Cerita tentang hotel Tranquil Nest di Rakeedhoo island tempat kami menginap, udah komplit aku tulis sebelumnya… Trus kegiatan apa saja yang bisa dilakukan selama berada di pulau kecil yang hanya 10 menit selesai diputerin, juga done…😄
Jadi sekarang, aku mau posting, aneka makanan yang kami icip saat memilih Tranquil Nest hotel, sebagai akomodasi di pulau Rakeedhoo😍
TranquilNest ini kan terletak di pulau kecil Rakeedhoo yaaa… Jadi saking kecilnya, memang semua sudah disiapkan oleh hotel untuk para tamu.. Mulai dari paket tur, boat, laundry sampai makan pagi, siang, malam... Ga bakal kelaparan deh.. Harganya pun bagiku, masih sangat masuk akal… Bukan yang mencekik kayak makanan hotel lain..
So, ini diaaaaa, deretan aneka makanan yang kami coba di hotel Tranquil Nest selama 2 malam 😎
MAKAN SIANG PERTAMA PAKAI GARUDHIYA / SUP IKAN TUNA
Kami sampai hotel Tranquil Nest sekitar jam 1 siang. Langsung urus pembayaran, taro tas di kamar, baru kemudian turun ke bawah untuk makan siang. Udah lapeeeeer beraaaat 😂.
menunggu makan siang kami dimasak
Menu makannya lumayan variatif loh.. Dari hidangan fresh fish, curry sampai western. Untuk harga dalam USD, jadi pastikan jangan convert ke dalam MVR atau currency lokal.. Tebakanku, karena semua yang menginap di sana memang bule atau mat saleh, jadi lebih mudah untuk membayar dalam currency USD.
Karena Maldives produk utamanya ikan tuna, ofkors laah kami pilih menu khas nya dulu. Set menu Garudhiya alias Sup Ikan tuna yang terdiri dari nasi + sup + sayur + dan grilled tuna. Aku salah nangkep penjelasan, kirain set ini belum termasuk grilled fish, jadilah aku pesan tambahan Fried Tuna 😄😄. Gapapalah, protein kaaan 😄
Fara pesan menu yang sama, cuma dia pake telur dadar.
garudhiya alias sup ikan tuna
telur dadar pesanan fara
Rasa makanan: Beuuughhhhhh memang nikmat tiada tara say.. Mungkin juga karena kami laper hahahaha . Makan sambil melihat view pantai depan mata 😍😍😍. Rasa sup ikan tuna nya, suegeeeer 👍. Aku bisa ngerasain wangi sereh, dan aromatik daun kari. Kombinasi rasa asam dan gurih. Kalau mau pedas, tinggal gigit cabe nya, lumayan nonjok sih.
Ikan tuna yang dipakai fresh.. daaan menu ini baru dimasak saat dipesan. Jadinya agak lama, tapi memang semua menu apapun itu baru akan dimasak ketika ada order dari tamu.
seger, asam, gurih, pedas ^o^
Grilled fish juga mantaaap.. Ga perlu bumbu yang melimpah, cukup salt and pepper, karena daging segar, rasanya pun dah enak dari awal. Juicy, ga amis samasekali 😍
Untuk Tuna Goreng, menurutku terlalu overcooked. Jadi agak kering. Tapi okelaah, untuk cemilan.. Yang bestnya, walau digoreng, ga berasa terlalu oily.
fried tuna Tranquilnest Hotel
Minumnya, kami hanya pesan Mineral water dan lipton iced tea.
Harga makan siang hari pertama:
Garudhiya Set USD 13 (x2)
Fried fish USD6
Omelette USD1
Mineral water free
Lipton iced tea USD2
Kalau tahu air putihnya gratis, pake botol kaca gede pula, mending pesen itu aja 😂😂.
MAKAN MALAM IKAN PANGGANG UTUH!
Malamnya, kami join dengan tamu-tamu lain… Ramah-ramah bangettt. Staff resto menawarkan untuk pesan Whole Grilled Fish (Red Snapper) yang baru ditangkap. Pas cek harga cuma USD10. Langsung kami pesan 1, buat sharing berdua. Apalagi size memang besaaar ya…
porsinya bisa untuk 3 orang
Fara pesan nasi goreng, untuk sharing juga. Karena ikannya belum include nasi.
