Balik dari Maladewa, ntah kenapa aku pengen tulis Trip Maldives yang kemarin lebih dulu.. Padahal, cerita road trip Sumatera aja belum selesai, juga Trip Vietnam (Hanoi – Sapa) yang kami visit December 2024 – January 2025, Trip Ipoh- KL (November 2025), pluuuus Trip Aceh (November 2025) 😂😂.
Bagooooos, bagoooos… Kebiasaan si Fanny mah, nulisnya kelamaan, dah basi jangan-jangan 😅. Kayaknya pake cara kak Anies lah, ditulis campur aduk, hari ini Maldives, minggu depan Vietnam, next Ipoh-KL, Aceh trus lanjut Road Trip Sumatera 😁.
Oke, balik ke cerita Maldives atau juga dikenal dengan sebutan Maladewa…
2025 sebenarnya destinasi wisata kami bakal mengunjungi Timor Leste, bareng kak Anies dan Fara. Sempat juga bang Afif mau ikut, tapi ternyata kak Anies nak umroh, tercancel lah planning Timor Leste. Belum rezeki lagi khatam negara ASEAN 😁.
Karena kak Anies batal ikut, aku dan Fara jadi males lanjut Timor Leste.. Ntar ajalah, toh ga jauh ini dari Indonesia 😆😅. Masih bisa kapan-kapan 😄. Makanya, aku langsung banting setir mencari negara yang sama-sama belum pernah kami berdua visit, tapi budgetnya ga boleh lebih dari USD1500 per orang . Ketemulah Maldives 😁.
Kira-kira begitulah asal usul background kenapa kami memutuskan Maldives tahun ini, budgetnya mencukupi dengan yang kami ada.
TRANSIT CHANGI AIRPORT 7 JAM
Saat booking tiket, sebenernya banyak maskapai yang menawarkan harga murah untuk ke Maldives, hanya saja aku dan Fara kangen transit di Changi 😁. Jadi pas lihat tiket pesawat Singapore Airlines menuju Male (Maldives) hanya Rp5.6 juta pulang pergi per orang, langsuuuung dong kami gercep ambil. Itu termasuk murah mengingat perginya di bulan December.
7 jam transit di Changi kami habiskan tanpa bosan… Keliling dari T2 menuju T1 dan eksplor Jewel complex, itu aja udah ngabisin banyak waktu.. Ga heran Changi mendapat juara untuk airport terbaik, karena memang buatku bandara ini masih yang TERBAIK, TERCANTIK, & TERSERU di Asia Tenggara 😍😍😍😍.
dekorasi natal di Rain Vortex Jewel, Changi
Kayaknya cuma di Changi kami berharap semoga pesawat delay, jadi bisa eksplor lebih lama 😂, dan ofkors ga terkabul… 😅
departure time SQ Flight tidak delay samasekali
MENDARAT DI BANDARA VELANA INTERNATIONAL AIRPORT, MALE
Pesawat SQ landing tepat waktu, pukul 22.15 – Male Time. Ada 2 jam perbedaan waktu lebih lambat antara Male dan Jakarta. Proses imigrasi berjalan lancar dan cepat… Petugas hanya tanya itin kami berdua apa, kapan balik ke Jakarta dan menginap mana selama di sana.. Jadi pastikan semua itu sudah sesuai saat liburan ke Maldives yaaa.
Oh yaaa, jangan lupa juga isi Traveler Declaration (link attach) , saat masih di kota asal, untuk antisipasi quota internet atau wifi tidak menyala. Mudah kok, tinggal isi data-data kita aja, siapkan foto diri dan scan pasport, lalu nanti ada barcode yang akan dikirim ke email..
Traveler Declaration of Maldives ini langsung connect ke sistem imigrasi di sana. Cuma untuk jaga-jaga, ga ada salahnya screenshot barcode jika sudah terkirim.
MENUNGGU FREE SHUTTLE DARI BEEHIVE PREMIER HOTEL, MALE
Penginapan selama di Maldives, aku sudah booking semua jauh-jauh hari.. Tujuan utama kami bukan Male, ibukota dari Maldives. Tapi supaya badan ga capek, sengaja mau stay di sini 2 malam.
Setelah banyaaaaaaak browsing macam-macam hotel, aku memilih Beehive Premier, karena 2 alasan.
Pertama, lokasi dekat dengan bandara, hanya 4 menit naik mobil.
Kedua, hotel ini menyediakan free shuttle dari dan ke airport. Mengingat kami sampai hampir tengah malam, jadi free shuttle begini sangat membantu sih.
Selesai urusan imigrasi dan ambil bagasi, langsung keluar menuju arrival Hall, lalu cari Counter C2. Di situ agen Beehive Premier hotel sudah menunggu. Mobil yang digunakan besar, sejenis Van, bersih, dan wangi..
ADA TAX TOURISM YANG WAJIB DIBAYAR SAAT MENGINAP DI MALDIVES
Iyeeees, sekedar diingat yaaaa, walaupun hotel sudah dibayar lunas saat booking, tapi tetep aja ada tambahan tax dari pemerintah Maldives untuk semua foreign visitors.
Harga hotel Beehive Premier untuk 2 malam, totalnya USD218. Lalu saat check in, staff nya memberitahu additional cost untuk tax, sebanyak USD6 per malam, per orang. Karena kami berdua, dan menginap 2 malam, jadi total biaya tambahan USD24, bayar cash.
lobby hotel yang tidak terlalu luas
KAMAR YANG LUAS DAN NYAMAN
Dari luar hotel ini kliatan biasa saja, dan nampak kecil. Ternyata setelah masuk, aslinya luas dan terdiri dari 10 lantai kalau ga salah.
penampakan gedung hotel dari luar, tidak terlihat plang nama hotel
Sukaaaaaaa banget lihat kamarnya 😍😍😍. King size bed, jendela besar menghadap bandara, kami bahkan bisa melihat pesawat lalu lalang mendarat dan take off dari Velana Airport.
Fasilitas komplit, ada sofa, meja, juga disediakan iron dan board. TV seperti biasa kami anggurin , ga kepake itu mah.. TV di rumah aja udah mau aku loakin saking ga pernah dipasang 😂
kamar luas dan nyaman
WIFI kamar lumayan okelaaah, ga terlalu kencang, tapi cukuuuup banget buat kami update stories IG hahahahahah…
Sayangnya aku ga nemu slippers, dan ini berlaku di semua hotel Maldives yang kami inepin. Agak-agaknya hotel di sini ga terbiasa menyediakan tamu slippers, sementara aku memang ga suka kalau kaki langsung menempel ke lantai. Mau ga mau selama di kamar jadi pake sendal biasa.
Untuk AC, udah tahukaaaan, aku bakal cranky kalau AC kamar panas 😂. Tapi AC di hotel Beehive Premier ~ Male ini, sangaaaaat menepati standard levelku soal dingin 😄. Sampe mba Fara tidur pakai jaket, sementara aku cukup selimut selembar 😂
view dari jendela kamar kami, bandara terlihat di ujung jembatan, sebelah kiri
pesawat banyak terlihat dari sisi kamar kami
TOILETRIES DAN SENSASI SAAT MANDI
Ga ada yang bisa dikeluhin. Sabun, shampo dan hand wash semua lengkap, dalam botol besar pula. Wanginya enaaaak. Brand yang dipakai untuk peralatan kamar mandi seperti shower dan Toilet, dari merk premium Jerman pula, GROHE, yang sudah teruji sejak tahun 1936.
Air panas dan dingin lancar, mau dipakai mandi jam berapapun, siap menyala 😎
SARAPAN PAGI YANG SERBA KARBO
Mungkin ini yang bakal menjadi minus poin dari Beehive Premier Hotel , Male. Kamar yang dipesan memang sudah include sarapan. Sayangnya menu sangaaaaaat sedikit, dan rata-rata karbo. Mulai dari roti bakar, french toast, dan hashbrown (kentang).
