Cerita terakhir tentang Trip Maldives 😎. Seminggu memang kuraaaang banget untuk jelajah Maldives. Terlalu banyak pulau, terlalu ramah warga lokalnya, terlalu seru semua kegiatan yang aku dan Fara habiskan di 3 pulau berbeda:
2 hari 1 malam di Male city,
3 hari 2 malam Rakeedhoo dan
3 hari 2 malam di Maafushi,
Yang samasekali ga puaaaaas, karena Maldives secantik dan se-mesmerizing itu 😍😍😍 .
Cerita-cerita yang kami lakukan selama di Male dan Rakeedhoo lengkap aku tulis di ARTIKEL INI. Sekarang fokus ke cerita terakhir, apa saja yang bisa dilakukan saat ke Maafushi.
NAIK BOAT DARI RAKEEDHOO KE MAAFUSHI
Sesampainya di pulau Maafushi, yang pertama aku dan Fara lakukan, itu langsung ke tempat penjualan tiket boat ICom Tours, yang ada di depan jetty. Lokasinya benar-benar berhadapan dengan dermaga Maafushi, pasti langsung terlihat jelas.
Awal-awal, kami hanya mau beli tiket boat dari Maafushi menuju Male city saat pulang nanti… Sengaja beli cepat karena takut kehabisan.
Tapi ternyata kantor ICom Tours juga menjual tiket tur . Macam-macam jenisnya, dari yang dekat, sampai ke pulau jauh, dari yang mahal, sampai yang terjangkau.
Daaaaan, staff yang melayani kami orang Indonesia…😍. Lupa nama mbak nya, yang pasti dia lulusan sekolah pariwisata perhotelan di Malang, dan dapat tawaran kerja setelah lulus di Maldives. Tapi mbak nya sempat curhat, sebenarnya lebih suka jika dapat kerja di hotel hahahahaha.. Tapi disyukuri saja bisa kerja di kantor pariwisata juga.
PAKET WISATA SETENGAH HARI DARI ICOM TOURS
ICom Tours ini perusahaan open trip yang lumayan besar dan TRUSTED di Maldives.. Catet yaaa, TRUSTED. Ini yang penting.
Mungkin ada banyaaaaak perusahaan tur lokal yang kasih harga lebih murah, tapii bisa jadi scam. So, aku dan Fara males ribet arguing ga jelas kalau nanti dapat paket tur yang zonk, jadi kami memilih beli dari ICom Tours , walau mahal tapi dah terjamin paketnya.
Setelah melihat macam-macam paket wisata, sepakat memilih paket USD70 per orang , nama paketnya Vaavu Venture. Yang kami dapat nantinya:
-
Lucky Dolphins
-
Nurse Shark snorkeling
-
Local Island Visit
-
Stingray Watching
-
Sand bank Lunch
Dalam 1 paket ini, dah include:
-
Lunch, air dan juice
-
Snorkeling Gear
-
Beach towels dan umbrella untuk berjemur di Sand Bank
-
Underwater Photos dan videos.
Tapi yang Foto dan video itu bukan yang drone foto yaaaa. Melainkan foto dan video yang diambil pakai kamera biasa.. Jadi kalau nanti kita minta difoto pakai drone, itu bayar lagi beib 😄
SERVICE LUAR BIASA DARI ICOM TOURS, MAAFUSHI
Memang ga nyeseeel pakai Icom Tours ini. Dah lah service ramah bangetttt, dan pas pagi kami datang, untuk ambil snorkeling gears, itu bener-bener dibantu pilih, supaya gears nya pasti sesuai dengan ukuran kaki, kepala dan badan customers. Jadi ga ada tuh cerita kebesaran atau kekecilan.. Setelah dapat yang pas, dicatat dan tandatangan customersnya sebagai receipt.
Kebanyakan tour lain suruh ambil sendiri… Mana kadang basah peralatannya, bauuuu pula.. Yang ini gaaaaa. Kering, bersih, memang nyaman. Exceptional service!! Ga sia-sia bayar USD70 😂
Yang aku suka juga, ON-TIME ya saaaaay 😍😍😍😍. Ga ada ceritanya nunggu customer belum datang, atau boat belum penuh.. Pokoknya jam 7.30 langsung berangkat.
WE’RE LUCKY ENOUGH TO WATCH DOLPHINS
Destinasi pertama tertulis Lucky Dolphins.. Kenapa pakai kata-kata LUCKY?? Karena memang penampakan lumba-lumba ini ga selalu ada.. Kalau sedang muncul, mereka banyak banget bergerombolan.. Tapi ada kalanya ga kliatan samasekali..
Makanya pihak tour dah bilang , belum tentu bisa kliatan yaaaa si dolphins..
BTW aku sukaaaa deh dengan guide cowok lokalnyaaa, Rambutnya cakeeeeep bangettttt😍. Panjaaaaang, curly kayak Moana hahahahahaha… Trus ada highlight alami saking seringnya kena matahari.
rambut local guide nya kusukaaaaak ^o^
Nampaknya fortuna memang sedang berbaik hati… Ga berapa lama, para Dolphins muncuuuuul dooong, dan ruameeeee byangeeeeetttttttt.. Ga abis-abis jumlah mereka… Aku sampe merinding lihatnya, First time jumpa lumba-lumba di lautan bebas😍😍😱😱. Sayangnya susah di foto, jadi kebanyakan Video yang sudah aku upload di Highlight IG Story (IG: @fanny_dcatqueen). Karena pergerakan mereka cepat banget .
screen shote dari video, nampak ga lumba-lumbanya? aslinya banyaaaak banget!
BERFOTO BARENG HIU DI PERAIRAN MALDIVES
Setelah puas melihat dolphins, boat kami bergerak lagi ke destinasi kedua, melihat hiu jinak, Nurse Shark.. Sampai di sini boat berhenti.. Dan di sekeliling kami, gilaaaaa, banyaaaak banget ikan hiu berukuran BESAR, sedang berenang-renang 😆😂😂. Astagaaaaah, seriuuuus mereka jinak??? Aku awalnya ga yakin lah.. Yang namanya hiu bisa jinak???
hiu mulai mendekati kapal
Di sini tamu-tamu boleh snorkeling bareng hiu, yang tentu saja aku tolak😂😄😄. Firstly, aku ga bisa berenang, secondly aku ga yakin itu hiu beneran jinak hahahahahaha
Tapi part foto bareng hiu, tentunyaaaaa aku dan Fara langsung semangat 😎. Laaaah, katanya ga bisa berenang, kok mau foto ama hewan buas begini?
Tenang beib, yang ga bisa berenang, boleh milih, pakai FLOATY berbentuk KERANG lucuuuuuk. Pastinya biaya foto drone lebih mahal..😆. Dah resiko, siapa suruh ga bisa berenang 😝
yg ga bisa berenang, pakai floaty kerang giniii ^o^
Jadi kalau mau foto drone bareng Hiu, yang ga pakai float tambahan biaya USD15 per orang only. Kalau mau foto couple USD20. Naaaah, kayak aku yang pake floaty, biayanya USD25 😂.
Gapapaaaaa, daripada aku panik, trus diserang hiu yeee kaaaan 😄. Mending aku bayar mahal buat keselamatan diri sendiri hihihihihi . Dan satu-satunya peserta yang pake FLOATY ternyata cuma aku doang 😆😆.
Susah juga loooh naik ke atas floatnya itu.. Karena goyang kena ombak kaaan. Akhirnya setelah dibantu staff yang akan menjaga peserta dari hiu-hiu ini, berhasil juga nemu posisi nyaman.. Jadi aku tinggal berbaring, pejam mata seolah menikmati, dan udaah, itu ajaaaa… Berasaaaaa banget dari bawah float, si HIU ini nyenggol-nyenggol pelampung. Gilaaa tenaganya, memang kuat loh 😰. Sampe kuatir floaty nya robek 😂.
behind the scene foto bareng hiu. Nanti akan ada staff yang bantu mengarahkan gaya
PS. Hiu di Maldives itu kebanyakan jinak, kemungkinan karena mereka tidak diburu. Dan banyaaaaak sekali turis atau pihak resort yang memberi makan ikan segar tiap kali ketemu.
JACKPOT JUGA AKHIRNYA…
Aku tuh tipe ga mudah mabuk laut sebenarnya.. Pas naik boat dari Male ke Rakeedhoo yang 1.5 jam aja, ga ada pusing atau mual. Tapi begitu speed boat berhenti di Nurse Shark, goyangan dari ombak bener-bener bikin perut teraduk, ujung-ujungnya, memang ga kuaaat lah weey, langsung munmun ke laut.. Tapi yang keluar cuma cairan, karena belum makan samasekali 😂.