Rasa Whole grilled fish ga usah ditanya 😍😍. Dagingnya maniiis, lembut, juicy, dimarinasi hanya dengan salt, pepper dan oregano. Sayangnya orang-orang sini ga suka pakai saus apapun… Padahal kalau ada sambal kecap, sempurna sih ini ikan 😄.
red snapper fish ^o^
Nasi goreng yang agak failed… Asiiiin cuy + terlalu berminyak hahahahahaha. Memang udah paling benar, kalau ke sini, ga usah kecentilan deh pesan menu Indonesia kayak mi goreng, nasi goreng… Mereka selalu bikinnya asin. Beda ama nasi goreng di tempat kita. Untungnya pas dimakan dengan ikan, agak balance sih rasa asin yang dominan.
nasi goreng yang agak keasinan
Harga makan malam kali ini:
Grilled fish utuh: USD10
Nasi Goreng: USD15
Mineral water free of charge
Baru sadar harga nasi goreng lebih mahal dari ikan huahahahahahha.
MAKAN SIANG HARI KEDUA DI TRANQUIL NEST, PENGEN COBA MENU WESTERN
Hari ini, nyobain yang rada-rada bule dikit 😄. Spaghetti enak deh kayaknya… Supaya bisa saling icip, aku pesan yang white sauce, Fara yang spicy smoked tuna. Sambil nunggu kami pesan juga kentang goreng.
cemilan sambil nunggu spaghetti dimasak
Porsi disajikan dalam piring lebar, dan lumayan banyaaaaak😍.
Untuk rasa: yang spaghetti white sauce creamy banget. Ada cacahan wortel, gurihnya pas, tapi harus dimakan saat masih hangat… Sebab kalau sudah dingin, bikin eneg sih, karena creamy nya itu.
Jujur aku lebih suka rasa spaghetti spicy smoked tuna punya Fara… Pedas, potongan tuna ga pelit. Makin ke bawah pedasnya makin kick dari maldivian chili. Untuk porsi, 2-2 menu ini banyaaaak. Sampe blenger kami habisin.
juice semangka
Harga lunch hari kedua:
Spaghetti white sauce: USD15
Spaghetti spicy smoked tuna: USD15
Kentang goreng: USD6
Jus semangka: USD 5
Milkshake coklat: USD7
DINNER TERAKHIR, BALIK KE SETELAN AWAL, PESAN TUNA LAGIIIII
Kami sepakat pesan agak banyakan malam ini…. Ga pengen yang goreng-goreng macam nasi goreng, mi goreng, soalnya rata-rata keasinan… Mending pesan di Indonesia ajalah kalau mau mi atau nasi goreng 😄. Akhirnya pilih menu tuna , kali ini Fish Curry. Fara lagi pengen Ayam panggang.
Untuk minum, juice markisa dan dessert es krim.
juice markisa yang segeeeer banget ^o^
Kalau bicara curry, semua kari apapun yang kami coba di Maldives, ga hanya di Rakeedhoo island ini, uenaaaaak beib 😍😍😍. Pinter mereka bikin kari. Rasanya itu cendrung miriiiip kari Sumatra, bumbu medok, ada pedes-pedesnya, dan pekat di kuah, tapi ga terlalu encer. Beda ama kari India yaaa.
Potongan tuna banyak, sudah difillet dan besar-besar. Sekitar 5 potong. Daging lembuuut, ga amis. Daun kari juga menambah aroma dari menu ini 👌. Satu set menu Fish Curry udah komplit dengan nasi, papadom dan salad.
tuna fish curry
potongan ikannya besar-besar
Grilled chicken pesanan Fara juga mantaaap, ngenyangin 😍. Daging masih juicy walau pakai breast part dari ayam.
ditutup oleh eskrim
Yang pasti malam terakhir di Tranquil Nest, ditutup dengan happy tummy, happy heart 😄.
Harga dinner malam kedua:
Grilled chicken: USD7
Fish Curry: USD13
Jus markisa: USD6
Eskrim mangga: USD4
Eskrim Strawberry: USD4
MENU SARAPAN GRATIS DI TRANQUIL NEST VAAVU HOTEL
Kalau makan siang dan malam berbayar, menu sarapan memang sudah include dalam biaya kamar. Jadi gratis… Lagi-lagi, baru akan dimasak saat tamu sudah turun untuk sarapan.. So, masih fresh dan hangat.