Proteinnya hanya telur.
Lalu ada buah sebagai alternatif fiber 😁. Itu ajaaaaah. Untung rasa kopi lumayan.
Tapi kami tetap happy, karenaaaaa, restorannya menghadap lautan lepas, jadi puaaaas banget melihat laut biru di depan mata, sambil menikmati secangkir kopi panas ala Maldives.
view dari jendela restoran hotel
SERVICE RAMAH DARI SEMUA STAFF BEEHIVE PREMIER
Kalau dari sisi kenyamanan kamar, ga usah dipertanyakan lagi lah yaaa… Semakin betah menginap di Beehive Premier Hotel, karena layanan dari staff yang sungguh ramah 👍👍.
Dari awal datang, selama stay, sampai pulang, senyum ga lepas untuk tamu. Bahasa Inggrisnya juga bagus, jadi mudah berkomunikasi. Di hari terakhir, kami mendapat free shuttle lagi untuk balik ke airport. Bukan karena mau pulang, tapi mau menyebrang ke pulau berikutnya, yang mana jetty untuk boat ada di area bandara juga.
Trus yaaaa, lokasi hotel ini strategis paraaaaah 😍😍😍😍. Dekat dengan bandara, ada taman di depan hotel persis, yang bisa untuk olahraga pagi, asal pakai baju sopan. No bikini dan shorts.
Belum lagi tempat makan berdekatan dengan hotel. Next bakal aku tulis kuliner-kuliner yang kami coba selama di Male.
SUMMARY MENGINAP DI BEEHIVE PREMIER HOTEL, MALE
Tentu sajaaaaa aku bakal rekomendasikan hotel ini jika kalian berniat transit 1-2 malam di Male city. Walau masih ada kekurangan, seperti tidak disediakan slippers, dan menu sarapan sangat tidak variatif, tapi ga sebandinglah dengan kelebihan yang dimiliki.
👌Kamar nyaman,
👌Bedding premium,
👌AC dingin
👌Keramahan dari staff
👌Lokasi dekat kemana-mana
👌Free shuttle pergi dan pulang ke bandara
👌Toiletries lengkap,
semuanya cukup menjadikan hotel ini sebagai tempat favorit menginap di Male.
ada disediakan mesin kopi
Gimanaaaa, tertarik liburan ke Maldives 😘??
Hermansyah
Wifi kamar lumayan okelah, ngga terlalu kencang, tapi cukup banget buat kami update stories IG hahahaaa.
Kenapa saya langsung tertawa baca ini ya.. wkwkwk.
Saya tidak bisa membayangkan sebagus dan senyaman apakah bandara Changi hingga mbak Fanny mengharapkan pesawat delay?
30 Desember 2025 ● 07:34administrator
cobalah nanti transit di sana mas :D.. krn dalamnya, banyaaaaaaak bangetttttt tempat yg free, tapi betul2 baguuuuus banget… taman kupu2, jewel complex, belum lagi makanan… makanya ga cukup 7 jam itu utk eksplor semua fasilitas gratis di changi 😀
31 Desember 2025 ● 10:51April Hamsa
Hihihihi sampai berharap delay, kalau di bandara lain keknya dah bete ya, kalau di Changi dimaafkan. Apalagi andai delay pihak airlinesnya kasi tanggung jawab berupa dibukain kamar sekalian di sana #eaaa maalah ngarep.
06 Januari 2026 ● 07:23Semoga dalam waktu dekat ada kesempatannya bawa anak2 ke Singapura krn pengen nunjukin gmn sih negara maju dan peradabannya itu, yang paling terdekat sama Indonesia 😀
Dimulai dari bandaranya aja udah cakep masyaAllah.
administrator
iya mba, ajak anak2 ke SG itu udah seruuuuu… hari pertama eksplor bandara aja udh seneeeng, krn gratis kebanyakan tempat wisata bandaranya… aku aja ga bisa dtangin semua ;p.
anak2ku juga belum pernah ke SG… memang harus aku plan sih… ga usah lama2, yg penting wisata gratisnya aja 😀
06 Januari 2026 ● 07:39Ezna
Nampak hotelnya kecil dari luar tapi bila masuk bilik luas juga. Kalau 2 orang tu selesa. Cumanya breakfast tak banyak pilihan la. View sangat cantik. Boleh tengok dari bilik juga view yang cantik ni.
30 Desember 2025 ● 08:37administrator
kami pun kaget ternyata dalamnya terutama kamar cukup luaaaas kak…. best sangat.. belum lagi saat jendela dibuka, bisa melihat langsung ke arah bandara ^o^. rekomen lah untuk stay di beehive premier male ini
31 Desember 2025 ● 10:48Faa
Looks like a lovely getaway! Nampak best la Fanny 💝
30 Desember 2025 ● 10:50administrator
maldives best sangaaaaat kak… memang lah saya nak balik kesana ^o^
31 Desember 2025 ● 10:45Yuni Bint Saniro
Free Shuttle dari dan menuju bandaranya ini yang jadi point paling menarik buatku.
Secara ya, setelah perjalanan jauh dari Indonesia ke Maldives, capek udah pasti.
Kalau masih harus cari-cari taksi lagi yang notabene memang pasti banyak di bandara mah malesin ya.
Kalau udah ada free shuttle nya kan lebih memudahkan kita.
30 Desember 2025 ● 11:09administrator
betuuuuul… ini alasan utama kenapa aku book hotel beehive premier ini mba… krn free shuttle nya .. mikir udah malam kan, drpd ribet lagi, mending cari yg udah ksh free shuttle
31 Desember 2025 ● 10:45Fajarwalker
Kok malah kebalik ya mbak. Aku kalo di Hotel, malah gak suka pake slippers. Kayak ada yang aneh aja gitu kalo kaki gak nempel langsung ke ubin hotel. Sementara kalo TV, itu juga aku wajib ada dan nyala tiap kali ke hotel. Belum tentu dipake nonton sih, tp yang penting nyala aja biar gak sepi-sepi amat hahahaha.
Btw, sama juga nih draft tulisanku maish banyaaak. Sementara bahan baru ada terus wkwkwkw. Tulisan pas di Jogja kagak rilis rilis ini jadinya hahahaha
30 Desember 2025 ● 12:08administrator
mungkin krn aku udah dibiasakan sejak kecil mas, di rumah wajib pakai slippers … jadi sampai skr pun aku memang pake slippers kalau dalam rumah ;p.. kata mama dulu tumit kaki bisa pecah2 kalau kaki nempel langsungh ke lantai :D..
kalau tv ini krn aku kalau nonton lbh suka pake netflix sih yaaa, makanya tv udn nganggur hahahaahhaa… kecualiiiiii kalau aku nginep sendiri, itu udah pasti aku idupin biar ga sepi.. ;p
hahahahahha ntah kapan yaaa bisa rajin nulis semua draft iniiii ;p… hrs stop jalan2 kalau mau kelarin dulu ‘;p
31 Desember 2025 ● 10:44linda
memang selesa hotel nya.. begitu dekat juga dengan laut.. memang cantik pemandangan nya
30 Desember 2025 ● 13:37administrator
sangat selesa kak…. betul2 saya rekomen jika ingin transit saja di Male… 😉
31 Desember 2025 ● 10:41Lala
Wow amazing sih penginapan di Maldives. Minus poin hotelnya sedikit banget dan masih bisa di tolerir sekali sih.
Kelebihan ini hotel banyak banget, apalagi perlengkapan mandinya, aduhai semua brand dari Jerman pula 🤩🤩🤩 kebayang betapa level up nya.
