Logo

Travel & Food

Travelling – It leaves you speechless, then turns you into a storyteller.

KULINER TANGERANG: KEDE CESKU, PELOPOR KULINER BATAK YANG SUDAH HALAL

Gambar Post

Lokasi:

Tangerang

 Kesampaian jugaaaaa aku datang ke tempat iniiii, Kede Cesku😍😍😍! Setelah sekian lama drooling banget tiap kali lihat ownernya masak aneka menu hidangan khas Batak. Sebagai orang Batak, di Jakarta pula, jujur susaaaaaaah banget nemuin kuliner Batak yang HALAL Certified

 

 

kede cesku, mudah parkir, lokasi ga susah ditemukan

kuliner batak halal di jabodetabek

 

 

 

Karena tahu sendiri kan yaaaaaa, Suku Batak itu mayoritas memang Kristen. Keluargaku bisa dibilang minoritas, apalagi marga kami PASARIBU. Banyak yang kaget waktu tahu margaku itu. “Hahhh, Pasaribu kok bisa muslim??” 

 

Ya bisa ajaaaa cuy 😄. Emang dikira semua marga Pasaribu itu kristen apa. Kebetulan dari garis buyut juga sudah masuk Islam. Walau sebagian keluargaku  ada yang masih menganut Kristen.

 

So, ga heran kalau menu khas Sumatera Utara, atau Batak, kebanyakan non halal. Di Jakarta ga susaaaaah cari kuliner Batak. Kurang beserak apa LAPO BATAK tersebar di mana-mana. Yang mumet itu kalau cari yang halal 😄 . Bisa dihitung 1 tangan doang.

 

 

 

 

KEDE CESKU, PELOPOR KULINER BATAK HALAL

Awal mula KEDE CESKU berdiri, ga langsung buka tempat makan begini, melainkan menerima PO beberapa masakan khas Batak. Inget bangetttt awal-awal menu yang di PO itu Ayam Andaliman dan Naniura .

 

Tapi aku ga bisa pesen, karenaaaaa, pengirimannya jauuuuuuh say, dari Tangerang. Nyampe Rawamangun dah bekuah kurasa makanannyaaa 😂. Jadi cuma bisa ngiler doang tiap ownernya, Novelita Sijabat mengumumkan PO.

 

Setelah makin banyak pesanan, rezeki mereka juga kali yaaa, akhirnya bisa kebuka tempat makan dengan menggabungkan 3 ruko. Walaupun lokasi masih terhitung jauh, tapi at least udah niat, kalau ada waktu main ke Tangerang, aku bakal mampir makan di sana.

 

Bagusnya lagi, karena paham kuliner Batak kebanyakan tidak halal, akhirnya KEDE CESKU mendaftarkan  sertifikat HALAL MUI mereka supaya pembeli makin yakin untuk makan di sana.

 

 

bagian dalam kede cesku

tempat makan kuliner batak halal di dekat jakarta

 

 

foto owner, novelita sijabat, ramah bangetttt orangnya kalau lihat di video IG

tempat makan kuliner batak halal

 

 

 

 

DISAMBUT STAFF YANG RAMAH DAN BISA MENJELASKAN

Waktu kami datang, ga ada orang yang makan saat itu. Tapi staffnya berdiri semua menyambut, dan mulai menjelaskan menu.. Karena banyaaaak menu khas Batak yang aku belum tahu juga.

 

Akhirnya, setelah galau, terpilih menu:

 

👉Ayam Kampung Andaliman

👉Ayam kampung Napinadar

👉Sambal Tombur

👉Daun Ubi Tumbuk (takeaway)

👉Naniura (takeaway)

👉iced teh tawar

👉Jus Terong Belanda

 

Sambil menunggu pesanan, barulaaah 1 per 1 pengunjung datang, yang malah jadi rame 😄👍👍.

 

aneka menu khas batak di jakarta

 

 

 

 

ANDALIMAN, SI BUMBU WAJIB ADA PADA KULINER BATAK

Seporsi ayam kampung andaliman dan Napinadar akhirnya datang. Size lumayan besar… Ada perbedaan antara punyaku dan punya Raka .

 

Ayam kampung andaliman, bumbunya banyaaak menutupi potongan ayam. Walaupun ini ayam kampung, tapi empuuuuk banget dan ga susah samasekali dikunyah atau dicabik dagingnya. Ada potongan kentang di bawah, juga irisan bawang merah.

 

 

ayam kampung andaliman kede cesku, pakai kentang

kuliner khas batak
kuliner khas batak

 

 

 

Keunikan ada pada bumbu.  Yang aku tahu, kuliner ini memakai banyaaaaak bumbu seperti ombu-ombu (kerisik / kelapa gongseng), asam jungga (saudaranya jeruk purut), bawang merah, bawang putih, lengkuas, sereh,  cabe rawit hijau dan merah, kemiri, kunyit, jahe, dan pastinya ANDALIMAN si bintang utama.

 

Chef dari Kede Cesku, kak Nofelita Sijabat, ga pelit bagi resep. Semua ditulis sama dia. Dan karena mereka penyuka Ayam Andaliman yang wangi, jadi tambahlah daun jeruk dan daun salam yang banyaaaaak ya wey… Biar keluaaaaar aroma menggoda iman itu 😂

 

Bumbu-bumbu di atas pun,  wajib banyaaaaak jumlahnya, ga bisa sedikiiiit beib,  karena memang ciri khas makanan Batak, STRONG di bumbu.  Itu cabe rawit merah dan hijau, memang ga bisa kalau kalian pake seuprit doang, harus segenggam tangan minimal, biar mantap pedasnya..

 

Andaliman sendiri bentuknya bulat kecil macam merica hitam atau blackpepper . Tapi beda dari segi rasa yaaaa.  Ini bumbu yang pasti ada dalam masakan Batak, banyak tumbuh di Sumatera Utara, daerah Toba.

 

 

bentuk andaliman sebelum dihancurkan

bumbu khas batak

 

 

 

Ciri khas rasa Andaliman, pedas, dan kalau kebanyakan, lidah kita akan kebas, seperti mati rasa. Pedasnya itu terasa di lidah dan  tenggorokan, bukan di perut macam cabe. Bedanya dengan merica hitam, andaliman lebih wangi… Ada aroma jeruk yang tercium. Harus melalui jam terbang tinggi kalau masak pakai andaliman…

 

Karena pernah sekali aku minta asistenku masak mie gomak  andaliman, dan aku sendiri belum paham takaran yang dipakai, jadi asisten aku suruh masukin banyak andalimannya… Sehabis makan, lidahku kayak dibius beib, ga bisa ngerasa apa-apa 😂😂😂😂😂. Saking kebas dan mati rasa 😂.

 

 

 

 

RASA AYAM KAMPUNG ANDALIMAN DAN NAPINADAR DI KEDE CESKU

Saat tangan menyuwir daging ayam, lembuuut banget, efek dimasak berjam-jam lamanya, sampai bumbu meresap.  Begitu masuk mulut, potongan daging  berlumur bumbu dan nasi, menjadikan sensasi rasa pedas dan asam yang dominan. Jangan kaget kalau makan kuliner Batak, karena 2 rasa utamanya itu ASAM, PEDAS.

 

Suapan pertama , mulut masih aman, tapi makin lama, pedasnya makin kuat 😂. Cuma ntah kenapa, mulut ga pengin berhenti ngunyah… Walau harus diselingi eh teh tawar dan jus yang kami pesan

 

Sementara rasa Ayam Kampung Napinadar, sebenarnya ga jauh beda dengan ayam kampung andaliman, hanya saja kalau NAPINADAR ayam akan dibakar terlebih dahulu… Sama enaknya, dan samaaa pedasnya 😃😂

 

 

ayam kampung napinadar

kuliner khas batak halal

 

 

 

Untuk tambahan info, kalau resep ASLI Napinadar, kuliner ini biasanya dimasak dengan DARAH HEWAN yang dipakai. Makanya akan lebih kental dan pekat… Tapiiiiiii karena KEDE CESKU 100% HALAL, mereka tidak memakai darah lagi dalam campuran Napinadar. Jadi bahan darah diskip..

 

Kalau kalian non muslim, dan ingin mencoba rasa napinadar yang otentik, coba datang ke kedai Batak atau lapo-lapo yang banyak di Jakarta. Mereka ada jual biasanya.