Cuma 2 hari kami di sana, menunya sama sih. Western style. Dimulai dengan buah, ntah itu pisang atau semangka, lalu juice jeruk, kopi/teh, roti, sosis, pancake dan telur. Semua secukup rasa.. Dan kami kenyang sampai jelang siang 😎
menu sarapan selama 2 malam
kopi supaya mata melek
PENUTUP
Tidak hanya menyediakan aneka aktifitas seru untuk semua tamu, tapi Tranquil Nest hotel menyajikan makanan yang juga sangat memenuhi citrasara. Puaaaaas lah… Ga semua enak memang, at least yang menjadi makan khas Maldives kayak curry tuna dan tuna soup, dari segi rasa termasuk juara😄😍.
Enak, porsi banyak, dan aku sukaaaaaaa sebab selalu disajikan panas. Gapapa deh nunggu lama, asal bisa menikmati makanan panas yang baru dimasak saat dipesan. Bukan jenis masakan yang berkali-kali dipanaskan.
Untuk harga memang pakai USD, tapi bukan yang mahal banget kok… Inget ajaaaa, mereka ini pulau keciiiil yang jauuuh dari mana-mana… Acho setiap beberapa minggu harus ke pulau lain untuk belanja bahan-bahan masakan, jadi wajar dong ada harga yang harus dibayar.
Dan semua makanan yang dipesan di hotel, ga langsung dibayar yaaa. Semua itu ditagihkan saat checkout paginya. 😍.
Dengan selesainya cerita aneka kuliner yang kami coba di Tranquil Nest, pulau Rakeedhoo, berarti selesai sudah cerita tentang pulau kecil ini.. Agghhhhhh, ga sabaaaaaar mau balik tahun depan… Yang pasti akan lebih lama supaya puaaaas menikmati semua kegiatan, makanan dan minggling with local people di pulau Rakeedhoo.
Minggu depan, aku bakal mulai cerita tentang pulau Maafushi, tempat kami menginap selama 2 malam terakhir di Maldives 😊
MZ
makanan semua nampak sedap. MZ terliur red snapper tu!!
03 Maret 2026 ● 08:02administrator
memang sedaaaaap kak yg grilled fish 😀
03 Maret 2026 ● 09:31anies
terkedu sekejap tengok harga nasi goreng tu hahaha
03 Maret 2026 ● 08:57administrator
uahahahahahaahahha, saya pun baru sadar tauuuuu ;p… ini nasi goreng termahal yg saya tahu lah hahahaha
03 Maret 2026 ● 09:30anies
kelebihan duduk di pulau ni laa dia. dpt mkn ikan fresh setiap hari…. saiz ikan pun… boleh tahan juga ya
03 Maret 2026 ● 09:06administrator
betuuuuul kak…. fresh langsung.. daging masih maniiis
03 Maret 2026 ● 09:30Dinda
Kalau fried tuna yang garing gitu sukaannya anakku mbak Fann.. kalau model tuna sup²an gitu satu keluarga nggak ada yang suka. Hehhee..
Tapi beneran kalau ada temen yg mau LN, biasa aku kasih tahu jangan coba² convert mata uang. Apalagi pas makan. Bisa nggak jadi makan. 🤣
Pulau Maafusi?? Penasaran sampai gugling mbakk. Huehehe.. Pantainya cakeeppp di sana.. Pgn denger kira² di sana bisa ngapain aja selain snorkling ya? Asli aku sampai sekarang takut nyebur air laut. 🥹🥹
03 Maret 2026 ● 09:20administrator
aku tuh ga suka sup ikan mba…. tiap mama bikin pasti emoh… tp yg ini, beda….
pertama ga amis samasekali
kedua ikan sudah difillet.
ketiga kuahnya asam segar pedas.. jadi memang tidak ada bau amis… justru segar… makanya aku bisa makan 😀
maafushi island itu sebenernya terlalu mainstream… kalau mau bagus2an, lebih bagus rakeedhoo sih ;p
03 Maret 2026 ● 09:29anies
spagetti white sauce tu tengok gambar je dah nampak sedap… ala2 carbonara ke tu rasanya?