Apalagi view kamarnya pun premium. Pas makan dan ngopi view lautan lepas, terpenting ini hotel letaknya super super dekat sama bandara dan free shuttle. Ngebantu banget, bikin perjalanan lebih mudah serta aman. Apalagi staf nya ramah-ramah dan bahasa Inggris nya bagus. Jadi komunikasi lebih mudah juga ya mba Fann. Kalau ditanya, mau liburan ke Maldives apa nggak? Tentu jawabannya mau bangetlah 🤩🤩🤩 apalagi udah intip story dan postingan mba Fanny di IG, beuh makin tertarik.
30 Desember 2025 ● 17:58administrator
betuuuul mba lala… krn memang dari bandara ke hotel itu perlu banget kendaraan… jd kalau hotel sedia shuttle memang sangat membantu, free pula tuh.. krn rata2 berbayar .. hotel transit ke dua yg kami sewa berbayar soalnya usd10
31 Desember 2025 ● 10:41Lala
Ternyata lumayan berasa juga ya kalau yang nggak nyediain kendaraan antar jemput buat pelanggan hotel ya mba. Aku tuh seneng sama hotel yang layanannya all out, petugas ramah tamah dan aku berharap bisa ke Maldives juga nih mba 🤩🤩🤩 soalnya aku suka pulau, apalagi disana beneran bersih dan terawat, tapi emang cocok sih buat honeymoon banget yak. Gapapa sih buat liburan biasa juga, hehehee. Kayak mba Fann sama mba Fara enjoy klop, liburan maksimal pula jadinya.
05 Januari 2026 ● 12:53administrator
iyaaa, jd kalau ada layanan antar jemput, pake aja mba… memang sih ada yg berbayar… tp biasanya harga kamar juga lebih murah. di itung2 sama aja 😀
bisa bangettt kok kalau ke sana dengan teman.. samaaa serunya 😀
05 Januari 2026 ● 20:40~uncle gedek!
Kalau baca tulisan kali ini rasanya markah yang diberi hampir 10/10 ni…
30 Desember 2025 ● 22:11Gaya tulisannya pun uncle boleh rasa Fann tulis dengan perasaan tersenyum girang!
administrator
hahahaahhaha iyaaa uncle… memang happy sangaaaaat saya stay di sini… semuanya worth it dengan harga, kecuali breakfast saja.. tp kan bisa sarapan di luar… dan makanan maldives iini sedap sedaaaaap tau ;).. kesanalah uncle… pasti happy diving di sini
31 Desember 2025 ● 10:39Mulan
Memang bagus semuanya ya hotel ini except breakfast. View cantik, bilik hotel yang complete semua ada. Facility hotel juga banyak, shuttle dan lain2 nya. Thanks for sharing Fanny. Tepi laut aduhh memang cantik Subhanallah.
31 Desember 2025 ● 09:58administrator
alhamdulillah memnag puas hati stay di sini kak… walau hanya transit, tp mudah kami kemana2 jalan kaki saja… kec ke airport lah hahahaha… ada review yg bilang dia jalan kaki ke airport, tapi saya tak sanggub kalau hrs bawa koper hahahah
31 Desember 2025 ● 10:38Kak notie
aduhaiiiii baca cerita fanny buat akak teringin bersantai di maldives. Tenguk laut cantik. Kiranya tempat healing paling best kalau travel ni.
31 Desember 2025 ● 12:53administrator
betuuuul kaaaak… saya nih yg tak suka pantai, jadi jatuh cinta pulaa dengan maldives ^o^.. memang bedaaa pantai dia 😉
01 Januari 2026 ● 21:11Bambang Irwanto
Wah.. senangnya dapat tiket 5,6 juta PP ya Mbak Fanny. Terus Beehive Premier ini memang rekomendasi. Dari awal poon plusnya sudah dapat yaitu dekat dari bandara. Terus ada free shuttle juga. Kamarnya juga luas dan nyaman. Dengan staf ya nyaman. Walau pasti setiap hotel ada kekurangan. Walau menu sarapan kurang variatif, tapi tergantikan dengan pemandangan laut yang indah.
31 Desember 2025 ● 13:56administrator
kelebihannya memang lokasi mas… dah lah dekat bandara, ada shuttle pula… makanya banyak yg memilih untuk stay di hotel ini buat transit 😉
01 Januari 2026 ● 21:08Heni Hikmayani Fauzia
Duh sangat tertarik sekali laah kak Fanny…liburan ke Maldives….tempat yang indah tapi budget hemaat yaa….hotelnya juga baguuus banget. Pinteran kak Fanny milih hotelnya, pas banget segala galanya…strategis iyaa, memuaskan iyaa, kamar bagus juga iyaa…mantaap deh 🤩
31 Desember 2025 ● 14:48administrator
yuk laaah ke maldives mbaaaa. memang bikin betaaah banget negaranya.. sampai aku yg ga suka pantai bisa kangen mau kesana lagi secepat mungkin 😀
01 Januari 2026 ● 21:09Dinda
Inget maldives tuh inget cita² pas jadi pengantin baru mbak. Hahahaha.. 😂
Kita berdua udah planing honeymoon ke Maldives dulu, tapi gara² suamik cuma dapat cuti 5 hari, kepake acara nikah 3 hari di Bali. Sisa 2 hari dan pasti nggak mungkin pake banget kan ya ke Maldives. Akhirnya honeymoon ke Lembang. 🥹
Padahal ya suami pengen ke maldives gara² lihat ikan lucu² dari galerinya temennya. 😂
31 Desember 2025 ● 18:30administrator
aiiiih memang ga mungkin kalau sisa harinya segitu mbaaa hahahahaha… kesini minimal 5 malam deh. minimal itu… memang bikin betah bangetttt.. walaupun negara kita banyak pantai, tp pantai di sini beda.. seriuuuus.. ntah kenapa aku sukaa banget, ditambah bersiiih dan humidity rendah
01 Januari 2026 ● 21:10Roziah @ Cie
Best dah tu sarapan sambil tengok view laut. Betul tu kalau ac panas memang boleh jadi amukan la.
31 Desember 2025 ● 19:54administrator
untungnya lah yg hotel beehive premier ini dingiiiin sangat… memang sesuai standard saya hahahaha
01 Januari 2026 ● 21:07Bidasari
Selamat kembali menulis di blog ya Fanny setelah tamat liburan di Maldives. Suka KSarie membaca cerita lengkap Fanny ke Maldives. Changi Airport memang awesome kan? Serba serbi unik, menarik dan begitu banyak spot yang instagrammable. Keren bilik hotelnya besar, bersih dan kemas walaupun tiada selipar disediakan. Yang paling mahal adalah breakfast with a view begitu ye. Staff dengan level servis kelas A memang akan membuatkan penginapan kita lebih nyaman dan percutian lebih gembira. KSarie tunggu post selanjutnya tentang Maldives yar.
31 Desember 2025 ● 21:07administrator
sangat awesome memang kalau changi kaaak ^o^
kamar di hotel ini memang luas lah, bawa koper besar pun tak akan buat sempit. sukaaa sangat sayaaa. belum lagi view nya yg lgs menghadap bandara ^o^ . nanti saya tulis lengkap semua ttg maldives ini 😉
01 Januari 2026 ● 21:07Warisan Petani
Cantik banget Changi airport
31 Desember 2025 ● 22:07Menariknya Maldives
administrator
iyeees, changi memang selalu menarik wak.. tak bosan2 kalau transit di sana 😀
01 Januari 2026 ● 21:05Tot
Wah, ke Maldives pula Fanny. Sangat cantik view laut dari bilik hotel. Fanny tersenarai salah satu top commentators di blog kakak. Nanti singgah blog, ya. 😀
01 Januari 2026 ● 00:01administrator
uwaaaah, nanti saya meluncur ke blog kakak yaaa 😉
01 Januari 2026 ● 21:05Retna
Boleh masuk list dulu maldives ni. Tunggu cerita lanjut dari fanny.. seronok kakak baca pengalaman trip maldives.