BERJEMUR DAN FOTO DENGAN STINGRAY DI SANDBANK
Puas foto bareng hiu dan snorkeling di Nurse Shark, boat lanjut lagi ke White Sand Bank… Jadi ini hamparan pasir putih yang saat laut surut akan keliatan jelas. Pasirnya putiiiih, dan bersih banget.. 1 hal yang aku dan Fara perhatikan, pasir di Maldives ini GA LENGKET loh.. Mudah banget dibersihin hanya pakai tangan, ga perlu siram air. Beda kan ama pasir pantai di tempat lain, yang cendrung lengket.
Tapiiiii pasir Maldives ga sehalus pasir pantai di Indonesia. Masih berasa tajam, hanya saja ga nyelekit di body.
Menuju Sand Bank, kapal berhenti dalam jarak aman dari pulau. Selanjutnya kami sambil membawa tas anti air, dan handuk, jalan kaki mengarungi air laut menuju White Sand Bank. Airnya sih kurang lebih sepinggang ku, tapi arus bawah lumayan agak kuat, sehingga mau jalan ga bisa cepat😂. Ketarik ama arus airnya.
harus jalan kaki dari kapal ke white sand
jarak kapal ke white sand bank
Sampai di pulau, pada antri untuk foto dengan StingRay 😍😍. Lagi-lagi mereka ini jinaaak.. Tapi supaya StingRay nya mau kumpul mendekat, memang ada petugas yang kasih makan potongan ikan segar yaaa. Sama yang di tempat Hiu juga.. Ada petugas yang kasih potongan ikan supaya hiu pada berkumpul.
seperti inilah behind the scene ambil foto dengan stingray
Berhubung aku ga suka foto sebenarnya, tapi dah sampai sini kok ya sayaaaang kalau ga didokumentasikan, akhirnya dengan pose seadanya, yang penting ada😂. Orang lain pada bagus-bagus amat gayanya.
ngeriiii bok, takut kena ekornya yang tajam hahahaha
Habis foto, kami dibagiin lunch dalam kotak bekal, juga buah semangka, air minum dan juice. Menunya sih simpel, even cendrung tasteless, Chicken Spaghetti, tapi karena dimakan dengan view lautan secantik dan sebiru ini, apapaun makanan berasa nikmat 😍.
bekal piknik dari ICOM TOURS. sayang tempat makannya ga boleh dibawa pulang.
Beberapa turis dari Eropa malah berjemur supaya dapat warna kulit gelap.. Aku dan Fara, pastinya di bawah payung laaah 😂
Ga usah sok-sok an bejemur ya Fan… Tanpa itupun kulit kau dah belang kayak zebra sekarang 😂😂
turis brazil ini niat bawa kostum segala untuk foto drone
bule rusia sunbathing
MELIHAT PULAU LOKAL THINADHOO
Akhirnya… destinasi terakhir dari tur setengah hari di Maafushi, melihat pulau lokal Thinadhoo...
FYI yaaa, pulau di Maldives itu ada yang private island, ada juga local island. Bedanya apa? Kalau yang private, biasanya disewa beberapa puluh tahun oleh International Resort, macam Hilton, Four Seasons, Soneva Jani, Kudado Maldives, Cheval Blanc Randheli etc, masih banyaaaak lagi yang lain..
Jadi dalam 1 pulau itu, ga akan ada tuh hotel lain atau tempat tinggal warga lokal.. Semuanya sudah disewa oleh brand besar dan mewah hanya untuk turis-turis kaya menginap. Jemputnya saja pakai Sea Plane yaaaa, bukan speed boat macam kami 😂😂
salah satu pulau private yang kami lewati
Sementara kalau Lokal Island, dari namanya juga ketauan, warga lokal berbagi kawasan dengan hotel-hotel menengah . Thinadhoo ini termasuk pulau lokal di mana kami nanti bisa ketemu dengan penduduk setempat.
Thinadhoo menurutku lebih luas daripada Maafushi. Tapi juga lebih tenaaaaang, dan lebih rindang. Kok nyesel yaaaa ga stay di sini aja . Baguuuus sih 😍.
Kami dibebaskan eksplor pulaunya sendiri, asalkan 2 jam kemudian dah balik ke meeting point. Ada beberapa rumah warga yang dilewati , dan dindingnya terbuat dari coral. Tapi menurut guide, itu sebelum ada aturan perlindungan koral. Warga masih boleh membangun rumah pakai batu koral.. Sekarang ini sudah dilarang keras.
rumah warga yang dibuat dari baru koral
Sisa waktu kami habiskan untuk duduk-duduk di kursi malas, melihat bentangan air biru di kejauhan.. Sesekali ada burung besar yang hinggap, dan seolah istirahat bareng setelah letih terbang jauh.
SUMMARY WISATA SETENGAH HARI BERSAMA ICOM TOURS
Di jam yang ditentukan, kami semua balik ke kapal. Perjalanan balik menuju Maafushi lumayan lama, 45 menitan, dan ombak semakiiiin tinggi. Nahkoda kapal pula ngebut dengan speed kencaaaang.. Dah macam fast and furious beib, cuma yang ini naik speed boat di tengah lautan😂😂 . Seruuu, tapi lumayan seram. Ibu asal Srilanka yang duduk di sebelah, sampe megang tanganku kuat banget saking ketakutan 😂
Jadiiii, kalau kalian mampir Maafushi, dan bingung mau kemana selama di sini, tinggal cari provider tur lokal yang pasti menawarkan banyak pilihan… Selain ICom Tours, ada lagiiii kok penyedia jasa wisata lainnya..
kursi malas yang banyak di setiap sudut pulau
Tapi seperti yang aku tulis sebelumnya, aku males compare harga dengan provider wisata yang ga jelas reputasinya. ICom Tours ini dah trusted banget, perusahaan besar, dan walau harga mungkin lebih mahal, tapi servicenya TOP NOTCH! Dijamin, ga ada yang namanya kena scam.
Sampai di Maafushi, kami semua mengembalikan snorkeling gears dan handuk, lalu dikasih tahu, hasil foto dan video boleh diambil malam hari dari jam 8 ke atas. Makanya selesai dinner, langsung balik lagi ke kantor ICom hanya untuk memilih foto dan video.. Semua dikirim ke Google Drive.
Wisata hari ini, seru, dan worth every penny we spent 😍😍. Pengalaman ga mungkin dilupa, bisa berfoto dan berenang dengan hiu juga stingray jinak, menyentuh langsung badan mereka yang keras dan licin.
Maldives, dengan segala kecantikan dan keramahan warganya, benar-benar menghipnotisku yang tadinya ga suka pantai samasekali, jadi jatuh cinta dan rela badan menghitam sepulang dari sini 😂😂😂
MZ
bestnya boleh tgk dolphin live dpn mata!! maldives ni cantik sgt utk aktiviti air!
11 Agustus 2026 ● 08:56administrator
sangaaaaat… makanya saya harus balik lagi ke sana dengan suami dan anak2 ^o^ .. mereka pasti sukaaaa
12 Agustus 2026 ● 06:15SR
Berbaloi sangat USD70 dengan servis on-time & gear bersih ICom Tours ni! Experience snorkeling dengan Nurse Shark tu paling epic. Ada tempat percutian pantai lain tak yang Fanny teringin nak pergi selain di Maldives yang mirip2?
11 Agustus 2026 ● 10:18administrator
sangat worth it memang ^o^ … jd kalau kesana lagi, saya pasti akan ambil open trip dari icom tours.
kalau tempat macam maldives yg saya nak visit, pastinyaaaaa pulau2 di indonesia.. krn sama cantik.. hanya sajaaaa, akses menuju pulau2 canti di indoneasia ini susah sangaaaat syasz 🙁 .. transportasinya masih berkali2.. naik flight, trus sambung van, atau sambung kapal… jadi memang mahaaaaaal.. jauh lebih mahal ke pulau2 apalagi sebelah timur indonesia… maldives itu lebih murah
12 Agustus 2026 ● 06:14Rawiwa
Patutlah Maldives ni selalu disebut-sebut sebagai pulau impian untuk dikunjungi. Lautnya biru, bersih dan jernih sekali. Fanny & Fara pergi bulan Disember kan… termasuk dalam bulan yang bagus sekali untuk ke sana (Nov-Apr), nampak cuaca cantik dan langit membiru. Comel je Fanny atas pelampung kerang tu. Seram juga bila tengok hiu & stingray banyak-banyak kat keliling.