 

Aku juga  pesan EXTRA Sambal tombur, karena penasaran kayak apa sih rasanya. Biasanya sambal ini jadi teman ikan goreng bagi orang Batak.

 

Cuma karena udah pesan ayam, jadi aku ga tertarik pesan ikan goreng. Sambalnya aja deh.

 

Dari segi warna agak orange, tapi menurut staffnya tidak pakai kunyit, jadi jujur aku ga tahu ini warna ke-orange-an karena pakai apa… Bahan-bahannya  ofkors pakai andaliman juga (ini wajib ada di semua sambal batak), cabe yang banyak, kemiri,  bawang putih dan merah yang banyak, kecombrang (bunga kantan) , sereh, tomat , jeruk nipis dan  kacang tanah goreng.

 

 

sambal tombur, sambalnya orang batak

sambal khas batak

 

 

 

Sensasi rasa saat dicoba, nano-nano betuuuuul 😍😍😍. Ada rasa pedas getir dari andaliman, juga rasa segar dan asam dari asam jungga… Namun kacang tanah goreng dan kemiri menguarkan rasa gurih dan tekstur yang kental. Sambal ini memang sesuai untuk lauk yang digoreng 😍😍👌

 

 

 

 

NANIURA, SASHIMI NYA ORANG BATAK

Menu  yang sebenarnya pengeeeeen byangeeeettt aku coba sejak lama.. Walau orang Batak, mama ga pernah masak Naniura, karenaaaaaaa, SUSAH CUUUUY 😂😂😂😂.

 

Naniura di Kede Cesku terbuat dari ikan Mas, yang sudah dihilangkan semua duri, ntahlah pakai cara apa, ikan mas yang durinya aduhai itu bisa bersih begini.

 

Ikan mas yang digunakan  HARUS segar. Nantinya ikan mas akan di fermentasikan dengan bumbu yang sudah disangrai lalu dihaluskan, seperti andaliman, cabe rawit merah dan hijau, kemiri, lengkuas, kunyit, bawang merah dan putih, kecombrang, kasih juga asam jungga, ini semua balur ke ikan mas, fermentasikan hingga 4-6 jam. Tambahkan Lokio (daun bawang batak) biar makin mantap 😍😍

 

 

packaging Naniura di Kede Cesku

kuliner khas batak wajib coba

 

 

naniura, sashiminya orang batak ^o^

kuliner khas batak

 

 

Setelah itu, ikan mas naniura siap disantap.. Rasa dagingnya akan kenyal , TIDAK ADA AMIS samasekali walau ini tidak dimasak, karena ASAM JUNGGA yang dipakai, akan menghilangkan semua bau khas ikan.

 

Asam Jungga sepintas mirip jeruk purut, tapi rasanya jauh lebih asam, dan hanya tumbuh di Sumatera Utara. Konon saking asamnya, duri ikan yang tersisa pun akan lunak dan bisa dimakan.

 

asam jungga, jeruk yang sering dijadikan bahan masakan orang batak

bumbu masakan orang batak

 

 

 

Bagi yang tidak biasa, mungkin akan kaget dengan rasa Naniura. Bumbu kuat, asam, dan pedas menyengat. Tapi bagi yang suka makanan bercirikhas ASAM PEDAS, kemungkinan besar akan menyukai menu ini. Atau harus mencoba beberapa kali untuk akhirnya bisa suka.

 

 

naniura, dagingnya masih merah, tp lembut, kenyal dan tidak amis samasekali

kuliner khas batak wajib coba

 

 

Daun Ubi Tumbuk yang aku bawa pulang juga enak. Hanya saja tidak pedas seperti yang sering dimasak mama… Terong pipit, kecombrang, menjadikan rasa khas gurih sepet (sedikit pahit) pada kuliner sayur favorit orang Batak.

 

daun ubi tumbuk

kuliner sayur khas batak

 

 

 

 

FILOSOFI NANIURA UNTUK MASYARAKAT BATAK

Orang Batak  sangat mementingkan KELUARGA. Maksudku gini, walaupun Batak mayoritas adalah KRISTEN, tapi ga pernah sejarahnya Sumatera Utara bentrok karena masalah agama. Islam dan Kristen bisa duduk berdampingan tanpa ada perpecahan…

 

Beda dengan beberapa propinsi di Indonesia yang pernah ribut antara Islam & Kristen, sampai meninggalkan banyak korban jiwa. Ga usah aku sebut kotanya, pasti banyak yang tahu. Kejadian 1998-2002, korban jiwa  ribuan, termasuk mereka membantai anak-anak. 😭

 

Tapi Sumatera Utara, ga pernah ada yang begitu. Karena bagi orang Batak, “Kau suku Batak, kau pakai marga, oke, kita saudara”. Sesimple itu tanpa melihat agama 💖💖

 

 Naniura ini awalnya makanan para raja Batak. Tapi sekarang sudah bisa dinikmati orang biasa. Filosofi ketika memasak Naniura, adalah kerjasama mencari solusi. Jadi bumbu-bumbu yang digunakan ibarat orang-orang yang bekerjasama. Lalu ikan mas mentah sebagai masalah yang perlu dicari jalan keluarnya. Bumbu-bumbu tadi akan meresap ke dalam ikan mentah, sehingga ikan yang mentah, akan menjadi matang dan bisa dimakan, itulah solusinya. Dari mentah menjadi matang.

 

 

jus terong belanda di kede cesku, mantaaap ^o^, pekat, ga kebanyakan air. rasanya manis asam

minuman khas sumatera utara

 

 

es teh tawarnya juga enaaaak bangett.. krn dicampur dari 3 jenis daun teh. wangiiiii ^o^

menu kuliner batak halal

 

 

 

 

SUMMARY MENIKMATI MAKANAN KHAS BATAK HALAL DI KEDE CESKU

Bagi orang Batak muslim yang rindu dengan kuliner khas Batak tapi wajib  halal, Kede Cesku sudah pasti aku rekomendasikan. Rasa otentik, bumbu kuat yang membuat sensasi pedas asam di masakan Batak makin terserlah. Pedasnya jangan tanya, jontor lidahmu yang ada 😂😂

 

Mungkin untuk sebagian orang, yang tidak biasa dengan menu kaya rempah-rempah dan pedas, makanan ini kurang sesuai.. Tapi bolehlah at least sekali untuk tahu seperti apa makanan khas Batak yang halal itu.

 

Lokasinya aja nih yang lumayan jauh, karena sudah masuk propinsi Banten 😄. Aku aja karena ada acara pengajian di Bintaro, jadi sekalian mampir ke sini pas pulang.

 

 

deko di kede cesku, bisa buat foto 😀

tempat makan kuliner batak halal

 

 

 

Yang pasti, udah ga bingung kalau rindu masakan Batak seperti mieso (mie sop), ayam andaliman, napinadar, ikan mas arsik, mie gomak, daun ubi tumbuk, sudah pasti tujuan utamaku akan kesini, KEDE CESKU .

 

Sudahlah halal certified, hargapun muraaaah ceeeeeees 😄😍😍😍😍. Kalau bisa ketemu ownernya, sapa aja, super duper ceria dan ramaaaaah bangettttt.

 

 

menu khas batak yang dijual di kede cesku

harga kuliner khas batak

 

 

 

 

Alamat KEDE CESKU: 

Jl. Arcadia Daan Mogot No.7 blok H12, Batuceper, Kec. Batuceper, Kota Tangerang, Banten 15122

122 Tanggapan

  • Okti

    Okti

    Baru tahu secara detail seperti itu yang dinamakan andaliman. Sering denger tapi suka lupa mau search yang seperti apa…

    Alhamdulillah ya akhirnya ada pelopor masakan Batak yang halal alias kalo muslim mau makan di sana tidak ragu lagi
    Saya pikir itu apa minum mandi. Ternyata air es ya. Hihi… Lucu deh baca menunya jadinya

    03 Februari 2026 09:08
    • administrator

      administrator

      hahahahahaha aku nih walau batak mba, tp ga paham istilah2 di sana… mandi itu aku baru tahu setelah dijelasin temenku yg orang medan wkwkwkwkwkw…. ternyata MANIS DINGIN alias teh manis hahahaha.. adaaa aja mereka

      04 Februari 2026 12:00
  • omnduut

    omnduut

    Kalau datang ke restoran dan pegawainya ramah, itu biasa. Tapi, kalau ditambah dengan product knowlegde yang mumpuni, itu baru juara. Beberapa waktu lalu, aku diajakin makan ke restoran Korea. Perdana seumur hidup. Walaupun lulusan drakor hahaha tapi kan aku gak paham semua menu ya.