01 Januari 2026 ● 00:38administrator
seruuu memang maldives.. tapi kalau bisa, jgn stay di pulau2 yg mainstream, boriing hahahahahaha
01 Januari 2026 ● 21:04Asri
Ini yang ditunggu-tunggu. Cerita perjalanan ke Maldives. Nggak apa-apa postingannya ganti-ganti mbak. Selang-seling dengan perjalanan-perjalanan sebelumnya hehehehe…
Hotelnya nyaman ya. Kamarnya juga cukup besar. Walaupun ada kekurangannya, tapi masih lebih banyak lebihnya. Apalagi view dari kamar dan restorannya keren banget.
Ditunggu cerita selanjutnya 😁
01 Januari 2026 ● 06:50administrator
iya nih, kayaknya aku bikin selang seling aja… krn masih banyak bgt yg belum ditulis wkwkwkwkwkw…. efek dari aku update seminggu sekali sih… krn memang 6 hari sisanya aku habiskan utk bw blog temen2 yg mampir komen ke sini…. dan balas komen… biar ada interaksi
01 Januari 2026 ● 21:03Liyon Primadani
Impian banget😍
01 Januari 2026 ● 10:31udahlah tujuannya ke maldives transitnya di changi pula
siapa coba yang gak pengen
ditunggu tulisan wisatanya di maldives ya mbak 😜
di maldives gak cuma di hotel doang kan?
administrator
ga doooong hahahahah… masih panjang ini ceritanya mas ;p
01 Januari 2026 ● 21:02Avi
Traveling ke Maldives bonus transit Changi yaa, dan happy sekali bacanya. Apalagi harga tiket juga termasuk murah (kapan lagi dapat tiket 5,6 juta PP)?
01 Januari 2026 ● 14:57Kalau hotel ini termasuk bintang 4 atau , Kak?
Harga per malam sangat worth it ya karena emang hotelnya bagus, bersih, dan yang paling penting service dari pegawai2nya ramah.
Malah fokus ke logo hotelnya (hexagon seperti rumah lebah), baguss.
administrator
bintang 3 doang mba.. tp memang nyamannya udh kayak bintang 4 ke atas 😀
dia agak mahal krn lokasi sih… memang strategis bangettt… makanya lebih mahal di banding hotel transit yg lain
01 Januari 2026 ● 21:01Nik Sukacita
Oh jadi bukan tujuan rencana ya ini si Maldives hihihi.
Aku tuh sama loh Fan, kebiasaan pakai sandal di ruangan, karena kaki suka dingin kalau telanjang kaki. Tapi kalau lihat view kamarnya, daahlaah aku sih lupaa urusan sendal itu wkwkwk.
Apalagi kopinya enak, dahlaah. Bisa banget jadi pilihan aku nanti kalau kesana. Dan yang paling menariknya, dekat bandara juga gratis antar jemput bandara hihi.
Maacih Fanny, ga sabar baca cerita seru lainnya di kota impian para pencinta laut.
01 Januari 2026 ● 15:48administrator
trus juga, karena kalau kaki langsung kena ke lantai , bikin tumit pecah2 mba.. mungkin ga semua, tp resikonya lebih besar.. krn itu aku ga suka kaki nempel ke lantai.
msh banyaaaak nih cerita maldives hahahahah.. memmang jadi jatuh cinta aku dengan pantai2nya ^o^
01 Januari 2026 ● 21:00Fenni Bungsu
Berhubung daku belum pernah ke Maldives dan juga ke negara yang disebut di artikel ini (wkwkwk), daku mah tertarik buat liburan kek gini, karena ternyata penginapannya bikin happy. Jadi kebayang ekspresinya Kak Fan yang bahagia banget hihi.
01 Januari 2026 ● 17:39Apalagi yang paling unik, malah berharap ada delay pas transit di Changi, ya iya juga sih ya karena bandaranya se-asik itu 😁, tapi kan ya durasi kak… Durasi… Kudu terbang sesuai jadwal 🤣
administrator
hahaahahha, selalu begituuuu kan.. giliran pengen delay, tak delay diaa… tapi ada maskapai, yg memang sukanya delay walau dah diamuk oleh customers hahahahah
01 Januari 2026 ● 20:59Dyah Kusuma
Jangan menilai hotel dari penampakannya, sepertinya itu gambaran yang tepat ya mbak. Kalau ada rezeki menginap di sana, bolehlah referensinya dicoba mbak. Free shuttle dari dan ke bandara itu penting lho mbak buatku, setidaknya aku ga bakalan bingung cari akomodasinya
01 Januari 2026 ● 22:07administrator
bangeeet mba… mendingan pilih yg ada free shuttle deh.. krn jelas, dan udh include biaya kamar . ga pusing lagi cari taxi.. takut kena scam juga
05 Januari 2026 ● 11:06MZ
bilik hotel tu nampak cozy! can’t wait to read your next entry psl ur maldives travel!
01 Januari 2026 ● 22:15administrator
memang jatuh cinta saya dengan negara ini kaaak.. best sangaaat maldives ^o^
05 Januari 2026 ● 11:07nuylentik
kan aku bilang ga usah aksi aja, aku baca blog travel kaka berasa ikut , nyempil di peggangan koper hehe, dettail bangeut soalnya , ini juga keren nemu hotel dpt untung banyakk walau sarapan nya ddpt karbo semua hehe
01 Januari 2026 ● 22:51administrator
makasiiiih banyaaak mba nuy ^o^… semoga betah baca cerita2 di sini
05 Januari 2026 ● 11:12Alienda
Wiiiiih Mbaaaa seru bangettt
01 Januari 2026 ● 23:15Maldives tuh salah satu destinasi wisata impian aku banget sih >…< walau sarapannya agak bikin belenek menurutku sih.. kalau aku bisa bisa milih ngembat 6 telur aja akhirnya 🙈
administrator
hahahahahah itu diaaa. emang mndingan banyakin ambil telur dah ;p
05 Januari 2026 ● 11:13Didik Purwanto
Ternyata tiket ke Maldives ga mahal2 amat ya kak. Harga segitu loh udh PP lagi. Harus nabung jg nih biar bs mencicipi keindahan Maladewa yang katanya kyk surga ini.
Dan udh kebiasaan sih, kita suka molor2in hasil kerjaan, termasuk draf tulisan. Tp ga nyangka sih hasil traveling Januari 2025 msh ada yg blm ditulis. Emg ga lupa nih kesan2 ke sono? Apa udh draf tp blm dipublish?
Tp dgn sentuhan baru, tulisan2 itu bakalan timeless sih ya. Apalagi masukin pengalaman khas kak Fanni yang super seru. Kyk berharap delay di Bandara Changi. Ngarep tapi peluangnya 0 persen deh. Wkwkwk. Emg seindah itu sih Changi Airport. Telat atau transit lama berasa begitu cpt. Kita malah seneng aja. Kan aneh tapi nyata. Wkwkwk.
02 Januari 2026 ● 05:05administrator
memang ga mahal mas… udh pake SQ pulaaa.
kebanyakan sih aku ga lupa, karenaaaa aku biasa rekam semuanya pas liburan mas… jd tinggal dengerin ulang rekamannya… apa rasa makanan, hoteknya gimana dll.. atau aku liat dari highlight IG.. biasanya pas jalan2, aku suka bikin stories sih
05 Januari 2026 ● 11:14April Hamsa
Huahahahaha aku malah berasa tertampar juga, karena niat mau menulis runut eh kadang gak ditulis2 karena sok syebuk, akhirnya ya kecampur2 chapternya.