11 Agustus 2026 ● 12:01administrator
sebenarnya kalau kata owner hotel di rakedhoo best season itu june-agustus..makanya saya teringin bulan itu juga ke sana utk compare.
memang cantiiiik kak.. dtg lah ke maldives.. pilih pulau yg jauh sikiiit biar tenanya dan healing dapat 😀 … macam rakedhoo, thodoo
nanti pasti transportasi sudah diarrange oleh hotel.. kita tinggal bayar saja
12 Agustus 2026 ● 06:11ammi
Tour guide itu org yg sama dikaunterkan? Rambutnya kelihatan sama.
Ammi gak pernah search tentang Maldives kerana rasa ga perlu gara-gara ga punya cukup wang mau kesana hahah, tiba-tiba penasaran mereka itu guna bahasa apa? Harus membaca dan cari info juga selepas ini.
Mau gelak juga kerana cuma kamu sorang yang naik floaty kerang…tapi tak jadilah mikirkan “kita serupa ga tau berenang”. Ahaks.
Stingray itu ekornya bila terkena gak luka?
Spagetthinya kelihatan kosong gitu.
11 Agustus 2026 ● 12:04administrator
taaaak, beda orang kak.. itulaaaah yg saya bingung dengan orang2 lelaki maldives.. krn muka mereka mirip semuaaaaa hahahahahahaha… apalagi rambut rata2 panjaaaaang.. jd kadang saya susah nak bedakan hihihihi.
itulaah bahasa mereka unik, tp enak di dengar.. dan tulisanmereka macam tulisan arab hanya saja lebih tipis.
itulaaaah, tak usah malu ;p.. drpd tak bisa merasa 😀 justru hasil foto cantiiik kalau pakai floaty hahahaha
stingray itu tajam memang ekornya.. tp aman kalau dia tak sampai menusukkan ekornya itu… teringat pembawa acara dari aussie yg meninggal krn tertusuk stingray di dada… tapi yg di sini betul2 jinak kak
spaghetti nya hambar hahahahaha.. tp tuhlaah, krn view sangat cantik memang semua pun akan terasa sedap.. habis juga kami makan ;D
12 Agustus 2026 ● 06:09Sueann
Bertuahnya Fanny dapat menikmati ciptaan Allah…
11 Agustus 2026 ● 14:19administrator
alhamdulillah…. semoga bisa mencapai 50 negara sebelum 50 thn usia 😀
12 Agustus 2026 ● 06:05Puan Hazel
Wah sangatttt menarik. Dapat melihat dari dekat sharks, dolphins & stingrays semua ya. Memang seronok bangat trip begini. Ngak sia² dan rugi jika terlepas trip ni
11 Agustus 2026 ● 16:44administrator
betul lah kak… kalau dah sampai sana, tinggal pilih saja aktifitas open trip yg nak dicoba.. krn semua best… tergantung apa yg kita mau adaa…
12 Agustus 2026 ● 06:04Katerina S
USD 70 tapi petualangannya sebanyak dan seseru ini?? Mau nangis saking kerennya. Ibarat kata 100 dollar pun aku mau bayar!!! wkwkwk.
Ya betul, tour lumba2 itu pada umumnya untung2an. Kadang ga ketemu, kadang ketemu dikit, kadang banyak banget sampe laut kayak penuh ama mereka. Kalo di Indonesia, tempat aku liat langsung lumba2 itu di Kiluan. Tapi ya itu, datang di waktu berbeda, beda pula keberuntungannya. Pernah liat 1-2 ekor doang, pernah ga liat sama sekali. Waktu mau nyebrang ke Pulau Pisang, lha gak nyangka tiba2 liat banyak lumba-lumba ngikutin. Memang untung2an.
Nah, soal berenang sama hiu itu, aku pun takut Fan. Meski bisa berenang, tetep ga berani. Kebetulan aku punya ketakutan sama ikan besar hahaha. Jadi bisa floaty aja ya kalau ga berani.
Kayaknya di banyak tempat wisata, dokumentasi dengan drone itu memang selalu berbayar, ada charge lagi. Tapi yang ada aja udah cukuplah ya. Malah bisa dapat banyak dokumentasinya dari kamera sendiri.
Plumeria Madlives itu ya hotel yang rasanya pengen Fanny inepin? Catet dulu ah, siapa tahu ke sana ama suami buat anniversary ke 25 nanti hihi
Boleh ya nanti kalau insha Allah ke sana, aku japri Fanny langsung buat tanya2.. ngilerin banget ke sana soalnya
11 Agustus 2026 ● 16:45administrator
memang harus prepare usd100, krn bayar foto2 dronenya hahahahahah.
naah iyaaa.. yg di lampung, bali itu juga ga selalu kliatan… makanya aku sampe merinding pas liat jumlah mereka banyaaaak bgt mbaaaa… langsung mengkhayal jd moana, nyebur ke air trus main ama lumba2 hahahahahahah
mendingan pakai floaty pas foto ama hiu ;p tapi kata temenku Fara, dia kan jago berenang, dia bilang seru juga sentuhan ama hiu2 itu ;p beneran cuma nyenggol aja seolah say hi… samasekali ga membahayakan mba..
yg aku mau stay kalau ke maldives lagi itu hotel di Thodoo dan rakedhoo… krn pulaunya betul2 jauuuuuh dan terpencil.. tp suasannya best!
cuma kalau mau di plumeria itupun baguuus, krn pulaunya besar.. jd aktifitas lebih banyak . monggo tanya2 nanti… apalagi maldives ini free visa untuk wni
12 Agustus 2026 ● 06:03Retna
Fannn,
Terhibur kakak dengan entry yg ini. Suka aktiviti² yg kamu join.. bergambar dengan ikan yu itu mmg comel aja.kamu di atas float😜
Dolphin pun best dapat tengok ramai2 .. kayak nyambut kedatangan kamu ke sana hahaa
11 Agustus 2026 ● 18:44administrator
itulaaaah, macam beruntung sangaaaat bisa lihat lumba2 sebanyak itu ^o^.. di indonesia aja bisa lihat lumba2 melintas itu rare..
hrs dtg kak ke maldives.. memang sebagus itu lah… semua aktifitas tinggal cari dari open tour
12 Agustus 2026 ● 05:59Djangkaru Bumi
Ya ampun
11 Agustus 2026 ● 19:05Itu pantai bisa sebersih itu ya
Photo pakai drone lebih puas, hasilnya keren banget
Eh saya pernah ngelamar kerja di hotel, eh ditolak 🙂
administrator
seminggu aku di sana, GA ADA SATUPUN sampah yg aku liat di pantai mereka mas.. secinta itu orang2nya dengan tempat mereka, krn sadar ada banyak wisatawan yg dtg… jadi semuanya bersiiih bangettttt.
biasanya hotel ini memang mencari pekerja dari sekolah2 perhotelan.. supaya sudah ada basic knowledge ttg pekerjaan di hotel
12 Agustus 2026 ● 05:58~uncle gedek!
Untungnya Fanny dapat dekat dengan stingray… Uncle pernah jumpa stingray tapi tak berani dekat sebab teringatkan Steve Irwin tewas disengat stingray…
Itu Bedrock Sandals kan?
11 Agustus 2026 ● 20:39administrator
makanya awal2 saya takuuuut uncle.. krn teringat itu juga,, tapi betul laaah, memang jinaaaak semua yg datang mendekat.. yg saat menginap di rakedhoo, itu tiap malam hiu dan stingray datang ke perairan depan hotel.. staff hotel dah bilang, kalau ada hiu santai aja.. mereka jinak.. hahahahahaha saya tak percaya.. tp ternyata betuuuuul 😀
itu sendal lokal buatan indonesia uncle.. brand nya Pyopp … konsep mereka seolah berjalan barefoof 😀 .. nyaman memang dipakai
12 Agustus 2026 ● 05:56Pizzah
Rasa macam kena cuti lama kalau datang bercuti ke Maldives ni kan Fanny. Beruntung sekali dapat jumpa warga senegara yang bekerja di sana.
11 Agustus 2026 ● 21:40Okay juga tu pakej dah termasuk macam-macam. Berbaloi lah sikit. Service pun bagus.
Wahh bestnya dapat tengok dolphin in real depan mata. Pengalaman yang menarik.