03 Maret 2026 ● 09:24administrator
mirip alfredo sauce kak… sebenernya banyak orang yg salah membedakan antara carbonara dan alfredo.
yg creamy putih itu sebenarnya alfredo sauce.. bukan carbonara
carbonara yg asli italy, itu pakai egg yolk dan keju… jd bukan dari susu atau krim 🙂
03 Maret 2026 ● 09:28anies
sup dia pun… bening sungguhlah… kalau mkn macam tu confirm sy cari sambal punya hehehe
03 Maret 2026 ● 09:35administrator
bening tapi ini asam gurih, dan cabe dia yg merah itu, saat digigit memang pedas.. jd tak perlu sambal kak.. ini saja sudah sedap
03 Maret 2026 ● 09:36anies
tuna goreng tu sekali tengok dah macam nugget pula tapi dalam saiz yang besar 😉
03 Maret 2026 ● 09:55administrator
mirip saja…. tapi dagingnya betul2 tuna fresh.. bukan processed foods 😀
03 Maret 2026 ● 09:56nurul rahma
Mba Fan…adek iparku kan ada yg kerja di Maldives (ooredoo)
dia tuh bilang tiaapppp hariii literally tiap hari makan ikan tuna.hahhh ngga boncos emangnya?? kata dia engga🌸😼cuma jadinya rada bosen karena tiap hariii
nah ini aku bisa lihat penampakan tuna yg udah diolah. sedaaappp nian. mungkin kalo sehari atau seminggu makan tuna muluuu masih OK ya. apalagi dimasaknya variatif
03 Maret 2026 ● 19:30administrator
nah iyaaa, pengolahannya banyak macam mba…. jd supaya ga bosen, cari yg menu beda2 tapi tetep terbuat dari tuna…. enak2 kok makanaan di maldives ini 😀
05 Maret 2026 ● 21:22Eryka
Enaknyaaa makanannya selalu fresh baru dimasak saat pesan jadi bener2 seger ya mbaaa..bener gpp nunggu lama yg penting makanannya segar dan ikan nya jg segar jd gak perlu tambahan apa2 yg berlebihan….
03 Maret 2026 ● 10:09Bener ituuu kakap nya kalo ditambah cocolan sambal kecapppo duhhh enaknyaaa gak pake nasi juga gpp nyemil in kakap nya aja 😁😁
administrator
berarti next kesana aku harus bawa sambal kecap pedas hahahaha… untuk teman makan ikan ;p
05 Maret 2026 ● 21:25Eyma
Nampak sedap sup ikan tuna
03 Maret 2026 ● 10:20administrator
memang sedaaap kak.. segaar sangat , krn asam dan gurih rasanya
05 Maret 2026 ● 21:26Bidasari
KSarie paling berkenan dengan red snapper yang baru ditangkap itu. Benar kata Fanny kalau dimakan dengan sambal kicap lagi seru. Kari dan sup tuna memang juara yang dalam semua hidangan. Hidangan sup tuna itu macam makanan seimbang dan sihat. Harganya sesuai dengan lokasinya di pulau. Kita faham untuk dapatkan bahan masakan, dsb kosnya berbeda. Tetapi pengalaman makan makanan sedap dan fresh di samping memandang laut itu adalah priceless kan. Eating with a view begitu. Breakfast nya pun nampak menyelerakan sekali.
03 Maret 2026 ● 10:28administrator
betuuuul….. apalagi tak dekat untuk menuju pulau lain…. jd saya bisa terima kalau harganya jd agak mahal…
makanya next kesana, saya nak bawa sambal kecap pedas kak 😀 . untuk teman makan ikan hahahah
05 Maret 2026 ● 21:27Lala
Aku ngiler sekali melihat Sup tuna 🤩🤩🤩 looks so good dan ternyata emang lezat ya. Segar gitu kuahnya dan potongan tuna nya ajib, apalagi ikannya masih segar juga aduh ngeces pas puasa bacanya wkwkwk.
Jus markisa, jujur aku penasaran juga nih. Terus ikan satu ekor warna merah, nampak lezat sekali, apalagi masih fresh juga dan dimasak mendadak, beuh sedap nikmat pastinya.
Btw, mesti di catet nih terkait nasi goreng better skip aja dari pada keasinan. Secara ku biasa makan makanan yang nggak asin jadi kalau Nemu asin dikit susah nelen.
Over all enak-enak ya makanannya. Aku penasaran sama curry tuna nya juga, apalagi bumbunya terbilang berani. Alhamdulillah ya mbak, menikmati Maldives secara maksimal event di pulau terkecilnya pun. The best, hotelnya terbaik sih, rekomen sekali.
03 Maret 2026 ● 10:50administrator
iyaaa yg sup tuna aku pun sukaaaaa mba… apalagi krn pakai ikan fillet yaaa… jd lebih enak di makan dan mengurangi amisnya…
kalau jus markisa masih banyak lah di indonesia :D… bisa coba di sana … nah kalau ikan panggang utuh itu, aku suka krn minimalis bumbu aja… soalnya kalau di indonesia suka pakai bumbu olesan yg macam2 kan… jd sebenernya rasa ikannya sendiri jd tertutp
05 Maret 2026 ● 21:57Lala
Wah iya bener, ikan tuna fillet, bikin makin ciamik ya. Itu dia, aku tuh jus markisa belum pernah coba sama sekali, agak worry aneh rasanya. Padahal jus kedondong yang aku underestimate aja enak ternyata. Siplah nanti ku coba itu jus markisa di Indo heheheh.