    Dan hebatnya pegawainya bisa jelasin sampe ke isi dalamnya termasuk bumbunya. Aku angkat jempol dan salut sama petugas di Kede Cesku ini.

    Mbak Fanny, duluuuu banget kami punya tetangga Batak Kristen, dia temen akrab ibukku, mereka sering tukar resep. Trus pernah masak bareng di rumah, beliau ngajarin ibuku masak Ikan Mas yang belum pernah aku makan. Dan ternyata itu… Naniura! ya ampun aku lupa namanya dan tulisan ini jadi pengingat.

    Dulu waktu tetanggaku mau nikahkan anaknya, dia sibuk nyari ikan mas buanyak banget. Ya ini diluar kebiasaan di Palembang kan. Sebab ikan mas jarang disuguhkan di acara kawinan, tapi emanglah ya, bagi orang batak keberadaan ikan mas tuh bukan sekadar lauk, tapi ada filisofinya.

    03 Februari 2026 09:38
    • administrator

      administrator

      betuuuul mas yayan… aku paling seneng kalau staff restoran bisa menjelaskan menu yg kita tanya… berarti pelatihannya bagus tuh.. dia harus paham dulu makanan yg dijual restorannya.

      uwaaaah ikan mas arsik yaaa?? itu memang makanan pesta.. tp jujur aku malah belum pernah makan ikan mas arsik, krn walau dulu mama pernah bikin, cuma waktu kecil aku memang ga suka ikan mas… jd segala macam ikan, kecuali ikan pari dan hiu yg dimasak mama, aku tuh males makannya . apalagi ikan mas yg duri bejibun hahahahahaha…

      sekarang ini aku malah penasaran…. lidah dah beda selera.. tp krn kemarin cuma berdua raka, dan dia bukan tipe penyuka makanan kaya rempah, so, ga bisa pesen macem2 ;p

      04 Februari 2026 11:59
  • Yonal Regen

    Yonal Regen

    Jadi inget dulu waktu kerja di daerah Mega Kuningan kalau makan siang salah satu langganan maksi itu di warung nasi yang pemiliknya orang Batak. Saya memanggilnya Opung Boru karena beliau sudah lumayan sepuh dan kita lumayan akrab karena katanya beliau ingat ke cucunya yang wajahnya katanya mirip saya.. hehe

    Jadi Naniura itu itu difermentasi aja, ya tanpa dimasak lagi? Keren ini cara masaknya bisa sampai lembut gitu dagingnya. Jadi penasaran pengen nyoba karena belum pernah makan

    03 Februari 2026 11:07
    • administrator

      administrator

      waaaah masih sehat opung itu?

      iya mas, jadi naniura itu hanya difermentasi kan , tidak dimasak.. yg dimasak itu bumbunyaaa…. baru dicampur ke ikan mentah… nanti ikannya akan meresap bumbu dan akan bisa dimakan walau terlihat mentah

      04 Februari 2026 11:56
  • Ezna

    Ezna

    Air terung tu kakak tengok macam air tembikai tapi bukan….masakan kalau pedas sangat ya kakak susah juga nak makan. Tapi….kakak suka merasa makanan baru. Kalaulah kede cesku buka cawangan berdekatan dengan rumah Fanny kan bagus ya. Senang nak makan kalau teringin masakan Batak.

    03 Februari 2026 11:59
    • administrator

      administrator

      terong belanda ini susaaaah sangat dijumpa kalau di jawa… krn banyaknya di sumatera utara kak… dan memang sedap.. apalagi kalau dijus bersama markisa… beuughhh makin mantap rasanya… warannya jd merah kuning

      04 Februari 2026 11:54
  • MZ

    MZ

    ayam kampung tu nampak sedap banget! favourite my hubby tu!!

    03 Februari 2026 12:12
    • administrator

      administrator

      sedaaaap, tapi pedas sangat kak 😀

      04 Februari 2026 11:53
  • Eryka

    Eryka

    Sepertinya masakan khas sumatera itu memang kayak di bumbu ya mbaaa…macam masakan padang masakan aceh itu..secara baru dua masakan itu yg aku coba sie haha….
    Trus liat ini masakan batak bumbu nya ya ampun aduhai sebanyak itu hhmmmm…
    Andaliman sendiri aku sptnya belum pernah nemuin secara di jawa sptnya juga gak terlalu make yg bumbu ini…jadi pengen juga sekali2 nyobain masakan batak..yg halal pastinya yaa 😁

    03 Februari 2026 13:01
    • administrator

      administrator

      ga ada di jawa mba hahahahahah, kecuali dia masak makanan batak ;p.

      suamiku yg orang solo, butuh waktu lama utk bisa adaptasi dengan kuliner sumatera ;p.. untungnya dia bisa sih, walaupun ga semua masakan batak dia suka ;p.

      04 Februari 2026 11:53
  • linda

    linda

    baru tahu perihal suku Batak..
    kak linda bukan penggemar rempah ratus.. hihihi… tapi nampak sedap2 semuanya…

    03 Februari 2026 15:10
    • administrator

      administrator

      kakak keturanan jawa kan yaaa? batak memang suku yg sangat beragam orang2nya 😀 . kak mulan itu dia keturunan mandailing, itu pun suku batak.. tp mostly muslim kalau mandailing

      04 Februari 2026 11:51
  • Tot

    Tot

    Musykil akan tahap kepedasan hidangan Fanny kongsikan. Tapi baguslah, kerana kedainya punyai sijil halal, dapat juga Fanny nikmati masakan Batak. Terung belanda tu, akak google bagaimana rupanya. Memang rare la, jus terung belanda.

    03 Februari 2026 17:34
    • administrator

      administrator

      terong belanda ini banyaaak di sumatera memang kak.. di jawa susah sangaaaat cari buah ini… biasanya lagi kalau di medan , terong belanda di jus bersama markisa.. jd namanya MARTABE (markisa terong belanda) .. sedaaap sangaaaat

      makanan batak memang gitu, kalau ga pedas, ga asyik hahahahaha

      04 Februari 2026 11:50
  • Satria Mwb

    Satria Mwb

    Sekilas kaya makanan Betawi yaa mbak Kede Cesku ini.. Saya juga baru tahu ada menu Khusus Halal dari Sumatra Utara. Memang agak susah nyarinya yaa.. Mungkin bukan.susah kali yaa karena orang Batak itu nggak dominan jadi pedagang kuliner, jadi terkesan Lapo lebih banyak.😁😁

    Uniknya lagi ada kacang rebusnya paling enak tuh abis makan langsung ngemil kacang rebus.👍👍

    Berarti Kede Cesku belum banyak cabangnya yaa mbak?

    Lubis, Pasaribu, Nababan, sama Nadution, sebagian Muslim juga ada lho.. Temanku Nababan Islam, meski orang nyangka dia Kristen.😁😁. Meski kebanyakan Nababan itu mayoritas Kristen emang.😁😊

    03 Februari 2026 18:16
    • administrator

      administrator

      so far yg aku tahu halal ada 2 mas di jabodetabek. tapi yg 1 lagi cendrung makanan medan melayu, jd ga terlalu khas batak.. yg kede cesku ini lah yg bener2 kuliner batak 😀

      iyaaa, kacang rebusnya enaaaaak ih… ada rasa, ga hambar kayak yg dijual di gerobakan..

      memang cuma 1, dia ga buka cabang.

      yg batak tapi mayoritas muslim, itu kayak marga Tanjung, siregar, nasution, itu muslim kebanyakan…

      04 Februari 2026 11:49
  • Roziah @ Cie

    Roziah @ Cie

    Asam jungga tu macam limau purut di Malaysia.

    03 Februari 2026 20:27
    • administrator

      administrator

      mirip tapi bedaaa ya kak… krn di sinipun ada jeruk purut.. saya dah coba 2-2 nya, dan jeruk jungga itu jauuuh lebih asam dan aromanya lbih kuat.