Kalau saya pun kena pakai floaty kerang tu sebab tak pandai berenang. Aquaphobia pun ye jugak. Tapi comel kan pakai pelampung kerang tu. hihi…
Seram jugak lah tengok shark tu. Berani berani takut macam tu kan kalau nak buat aktiviti ni.
Halus ya pasir di sini. Tak melekit maksudnya kurang garam ke ek? Berani betul Fanny dengan stingray tu. Kalau saya pun takut tapi dalam pada masa yang sama nak juga bergambar buat kenangan. jadilah kan bergambar macam tu daripada tak ada.
Setuju, kalau makanan kurang sedap pun tapi makan kat permandangan cantik auto jadi sedap.
Cantik sangat suasana dan resort. Tak rugi bercuti kat sini. Hope one day akan sampai juga kat sini.
administrator
haruuuuus kak! ^o^ .. saya menyesal cuma 1 minggu di sana… krn sebenarnya maldives ini hanya alternatif.. awalnya kami nak ke negara2 STAN.. tp something happened, dan kami terpaksa switch destinasi… terpilih lah Maldives yg budgetnya masuk.. eh ternyata, saya pula jatuh cinta ama negara iniiiiii hahahahahaha… jd harus balik ke sana lagi dengan suami nanti… eksplor pulau2 yg jauuuuuh.. krn itulah yg paling best.
kakak harus plan lah ke sana dengan suami.. apalagi malaysia ada direct flight.. jd pasti lebih murah..
sampai di sana, memang tinggal cari open tour.. atau pakai yg hotel punya.. mereka pun selalu sedia open tour utk tamu2 hotel
awalnya seram main dengan hiu dan stingray, tapi serius mereka jinaaaak yg di sana… tak sangkaaaa betul.. artinya, mereka memang tahu kalau manusia2 di sana bukan predator mereka
12 Agustus 2026 ● 05:51Carneyz
Subhanallah! Cantik view tepi laut di sana ya 😍 kalau saya pasti berat hati nak pulang. Air jernih dan biru, pasir putih bersih lagi. Semoga ada rezeki saya sampai di Maldives, teringin nak snorkelling sama ikan yu hihi
11 Agustus 2026 ● 22:05administrator
memang cantiiiiiiik sangaaaat ^o^… saya menyesal hanya 1 minggu…. kalau tahu maldives secantik dan semenarik itu memang akan buat jd 2 minggu… apalagi semua hotel yg kami inapi best! yg tak suka berenang pun akan suka, krn makanan dan viewnya tak akan buat bosan
12 Agustus 2026 ● 05:47Lala
Happy nya menular banget. Aku seneng pada akhirnya mba Fanny jadi suka sama laut karena explore Maldives yang super duper cantik. Dari setiap foto yang terpampang jelas banget kalau Maldives memang cantik dan worth it buat dikunjungi.
Amazing lho, seminggu rasanya belum cukup. Wow, saking betahnya. Tapi bener mba, kalau hospitality nya maksimal, aku yakin wisatawan bakalan nyaman dan betah.
Jadi tau kalau ICom Tours ini sangat kredibel, pelayanan oke banget, jempolan kualitas nya mereka ya.
Ciamik, jadi punya pengalaman foto bareng hiu, Alhamdulillah ketemu lumba-lumba juga, beneran beruntung 🤩 momen foto sama hiu ini seruuu banget ya. Bayangin effort naik alat berbentuk kerang itu.
Ternyata destinasi terakhir pulau penduduk yang cakep juga nih. Semoga next time mba Fanny bisa explore Maldives lebih lama lagi 😇🤩 pastinya bakalan bawa pulang cerita yang seruuu.
Pengalaman bikin bahagia, yang baca pun serasa diajakin explore. Makasih banyak 🤩
12 Agustus 2026 ● 06:36administrator
iyaaa, tx to Fara lah yg udh bikin aku jd suka laut jugaaaa hahahahaha.
terkadang memang yg bikin kita ingin balik lagi, itu krn hospitality di tempat itu ya mba… jd berkesan bangettt. Kalau ICom tours, memang aku rekomenin bangettttt… mending pakai dia aja, krn dah pasti trusted .
maafushi walaupun terlalu mainstream, tp krn dapat pake wisata setengah hari begini aku pun jd seneeeeng mbaaa 😀 . mungkin krn tempat turis, jd pilihan open tour nya banyak dan harga bersaing
12 Agustus 2026 ● 20:24dana
Cantik pulak tengok gambar ikan yu yang dari atas tu, mcm dekat duit 1000 maldive. Pemandangan cantik patut la maldives antara pulau yg paling cantik di dunia kan. Fanny suka betul melancong kt maldives kan… lama-lama boleh bawak orang pulak melancong sana kan.
12 Agustus 2026 ● 10:58administrator
eh saya tak perhatikan pula uang 1000 maldives ada gambaritu hahahahaha… coba nanti cek lagi ah.. untung masih ada sisa uang MVR
memang jatuh cinta saya dibuat maldives ini kak 😀
12 Agustus 2026 ● 20:21Yonal Regen
Ga ada yang gagal ya, traveling ke Maldives. Baca pengalaman Mbak Fann seru semua perjalanannya dari Male City, Rakheedoo sampai Maafushi. Dari lihat biru langit dan biru lautnya saja sudah sangat mempesona, apalagi dengan hospitality di sana yang maksimal ke setiap pengunjung.
Keren juga jenis ikan seperti hiu dan stingray yang biasanya terkenal cukup bahaya, bisa jadi jinak di Maldives. Ternyata rahasianya karena mereka ga diburu, ya jadi mungkin merasa aman dan nyaman, plus dikasih pakan ikan segar juga sama pengelola di sana. Ah ajib sih ini.
Saya awalnya mengira yang jadi guide lokal itu yang ada di bagian resepsionis kantor tur nya. Ternyata beda, ya.. 🙂 habis rambut dan sekilas wajahnya mirip sih
12 Agustus 2026 ● 14:30administrator
beda mas.. nah itu lah yg bikin aku bingung, krn cowok maldives yg asli sana, itu mukanya mirip semuaaaa hahahahaha.. apalagi kalau semua rambut panjang, kita bakal susah tahu ngebedain ;p aku aja butuh 1 hari utk bisa bedain muka manager hotel di Rakedhoo, saking mukanya mirip ama yg 1 nya
iyaaa, mungkin krn mereka sendiri tau wisata laut mereka jd tumpuan, so, makhluk lautnya pun di jagaaa bgt… makanya banyak hiu dan binatang lain di sana pada jinak
12 Agustus 2026 ● 20:20eryka
Gak nyangka bisa ketemu orang Indonesia di Maldives yang jauh disana hehe…
12 Agustus 2026 ● 14:49Liat detail paket tur nya lengkap banget ya mba dan service nya kalo mba fanny sudah bilang memuaskan jadi gak perlu diragukan lagi sie ini 😉
Tapi bener sie berenang dengan hiu meski dibilang jinak kayak apa sepertiny aku juga gak nbakal berani, foto sama ikan pari itu aja sptnya juga mikir2 dulu..mereka bisa menyengat gak sie soalnya buntutnya kan lancip itu yaaa…
Btw bts pengambilan fotonya ternyata butuh effort juga yaa tidak semudah yang dibayangkan 😉
administrator
banyaaak mbaaa wni kerja di hotel2 dan resort maldives.. rata2 semua anak perhotelan indonesia… ada 30k kurang lebih wni di maldives
kalau takut ama hiu nya, memang paling bener pake pelampung kerang itu hahahaha… jd ga bersentuhan langsung… tapi kata temenku fara, memang seru sih pas lagi baring dan hiu2 pada senggol dia hahahaha
paling effort pas foto ama hiu… apalagi kalau ga pake pelampung.. krn kadang airnya masuk ke mata dan hidung hahahahah
12 Agustus 2026 ● 20:18Ezna
Kakak pernah tengok Dolphin di Mandurah, Western Australia tapi cuma ibu dolphin dan dua anaknya berenang. Berbaloi la bayar mahal dengan servis terbaik dari ICom kan dari bayar murah tapi kena scam. Tour tak dapat, duit pun hilang.
