Jakarta yaaa 😉
Lokasi tak jauh dari hotel AC By Marriott tempat kami stay. So, sesiapa yang mungkin ingin merasakan menu-menu Melayu kampung yang enak dan banyak macam, bolehlah mampir ke Jendela Mikael , Ipoh. Untuk harga, aku rasa masih worth it dan terjangkau.
Kalau ke Ipoh, pastinya wajib sih untuk wiskul (wisata kuliner), karena memang kota ini kayaaaa dengan aneka kuliner sedap-sedap belaka😍
0 Tanggapan
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!