      04 Februari 2026 11:46
  • Tukang Jalan Jajan

    Tukang Jalan Jajan

    Akhirnya ada jawaban bagi yang ngidam kuliner Batak tapi cari yang aman dan halal.
    Aku sering lihat VT kak novelita sijabat ini bolak balik di tiktok ku sih hehehe…
    Kede Cesku di Tangerang ini benar-benar penyelamat ya, apalagi sudah bersertifikat MUI. Penasaran banget sama Ayam Kampung Andaliman dan Naniura-nya yang khas tanpa rasa amis. Seru juga ya tahu filosofi Naniura yang mendalam. Jadi makin pengen mampir ke sana buat ngerasain sensasi pedas getir andaliman yang bikin nagih!

    03 Februari 2026 21:39
    • administrator

      administrator

      iyaaaa dia aktif di tiktok juga yaaa.. aku malah udah ga liat lagi sejak uninstall tiktok… untungnya di IG dia masih aktif 😀

      nanti kalau ke jakarta, mampir tangerang mas…. cobain kede cesku deh… ;)… naniura aku memang kaget pas makan, krn asam dan pedas dominan banget… tp lidah masih bisa trima… walaupun aku lebih suka ayam andaliman dan napinadar

      04 Februari 2026 11:46
  • Asri

    Asri

    Aku suka makanan yang kaya bumbu gini. Ciri khas makanan Sumatra banget kan ya… Kaya masakan padang gitu. Tapi baca deskripsinya langsung nyerah duluan. Soalnya nggak kuat makanan pedas hahahaha… Tapi penasaran sama daun ubi tumbuknya, aku suka daun ubi.

    Aku tau andaliman dari teman yang batak. Dia suka bikin sambal andaliman.

    04 Februari 2026 08:20
    • administrator

      administrator

      hahahahaha kalau sumatera utara, jauuuh lebih pedas dari sumbar mbaaa… makanya kdg aku bingung ada yg bilang makanan padang pedas, krn buatku itu blm pedas, cuma gelitik doang kalau compare nya dengan makanan sumut 😀

      04 Februari 2026 11:44
  • Lydia Miza

    Lydia Miza

    mirip jerukpurut tapi kulitnya kurang kedut kedut gerutu gitu ya fanny?

    04 Februari 2026 11:02
    • administrator

      administrator

      sebenernya lebih ke aroma nya kak… aroma lebih kuat drpd jeruk purut, dan dia jauuuh lebih asam 🙂 . di sinipun ada juga jeruk purut.. dan setelah saya rasa, memang lebih asam si jeruk jungga

      04 Februari 2026 11:42
  • Istiana

    Istiana

    Mbaakkk ngeces banget lihat ayam Andalimannyaa. Aku belum pernah ngerasain kuliner Medan sih, ya karena itu, soalnya kuliner Medan ya identik dengan Lapo, jadi ya sulit nyari yang halal.

    Seneng banget udah ada yang halal certified kayak ginii.

    Itu ikan mas naniura beneran mentah jadinya ya? Kayanya jadi agak asem gitu ya rasanya. Aku masih agak takut deh makan ikan mentah gitu, wkwkwk. Sashimi aja baru beberapa kali dan belum berani pesan sendiri, selama ini paling nyobain aja dari orang lain, ahaha.

    04 Februari 2026 12:16
    • administrator

      administrator

      cobain yg ini aja mba, kalau ke tangeran, samperin deh 😀 .. yg andaliman aku sukaaa, napinadar juga enaaak… tp naniura memang butuh berkali2 coba sih, atau sekedar tahu aja… krn bumbu asam dan pedasnya kuat bangett… tapi aku jamin, ga ada amis samasekali… sedikitpun ga ada. ga paham lagi gimana cara bikin bisa kenyal mateng tanpa dimasak hahahahaha.. dan duri pun ga ada

      di sini juga dijual miso atau mi sop… cuma krn udah sering nyoba, aku skip dulu..

      04 Februari 2026 12:19
  • Sha Mohamed

    Sha Mohamed

    Naniura tu nampak unik dan menarik.. Teringin nak mencubanya..
    Kalau Sha ini.. Memang tak termakanlah sebab tak berapa boleh makan yang pedas-pedas.. Mau menjerit perut.. huhuhu..

    Tapi syok bila ada pilihan yang halal kan.. Harga pun berpatutan.. Berbaloi datang jauh-jauh..

    04 Februari 2026 13:23
    • administrator

      administrator

      oh kakak tak bisa pedas yaaaa.. tapi tak semua makanan batak pedas ;p… macam di kedai ini, kayak mie sop itu tak pedas…

      04 Februari 2026 21:15
  • fajarwalker

    fajarwalker

    Maafkeun mbak, kukira malah selama ini mbak Fanny tuh marganya nasution. Abisnya marga batak yang selama ini kutau mayoritas islam cuma itu doang. Ternyata Pasaribu lho yaa. *catet. (lho ngapain dicatet)

    Bersyukur sih mbak, Kede Cesku ini jadi bukti bahwa budaya dan agama bisa berjalan beriringan. Gak yang kehilangan citarasa, tapi tetap sejalan. Berakulturasi.

    Apalagi liat menu ayam Andalimannya, kok seger benerrr liatnya ya. Bumbunya sekilas kayak rendang, tapi ya aku tau pasti isiannya mah beda ya. Karena ada andalimannya itu.
    Penasaran mau coba. Kira-kira lidahku bisa adaptasi gak ya? Jangan2 ikut2an kebas juga, hahaha

    04 Februari 2026 13:29
    • administrator

      administrator

      hahahahah iyaaaa, banyak yg ngira aku nasution, krn muslim ;p… padahal bukan.. mama ku sendiri marganya tanjung… tapi orang batak kan selalu pakai marga ayah mereka.

      sepintas mirip rendang yaa :D.. tapi pas dicoba beda byangeeet hahahahaha … kamu harus coba sih mas ;p.. datanglah ke tangerang sesekali 😀

      04 Februari 2026 21:17
  • Dyah Kusuma

    Dyah Kusuma

    Selalu suka dengan cara mbak Fanni deskripsikan rasa dan penampilan masakan, seolah-olah ada di depan mata. Jadi membayangkan seberapa asam dan pedasnya Naniura.
    Bumbunya otentik khas Sumut yang tidak ada di daerah lain, mungkin tanaman endemik ya jadinya hanya ada di daerah asalnya.
    Makanan Sumatera rata-rata bumbunya kuat jadi nendang rasanya

    04 Februari 2026 14:14
    • administrator

      administrator

      aaw…. thank youuuu mbaaa :).. betuuul… beberapa bumbu memang adanya di sumatera. jadi harus dikirim. rata2 ciri khas makanan sumatera memang berani di bumbu :D. itu yg bikin aku agak shocked pas pindah ke jkt… apalagi nikah dengan orang solo… makanannya minimalis 😀

      04 Februari 2026 21:19
  • Rawiwa

    Rawiwa

    Kiranya asal orang Batak ni dari Sumatera Utara? Kalau tengok rupa, boleh tau ke seseorang tu dari kaum Batak?
    Kalau husband Fanny memang orang Jawa lah ya.

    04 Februari 2026 20:20
    • administrator

      administrator

      iya kak… batak itu asalnya sumatera utara. ada ciri khas sebenarnya orang2 batak dari segi wajah… rahang mereka biasanya persegi.. tapiiiiii dah banyaaaak orang batak yg menikah dengan suku lain kan.. itu membuat ciri khas wajah batak pun dah banyak berubah..

      macam muka saya, tak ada bataknya samasekali.. orang2 banyak mengira saya jawa… padahal mama papa saya batak… tapi mama ada keturunan dari suku lain memang.. itulah yg bikin wajah kaum batak dah banyak bercampur juga

      kalau suami saya orang Solo, itu kota di jawa tengah 🙂

      04 Februari 2026 21:14
  • mrhanafi

    mrhanafi

    Baru saya tahu kaum Batak yang non muslim

    sama juga macam di Malaysia

    kalau di kawasan majoriti non muslim memang susah cari restoran yang menyaji makanan halal

    04 Februari 2026 20:42
    • administrator

      administrator

      iya bang, jd batak itu mayoritasnya memang non muslim… tapi tak semualah… macam jawa pun ada juga yg kristen kan :).. suku batak sendiri kalau di kawasan yg mayoritas muslim, tak susah cari yg halal… tapi kalau ke kawasan mereka yg kebanyakan nasrani, barulah agak susah sikit.. itu macam di Tarutung, kebanyakan di sana non muslim

      04 Februari 2026 21:12
  • ~uncle gedek!

    ~uncle gedek!