02 Januari 2026 ● 07:48Wkwkwk aku tadi bacanya “Pak Anies” ternyata “Kak Anies”/
Bertanya2: Lho Pak Anies nulisnya gitu to? wkwkwkwk 😛
Mungkin daripada nggak ditulis sama sekali kali ya =))
Ya ampun harga tiketnya worth it ketimbang jalan ke pulau sebelah mbak haha 😀
Nggak heran kalau wisatawan Indonesia milih ke negara2 kek Maldives juga buat liburan.
Iya yaa kalau transit di Changi agak lama gpp karena bandara ini nggak membosankan, banyak yang bisa dieksplore.
Alhamdulillah yaaa dapat hotel yang sesuai harapan.
Menurutku bagus juga kalau ada pajak buat turis asing artinya mereka ketat juga menyeleksi turis2 yang masuk supaya tidak berbuat seenaknya di negara mereka. Soalnya kadang kalau di Indonesia, kek Bali gitu turis luar begitu dimanjakan sehingga berulah.
Oh ya itu bayarnya emang wajib cash kah mbak?
Yaaa kita sebagai tamu ikutin aja sih ya mbak. Apalagi ternyata dapat kamar sesuai harapan 😀
Btw aku baru tahu ibukotanya namanya Male haha ke mana ajaa akuuu.
administrator
harga tiketnya udh sama kayak jkt-medan pas peak season wkwkwkwkwk.. malah lebih mahal jkt medan hahahahaha.. itulah kenapa aku jrg traveling di negara sendiri mba ;p
changi best sih memang.. sebisa mungkin kalau bisa transit sana, aku lebih suka di sana
yg utk foreign tax, itu wajib cash di hotel yg beehive ini mba… aku ga tahu kalau hotel lain.. tp semua hotel yg kami inapi di sini, semua minta cash dan dalam usd
05 Januari 2026 ● 11:17lendyagassi
Nyamaaan banget, ka Fan..
Mahalnya tuh kebayar dengan fasilitas yang disediakan Beehive Premier Hotel.
Dan aku baru tau kalau Beehive ini brand internasyenel yaah.. Di Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia juga ada yaa.. dengan logo sarang lebahnya yang mentereng ittuuh..
Pemandangan lautnyaaa.. indah banget, ka Fan..
Gasabar nunggu cerita Maldives berikutnyaaa..
Hwaitiiing, ka Fan..
02 Januari 2026 ● 08:08administrator
kayaknya beda deh mba.. cuma sama nama doang… tapi ga yakin juga sih 😀
05 Januari 2026 ● 11:27Rahmah
Juara banget ya bisa jauh ke sana tetapi tetap nyaman
02 Januari 2026 ● 08:57Saya sangat menantikan cerita seperti ini
Jadi seolah olah ikut di dalam-nya
Apalagi pas ngikutin di story tuh jadi lebih nyata rasanya
Pengalaman berada di Maldives bahkan mampir Changi itu bawa cerita yang sayang jika tidak dibagikan
administrator
thank youuuu dah ngikutin ceritanya mbaaa 😉
05 Januari 2026 ● 11:28Mochi
Wow Maldives 🤗 bagus banget kak kamarnya. Hihi aku baca bagian AC. Kayanyaa lucu deh soalnya aku samaan kaya Kak Fara 🤭. Mba Fan tipe dibawah 20 yaa? Aku tipe yg 24 soalnya 🤣kemarin aku ke wonosobo. Ya ampun dingin banget. Nafa sampai ngebul. Untungnya ada abangku, jadi seharian nempel terus karena badannya cenderung hangat..
Suka2 kak. Ayoo ajak kami jalan2 keliling Maldives. Hihi
02 Januari 2026 ● 15:21administrator
aku hrs yg paling dingiiiin pokoknya hahahahaha…kalau bisa 0 dercel, mungkin udh pilih itu wkwkwkwkwkw
05 Januari 2026 ● 11:30khanif
buat postingan yang campur aduk gini sebenernya gpp kok mba, biar selang seling baca cerita tripnya, cuma memang kalo lebih terurut yang baca engga begitu bingung 😀
sarapan di temenin sama view yang cakep tambah komplit ya mba, sesempurna itu menyambut pagi dengan sesuatu yang indah-indah 🙂
02 Januari 2026 ● 18:50administrator
oke lah yaa jadinya… kalau urut, pasti urut ntr nulisnya… jd walau ganti2 topik, aku bakal pertahanin urutan alur cerita 😀
05 Januari 2026 ● 11:31Azian Elias
cantik banget hotel view nya fanny. akak suka sgt.
02 Januari 2026 ● 22:11administrator
yaa kaaan.. memang best kak.. walau hotel transit tapi puaaas stay sini
05 Januari 2026 ● 11:05Mochi
Btw kak Fan. Aku tertarik gabung komunitas blogger itu. Heheh.. nomorku xxxxxx yaa kak 🤗
02 Januari 2026 ● 23:53Cuya
Moga satu saat nanti Cuya pon boleh terbang ke sana, ke situ, ke sini
03 Januari 2026 ● 06:03Seronok jalan2 di negara orang. Luas pemandangan, luas pengalaman. Hehe
administrator
aaamiiin… selagi muda cobalah banyak traveling cuya… saya pun menyesal baru rutin traveling setelah kenal suami
05 Januari 2026 ● 11:04Larasatinesa
Aku punya ponakan namanya Maldiv dan panggilannya Male. Aku bakalan tunjukin postingan Mbak Fanny ke adikku biar nanti kita bisa main ke Maldives beneran. Asli hotelnya enak banget, dari sisi fasilitas, pelayanan dan lokasi yang strategis. Kalau aku sih gak masalah mbak sarapannya mostly karbo wkwk. Aku tandain dulu deh Beehive Premier Hotel.
Jadi, di sana itu transaksi pakai USD ya mbak? Kalau transport untuk ke tempat wisatanya gimana? Apa ada grabcar dan sejenisnya gitu.
03 Januari 2026 ● 12:39administrator
orangtuanya pernah ke maldives dan jatuh cinta ama negara ini yaaa :D… sampe anaknya diksh nama maldiv dan panggilan male hahahahaha.. kereeen sih 😀
sebenanrya di sini bisa pake mata uang lokal, namanya MRV atau maldive rufiya.. tapi untuk beberapa hal mereka lebih suka pakai usd… kalau sekedar makan doang bisa sih pakai MRV.. dan kebetulan kami ga banyak tukar MRV… makanya kebanyakan bayar pake usd ;p
kalau transport, sekalipun ga ada pake yg umum… pertama ga tau rute kayak bus.. taxi juga pesen dari aplikasi… kedua, ini kota2nya keciiiiiil byangettttt nes hahahahahaha.. jd kebanyakan kami jalan kaki di male, rakhedoo dan mafushi ;p
05 Januari 2026 ● 10:48Mazni
luas kamarnya dan nampak selesa sangat. best betul sabun mandi tu dapat yg botol besar plus wangii. tapi sayang pula tak banyak choice untuk breakfast
03 Januari 2026 ● 16:40administrator
kekurangannya itu saja…. tapi yg lain memang best ;)… tak sabar saya menunggu 2027 untuk ke maldives lagi 😀
05 Januari 2026 ● 10:50Mazni
hahaha ikut cara kak anies je. minggu ni entry maldives, next week sumatera, next next week lagi ipoh. barulah universal gituh cerita bercampur aduk! :p
03 Januari 2026 ● 16:41administrator
memang akan seperti itu hahahahaha. biar tak bosan juga 😀
05 Januari 2026 ● 10:51Shirven
wah. rasanya kalau dihotel saja, minum kopi sambil menikmati pemandangan cantik pun sudah ok. heheee…
03 Januari 2026 ● 17:39administrator
betuuul kak ;p.. lihat view macam ini, dah buat mager ;p (malas gerak) hahahaha
05 Januari 2026 ● 10:51NA
Baca dari apa yang hotel sediakan saya beri 4/5. Sejuk itu guna penyaman udara kalau guna selimut