12 Agustus 2026 ● 17:58administrator
datanglah ke maldives kak…. ratusan dolphin yg lewat ^o^.. memang puas sangat melihat rombongan mereka
betuuuul… kita better pilih yg trusted, drpd murah tapi yg didapat zonk
12 Agustus 2026 ● 20:10Khanif
tempat sekecil itu terlalu banyak tempat yang harus di kunjungi, seminggu pun gak akan cukup mba :D, yang penting mah ke tempat yang di pengen aja 🙂
12 Agustus 2026 ● 18:59administrator
iyaaaa. dia ini kan negara kepulauan yaa, sama kayak kita… dan pulaunya ada ribuaaaan…. jd memang ga bisa sih cuma sebentar hahahah
12 Agustus 2026 ● 20:09Miss Mirror
Ya. Cantik rambut org itu ya. Ayuh bikin. 😁
Akhirnya Fanny “munmun” jugak ya. Kalau sy ni memang tak suka aktiviti laut, but picnic is okay. Kemarin di Lombok, teman sy pegi snorkelling sendiri kerna sy malas mahu ikutan, I’d rather go shopping. Kebetulan my hubby pula demam.
13 Agustus 2026 ● 00:23administrator
biasanya saya pun begitu kak… lebih milih cari kuliner atau shopping saat wisata ke daerah laut.. cuma maldives ini memang beda laaah… macam tak best kalau tak ikut nyebur ke laut hahahaha
13 Agustus 2026 ● 05:42linda
berbaloi bayar lebih pun.. gambar dengan hiu tu, sangat cantik…
13 Agustus 2026 ● 08:52memang seram2 ya haiwan nya..stingray lagi.. hihihi
administrator
seram tapi sebenarnya hiu itu justru jaraaaaang menyerang manusia.. saya lebih takut dengan manusia lagi kak dibanding Hiu begini hahahah manusia bisa lebih kejam 🙁
14 Agustus 2026 ● 05:43Okti Li
Pas bagian diri bareng ikan hiu saya langsung merinding. Saya pikir berani amat…
13 Agustus 2026 ● 13:43Ternyata ikan hiu di Maldives memang jinak ya. Jadi selama sesuai standar keamanan akan baik baik saja
Senang banget nih apalagi dapat tour leader yang baik, ramah dan helpfull jadi makin betah liburannya
administrator
itulaah aku pun ga nyangka hiu di sana jinak2 mba…. mau ke bagian lautan manapun, itu jinaaaak semua… pas di Rakedhoo temen2 bule pada snorkeling juga dan mereka ketemu hiu 3 meter, itu jinaaak, cuma berenang lewat doang.. padahal bule2nya udh pada freeze hahahahah
14 Agustus 2026 ● 05:44Ujie Othman
woww…pengalaman yang sangat seronok tapi mendebarkan 😅
Cantik foto drone pakai kerang tu. Nampak macam Fanny rileks santai bersama si jerung (hiu) 😄
13 Agustus 2026 ● 15:06administrator
kliatan rileks tp sesungguhnya saya gemetaaaar hahahahaha
14 Agustus 2026 ● 05:45mrhanafi
Memang betul la …sangat cantik dan amazing sekali pemandangannya..
terutama air laut yang membiru dan jernih
13 Agustus 2026 ● 15:56administrator
saya harus akui, lautan di maldives cantiiiiiik sangat, krn orang2nya sangat menjaga laut mereka.. bahkan TAK ADA SAMPAH sedikitpun selama saya di sana bang. Indonesia beberapa pantai msh banyak sampah 🙁
14 Agustus 2026 ● 05:55Fenni Bungsu
Daku suka nih sama kalimatnya bagian On Time ga pake nunggu, jadi sesuatu soalnya kalo nyimak angkot dimarih yang nunggu penuh dulu baru jalan huhu.
Bisa se-tenang itu ternyata foto bareng hiu, apalagi kak Fara yang kayak daku padahal ga bisa berenang, tapi beliau jadi membuat daku berani, walaupun dalam kenyataan nya semisal beneran terjadi daku harus foto bareng hiu kayaknya bakalan langkah seribu aja dah 😌
Maldives ini memang cantik ya. Surga-Nya view indah yang cocok pada kepengen ke sana. Dan dari pengalaman Kak Fanny dengan total hari dan malam di sana, keknya perlu digenapin jadi dua minggu atau 15 hari gitu, biar lebih puas hihi
13 Agustus 2026 ● 19:54administrator
naaah iyaaa, di sini ada tur yg juga menunggu penuh dulu mbaaa , biasa yg murah lah ;p makanya aku males ketemu yg begitu
eh kalau fara mah jago berenang… dia asyik snorkeling selama di maldives ;p..aku mah nungguin di boat ;p. makanya bersyukur ada disediain floaty… jadi bisa ikutan foto.. kalau ga ada, aku ga bakal berani
ntr dtg kedua kali, memang niat 2 minggu mba, ama suami dan anak
14 Agustus 2026 ● 05:59Tukang Jalan Jajan
foto bareng Nurse Shark bikin ngakak sekaligus salut, kreatif juga solusinya pakai floaty kerang gara-gara enggak bisa berenang. APa ngga sekaliang nyanyi baby shark gitu ya mbak Fanny hehehehe
13 Agustus 2026 ● 20:24Yang penting dapet foto kece dan tetap aman!
Menarik banget juga pas ketemu staf ICom Tours yang ternyata lulusan sekolah di Malang, pasti lebih enak lah ngobrolnya yah. Paket Vaavu Venture ini berasa worth it banget ya, dari ngeliat gerombolan lumba-lumba, makan siang di sandbank, sampai jalan-jalan santai di Pulau Thinadhoo yang tenang.
Bikin makin mupeng pengin liburan dan nyobain open trip di Maafushi juga.
administrator
bersyukuuuuur yaaa ada floaty hahahahaha… kalau ga ada, memang aku ga berani lah 😀 .
yuk balik lagi ke maldives mas, ama istri.. beneran ga mau pulang yg ada 😀
14 Agustus 2026 ● 06:00Sn Faaezahh
Haha, tergelak Faa tang Moana tu. Sama lahh.
Halahhh, comel banget floaty kerang 🤣 Aduhh janganlahh hiu tu gigit tengah2 healing atas floaty tu.
Btw, kita sama Fanny. Pasti muntah2 bila naik boat. 🥹 Sudah makan ubat juga tak mempan.
13 Agustus 2026 ● 21:19administrator
kalau minum obat saya oke… tp tuhlaah,nanti jadi tertidur di boat faa ;p. hahahahahaha tak nak juga, ketinggalan acara seru dong hihihihi
14 Agustus 2026 ● 05:54Mang Duyeh
Ih luar biasa ini paketnya amazing semua, dengan harga segitu bisa liat lumba-lumba, hiu dan ikan pari (kayaknya enak dibikin ikan asin).
13 Agustus 2026 ● 22:30Untung hiunya ga ada yang nakal ya, kalo iseng iseng tu hiu nguap depan kita, kayaknya masuk semua sama tuh badan kita ke mulutnya.
Perasaan pasir putihnya kok putih banget ya, kayaknya itu pecahan dari kerang kerang laut, ngga murni pasir, makanya ngga halus.
Kebayang harus minum antimo berapa butir ya supaya ga mabuk laut, baru kena ombak banyu di pasar malem aja udah puyeng apalagi ombak maldives.
Bener ini keren banget destinasi nya, dan murah juga sih dengan destinasi se indah itu mah, bahkan ada yang lebih murah lagi? Luarbiasa
administrator
kalau di kampungku ikan pari di gulai atau dibakar mang 😀
hahahahahah tapi memang yaaa, hiu di sini jinak semuaaaa… hiu yg lewat di depan hotel pas di Rakedhoo island itu juga lewa aja diaaa.. ga ganggu… makanya aku beneran amazed sih.. bukti kalau mereka ga merasa terancam dengan manusia
bisa jadi ya mas, dr pecahan karang…krn memang kasar pasirnya.. ga kayak powder macam pasir di lombok atau bali
kalau minum antimo, aku yg ada ketiduran di boat hahahahhah
14 Agustus 2026 ● 05:48Bambang Irwanto Soeripto
Kalau Mbak Fanny belum puas liburannya, itu beararti disuruh balik lagi ke sana hehehe. Tapi benar ya, Mbak. ada harga ada rupa. Dan saya yess, mending harganya lebih mahal, tapi pelayanan prima. Daripada murah tapi scam. Dan mujur sekali bisa lihat lumba-lumba ya, Mbak. soalnya akan kadang ada, kadang ga ada sama sekali. Terus yang foto bareng hiu itu, saya kira baring doang ga basah, ternyata pas foto behind foto, ternyata masuk air. lumayan juga disenggol-senggol hiu ya, Mbak hehehe
13 Agustus 2026 ● 22:53administrator
krn temenku cari yg murah, trus yg didapat ga sesuai mas.. jadi aku ga tertarik kalau asal murah tapi zonk. hahahahaha ga mungkin ga basah ;p memang hrs masuk air ;p
14 Agustus 2026 ● 05:38Didik Purwanto
Keren banget kak Fanny bs ktmu paket tour yang murah meriah, terjangkau dan tentunya trusted. Ini yang sudah. Mana guide-nya cakep dan pengalaman lagi.