    Uncle masih kagum bila Fann terangkan tentang marga Batak ni… Uncle simpulkan begini; Batak ni sangat besar dan complex. Berbagai sub-kaum. Yang uncle pernah dengar macam Karo dan Toba. Apa lagi tentang kulinernya… lagi banyak!. Untuk faham memang kena berguru dengan Fanny sebulan…!

    04 Februari 2026 21:01
    • administrator

      administrator

      betuuul uncle…. jadi suku batak itu besar memang… dan asalnya dari propinsi sumatera utara. jadi ada sub kaum nya…. kayak kak mulan, dia ada keturunan mandailing kan… mandailing itu kaum batak juga… tapiiii mandailing biasanya muslim… saya sendiri batk Toba… Batak karo itu di pulau Nias kebanyakan..

      nantilah pas kita jumpa bisa ngobrol banyak ttg ini hahahahah

      04 Februari 2026 21:10
  • Amie

    Amie

    Terima kasih dik Fanny, berkongsi banyak info menu Batak. Kak Amie pun sebelum ini hanya tahu ada kaum Batak tetapi tidak dapat mengenal dengan lebih lanjut budaya mereka terutamanya makanan. Menu-menu yang dikongsi menunjukkan betapa banyaknya jenis masakan pelbagai kaum di Indonesia. Melihat gambar asam jungga Kak Amie sangka sama seperti limau purut, tetapi bukan ya.
    Mudah-mudahan suatu hari nanti ada kesempatan untuk mencicipi Ayam Kampung Andaliman dan Napindar, begitu juga sambal tombur dan daun ubi tumbuk serta naniura. Jus Terung Belanda itu Kak Amie pernah minum sewaktu berkunjung ke Bukit Tinggi.

    05 Februari 2026 06:29
    • administrator

      administrator

      sama2 kak amie ^o^… selama ini kuliner batak jarang muncul memang, apalagi krn banyak ga halal… makanya saya pun senang pas tahu ada kedai makan batak yg halal certified… jd bisa lebih tenang menikmatinya

      asam jungga sedikit mirip dengan jeruk purut,,, hanya saja memang lebih asam lagi dan lebih wangi kak

      kalau kakak ke jakarta, nanti bisa saya ajak makan di sini 😉

      08 Februari 2026 11:01
  • Dedew

    Dedew

    Wah aku belum pernah mencicipi masakan khas Batak ya karena kebanyakan non halal ya bagus banget terobosannya.. itu rempahnya melimpah banget di ayam kampungnya bikin ngiler beneran dah..

    05 Februari 2026 07:27
    • administrator

      administrator

      nanti kalau ke tangerang cobain yg ini mba 😉

      08 Februari 2026 11:11
  • Nik Sukacita

    Nik Sukacita

    Masakan Batak ini salah satu kesukaanku, karena rasanya hampir mirip dengan bumbu Bali, pedas. Hanya kalau Batak kuat di asam.

    Aku terkesan banget dengan Naniura, baru tahu ada makanan itu dan filosofinya itu bikin banget nyoba.

    Area Tangerang yang di sebutkan lumayan jauh sih ya, tapi ga pa2lah untuk mencoba sesuatu yang bikin penasaran, jarak bukanlah persoalan hihi. Masuk list tempat di kunjungin nih. Thanks ya infonya Fan.

    05 Februari 2026 07:29
    • administrator

      administrator

      betuuul mba…. kalau batak cendrung asam dan pedas… memang harus niat kalau main ke sini hahahaha.. dr tempatku pun lumayan juga jauhnya ;p… kalau ga ada keperluan kesana, udh males duluan hahahah

      08 Februari 2026 11:12
  • Bambang Irwanto

    Bambang Irwanto

    Saya tahunya kuliner Batak itu hanya sayur ubi tumbuk Mbak. Karena di Makassar juga ada yang awalnya sering dimasak pernah Toraja. Katanya sih.. katanya orang dapat dan orang Toraja itu bersaudara. Ceritaa hehehe. Dan ternyata kuliner khas Batak beragam ya. Mungkin kurang dikenal masyarakat kayak karena restoran Batak itu jarang. Banyakan Lapo memang. Depok juga sama belum pernah lihat ada. Dan ini bahan andalan di setiap masakan itu andaliman ya, yang memberikan sensasi rasa kecut tapi menyegarkan Akhirnya kesampaian juga Mbak Fanny datang jauh ke Tangerang dan menikmati kuliner khas Batak.

    05 Februari 2026 07:45
    • administrator

      administrator

      kalau ada kemiripan kuliner, bisa jd memang bersaudara mas.. apalagi karakter orangnya juga mirip …

      kalau main ke daan mogot, mas bambang bisa cobain deh :D… unik rasa makanan batak ini…. ada yg pedas gurih, ada yg pedas asam 😀

      08 Februari 2026 11:11
  • Lala

    Lala

    Aku tuh ngiler melihat tampilan ayam andaliman. Kebayang gitu tekstur ayam kampung jadi empuk dan bumbunya meresap, cuma emang terkait pedas aku agak takut kepedesan hehehe. But, patut dicoba apalagi kedai ini sudah halal certified dan menyajikan makanan khas Batak banget. Bersyukur aku tuh mbak Fanny ketemu sama kedai yang satu ini, jadi misal kangen sama masakan khas Batak dan halal, bisa langsung melipir. Kedainya juga luas serta ada spot fotonya ciamik nih.

    Yang di take away pun keren sih bahkan yang di sebut sashimi Batak kaya akan filosofi. Salut banget sih sama ikatan Batak ini. Selama ada marga semua dianggap sanak saudara dan keluarga. Dan aku juga baru tau kalau marga mba Pasaribu.

    Lewat artikel ini aku belajar banyak terkait Batak. Masakannya dan bumbu khas nya. Makanan khas Batak rupanya beneran pekat, berani bumbu banget. Penasaran dengan mie nya juga sih, next kalau kesana lagi pesan mie nya mbak hehehe lalu ceritakan rasanya.

    05 Februari 2026 11:10
    • administrator

      administrator

      kalau buatku pedas yg napinadar mba… tapi ntahlaah yaaa, yg andaliman aku coba sedikit doang punya raka…. kalau raka aja yg biasanya ga kuat pedas msh tahan, berarti kurasa mba lala bisa cobalah 😀

      naah iyaaa, kalau kesana aku pasti mau cobain yg mie sop ;p dan mie gomak.. itu enaaaaaak, krn pakai kuah kacang mbaaa.. wajib coba… kalau mie gomak sering disebut spaghetti nya batak hahahahaha

      08 Februari 2026 11:06
  • Dinda

    Dinda

    Andaliman dan asam jungga ini aku baru tahu mbak Fan… Sekilas mirip ya andaliman ini sama tanaman lada putih, cuma lada putih tuh bijinya agak lebih besar. Di rumah mamaku nanam lada, makanya kaget pas lihat Andaliman ini. 😬😬

    Ternyata di Sumut juga ada sashimi ya. Kerenn.. eh, tapi Masakan batak sama masakan minang ini beda kah mbak?? Aku hampir jarang² nemuin resto batak di kotaku. Kebanyakan RM Minang.. 🤤🤤

    05 Februari 2026 11:48
    • administrator

      administrator

      bedaaa mba.. kalau masakan minang cendrung gurih dan pedas… tapi kalau batak, cendrung asam dan pedas… :D.. sama2 pakai banyaaaak bumbu, tp orang batak main di asam jungga nya

      08 Februari 2026 11:04
  • Bidasari

    Bidasari

    KSarie ada baca tentang Andaliman dalam Buku Bumi Nusantara ke Piring Kita. Masakan orang Batak memang berempah dan pedas ye. Daun Ubi Tumbuk itu macam masak lemak pucuk ubi kalau di Malaysia. Semua makanannya mengundang rasa kelaparan. Kebetulannya KSarie puasa hari ini. Langsung terasa perutnya berkeriuk-keriuk. Fanny boleh masak masakan Batak yang mana satu?

