D'Cat Queen

Because Travelling is not just a passion, it is a life need!

MENU

Feb 2014

05

KULINER SOLO: MENIKMATI HANGATNYA BESTIK PAK DARMO DI KALA HUJAN

KULINER SOLO: MENIKMATI HANGATNYA BESTIK PAK DARMO DI KALA HUJAN ~ Ada beberapa warung bestik di Solo. Tapi yang sempet aku cobain kemarin, hanya Bestik pak Darmo, yang kebetulan ada  deket rumah.

 

Dulu aku selalu mengira BESTIK itu sama dengan STEAK ;p. Karena sama-sama daging kali ya. Tapi sekarang baru paham, bestik  mah lebih mirip ke semur daging ;p

 

Hanya buka di sore hari sampai malam, Bestik Pak Darmo terletak di 2 lokasi. Pusatnya di Singosaren, sementara yang di deket rumah hanya  cabang kecil.

 

Tadinya memilih mau makan di lokasi pusat, tapi karena Fylly sedang tidur saat kami kesana, diputuskan makan di lokasi yang dekat rumah saja. Kami akhirnya mencoba juga menikmati sepiring bestik solo, sambil  ditemani tembang-tembang Jawa yang dinyanyikan sekelompok penyanyi di depan warung.

 

 

Kisaran harga di sini  sekitar Rp 11,000 – Rp 30,000. Sedikit mahal, tapi bisa dimaklumi karena toh bahan baku yang mereka gunakan juga daging sapi yang memang sedang mahal.

 

 

Saat itu aku memesan  Bestik lidah sapi, dan Mama memesan Risoles. Bukan risoles biasa, tapi yang ini diisi dengan telur orek-orek dan dimakan dengan  kuah bestik.

 

Sepiring penuh bestik lidah akhirnya jadi. Dagingnya dipotong kecil, dan saat dicicip, lidahnya empuk dan ga amis samasekali.  Tapi menurutku, untuk harga Rp 20,000, isian dagingnya terlalu sedikit dibanding kuah dan irisan bawang bombay. Rasanya enak, dimakan bareng sebagai teman nasi, jadi lebih mantep dan mengenyangkan  ;).  Yang aku paling suka rasa kuahnya. Gurih, terasa sedikit butter di dalam.

 

 

 Risoles Mama juga yummy ^o^… Isian telur orek di dalam banyak.  Agak aneh sih buatku, telur orek dimakan barengan dengan kuah bestik.. Tapi masih bisa diterima oleh lidah ;p . Walau secara pribadi, mungkin aku lebih suka memakan risolesnya dengan cocolan sambel botol 😉

 

Kuah bestik untuk campuran risoles

 

Awal datang ke warung ini, jujur aku rada shocked dan sedikit jijik dengan kotoran yang mereka buang di sekitar gerobak bestik. Tapi ternyata pagi-pagi saat melewati kembali tempat mereka jualan, semuanya sudah bersih tanpa tersisa 1 sampah pun. Dipikir-pikir, ga mungkin juga mereka ga bersihkan semua sampah.. Pemilik ruko di depan bisa ngamuk-ngamuk  saat buka toko dan jalanan di depannya penuh dengan sampah makanan bestik ;p.

 

Jangan liat sampahnya kalo ga mau jijik ;p

 

4 tanggapan untuk “KULINER SOLO: MENIKMATI HANGATNYA BESTIK PAK DARMO DI KALA HUJAN”

  1. Alfi kamal fikri berkata:

    Saya juga mengira kalau bistik dan steak adalah sama… ._. Eh risoles isinya telur…? Di ternate isinya daging dan sayur seperti kentang..

  2. ronal berkata:

    Kalau lihat kuahnya kayak kuah semur daging sumatera selatan hehe..
    Baru tahu kalau ada risoles isinya orek telur, jgn2 rasanya kayak martabak telur hehe
    Kalau jajanan tenda yg buka sore atau malam, yg jorok yg biasanya yg rame dan sedap Mba wkwkwk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archives

«

About Me

Fanny Fristhika Nila

Email: fannyfristhika@gmail.com

My Twitter: @f4nf4n

Lihat profil lengkapku

Follow Me

Subscribe Tulisanku


Delivered by FeedBurner

Archives

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.