Bikin tournya mkn nyaman. Keselamatan jg paling utama. Lucu jg yang pake floaty. Berasa kyk jadi putri duyung di tengah hamparan hiu. Haha
Aku ga bs bayangin kalo tiba2 tuh hiu cubit kaki kita. Mana ga bs berenang lagi yak. Bs berabe tuuh. Tp smg emg beneran jinak sih ya. Tentu guide-nya udh tahu kondisi alam situ. Dan ngejual paket tur ini buat ngasih pengalaman berharga selama nyebur di pantai Maldives.
Mana ketemu mbak dr Malang lagi. Kalo komplen, jadi gampang tuh. Marah2 bs pake bahasa Indonesia dan bs ngeluarin bahasa kasarnya. Haha. Jgn lah ya.
13 Agustus 2026 ● 23:43administrator
hahahahhaha iyaaa estetik ih pakai pelampung begitu ;p . aduuuuh ga kebayang kalau hiu nya nyeruduk pelampung mas wkwkwkwkwkwk…
makanya saluuut deh maldives kekayaan bawah lautnya memang secantik itu… gpp deh, hiu2 ini tetap di sana aja… biar aman.. kalau di indonesia masih banyak yg nangkap hiu utk dimakan soalnya . termasuk orang2 dari kampungku.. dulu sebelum tahu hiu itu enak, aku pun masih makan… tapi jenis hiu yg dimakan bukan yg besar yaaa. melainkan agak kecil
14 Agustus 2026 ● 05:37Fajarwalker
Aku kok kalo baca tulisan yang maldives, suka keinget video orang yang diseruduk ratusan ikan itu mbak, hihihihi.
Pernah baca kalo hiu itu emang aslinya gak yang seberbahaya itu kok mbak. Karena dalam setahun, jumlah serangan ke manusia itu tergolong sedikit. Malah kita nih manusia, yang sering bunuh2in mereka, heuheu.
Tapiu yaaa gimana ya. Emang kita udah dibrainwash sejak kecil sama film-film amerika, makanya pasti bawaannya serem benerrrrr hihihihi
EH tapi kok dirimu malah berani sama ikan pariii? Lhaaa ikan pari kan lebih bahaya. Sengatnya itu lho, sakitnya bukan maiiiin.
14 Agustus 2026 ● 00:47administrator
eh ada videonya?? coba ah aku cari… ikan apa yg nyeruduk dia ;p
iyaaa, hiu itu yg aku baca memang ga bahaya… selama ini kayaknya manusia lebih berbahaya sih dr hewan 🙁 . Dari dulu mah HAMARIKA selalu jadi biang yaaa ;p… propaganda mulu
untung aku bacanya sengat pari lebih bahaya setelah main mas ;p… kalau sebelum mungkin ga bakal berani foto ma mereka hihihihi
14 Agustus 2026 ● 05:34Asri Lestari
Mbak Fanny yang nggak suka pantai aja jatuh cinta yaaaa… Apalagi aku yang dasarnya udah pecinta pantai sejak piyik, nggak mau pulang kali ya? Hahahaha…
Itu air laut super jernih dan biru sungguh mempesona. Belum nemu di Indonesia yang sejernih itu. Luar biasa sih…
Aku kayanya juga nggak bakal berani foto langsung sama hiu. Sama kaya mbak Fanny, aku nggak bisa berenang hehehe…
Pulau pasirnya juga indah banget. Sekitarnya ternyata airnya dangkal ya. Makanya kapal nggak bisa terlalu dekat dan harus jalan kaki.
Kebayang sih ombaknya segeda apa sampai muntah, apalagi waktu pulang, ngeri banget kayanya.
Coba kapan-kapan nginap di yang privat island mbak 🤣🤣🤣
14 Agustus 2026 ● 03:46administrator
temanku Fara, dia pecinta pantai bangetttt.. makanya langsung seneeeeng lah bisa tiap hari berenang di laut hahahaha… apalagi pas nginep di Rakedhoo tuh, ga ada waktu tanpa berenang ;p
untungnya mereka nyediain pelampung ya mba.. kalau ga, aku ga mungkin berani foto bareng si hiu ;p
kalay yg di white sand bank iya dangkal… cuma ada loh 1 tempat yg warna airnya itu sampai hitam, mungkin saking dalamnya, aku agak merinding pas boat melewati tempat itu
huahahahahahahaha, doakan rezekiku unlimited yaaaa… yg resort mewahnya, permalam ada yg 60juta an huahahhahahah… aku main ke eropa dululah kalau bayar segitu hihihi
14 Agustus 2026 ● 05:32Fauziah Rachmawati
Mb tulisannya apik, runtut, dan bikin aku bayangin keseruab d maldives. Liat icon dolarnya, jadi tambah semangat babung biar kesampean liburan k sana😁😁.
14 Agustus 2026 ● 05:09Oiya mksh info rumah dari coral nya, insight baru buatku😊
administrator
aaamiiin, semoga nanti bisa ke sini juga mbaa 😉
14 Agustus 2026 ● 05:28April Hamsa
Waahh seneng bisa ketemu orang Indonesia, apalagi mbaknya keknya ramah. Malah oversharing curcol wkwk 😀
Noted mbak, mending memilih agen tour yang terpercaya dan harganya emang masuk akal, ketimbang yang murah banget tahu2nya scam yaa.
Mana fasilitasnya juga sekalian kasi bekel gitu yaaa, kalau di kita nasi kotak kali yak 😀
Ooo itu yang foto di antara hiu2 yang viral. Biasanya aku tahunya perahu transparan sekarang ada yang bentuk kerang2, malah ucuuulll jadinya 😀
Wkwk jinak dari mananya yaaa, coba dielus =))
Tapi mungkin bener ya mbak, karena nggak diburu, jadi mereka nggak terancam sama keberadaan manusia. Sekarang jadi paham kenapa hiu2 di Indonesia beritanya menyerang manusia T.T
Owh jadi dulu boleh ya bangun rumah pakai batu coral, sekarang perburuan coral dan penggunaan sebagai bahan bangunan dilarang ya? Bagus sih jadi coral2nya tetep terlindungi ya mbak.
14 Agustus 2026 ● 06:18administrator
krn temenku ada yg kena scam juga.. apa yg didapat ga sesuai dengan ekspetasi..
orang2 lokal maldives ini tahu bagaimana mengangkat wisata laut mereka… mulai dari ga ada sampah samasekali, sampai hewan lautnya juga menarik dan banyak jinak… beberapa kali loh kami ketemu hiu pas berenang di depan hotel dan itu memang lewat aja.. ga ngapa2in dia ;p
14 Agustus 2026 ● 07:25Heni Hikmayani Fauzia
Saya sampai hitung dulu berapa itu 70 dolar hehehe,,,dan hasilnya mayan ya Kaak sekitar 1,25 juta. Tapi kalau membaca semua fasilitas dan pelayanan yang diberikan aduuh itu mah jatuhnya murah,,,soalnya destinasinya banyaaak dan pelayanannya juga bagus, perfecly.
Puas bercengkrama dengan hiu, ikan pari bisa foto waah kenyang pokoknya ini sih. Lautnya juga very very beautiful,,,kek di Ujung Genteng kakk Faan pasirnya putih air lautnya biru,,,wort it banget deh ini perjalanan bersama ICOM TOURS.