Iya juga ya, ikan bakar minimalis bumbu, terpenting tidak amis, malahan lezatnya lebih natural, beneran berasa rasa ikannya. Kalau di kita bener, banyak bumbu oles nya. Memang ya, selalu ada pengalaman unik dan menarik dari Travelling. Alhamdulillah sering baca cerita mba Fanny jadi nambah banyak wawasan seputar tempat-tempat unik. Makasih ya, sudah bercerita di blog, happy baca tulisan mba Fanny 🤩🤩🤩
13 Maret 2026 ● 09:59administrator
enaak mba jus markisa… asam segar.. apalagi kalau ada terong belanda, di mix.. makin sedep deh 😀 … cuma markisa ini buah musiman kayaknya… jd ga banyak yg jual.. tergantung musim..
bener, kalau ikan masih segar, mending minimalis bumbu aja… biar rasa dagingnya masih berasa manis 😀
13 Maret 2026 ● 10:24Ria
Wuuuh, aku pecinta ikan yang langsung lap iler ketika melihat menu2 makanannya. Hahahah, memang ya, kl lg di luar negeri itu mending gk usah pesen2 makanan khas dari negeri sendiri. Ekspektasi maunya kyk di rumah, eh tp ya tensi bisa naik dong kl makanannya asin semua.
03 Maret 2026 ● 14:18Sepertinya aku juga bakal suka sama spaghetti yang creamy poll so, ini bakal langsung pesen juga sih seandainya di sana. Dan noted, tidak usah pesen minum ya… wkwkwkkw… air mineralnya gratis ini.
administrator
yg spaghetti enaaaak, asal bisa cepet aja makannya, jd sebelum dingin udh habis hahahahaha… serius kalau udh dingin jadi eneg banget ;p
tapi kalau menu ikan, memang lah, ga ada yg failed mbaaaa.. kalau suka ikan pasti seneng deh
05 Maret 2026 ● 21:52Okti
Soal kuliner memang tidak boleh tertinggal ya diulas untuk informasi yang akurat bagi siapa saja yang mau ke Maldives khususnya ke Pulau Rakeedhoo.
03 Maret 2026 ● 15:09Walaupun saya belum tentu bisa liburan ke sana, tapi setidaknya kalau udah tahu ya nambah wawasan.
Kalau ada orang yang ngomong soal wisata di pulau yang mentok cukup dikelilingi selama sepuluh menit ini juga gak bakalan ketinggalan-ketinggalan amat. Hehe…
Malah jadi kepikiran mau nyontek bikin sup ikan. Walaupun bukan tuna, tapi mungkin dari ikan di kolam yang ada di samping rumah. Hehe…
administrator
sup ikan ini padahal mama sering buat, tp aku ga doyan mba… mungkin krn ikan yg dipake… krn pake ikan yg masih ada tulang, jd cendrung amis…. sementara aku lebih suka yg fillet, krn ga seamis yg ada tulang…. jd coba buat pakai ikan fillet deh..
05 Maret 2026 ● 21:51Fajarwalker
Aku ngakak pas baca ikan gapake saus, lalu nasi gorengnya failed mbak. Nganu, mungkin bukan salah chefnya kali, tapi memang pasarnya sudah menyesuaikan buat market-market bule, yang demennya makanan hambar.
Aku kan suka nonton Channelnya uncle roger ya mbak . Dari situ jadi tau, kalo ternyata orang barat tuh anti banget sama yang namanya MSG. Padahal kan itu salah satu rahasia kenapa makanan enak, hehehe.
03 Maret 2026 ● 15:34Kalo kata uncle Roger, MSG = Make Shit Good. hahahaha
administrator
sebenernya bukan hambar, tapi malah asin mas ;p… cuma bener sih mereka kan lebih suka andelin pake garam untuk perbumbuan… makanya rasa susah gurih kayak kita hahahahaha . itu kenapa mi goreng, nasi goreng di LN ya cendrung asin ;p
05 Maret 2026 ● 21:50Didik Purwanto
Kok bs yak harga nasi goreng lbh mahal drpd ikan? Ternyata aku baru sadar. Maldives kan negara kepulauan, bnyk ikan di sana. Dan tentu saja nasi atau beras lbh mahal krn bukan makanan pokok tuh di situ.