    05 Februari 2026 12:13
    • administrator

      administrator

      tak ada yg saya bisa kak hahahahahahhaha…. pertama saya tak suka masak… saya suka makan saja..

      kedua saya tak nak menghabiskan waktu lama di dapur, sementara masakan batak butuh masak yg lamaaaaaaa suapaya bumbu meresap.

      ketiga, ini menghabiskan gas kompor saking lamanya masak.

      keempat, belum tentu hasilnya enak ahahahahahahaha..

      jadi udah paling bener, saya beli saja ;p

      08 Februari 2026 10:45
  • Ariefpokto

    Ariefpokto

    Oh ini kedai yang sering viral di Tiktok dulu. Sempat penasaran sih pengen nyobain aneka macam hidangan khas Batak yang halal apalagi sudah MUI approved. Waktu itu penasaran sama Naniuranya yang otentik banget. Dan penggunaan andaliman di sana yang benar-benar sesuai dengan porsinya. Pantas jadi destinasi wisata sih soalnya khas banget. Kendalanya ada lokasinya cukup jauh sehingga memang harus meluangkan waktu untuk mampir ke kede cesku ini ya

    05 Februari 2026 14:19
    • administrator

      administrator

      itu dia mas…. memang harus niat kesana kalau mau coba ;p… lumayan jauuuuh… aku dari bintaro aja, kupikir bakal udah deket, ternyata masih ada 45 menit hahahaha

      08 Februari 2026 10:50
  • CIKLA SHAHRIL

    CIKLA SHAHRIL

    wah.. menarik juga ya. salam singgah sini.

    05 Februari 2026 15:44
    • administrator

      administrator

      tx kak

      08 Februari 2026 10:50
  • Antung apriana

    Antung apriana

    Senang banget ya mbak akhirnya ada warung makan batak yang sudah bersertifikat halal. Jadinya orang batak atau muslim lain bisa mencoba masakan batak dengan tenang. Di tempatku juga ada 1 kulihat warung makan batak tapi ya aku nggak berani ke situ karena takut nggak halal

    05 Februari 2026 16:15
    • administrator

      administrator

      kalau ga ada logo halal mui, memang sebaiknya jangan mba…. krn kebanyakan kuliner batak pakai babi atau darah…

      08 Februari 2026 10:52
  • Cik Ash

    Cik Ash

    Tengok menu ii Indonesia nampak sedap, hahaha

    05 Februari 2026 18:22
    • administrator

      administrator

      ini baru yang sumatera kak, blm lagi menu di jawa, kalimantan, papua dan sulawesi hahahahaha

      08 Februari 2026 10:52
  • Fenni Bungsu

    Fenni Bungsu

    Sejenak terperangah naniura, kenapa daku melihatnya malah seperti asam padeh, eh tapi warnanya yang ini tidak terlalu hot dengan cabai hehe.
    Lah lupa bilang, btewe alhamdulillah ya Kak, ada resto Batak yang sudah berlabel halal MUI. Secara daku pernah punya bos batak dan incerannya tuh memang lapo hehe. Jadinya pas baca tulisan Kak Fanny ini jadi turut senang, karena mantap kali Kede Cesku sajiannya membahagiakan buat muslim yang ingin mencoba kuliner khas batak yang halal

    05 Februari 2026 19:19
    • administrator

      administrator

      iyaaa mba….. seneeng banget pas tahu ada kuliner batak yg halal…. krn memang susaaaaaaah carinya hahahahaha… apalagi untuk menu2 kayak ayam andaliman, napinadar… baru kede cesku ini yg jual

      08 Februari 2026 10:53
  • Nuylentik

    Nuylentik

    Kuliner dengan filosopinya itu ketika makan pasti nyeus ya ka , aku baru tahu kalau maaf ya pasaribu ada yg muslim , karen aku punya temen dulu pas kerja nama marganya lubis batak muslim ilmu penting ini mah

    Soal kuliner batak aku jujurly enggak tau banyak yah mie soup aku denger yang lain nya kaya ayam andaliman dan na niura aduh itu perdana aku dengernya

    06 Februari 2026 02:11
    • administrator

      administrator

      kalau lubis mayoritas memang muslim….

      krn jarang sih menu batak ini , yg halal pula di jual di jawa mba…. di sumatera aja aku msh effort nyarinya ;p.

      08 Februari 2026 10:54
  • Heni Hikmayani Fauzia

    Heni Hikmayani Fauzia

    Saya mau list menu dulu deh, kalau mampir kesini. Saya pengen ayam andaliman, ikan mas yang dibumbuin jadi kuning dan durinya hilang , sambal yang warnanya kuning and ofkors jus terong belanda. Saya pikir jus terong itu warnanya putih seperti warna buah terong pada umumnya, tai ini merah pink kaya jus strawberry yaa. Pasti segar banget itu rasanya. Mantaaap

    06 Februari 2026 05:51
    • administrator

      administrator

      ini bukan terong yg biasa mbaaa.. terong belanda itu lebih mirip markisa..tapi bijinya ga sebanyak markisa, dan lebih kecil… warnanya memang merah… makanya kalau dibuat jus, biasanya dimixed ama markisa.

      08 Februari 2026 10:56
  • Alienda

    Alienda

    Aduh ngiler berattt.. ini di Daanmogot ya.. cukup banyak kuliner menarik daerah situ deh.. jadi inget dulu sering anter Mama beli keperluan organisasi di daerah sini. Dan pastinya pulangnya jajaaaan >..<

    06 Februari 2026 05:54
    • administrator

      administrator

      iyaa daan mogot banyak makanan enak.. cuma krn jauh aja dari rawamangun aku jrg kesana jdinya

      08 Februari 2026 10:56
  • April Hamsa

    April Hamsa

    Haha emang prasangka orang yaa. Keluarga suamiku juga org Dayak dikiranya Dayang pasti non muslim =))

    Btw bumbu andaliman tu beberapa lihat di pasar cuma karena nggak ngerti cara masaknya nggak pernah beli mbak 😀
    Jadi dia tu kek menambahkan sensasi pedas tapi lebih ke rasa merica gitu kali ya.

    Wah aku keknya cocok nih sama makanan Batak karena suka pedas dan asam.

    Ooo Napinadar ini aslinya pakai darah hewan, kek lawar2 yang di Bali gitu kali ya? Cuma karena ini kuliner halal jadi skip bahan itu.

    Kalau Naniura itu penasaran apa jeruknya bisa diganti lokalan sini ya? Aku baru kenal asam atau jeruk jungga ini mbak 😀

    Jadi kenal nama2 makanan khas Batak dari postingan ini. Kalau gugling ternyata masih agak jauh juga dari tempatku. Moga2 kapan2 bisa mampir sana. Moga2 makin banyak juga nih kedai makanan Batak yang udah halal kek gini 😀

    06 Februari 2026 08:32
    • administrator

      administrator

      iya mba, dia menambahkan sensasi pedas kebas… jd bukan pedas yg kayak cabe yaaaa. kalau kebanyakan ya efeknya lidah langsung aneh berasa hahahaha

      napinadar yg asli jujurnya aku ga pernah lihat… baru kali ini makan di kede cesku, lgs pesan pas tahu ini yg versi halal ;p

      kalaupun diganti ama jeruk lokal,,, menurutku harus lebih banyak, krn jeruk lokal tidak seasam dan tidak sewangi asam jungga mba

      08 Februari 2026 10:58
  • Liyon Primadani

    Liyon Primadani

    Ngeliat ayam penuh bumbu gitu ngiler banget asli. . . Udah kebayang itu ayam masuk kemulut dengan ledakan² rasa bumbu yg luar biasa enak kali itu pasti. Tapi dari sini aku baru sadar kenapa masakan batak itu biasanya lama proses memasaknya, selain karena banyak bumbu yg harus disiapkan tapi juga durasi masaknya gak kalah lama supaya bumbunya menyerap dan menghasilkan rasa yg duwaaaar enak kali sama lezat kali pokoknya 🤣. Tapi diumur yg hampir menginjak kepala orang ini kenapa makan makanan yg full bumbu ini setelahnya kepala rasanya nyut-nyutan + sempoyongan. Hadeeehhh. . . Harus siapin timun abis makan yg kek gini ni 😁

    07 Februari 2026 07:24
    • administrator

      administrator

      betttuuuuullll hahahahahha… itulah walaupun aku batak mas, tapi emoh masak kuliner batak sendiri…. ngabisin bumbu rempah, dan nagbisin gas kompor sakiiiiiiing lamanya hahahahaha… udah paling bener beli ajalah.. ga capek hahahahah

      bumbu2nya ga bakal bikin kolesterol, tp kalau daging yg dipakai ada lemak, atau pakai santan, itulaaah yg bikin nyut2 ;p

      08 Februari 2026 10:43
  • Reyne Raea

    Reyne Raea

    Waaahhhh udah buka kedai ya, saya sering liat tuh kontennya PO Naniura, kadang penasaran juga, gimana rasanya tuh ikan mentah bisa dimakan gitu aja.
    Tapi, bahkan liat penampilannya aja, udah ketahuan tuh kalau enggak amis sama sekali, orang bumbunya masya Allah bejibun, hahaha.