14 Agustus 2026 ● 06:58administrator
belum masuk bayar foto drone lagi hahahahah.. tp gpp mba, memang masih worth it bangettt pakai mereka ini 😉
iyaaa ujungh genteng juga cakeeeep.. dulu aku ke sana dengan hubby masa baru nikah 😀
14 Agustus 2026 ● 07:23Dinda
Ya ampun cuakep banget.. :3
Asli ya mupeng dan setengah menyesal dulu nggak jadi ke Maldives. wkwkwk…
Tapi serius kalau denger kata hiu tuh udah merinding sendiri aku mbak. Ngebayanginnya malah yang white shark itu. Tapi pas lihat hiunya beda tipe. Tetep aka ya serem banget, kalau disuruh berenang atau snorkling. Setidaknya meski bayar mahal nggak bakal rugi tetep bisa foto bareng hiunya.. huehehe.. 😀
14 Agustus 2026 ● 07:54administrator
ada bule yg waktu itu snorkeling di dekat hotel pas di rakedhoo mba… dia bilang pas dia berenang, lewat hiu di sampingnya hahahahahah.. dia lgs freeze tahu… tp memang tuh hiu ga ngapa2in.. cuma lewat aja ;p. saking jinak semua kayaknya
14 Agustus 2026 ● 12:25Dailyrella
MasyaAllah cantik dan jernih banget laut Maldives! Pengalaman yang beneran unforgettable ya Mbak Fan, dari ketemu lumba-lumba, foto bareng hiu & stingray, sampai eksplor pulau lokal Thinadhoo.
Paket USD 70 ternyata benar-benar worth it ya dengan fasilitas dan service sekeren itu. Service ICom Tours memuaskan.
14 Agustus 2026 ● 07:58Gemeess banget lihat foto yang pakai floaty kerang di antara hiu, pilihan sangat bijak buat yang nggak bisa berenang daripada panik, haha.
administrator
iyaaa, untung ada yg pake pelampung hahahahaha… jadi aku kan ttp bisa ikuuut :D.. kalau ga ada itu, memang lah aku ga bakal berani mbaa 😀
14 Agustus 2026 ● 12:26Dyah Kusuma
Kita dan orang Eropa memang beda mbak. Mereka suka menggolongkan kulit kalau kita jangan sampai gosong wkwkwk
14 Agustus 2026 ● 08:16Mbak Fanni berani lho foto diantara hiu, beneran jinak ya mereka aku kok agak khawatir tapi lihat foto mbak yang apik gitu hehehe aku pengen juga
Moga-moga bisa ke Maldives suatu hari nanti
Enak kalau ada paket tour seperti itu, bagi pelancong sangat membantu. Akupun memilih ambil paket tour saat berkunjung ke daerah baru
administrator
iyaaa mendingan ambil open tour, jd jauuuh lebih murah drpd kita ambil tur sejak di jkt.. yg begitu pasti mahal.
aku pun awalnya ga berani mba, tp memang semua warlok pada bilang kalau hiu di perairan mereka itu jinak.. dan ternyata memang bener… hiu yg rutin lewat di depan hotel aja ga pernah ngapa2in hahahahahaha.. lewat doang dia ;p
14 Agustus 2026 ● 12:28antung apriana
wah cakep banget mbak ini wisatanya. buat pecinta bahari pasti puas banget ikutan tur ini. Btw aku ngikik sendiri pas part bule pada berjemur sementara mbak fany malah berteduh. Memang ya beda banget orang indonesia dan bule kalau ketemu bule. Kita di sini kalau ada matahari pakaian ketutup semua karena takut gosong smentara bule malah nyari gosongnya
14 Agustus 2026 ● 08:38administrator
hahahahahahha, kita pengen putih, dia pengen gelap kayak kita ;p. dasar manusia, ga pernah puas hahahahaha
14 Agustus 2026 ● 12:28Yuni Bint Saniro
Airnya biru banget. Aku suka. Emang sih. Sudah jauh-jauh ke Maldives, kalau dapat tour n travel yang zonk bakalan nyesek sih.
Mending mah yang sudah pasti-pasti saja. Meskipun katakanlah kudu merogoh kocek yang lebih banyak.
Tapi, worth it banget pasti tuh, Kak. Mana bisa melihat kawanan Dolphin pula.
Aku suka Dolphin.
14 Agustus 2026 ● 08:40administrator
betuuuul mba… mending yg pasti.. mahal dikit, anggab aja biaya ketenangan jiwa hahahaha
14 Agustus 2026 ● 12:29Srie
Masya Allah, pengalaman yang luar biasa. Seru eh bisa melihat dolphin secara langsung, pingin juga sesekali memandangi wajah imut mereka. Soalnya selama ini hanya dari layar kaca tidak melihat langsung jadi rasanya juga pasti berbeda lah ya
14 Agustus 2026 ● 08:45administrator
melihat mereka sebanyak itu, kayak amazed memang mba… pengen pegang, tp ga bisa berenang hahahaha
14 Agustus 2026 ● 12:36lendyagassi
MashaAllaah…
Luttuu sekaliih bisa berenang bareng hiu.. tapi kalo liat di konten tiktok, memang jenis hiu tertentu ga agresif, ka Fanny..
Cuma tetep naluri mereka yaa..
Serem..
Tapi puasss baca cerita ka Fanny.. semua best of the best experience… Alhamdulillāhilladzī bini’matihi tatimmush saalihaat.
Uda ga ragu lagi pas ke Maldives pakainya icom tours.
14 Agustus 2026 ● 08:47Salut juga sama pelayanannya yang serba terjaga kualitasnya. Dan ketemunya sama blogger.. jadi bisa dipromosiin.
Hihii..
administrator
sejak melihat hiu langsung begini ya mba, aku lgs ga pengen lagi makan daging hiu.. krn di kampungku sibolga hiu itu masih dimakan, biasanya dibuat gulai hiu.. enaaaaaak banget, tp udahlaah.. aku udh ga tega :D… kalau di maldives ini kayaknya hiu memang ga diapai2n… siripnya pun ga dipotong… paling ga tega kalau hiu cuma diambil sirip doang… kayak nyiksa jadinya :(. makanya aku ga pernah makan sirip hiu mba
14 Agustus 2026 ● 12:35Faizal R
Mulanya bila tahu harga tiketnya USD70 rasa mahal, tetapi bila diketahui aktivitinya jadi berbaloi sebab unik sekali. Bonus dapat tengok dolphin. Pernah tour sebegini di NZ tetapi tiada aktiviti foto-foto dengan ikan yu dan stingray. Mungkin hanya di Maldives ni. Kena bawa makanan spare seperti kerupuk-kerupuk.
14 Agustus 2026 ● 10:50administrator
worth it sangaaat abang ^o^.. krn banyak memang yg didapat… walaupun itu blm termasuk foto pakai drone yaaa.. tp tetap saja masih berbaloi lah
14 Agustus 2026 ● 12:31Mulan Ishak
Air laut biru nya yang cantik memang sangat memanggil2 kan. Thanks for sharing Fanny. Moga dapat ke Maldives lagi. Walaupun speed boat tapi kalau berhenti dan bergoyang2 sebab ombak laut, memang sama akan jadi mabuk laut. Kiranya bot tak boleh berhenti di tengah laut nanti akan munmun 😍😍😍😍 kita sama.
15 Agustus 2026 ● 09:09administrator
itulaaah… padahal saat masih jalan laju, saya tak pening samasekali.. pas dia berhenti baru mual sangaaaat
17 Agustus 2026 ● 05:59Annie Nugraha
Aku pun, kalau berada di satu tempat yang pertama kali dikunjungi, pasti menggunakan jasa tour & travel buat jalan-jalan. Demi kepraktisan dan males untuk berpikir ini dan itu buat mencapai beberapa tempat.
Kalau lihat rincian dan foto-foto ini, fix lah Maldives tuh keindahannya luar biasa. Khususnya kawasan pantai dan laut ya. Dan aku merinding lihat Fanny berdiri di kelilingi oleh ikan pari yang berenang bebas begitu. Ya ampun. Kalo aku sih pasti gemetar hahahaha.
Semoga suatu saat bisa menginjakkan kaki di Maldives. Tempat yang sudah ngantri di wish list bertahun-tahun.
16 Agustus 2026 ● 03:53administrator
betuuuuul mba…. kita setengah DIY aja…. cari flight sendiri tapi sampe sana pake tur lokal… jauh lebih murah jadinya
bangeeet mbaaa… aku memang masih mau sih kesana lagi… terlalu cantiiik tempatnya.. ga bakal bosan lama di sana juga. tp kalau bisa jangan cuma di pulau yg mainstream… coba pilih yg pulau2 jauh nya.. itu lebih baguuus bgt
17 Agustus 2026 ● 06:13bidasari
Bestnya Fanny. KSarie rasa ini entry Fanny tentang Maldives yang KSarie paling suka sebab macam awesome gila tour half day ini♥️Rezeki sungguh dapat tengok ikan lumba-lumba melompat di dalam air. Walaupun Fanny tidak berenang dengan ikan hiu tapi gambar Fanny paling cantik di atas floating shell itu. Vibes artis Hollywood begitu. Memang nampak eksklusif begitu. Kalau KSarie pun enggak mahu sunbathing kerana sudah cukup tan kulitnya. Nanti langsung jadi Dayang Senandung (satu movie klasik Malaysia). KSarie share kan post ini dengan kawan KSarie dengan angan-angan kami mahu ke sini satu hari nanti. Thank you Fanny for this beautiful sharing.