04 Januari 2026 ● 08:21Satu sahaja kekurangan ya makanan banyak karbo.
administrator
dinginnya sesuai dengan level saya ;p.. saya memang kalau tidur wajib dingin.. ac selalu setel yg suhu terendah
05 Januari 2026 ● 10:52Didik
Singapura emg senyaman itu ya kak. Andaikan bandara kita ada yang senyaman Changi. Bakalan bs raup banyak untung tuh hny dr situ. Wkwk. Lha sambil nunggu pesawat aja org rela ngeluarin duit, minimal buat ngopi atau makan roti. Sambil bayangin indahnya pantai/nginep di resort Maldives hehe
04 Januari 2026 ● 08:35administrator
betuuul mas… ga pernah bosan lah kalau bisa transit di SG ;p.. makanya next destnasi aku lagi cari SQ lagi biar bisa transit di sana
05 Januari 2026 ● 10:53Andri Marza Akhda
Transit di Changi lalu lanjut ke Male jadi gambaran perjalanan yang cukup realistis buat ke Maldives. Menginap di Male City sebelum ke resort juga terasa masuk akal buat adaptasi dan atur jadwal biar lebih santai. Harus pintar-pintar juga ngatur energi biar gak cepat lelah.
04 Januari 2026 ● 10:15administrator
beneeeer… aku dan temen memang ga mau ngoyo mas… traveling kami jenis santai… udah ga tertarik hrs visit banyak tempat tapi kurang istirahat dan kurang eksplor malah
05 Januari 2026 ● 10:57Ujie Othman
Bijak Fanny memilih hotel. Kalau tiba waktu malam memang biasanya teksi jadi mahal, jadinya memang berbaloi pilih hotel dengan free shuttle.
Banyak kelebihan menginap di sini, masalah sedikit kita pejam mata aja lah kan 😀
04 Januari 2026 ● 16:08administrator
naaah betul kak… drpd begitu better cari yg sudah ada free transport kan
05 Januari 2026 ● 10:59duniamasak
wah keliatan estetik banget, jadi pengen liburan kesana juga
05 Januari 2026 ● 09:23administrator
cuuuus mba… maldives itu seruuuu ternyata ^o^
05 Januari 2026 ● 10:41antung apriana
mbak kirain di maldives nginapnya di rumah yang di lautnya gitu. hehe. cakep banget euy pemandangannya. btw aku penasaran sama tulisan liburan tahun 2024-2025 yang belum dipublish itu gimana mbak Fanny mengingatnya? apakah bikin draft dulu?
05 Januari 2026 ● 11:44administrator
ohh itu penginapan kedua mbaaa ;p. kami stay di 4 hotel selama di maldives, pindah2 pulau jadinya
kan aku selalu bikin stories di IG :D… jadi kalau mau tulis di blog, tinggal buka highlight… cara kedua aku selalu rekam apapun mba… ttg rasa makanan, tekstur, dll… jd pas mau ditulis tinggal aku dengerin rekamannya . jd ga lupa
05 Januari 2026 ● 20:39Fenni Bungsu
Padahal itu hotel tulisannya dhiraagu, tetapi daku bacanya “dirgahayu” hihi, efek warnanya merah putih dah 😁 sampai memastikan dulu diputar gadget daku ini, biar gak aneh nyebutnya.
Kak Fan ini berarti tipe yang demen dingin ya, sedangkan daku seperti temennya kak Fan, kalo tidur di tempat yang dingin apalagi AC nya sesuatu beuuh sohib banget itu jaket plis kaus kaki buat bobo.
Kebayang kalau daku datang ke Maldives dan staycation di sana, udah kudu siapin peragat perangkat jaket, sarung tangan, dan kaos kaki bisa plis kaus tangan juga kali ya hehe
05 Januari 2026 ● 18:35administrator
untungnya temenku mau ngalah… krn dia tahu, kalau kedinginan mah bisa diangetin dengan jaket atau kaos kaki.. tp kalau sampe kepanasan, susah mba… jd dia ngalah aku boleh setel ac sedingin mungkin, dia tinggal pake jaket tambahan 😀
05 Januari 2026 ● 20:43Dinda
Mbak Fannn… cius lho pengen ke Maldive jadinya. #sambil elus² dompet. 🤣
Inget dulu ad hotel di sana yang udh kuincer mbak. 14 menitan dari bandara. Dan pas searching² dulu Taksi di Male tuh beneran Mehong, klo nggak salah 20rb++ belom ama bagasi juga. 🫣
jadi udah bener kalau ambil hotel yang ada penjemputan dan pengantaran ke bandaranya. biar nggak terbang duitnya.
Mbakkk, aku menunggu cerita aktifitasmu di situ lhoo ya. #duduk_anteng 🤣
05 Januari 2026 ● 18:41administrator
nah iya, trus taxi di sana pesennya pake aplikasi.. makanya selama di sana aku dan temenku ga pernah pake taxi mba ;p. jalan kaki teruuuus ;p.
05 Januari 2026 ● 20:43Srie
Setelah membaca tulisan ini, saya jadi kepingin ngajak Emak and the gank mbolang ke sana. Pasti seru sekali, baru di airport saja sudah bisa explore, belum lagi hotelnya. Sepertinya satu minggu kurang lama karena semua suka ngulik yang unik-unik. Ngetrip keluar dari bumi kelahiran itu lebih ramah di kantong pastinya tidak ada drama delay yang menguras emosi 😅. Bismillah semoga yang disegerakan aamiin.
05 Januari 2026 ● 21:19administrator
kuraaaaang memang mbaaa hahahahahha… aku aja udh bikin plan lagi utk kesana… nanti pengennya nginep lebih lama di 1 hotel aja… capek juga pindah2 hahahah
06 Januari 2026 ● 07:29Istiana
Kalau tertarik liburan ke Maldives sih, aku tertarik bangeeettt mbaak. Semoga segera bisa sekalian ngajak anak-anak ke sanaa ah. Perlu nabung dulu sih ini mah kalau ngajak keluarga ahahahaha.
Anw, hotelnya bener cakeeppp mbak. Kalau buat aku, gk ada slippers masih gak masalah. Jadi malah udah oke banget ini hotelnya. Pemandangan langsung laut gini yang demen bukan anak-anak doank, bapaknya juga demen banget ahaha. TV, aku dan suami juga udah gak nyetel TV sih, paling kalau ngajak anak-anak yang masih bakal disetel.
Aku bakal nyatete hotel ini sih kalau mau ke Maldives nanti 😀
06 Januari 2026 ● 05:13administrator
itulah kenapa aku baru bisa balik lagi 2027 nanti mba :D.. ajak anak2 itu.
terlepas dari sarapan dan slippers, hotel beehive premier ini memang rekomen banget… lokasinya udah paling manteeeep, krn dekat bandara dan kita bisa jalan kaki menyusuri kotanya mba… ga usah lama2 di sini, yg penting utk istirahat sambil melihat kota male dulu
06 Januari 2026 ● 07:33Dian
Saking banyaknya sampai bingung mana yang mau ditulis duluan ya mbak
06 Januari 2026 ● 06:20Emang nyaman banget ya kamarnya, lega. King size ya mbak
Klo ngetrip ya kayaknya g sempet juga ya buat nonton tv
Hehe
administrator
itulaah mba ;p.. apalagi aku kan update seminggu sekali doang .. jadi numpuk dah hahahaha
06 Januari 2026 ● 07:33Time Traveller
Update sahaja yg mana dulu di hati yang ingin ditulis. Walau banyak cerita lain hihihii.. Alhamdulillah akhirnya berjaya juga ke blog ini 😅… Masih berharap trip ke Timor Leste itu berjaya suatu hari nanti.. skrg ada promo return dari KLIA RM1980.00.