Jujur, semua menunya menggiurkan kak Fanny. Mulai dari tuna, omelette, ikan bakarnya. Apalagi menikmati semua kudapannya dgn view terbaik di Maldives.
Ini yang ga bs digantikan sih. Walau kita hrs membayar satu omelette sekitar Rp 14 rb, tapi view-nya itu yg bikin mahal. Wkwk.
Baru tahu jg sih kalo di restoran tempat kak Fanny makan tuh lbh menerima USD dibanding mata uang lain. Jd lbh gampang dh ya transaksinya. Ga ribet tukar duit jg.
03 Maret 2026 ● 16:34administrator
betuuuul mas…. beras ini kalau ga salah mereka import dari srilanka… makanya jd mahal kali yaaa. lebih murah ikan… jd kalau kesana puas2ain aja makan ikan segar 😉
lebih mudah itungannya kalau pakai usd ;p.. makanya aku malas tuker MVR banyak2 hahahaha
05 Maret 2026 ● 21:48Ezna
Ikan tu nampak memang fresh la. Bagus juga cuba makanan ikan ni. Tak semuanya sedap tapi banyak makanan yang sedap.
03 Maret 2026 ● 17:55administrator
betuuul kak…. pastinya tak mungkin 1 restoan makanan enak semua… kalau ada 1-2 yg tidak sesuai selera kita msh wajar… lagian kalau kata bule2 di sini, mi goreng dan nasi gorengnya sedap ;p.. bagi mereka
05 Maret 2026 ● 21:23Roziah @ Cie
Nampak berkilat nasgor nya tu ye. Kalau banyak minyak memang kurang sedap.
03 Maret 2026 ● 21:10administrator
banyak minyak dan asin pula ;p
05 Maret 2026 ● 21:21Yonal Regen
Dikira pas baca bagian harga nasi goreng salah tulis, ternyata emang beneran lebih mahal dari harga ikan, ya.. hehehe.
Ini ga bosen-bosen lho baca cerita Maldives versi Rakeedhoo di tranquil nest, sekeren itu ya wisata Maldives, sampai pulau terpencil saja pelayanannya tetap best.
Can’t wait for another island
04 Maret 2026 ● 03:59administrator
aku baru sadar harganya lebih mahal setelah nulis di blog mas… liat dari billingnya hahahahahh….
05 Maret 2026 ● 21:16Mulan
Di Maldives memang menu banyak ikan kan Fanny. Semua yang dikongsi nampak sedap semuanya Fanny. Grilled chicken juga. Kami pernah makan fish curry di sana tapi warnana seakan putih xream6 namun sedap juga. Tapi kalau ikan digoreng garing memang super sedap.
04 Maret 2026 ● 07:01administrator
iya kak…. trutama ikan tuna, krn memang di sini penghasil tuna kan… jd segaaaar sangat… dan mereka pun pandai mengolahnya jadi makanan yg sedap… makanya saya ga keberatan untuk balik lagi kesana nanti
05 Maret 2026 ● 21:18Tot
Yang bagusnya, ikan-ikan dalam sajian nampak segar-segar dan sedap belaka ya, Fanny. Akak lebih tertarik lihat sup ikan tu, walau jernih, tapi cukup rasa. Hirup sup panas-panas bersama nasi, wah… mesti sedap!
04 Maret 2026 ● 07:01administrator
sup ikan tuh memang sedaaap sangat kak… segar, asam pedas gurih… secukup rasa lah 😀
05 Maret 2026 ● 21:19Rahmah
Lihat semua menunya auto ngenyangin deh
04 Maret 2026 ● 09:07Apalagi kalau traveling gini tuh kadang mikir mau makan banyak, takut sering ke toilet, haha
Itu fillet ikannya byuh mantap banget
Makan itu aja rasanya auto kenyang meski tanpa nasi
Hmm… suasana hotel juga mendukung dengan makanan seperti itu apalagi ikan panggangnya kelihatan menggoda banget
administrator
kalau di pulau gini santai aja mba… soalnya toh jalan2nya sekitaran hotel doang hahahahaha… tinggal naik ke atas pas butuh toilet ;p
05 Maret 2026 ● 21:20Mazni
Grilled fish tuna tu, saya ingatkan salmon. Warnanya oren2 pula. Seronok jadi maldives hari2 makan tuna freshh. Kita kat sini susah nak dapat dan mahal.