16 Agustus 2026 ● 12:31administrator
betuuuul kaaak.. bisa dibilang ini penutup liburan kami , beruntung dapat wisata yg best sangaaaat… setengah hari bisa lihat lumba2, hiu dan stingray langsung depan mata.
hahahahah nanti nak browsing film dayang senandung ;p… pasti lucu agaknya ;p
17 Agustus 2026 ● 05:49anies
kalau tak walk in, beli online pun boleh kan? ke…online lagi mahal berbanding walk in?
16 Agustus 2026 ● 12:37administrator
tapi saya tak pernah cek websitenya… jd tak tahulaah… tp better beli langsung saja, sebab kita tak tahu cuaca…
17 Agustus 2026 ● 05:48anies
jauh betul ya staf tu merantau…
semua aktiviti tu mesti dihabiskan dalam sehari ke?
16 Agustus 2026 ● 12:46andaikata laa hujan atau keadaan laut kurang baik pada hari kita beli tu, boleh ubah ke hari lain ke?
administrator
orang indonesia memang banyaaak merantau kak ;p.. makanya di banyak2 negara mereka ada hihihi
17 Agustus 2026 ● 05:47anies
dari gambar ni ternyata baik dolphine or shark perlukan kawasan yang bersih dan kurang ancaman….
teringinnyaaaa nak bergambar macam tu sambil dikelilingi shark… barulah adventure kannn hehehhe
16 Agustus 2026 ● 12:55administrator
betuuuul… kalau memang tak ada predatornya, mereka pun akan sering datang.. bahkan di pantai depan hotel kami di rakedhoo,, tiap malam hiu dan stingray datang
17 Agustus 2026 ● 05:47anies
tengok foto tu baru saya tahu rupanya ikan pari boleh berenang sampai ke gigi air
so tak payah laa bersusah ke tengah laut…
air lautnya membiru betulllllll
16 Agustus 2026 ● 13:05administrator
cuma di MALDIVES yaaa ;p.. jgn harap ada di pantai indonesia malaysia agaknya ;p
17 Agustus 2026 ● 05:46anies
walaupun dah dilarang tapi bagus juga mereka tak robohkan rumah yg dah tersedia didirikan dengan coral
ada sesetengah tempat tu kalau dia nak keluarkan larangan, benda sedia ada pun turut dihapuskan…
nampaknya kena kumpul duit lebih sikit nanti dapat stay kat pulau private hehehhe
16 Agustus 2026 ● 13:15administrator
iyaaa.. sebagai objek wisata masih bisa… jd kita tahu seperti apa rumah yg dibuat dari batu koral ;).
alaaaah, local island pun dah baguuuus kaaak… tak payah lah buang uang Rp60JUTA Per MALAM hanya utk resort mewah hahahaha.. bisa utk keliling eropa itu ;p
17 Agustus 2026 ● 05:46anies
tawar pun tak apa laa yang penting dapat menikmati pemandangan indah
16 Agustus 2026 ● 13:35datang jauh2 dan relaks sepuasnya…
administrator
betuuuuul…. tawar tapi kalau view dah begini, tak terasa hambar nya ;p
17 Agustus 2026 ● 05:44Avi
Mantep banget pengalaman tour di Maldives, walau hanya setengah hari tapi sangat mengesankan. Asyik bisa lihat lumba-lumba dari jarak dekat. Lebih takjub lagi ada hiu tapi jinak (langsung baca sambil nyanyi lagu baby shark du-du-du-du-du).
Kalau spaghetti less bumbu itu karena selera chef yang orang asli sana atau pas lagi zonk aja Kak?
Moga bisa second honeymoon ke Maldives.
16 Agustus 2026 ● 14:44administrator
ntahlaaah ;p.. soalnya pas makan spaghetti di hotel rakedhoo itu enaaak, ga ada kurang bumbu.. jd aku rasa memang yg bikin kali ini kurang jago aja haahahahha.. tapi dengan view begini ttp berasa enak 😀
17 Agustus 2026 ● 05:41this ni3za
wahhh..Seronoknya holiday di Maldives…=D
16 Agustus 2026 ● 21:05administrator
latepost, yg baru selesai skr hahahaha
17 Agustus 2026 ● 05:38mamatisya
cantik gmbr dkt floater kerang tu dr view drone nmpk ikan…view maldives laut biru bestnya
17 Agustus 2026 ● 13:29administrator
memang berbaloi bayar tambahan usd25 utk foto ini kak 😀
18 Agustus 2026 ● 07:25Elsa YellowLife
ya Allooh… sebagus itu ya maldives
semoga suatu saat bisa kesana juga, aamiiinn
pingin ngerasain renang bareng hiu di laut, hehehe
17 Agustus 2026 ● 15:22administrator
amiiiin, semoga nanti bisa kesini juga mbaaa 😉
18 Agustus 2026 ● 07:03Sha Mohamed
Teruja betul baca pengalaman Fanny.. Sha pun tak boleh berenang.. Lebih rela lah ambil gambar gaya Fanny tu.. Meriah betul ya dolphin, shark dan pari tu.. Suka betul tengok..
Pulau dia memang cantik betul ya.. Pasir dia putih dan bersih.. Seronok betul kalau dapat ke sini.. Pengalaman yang menyeronokkan..
17 Agustus 2026 ● 15:57administrator
maldives ini memang di luar ekspektasi saya.. tak sangka akan jatuh cinta krn saya tak suka pantai.. ternyata malah ingin balik lagi ;p
18 Agustus 2026 ● 07:09MZ
air lautnya cantik banget, biru!!! bestnya dapat tengok all the sealife up close personal gitu!
18 Agustus 2026 ● 13:40administrator
tak ada warna air yg kusam di maldives… dari pertama berangkat sampai pulang, memang warna air di sana baguuuus sangat
19 Agustus 2026 ● 05:19NA
Hehe kalau saya tidak mungkin akan naik pelampung untuk bergambar dengan hiu.
20 Agustus 2026 ● 14:24Menarik pakej diambil.
administrator
hahahahah saya merasa rugi saja kalau tak ikut foto dengan hiu ;p.. apalagi yg lain pada foto
21 Agustus 2026 ● 07:49Mazni Munawar
ikan yu tu sebenarnya jinak. tapi haritu ada tengok chinese muslim influencer berenang dgn ikan tula, sekali kena gigit. sampai kena jahit tangan dia.. ngeriii
22 Agustus 2026 ● 22:21administrator
ikan tula , ikan apa ya mazni :D? banyak faktor memang yg membuat seekor hewan menggigit… bisa jd dia merasa terancam. makanya utk mempertahankan diri langsung menyerang duluan
24 Agustus 2026 ● 20:55Nia Haryanto
Uwow Maldives, salah satu destinasi wisata dunia yang kepengeeen banget aku sambangi. Salah satu surga dunia ya Maldives itu. Btw, aduuuh itu bisa santai di atas floaty dengan hiu di bawahnya. Walopun sangat seru, tapi pasti dek-dekan kalo aku. Hihihi… takut sama hiunya, sekalipun hiunya jinak ya. Dan wow juga, berfoto sama ikan oari. Ngeri-ngeri sedap juga. Takut kena sengatan ekornya. Aduuuuh… kepengen pisan ih ke Maldives. Aamiin, semoga bisa kayak Mbak Fanny, berkesempatan jalan-jalan ke Maldives.
27 Agustus 2026 ● 09:44administrator
amaaaan mba hahahahahha.. awalnya aku juga takut. tp ternyata setelah merasakan sendiri memang jinak2 hiu dan stingray nya… walaupun untuk stingray akupun takut kena ekor hahahaha
27 Agustus 2026 ● 09:53Tot
Best tengok laut di sana. Jernih airnya. Gambar Fanny semua cantik, lagi² dengan shark, Fanny atas pelampung tu. Besar² sharks. Stringray pun, dekat betul tepi pantai. Patutlah orang kata, sesuai lokasi berbulan madu, Maldives ni. Lautnya paling cantik.
27 Agustus 2026 ● 19:36administrator
memang maldives ini cantiiiiiik sangat… ^o^ makanya saya teringin nak balik kesana
28 Agustus 2026 ● 06:29