    Kayaknya masakan dari Sumatera itu memang rata-rata full rempah ya, kayak nggak keliatan bahan utamanya, semua terselimuti rempah 😀

    Tapi justru di situ ciri khasnya ya.

    Saya jadi ingat bos saya pernah bilang, kalau yang paling hebat toleransinya tuh emang orang Batak, nggak ada lawan deh.
    Salut.

    07 Februari 2026 17:50
    • administrator

      administrator

      iyaa rey, saking banyaknya bumbu, memang ga berasa lagi amisnya hahahahahaha…. padahal awalnya aku ragu2…. cuma kalau dipikir2, sashimi jepang aja yg tanpa bumbu samasekali aku bisa suka, kenapa ikan ini ga kaan ;p.

      sumatera kebanyakan memang kaya rempah semua kulinernya… dari aceh ampe lampung. walaupun kalau menurutku yg paliiiiing rame itu aceh, sumut dan sumbar… 3 kota ini kalau masak udah ngabisin bumbu bangettt hahahahaha

      08 Februari 2026 10:41
  • Khanif

    Khanif

    ayam andaliman sih paling favorite, terus minumnya es teh tawar, sedap banget mba 😀

    07 Februari 2026 19:42
    • administrator

      administrator

      hahahahahah betuuuuul… aku pun paling fav yg andaliman

      08 Februari 2026 10:28
  • Heni Rosnita

    Heni Rosnita

    Aku belum pernah samasekali nyobain masakan batak mbak, secara kayaknya emng jarang ada yang jual ya di tempatku, aku penasaran ama naniura itu yang ikan mentah, kayaknya enaaak gitu, asem pedes gurih, aku pernahnya makan ikan arsik, dulu ada tetangga orang batak dia masak ikan arsik, itu aku di kasih, wuiiih enak banget looh 😋, arsik kan menu khas batak juga to mbak? 😄

    07 Februari 2026 19:51
    • administrator

      administrator

      iya mba, jarang yg jual, itupun kalau ada kebanyakan non halal kan.

      yg naniura emang uniiiik rasanya…:D

      arsik aku malah ga pernah cobaaa hahahahaha… kemarin itu ada juga dijual… tp aku lebih penasaran naniura. makanya ga ngelirik yg arsik.. iyaa itupun menu batak… pasti ada di tiap pernikahan

      08 Februari 2026 10:27
  • Mulan

    Mulan

    Wahh menarik ni sudah ada yang kedai Batak yang halal boleh dicuba nanti. Andaliman itu keluarga nya pepper ya Fanny cuma mesti rasanya pedas yang berlainan. Menu ayam andaliman dan menu lainnya semua nampak sedap.

    07 Februari 2026 20:39
    • administrator

      administrator

      iya kak, tapi lebih pedas dari pepper, dan lebih menyengat… kakak ada keturunan mandailing kan? mandailing itupun batak… tapi kuliner mereka agak beda sikit

      08 Februari 2026 10:26
  • morishige

    morishige

    Makasih, Mbak Fanny. Akhirnya saya tahu andaliman itu apa. 😀

    Dari tulisan Mbak Fanny yang ini saya jadi membayangkan kalau karakter rasa masakan Batak itu mirip-mirip Thailand, ya? Kalau yang berkuah asam-pedas begitu.

    08 Februari 2026 18:03
    • administrator

      administrator

      betuuuul… tp bedanya, kalau thailand ga pekat mas… kebanyakan kuah encer… sementara kalau makanan batak pakai santan, jd jauuuh lebih kental, pekat.

      10 Februari 2026 05:44
  • rezkypratama

    rezkypratama

    jujur baru tau saya masalah masakan khas batak yang halal
    soalnya setau saya sih memang banyak yang nonhalal y mbak fan.

    tapi bagi yang bukan orang batak sih bisa nyobain kulineran batak halal ini ya di kedai cesku mbak hehe

    08 Februari 2026 21:27
    • administrator

      administrator

      iyaaaa, paling aman yg ini 😀

      10 Februari 2026 05:44
  • NA

    NA

    Teringin juga hendak cuba sebab ada pedas dan masam, tengok boleh tahan makan ke tidak.

    09 Februari 2026 05:28
    • administrator

      administrator

      datanglah ke jkt kak :D… soalnya mau cari makanan batak yg halal di medan aja susaaah …

      10 Februari 2026 05:45
  • rivai hidayat

    rivai hidayat

    Setelah sekian tahun baru tahu kalau mbak fanny adalah orang batak. Ku kira melayu..hehhehee

    Sekitar bulan desember 2024 lalu, aku pernah ngobrol sama temanku yang orang batak. Dia bercerita banyak ttg makanan batak. Dia bilang semua makanan batak itu enak, tapi sayangnya itu non-halal. Jadi aku ga bisa makan. Kemudian ada seseorang (orang batak juga) ikut obrolan kami dan bercerita bahwa belum ketemu makanan batak yang sesuai di kota semarang.

    Kalau aku baru tahu tentang andaliman itu dari peserta masterchef indonesia yang berasal dari batak. Setiap masakan yang dia bikin sering pakai bumbu andaliman. Berasa andaliman memang digunakan sebagai senjata andalan di setiap masakannya.

    Sebetulnya hampir seluruh wilayah nusantara itu memiliki filosofi pada makanan yang mereka buat dan sajikan pada momen tertentu. Di jawa aku juga sering menemui ini. Bisa dibilang itu adalah kekayaan kita sebagai sebuah bangsa. Kita tidak pernah kehilangan narasi pada sebuah makanan.

    tulisan yang bagus mbak fanny 😀

    10 Februari 2026 19:47
    • administrator

      administrator

      thank youuuuuu mas rivai ^o^

      hahahahaha aku memang dah biasa dicurigai bukan orang batak… pertama krn muka ga ada batak2nya, padahal mama papa asli batak ;p.. kedua, nama di ktp pun ga pake marga… jd papa bilang percuma ksh anak perempuan marga, krn ga bakal kepake… toh mereka hrs ikut nama suami kan ;p.. jd cuma adek laki2 ku yg pakai marga..

      ntr kalau ke tangerang kabarin mas, aku ajak makan sini deh ;)… biar kenal kuliner batak halal hahahaha

      iyaaa beneeer… itu hebatnya kuliner indonesia… krn rata2 pasti ada filosofi yg terkandung… dan rata2 filosofinya itu memang kerjasama sih… mungkin kebiasaan orang indonesia yg dari dulu suka gotong royong yaa 😀

      10 Februari 2026 21:56
  • anies

    anies

    darah haiwan tu, merujuk kepada haiwan apa selalunya yang mereka guna?

    11 Februari 2026 10:44
    • administrator

      administrator

      hewan yg mereka pakai utk masak… jadi kalau ayam, darah ayam berarti..

      11 Februari 2026 22:56
  • anies

    anies

    betul ke tu jus terong belanda? sebab warnanya macam jus buah semangka… menarik tu untuk dicuba!

    11 Februari 2026 10:56
    • administrator

      administrator

      hahahahah terong belanda itu bentuknya kecil warnanya merah kekuningan kak… makanya saat di jus warnanya pun merah

      11 Februari 2026 22:51
  • anies

    anies

    sawi pahit? sekejap… sy nak google fotonya… selalu makan sawi tapi tak pernah rasa pahit 😉

    11 Februari 2026 11:05
    • administrator

      administrator

      ada di sini jenis sawi yg agak pahit.,.. tp sbenernya tak pahit macam peria lah… sedikiiit saja

      11 Februari 2026 22:51
  • anies

    anies

    tu laa sy tgk andaliman mula2 tu sy sangkakan black pepper muda tapi sebenarnya bukan. mungkin andaliman juga dari spesies keluarga black pepper tapi rasanya lebih pedas berapi?

    11 Februari 2026 11:27
    • administrator

      administrator

      lebih pedas dan bikin kebas lidah kalau kebanyakan ;p… kalau pepper biasa aja

      11 Februari 2026 22:50
  • anies

    anies

    lebih cocok kalau guna ayam kampung ya fanny?