Hehe yang makan malam tu, harga nasi goreng lagi mahal dari harga tuna 🤭🤭
04 Maret 2026 ● 10:31administrator
red snapper itu mazni…. sejenis kakap, tapi merah… memang lembuuut sangat daging dia .. aiiih masih drooling saya kalau ingat 😀 . Saya baru sadar nasgor lebih mahal setelah lihat harganya di billing yg kami terima hahahaha
05 Maret 2026 ● 21:21linda
bulan puasa ni, tengok gambar makanannya…semua nya sedap… pancake sedap..ikan yang sekor tu pun sedapp..
04 Maret 2026 ● 11:33administrator
hahahahha saat puasa memang mata ini jd rambang kak kalau lihat makanan ;p
05 Maret 2026 ● 21:14Zam
itu bayarnya gimana? cash pake dolar? atau bayar pake nontunai/kartu? kalo nontunai, nariknya dolar apa mata uang lokal?
04 Maret 2026 ● 12:35administrator
kalau aku cash mas… dari awal memang udah bawa usd.. tp kalau mau pakai kartu bisa juga… mau tarik duit atm pun, di pulau ini ada atm.. tapi kalau atm pasti keluarnya currency lokal… oleh hotel tetep aja akan dicharge dalam usd… jd lebih untung bawa usd
05 Maret 2026 ● 21:14Nik Sukacita
Fix sih ini Fan, kalau aku punya kesempatan ke Maldive itu semua karena Tuna dan ingin melihat kehidupan keseharian disana.
Si Tuna ini sungguh menggoda, apalagi yang curry itu duuh nyum nyum banget, trus di dampingi sayurnya itu kok aku melihatnya segara sekali. Langsung membayangkan kresnya ha ha ha
Aku tuh sampai berhenti sebentar pas baca nasi goreng, oh di sana juga ada toh. Eh ternyata keasinan yak. Mohon maaf yak, orang-orang kita mah pasti udah ngerti rasa yang pas secara asalnya dari kita hihi.
04 Maret 2026 ● 12:54administrator
iya mba…. kalau ke maldives itu jangan skip lah aneka kuliner ikannya… krn memang segar2 dan enaaaaak ^o^.. jd bagi penyuka ikan, udah pasti seneeeeng kalau kesini ;). mana warga lokalnya ramah2,,,, itu sih yg buat betah kan…
makanya aku tuh jaraaang pesen makanan indonesia kalau sedang traveling… biasanya kurang semua rasanya hahahaha…
05 Maret 2026 ● 21:12dana
Betullah ikan merah tu seekor lagi murah dari ns goreng seciput tu hahahah. Yelah kan dh tepi pantai ikannya mesti la fresh semua kan. Tapi ikan bakar tu kalau dapat sambal atau cicah air asam best ooooo hahahah.
04 Maret 2026 ● 14:11spageti carbonara tu cuma ada carot je ke? takde sosej ke ayam ke udang ke? simple betul ya.
administrator
spaghetti nya cuma itu saja kak hahahahaha…. mereka main di cream nya saja yg sudah umami… tapi tuhlaaah, begitu dingin langsung macam muak saking creamy ..
tapi menu ikan dan seafood memang best ^o^
05 Maret 2026 ● 21:10Khanif
tuna memang dagingnya se enak itu, pernah gw waktu ada kerja di jkt makan tuna, yang itu sebenernya masak nya biasa aja, cuma karna memang dagingnya udah enak, jadi kayak pas aja 😀
btw baca ini pas siang bulan puasa jadi makin terasa lapernya mba 😀
04 Maret 2026 ● 14:20administrator
iyaaa, kalau daging tunanya bagus, pasti enaaak diolah apa aja nif.. tp aku pernah sekali makan tuna sashimi, yg mentah itu… biasanya aku oke, ga ada amis atau gimana… tp resto jepang yg aku coba ini ga bagus ikannya… pas itu tuna sashimi masuk mulut, langsung muntah, amiiiis banget.. sejak itu sampai skr aku ga makan lagi sashimi tuna.. cuma mau sashimi salmon ;p
05 Maret 2026 ● 22:03Miss Mirror
Nasi goreng USD15. Ok noted. Hihi.
04 Maret 2026 ● 23:32Tapi kalau keasinan.. hmmm nangis.
administrator
hahahahahha memang lagi sial saja kami ;p
05 Maret 2026 ● 21:09Fenni Bungsu
Waduh nasi goreng sebagai menu dambaan malah asin. Hemm, mungkin karena berbagai faktor juga kali ya dari cuaca, hingga lidah yang mungkin di sana dianggapnya itu udah paling oke tingkat garamnya.