Bagus ambil hotel yg ada shuttle dari airport ke hotel. Jimat dan mudah urusan sebab landing aja sudah malam.
06 Januari 2026 ● 06:39administrator
saya pun masih berharap ke timles bang… tak bisa 2026 pastinya, saya usahakan 2027 lah. soalnya 2026 ini dah ada fix itin, nak ke mongolia dan rusia naik trans siberia ;p.
betuuuul, ditambah kami berdua wanita kan ;p, lebih aman pakai shuttle hotel
06 Januari 2026 ● 07:35Time Traveller
Ada dua tempat makan menarik tak jauh hotel fanny.. Chicking Parkside Restaurant dengan Lui Buin Smoothie Cafe. Cantik hotel nya lengkap dengan banyak kemudahan. Harganya pun tak murah jadi patut semuanya baik2 aja.. tapi tidak ada selipar dlm bilik itu.. moga hotel boleh tambah lagi apa yg kurang buat customer..
06 Januari 2026 ● 06:44administrator
kami cobaaaaa dooong si chicking ;p… beli takeaway sebab panaaas sangat di dalam hahahah. ac mereka eror agaknya, tak dingin langsung.
yg smothie cafe itu dekat dengan artificial beach yaa?
06 Januari 2026 ● 07:36Nia K. Haryanto
Wah Maldives, salah satu destinasi wisata impianku tuh. Pantainya yang aduhai, pastinya bakal bikin hidup berasa nyicip sesendok surga.
Untuk kamar hotelnya, wah bagus ya. Gak terlalu luas, tapi isinya bagus2, lengkap, dan nyaman. Mana viewnya juga keren tuh di luar jendela.
Aaaaakh… jadi kepengen juga main dan jalan-jalan ke Maldives 😀
06 Januari 2026 ● 06:56administrator
hayuuuk mba… ini yg ga suka pantai, dijamin jadi sukaaa kalau ke maldives 😀
06 Januari 2026 ● 07:25lendyagassi
Sebenernya suka aga kecewa kalo ke hotel yang wifinya ga begitu kenceng yaa.. Tapi Beehive Maldives pengecualian. Hihihi..Secakepp ituuh.. dengan fasilitas dan pemandangannya yang cancii.. mashaAllah..
Dan toiletriesnya mantep banget yaah..ka Fan.
Bahagiaa..
Btw, ini staynya pindah pindah kah selama di Maldives?
06 Januari 2026 ● 07:21administrator
iyaaa mba, kami pindah2 ;p… total ada 4 hotel yg dicoba hahahahaha… tapi stetlah tahu begini, nanti pas ke maldives lagi, aku bakal nginep di 1 tempat aja, yg paling worth it untuk diinapi 😀
06 Januari 2026 ● 07:22Dyah Kusuma
Changi, bandara yang nyaman, akupun mungkin akan berharap delay kalau transit di sana wkwkwk, asal delaynya ga lebih dari sehari okelah. Memang fasilitas di sana nyaman sih. Beneran menjamu tamu, terlepas tamu lokal maupun internasional.
06 Januari 2026 ● 08:36Btw, view menghadap laut lepas ini lho yang menggoda. Berharap someday bisa berkunjung ke Maldives
administrator
aamiiin, semogha nanti bisa kesini juga mba 🙂
setuju, viewnya ini yg bikin beehive premier juara, selain lokasi
06 Januari 2026 ● 08:52Anggraeni Septi
ngakak bagian nggak terkabulnya haha. Ya ampun maapin mbak.
Wah ternyata Beehive Premier Hotel Maldives dekat dengan Bandara Internasional Velana jadi beneran bisa sebagai pilihan strategis untuk wisatawan yang mencari kenyamanan dan akses mudah di ibu kota. Dan serunya lagi kok pas mbak, kamarnya bisa liat lalu lalang pesawat. Bisa pas juga motretnya ada pesawat lewat, wah makin mantap.
Aku juga bakalan kerasan, apalagi kalau AC nya super dingin haha. Meski biasanya ya bakalan sering pipis kalau malam. Dan seperti biasanya tulisan mbak fanny selalu detail lengkap dengan bahasa yang sederhana tapi bikin kita serasa ikut nginep dan berharap suatu saat bisa ke Maladewa sebagai salah satu surga atau negara terindah di dunia. Amin. Negara muslim yang semoga bisa dikunjungi.
Yok mbak, lanjuuuut tulisan trip Maldievnya
06 Januari 2026 ● 09:25administrator
kelebihan hotel beehive premier ini memang lokasi sih mba ;p.. deket banget ama velana airport dan ya itu, bonusnya bisa ngeliat pesawat dari jendela kamar ^o^.. paling aku sukaaaaa. ini mah tinggal di kamar aja seharian juga betah 😀
aku pun belum lama tahu kalau maldives ini 100% muslim… jd memang mudah banget cari makanan halal di sana… mana enak2 pulaaaaa ^o^
06 Januari 2026 ● 22:16Dahlan Satriadi
Maldives kata lain dari Maladewa baru tahu aku mbak.🤣🤣 Udik dah.😁😁 Kirain aku Maldives itu sebelah Maladewa Kaya Indo sama Malay.😁😁 Ternyata sama.
Meski masih bernuasa Asia Tapi Bandara Maladewa keren banget yaa serasa di Eropa.
Oiya mbak Emang iya Mayoritas Agama orang Maladewa Islam semua nggak ada agama lain kecuali Pendatang atau turis.
Jadi kalau mau jadi warga negara Maladewa harus masuk Islam dulu baru boleh diterima. Benar apa Mitos aja mbak.😊
06 Januari 2026 ● 22:05administrator
betuuuuul mas… ini 1-1 nya negara yg muslimnya 100% ;D … ga boleh ada agama lain :p .. aku ga tahu aturan untuk jadi WN nya.. tp yg pasti kemarin itu sempat ngobrol ama warlok di sana, dan memang tidak diizinkan ada agama lain di maldives.. jadi aku ambil kesimpulan kalau mau jd WN nya ya hrs convert ke muslim dulu 😀
akupun baru tahu nama lainnya maladewa hahahahaha.. malah duluuu aku pikir Mali dan maldives yg sama hahahahha. ternyata beda banget
06 Januari 2026 ● 22:31Etuza
Satu saja nak cakap ” Amazing”
07 Januari 2026 ● 05:13administrator
maldives memang luarbiasaaaaa abang ^o^
07 Januari 2026 ● 22:03norhidana
Setahun memang pusing 1 dunia je ye dik… seronok betul. Cantik hotel macam 5 bintang tapi sayang sarapannya tak banyak jenis ya.
07 Januari 2026 ● 09:01administrator
tiap tahun memang saya harus tambah 1 negara baru kak… dah target hidup ;p
07 Januari 2026 ● 22:05sulis
He eh ya… pilihan sarapannya nggak banyak. Tp untung minus dibagian ini ketutup sama cakepnya view dari jendela kamar. Aku pernah nginep di hotel, menunya lengkap…tp dapat kamarnya tembok2 bangunan sebelah
07 Januari 2026 ● 20:36administrator
betuuul mba…. krn lokasinya yg bagus, jd kami ga masalahin sih sarapan minimalis… lagian deket hotel juga banyak tempat makan
07 Januari 2026 ● 21:53Puan Hazel
Selamat Tahun Baru Fanny!
Maafin, terlepas entry kamu yg ini. Sampe hari ini baru perasan, ada update rupanya.
Teringin nak ke Timor Leste, but not in a near future la. Sbb rasanya di sana masih belum pesat membangun dan belum padat dgn tourists.