    11 Februari 2026 12:05
    • administrator

      administrator

      iya kak…. krn lebih manis daging ayam kampung kan…. atau ayam jantan…. kalau ayam negeri kurang sedap lah ;p

      11 Februari 2026 22:50
  • ~uncle gedek~

    ~uncle gedek~

    Sekarang uncle faham kenapa Fann mentioned Batak halal… Sebab ada juga restoran yg Batak yang tak halal, kan?

    11 Februari 2026 22:09
    • administrator

      administrator

      banyaaaaak.. krn rata2 restoran batak memang tidak halal… yg halal itu rare lah… kaum batak mayoritas memang kristen uncle… keluarga saya termasuk minoritas lah 😀

      11 Februari 2026 22:44
  • Mazni

    Mazni

    oh andaliman benda biji2 macam buah limau tu rupanya, saya pernah tengok. tapi tak tahu pulak dia pedass.
    bagunya kede cesku ni cater untuk pelanggan muslim yg teringin merasa makanan batak! kalau kat malaysia rasanya macam takde makanan batak ni. lagi2 susah mahu cari yg halal. ayam tu nampak sedap sangatt! bumbu atas ayam tu nampak pedas

    12 Februari 2026 09:11
    • administrator

      administrator

      macam pepper, bukan macam limau :D… tapi aroma dia wangiii, krn ada aroma jeruk juga.. hanya saja pedaaas ..

      jangan kan di malaysia maz, di jkt aja susaaaah nak ketemu kuliner batak halal ;p.. krn rata2 restoran batak di sini memang tak halal.

      13 Februari 2026 23:01
  • SN Faaezahh

    SN Faaezahh

    Ohh baru Faa tahu ada Batak yang tidak halal. Tapi makanan di gambar lihatnya enak sekali. Tang air tu ingat juice tembikai.

    14 Februari 2026 15:13
    • administrator

      administrator

      orang batak memang kebanyakan kristen faa.. makanya banyak restoran batak, kalau di sini sebutannya LAPO, itu tidak halal… mereka ada jual pork, dan tuak (alkohol khas batak). makanya saya susah kalau mau makan makanan batak :D.. kecuali bikin sendiri yg ga mungkin 7 turunan hahahahahah buah terong belanda memang warnanya merah ;p.. bentuknya kecillll… enaaak deh… nanti dicoba kalau ke medan ;). di sana banyak

      17 Februari 2026 09:17
  • MZ

    MZ

    MZ singgah BW ni…3rd ramadan..terliur pulak tengok gambar2 mknn tu hahahah

    21 Februari 2026 07:01
    • administrator

      administrator

      macam mana puasa di sana kak ;). lancaaar kaaan 🙂

      24 Februari 2026 05:51
  • Ichsan Ramadhani

    Ichsan Ramadhani

    Jujur belum pernah dengar ada masakan khas batak yang halal, karena setauku ya makanan batak atau lapo ya pasti mengandung unsur non halal.

    Tapi pas lihat foto-foto menunya kayaknya flavory banget ya, kaya yang rempahnya medok sekali, tadi langsung cek di gmaps lumayan sih jaraknya sejam dari depok, tapi akan kumasukkan whist list untuk mencobanya kak. Mantap refrensinya.

    23 Februari 2026 09:10
    • administrator

      administrator

      susaaaah memang cari yg halal ;p… udh di mindset aja kayaknya yaaa, makanan batak ya pasti ga halal ;p

      iyaaaa, dari tempatku pun jauuuh mas… memang harus niat kesana dulu hahahah

      24 Februari 2026 05:28
  • Fuzy Hamid

    Fuzy Hamid

    ohhh Fann keturunan Batak, ingatkan Jawa atau Madura. Mcm menarik untuk dicuba makanan Batak halal tu. Mungkin nanti bila ada peluang ke Tangerang, boleh dicuba

    27 Februari 2026 14:56
    • administrator

      administrator

      suami saya yg jawa… saya nih batak asli 😀 . papa mama pun batak… tp memang kalau lihat muka, wajah saya macam jawa.. krn wajah orang batak itu khas, tegas garisnya…

      28 Februari 2026 05:50
  • mamatisya

    mamatisya

    jus terung belanda..rare minumannya….

    28 Februari 2026 10:27
    • administrator

      administrator

      ini bukan terong yg ungu itu yaaaa… memang warna terongnya merah kekuningan… makanya saat dijus warnanya pun merah

      02 Maret 2026 09:42
  • Agus Warteg

    Agus Warteg

    Baru tahu mbak Fanny orang Batak, aku kira malah orang Aceh, berarti dari Sumatra Utara ya.

    Bagus juga ada masakan Batak di Jakarta ya mbak, jadi kalo kangen masakan kampung halaman tidak perlu pulang kesana yang jauh. Untung nya sudah ada sertifikat halal nya jadi tidak was-was saat makan.

    Enak tuh menu ayam kampung andaliman, aroma rasa jeruk nya dan daun salam nya.

    01 Maret 2026 04:40
    • administrator

      administrator

      aceh cuma tempat tinggal dan besar mas… krn papa dulu kerja di sana..

      iyaaaa, susah bgt cari makanan batak halal kalau di sini :D… makanya bersyukur ada 1 yg bener2 batak dan halal

      02 Maret 2026 09:44
      • Agus Warteg

        Agus Warteg

        Oh tempat waktu kecil karena papa kerja disana ya mbak. Berarti mirip anakku nanti, biarpun orang Tegal tapi 15 tahun di Banten, pulang ke Tegal kalo lebaran doang itupun cuma 2 Minggu, habis itu ke Banten lagi. Mungkin anakku merasa orang Banten daripada orang Tegal.

        Kalo mbak Fanny merasa orang Aceh apa Batak mbak? 😅

        09 Maret 2026 11:40
        • administrator

          administrator

          betuuuul… aku juga merasa lebih jadi orang aceh drpd batak mas… krn memang 20 thn di sana, jd jiwaku, lidahku udah aceh bangett hahahahah

          09 Maret 2026 22:59
  • Zie

    Zie

    Wah, bacanya pas lagi puasa nih. Hahah.
    Aku sebagai keturunan bat-bat, jarang makan semua makanan itu, mungkin karena kami mixed.
    Kelihatan nikmat ya, jauh gak ya itu lokasinya. Mungkin aku mau ke sana nanti deh…..

    06 Maret 2026 09:08
    • administrator

      administrator

      kalau dr tempatku di rawamangun jauuh mba hahahahah… tp kebetulan ada plan kesana, disamperin lah…. cobain deh…. enak2 kok, walau untuk beberapa kuliner yg aku ga biasa, masih agak kaget makannya. cuma masih bisa dinikmati 😀

      07 Maret 2026 05:45
  • ainun

    ainun

    nama-nama masakan Batak masih asing buatku,, Naniura, Andaliman.
    Aku ngeliat fotonya malah ngebayangin kayak rendang masakan Padang 😀
    Bikin penasaran nih masakan Batak, di kotaku ga ada resto khusus masakan Batak soalnya, mungkin kalau ke Surabaya baru bisa ditemuin kayaknya

    08 Maret 2026 13:22
    • administrator

      administrator

      bisa jd di surabaya banyak lapo mba, tp ya itu halal atau ga… resto batak itu banyaaak soalnya, krn orang batak tipe yg suka merantau…

      09 Maret 2026 23:06

Tinggalkan Balasan ke administrator Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About Me

Foto Penulis

Fanny Fristhika Nila

Penulis Blog

Lihat profil selengkapnya

Artikel Terakhir

CERITA MAAFUSHI: BURUNG KAKAKTUA, TUR WISATA DAN HOTEL YANG SUSAH DICARI

Maafushi, Maldives

KULINER MALDIVES: LEBIH DARI SEKEDAR MENGINAP, KENANGAN RASA DI TRANQUIL NEST HOTEL, RAKEEDHOO

Rakeedhoo, Maldives

WISATA MALDIVES: AKTIFITAS SERU YANG BIKIN GA MAU PULANG DARI TRANQUIL NEST RAKEEDHOO

Rakeedhoo, Maldives

MENIKMATI 2 MALAM SUPER BERKESAN DI TRANQUIL NEST, RAKEEDHOO ISLAND MALDIVES

Rakeedhoo, Maldives

KULINER MALDIVES: MENIKMATI SNACK LOKAL KHAS MALDIVES DI OCEAN BUBBLES CAFE

Male, Maldives

Archives

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.