Apa ngak bising ya bila hotelnya berdekatan dgn airport? Apapun hotel itu nampaknya cantik dan selesa bangat 👍🏻
08 Januari 2026 ● 16:56administrator
justru di saat skr bagusnya ke Timles kak :D.. krn masih sepi, masih terjaga alam mereka.. saya usahakan 2027 ke timles… nak 2026, tapi dah tak bisa, sebab dah ada fixed plan untuk traveling 😀
tak bising, sebab hotel ini kedap suara… suara dari lorong saja tak terdengar ;D
08 Januari 2026 ● 20:58mrhanafi
Betul la..
sangat premium juga hotel di Maldives
harap ada rezeki untuk ke sana suatu hari nanti..
09 Januari 2026 ● 08:36administrator
aaamiiin bang…. sebenarnya kalau berangkat dari KL lebih murah… tapi sama aja, saya toh hrs cari flight juga ke KL nya ;p.. dari tempat abangpun hrs terbang dulu ke KL kan
12 Januari 2026 ● 09:40Ria
Wah, bener juga ya. Jika punya banyak waktu, memang sebaiknya menginap di hotel dekat bandara. Terlebih jika sampai di malam hari. Ohya, itu free shuttle dari bandara ke hotel, berarti pas booking kamar, kita informasikan dulu ke mereka ya mengenai kapan kita sampai di bandara ? Atau nanti telp on the spot agar dijemput?
12 Januari 2026 ● 11:01administrator
Betuuul mba… dr awal aku booking hotel ini, itu staff nya udh DM , ntr mau dijemput atau ga… jd di situ udah bikin reservasi utk minta free shuttle . dan mereka udah ready memang.. keluar dari arrival hall, lgs ketemu
12 Januari 2026 ● 11:03anies
haha ikut cara sy sampai setahun baru habis ceritanya🤣🤣
12 Januari 2026 ● 19:59administrator
apalagi saya menulis artikel baru seminggu sekali wkwkwkwkwkw
13 Januari 2026 ● 07:49anies
tak di nafikan airport changi mmg superb. sebab tu ia selalu dpt pengiktirafan world’s best airport.. agaknya bilaa KLIA nak jd macam changi😁.
14 Januari 2026 ● 07:15administrator
besssst.. makanya saya tak paham kenapa doha airport bisa menang… sebab saya pernah transit lama di doha, dan jauuuh lah bandara mereka compared changi . ofkors lebih bagus changi
15 Januari 2026 ● 10:21anies
kalau tiba dah malam mmg lbh baik ambil hotel yg dekat dengan airport dan ada free shuttle… badan pun dapat rehat segera…
14 Januari 2026 ● 07:56administrator
setujuuuu… jd tak letih lagi cari transport. sayapun belajar dari pengalaman saat di Baku. menolak dijemput oleh owner penginapan krn mikirnya mahal.. ternyata saat kami naik taxi, lebih mahal lagiiiiii hahahahahah . menyesal
15 Januari 2026 ● 10:20anies
laa tu je ke menu sarapannya? rasa macam.tak.patut je… kita bayar mahal kot? sepatutnya dapat laa menu yg pelbagai…
14 Januari 2026 ● 08:12administrator
hahahahahah iyaaaa… mungkin mereka berharap kita cari sarapan di luar ;p
15 Januari 2026 ● 10:19anies
tax tu memang kena bayar cash ya? kalau guna kad dia tak terima ke macam mana?
14 Januari 2026 ● 17:38administrator
cash kalau utk tax… dari awal dia dah message, sedia cash. jd ga ada alasan tak ada cash ;p
15 Januari 2026 ● 09:21anies
boleh dipertimbangkan kalau sy le maldives nanti… shuttle tu sendiri dah menjimatkan duit kite kann
14 Januari 2026 ● 18:24administrator
betul,. harga shuttle di sana kurang lebih usd10 . krn hotel kedua yg kami inapin tak ada sedia free shuttle, tp yg berbayar
15 Januari 2026 ● 09:19Matius Teguh Nugroho
Ahaha, gpp transit lama-lama selama bandaranya sekelas Changi. Soekarno-Hatta juga sekarang boleh lah. Aku suka juga mendarat larut malam, rasanya syahdu.
Orang Maldives jarang makan protein kali ya karena susah beternak. Eh tapi kan banyak laut, apa ada larangan konsumsi ikan laut ya.
15 Januari 2026 ● 09:08administrator
itulah bingung.. masalahnya di hotel male dan mahfushi yg kami inapin, sarapannya minimalis bangettt hahahahaha.. cuma di rakhedoo aja yg komplit.. itupun mungkin krn pulaunya terpencil, ga ada yg jual makanan lain hahahaha
15 Januari 2026 ● 09:12ainun
pastinya tertarik buat ke Maldives, yang entah kapan 😀
16 Januari 2026 ● 07:44kalau nyedian Free shuttle gini praktis juga, apalagi kalau landingnya malam.
dari loby terlihat bersih dan minimalis meskipun nggak gede, kamar juga bagus menurutku, terus viewnya juga kece.
Dari segi lokasi dan view bisa dibilang juara Beehive Premier ini
administrator
betuuuuul…. harga memang agak mahal, tp itu krn lokasi hotel yg memang strategis dan ada free shuttle… jd buatku masih okelah…
semoga nanti bisa ke sini juga mba ainun… menarik bangetttt maldives ini
16 Januari 2026 ● 12:37Fuzy Hamid
biliknya nampak selesa Fan…dan pemandangannya awesome
18 Januari 2026 ● 09:27administrator
betuuuul kak…. view dia memang superb lah, karena menghadap airport
19 Januari 2026 ● 23:05Dedew
Tujuh jam an transit ternyata belum cukup untuk eksplorasi Changi yaa secantik dan seseru itu bandaranya.. wishlist ku banget pengen bawa anak-anakku ke luar negeri yang dekat dulu deh semoga terwujud aamiin..
20 Januari 2026 ● 07:54administrator
aaamiiin mba… iyaaa, bagus kalau ke singapur atau malaysia dulu… tinggal pilih mau yg mana… SG cakep tapi mahal, malaysia lebih murah dan seru 😉
20 Januari 2026 ● 07:58Carneyz
Bilik hotelnya nampak bersih, luas dan selesa 👍🏻 yang penting AC sejuk dan bilik mandinya ada hot shower 😄 Tapi tourist tax USD6 per kepala per malam tu agak mahal ya. Kalau datang dengan keluarga 4 orang, total semuanya utk 2 malam USD48! 😵
23 Januari 2026 ● 13:49administrator
tax nya ini tergantung jenis penginapan.. makin mewah, makin mahal lagi tax …
25 Januari 2026 ● 14:42Faizal R
Wah ke Maldives pula. Macam mana nak habis tulis perjalanan tripnya, tripnya banyak, penulisannya bab hotel sahaja sudah satu bab. Apapun seronok membacanya, paling estetik gambar secawan kopi menghadap laut. A plus.
27 Januari 2026 ● 07:57administrator
hahahahaha itulaah bang.. saya memang lebih suka cerita 1 demi 1, supaya lebih detiiiil ;p. makanya lamaaaa hihihihi
27 Januari 2026 ● 20:56morishige
Kayaknya mending lobinya kecil tapi kamarnya besar ketimbang lobinya besar kamarnya kecil, ya, Mbak Fanny? 😀
Tadi waktu di homepage saya lihat ada tulisan tentang Maldives. Pas masuk saya sadar kalau ternyata ini serial. Jadilah saya telusuri sampai tulisan Maldives yang paling lama. Abis ini langsung meluncur ke tulisan berikutnya. 😀
30 Januari 2026 ● 19:04administrator
betuuuul hahahahha….. gpp deh lobby kecil, yg penting kamar luas dan nyaman 😀
30 Januari 2026 ● 21:53