Nah yang aneka proteinnya ini ciamik, ada tuna dan ikan yang segar. Buat penyuka seafood pasti seneng deh traveling ke negara impian ini, tsaaaah
05 Maret 2026 ● 08:34administrator
nah iyaaa… bisa jd mereka level asinnya segitu ;p. sementara kita jauh di bawah 😀 .. untungnya lah untuk ikan2, semua fresh mba.. secara aku memang sukaaa segala sesuatu berbau seafood
05 Maret 2026 ● 21:08Indah Juli
Kalau makanannya sudah disiapkan, enak ya, jadi enggak mikir lagi, enggak ribet mau makan apa hari ini, yang kadang kalau jalan-jalan soal makan tuh bisa lama mikirnya.
05 Maret 2026 ● 09:19Di rumahku, ikan tuna favorit, seminggu mesti ada makan ikan tuna.
administrator
iya mba….. kalau yg lokasinya terpencil gini, udh disiapin semua, jadinya tamu enak. tinggal turun ke resto, pesan aja dari sana… ga jaminan semua sedap, tp at least yg khas nya enak dan jadi memudahkan tamu 😀
05 Maret 2026 ● 21:07Tukang Jalan Jajan
Pada doyan asin nih chefnya heheheh…. kebayang ikan laut disana sweeeger swegeerrr puol! BTW langsung membayangkan aroma masakan khas Maldives yang autentik! Ternyata liburan ke Maldives memang bukan cuma soal pemandangan laut yang biru ya, tapi juga tentang petualangan lidah yang berkesan.
05 Maret 2026 ● 10:20Membayangkan menikmati berdua disini bisa menghadirkan banyak kesyahduan yang menghangatkan cinta… cieeee
administrator
iya nih, orang2 luar itu kalau bikin nasgor msh belum pas deh :D…. dan cendrung keasinan hahahahahaha…. atau mungkin krn ga pake msg yaaaa ;p … jd ngandelin garam gula sebagai bumbu ;p
05 Maret 2026 ● 21:06anamizu
waduhhhhh semua menggiurkan!
05 Maret 2026 ● 11:43administrator
yaaa, lumayan sedap kak
05 Maret 2026 ● 21:05Inialutarfus
pasti bete banget nasi gorengnya failed, mana udah jauh keluar negeri dan milih makanan indo tapi gagal juga rasanya ckck. kadang saya kalau kesuatu daerah yang baru saya akan pesan makanan yang familiar dengan harapan gk zonk seperti waktu perdana ke jawa dulu saya bakal cari nasi padang kalau gk dapat makanan aceh karena infonya makanan asli sana kan manis2 jadi gk cocok dengna lidah saya, tapi kala udah kesana dan makanan asli aceh gk kayak makanan aceh rasanya lebih nyesel, mending berburu makanan baru terus sekalian resikonya juga sama jadinya wkwk.
05 Maret 2026 ● 13:23administrator
makanan aceh yg di jkt ini cuma sedikiiiit yg bener2 mirip ama makanan di aceh kota asal mba…. krn dulu aku lamaaaa tinggal di aceh, jd tahu banget rasa yg benernya gimana…. makanya suka kecewa pas makan kuliner aceh di jkt… so far, cuma nemu 2 tempat yg rasanya mirip di aceh ;p. udh paling bener, pesen kuliner khas daerah itu aja, ga usah cari menu kota lain hahahaha
05 Maret 2026 ● 21:05Asri Lestari
Aku salfok sama harga ikan segede itu yng lebih murah daripada nasi goreng. Di Indonesia, walaupun daerah dekat pantai pun, belum pernah nemu harga ikan yang lebih murah dari nasgor. Hehehe…
Mantap sih makanannya ya. Terutama olahan ikan berkuahnya kalau buat aku. Sup ikan dan kari ikannya bikin ngiler banget. Apalagi dimakan sambil menikmati pemandangan pantai. Nikmat mana yang kau dustakan 😁
05 Maret 2026 ● 16:19administrator
nah iyaaa. temenku dan aku pas pesen nasgor, memang ga cek sih harga… kami lgs pesen aja, supaya ada nasinya… eh ternyata jauh lebih mahal hahahaha
05 Maret 2026 ● 21:03Antung apriana
Wah makanannya menggoda banget, mbak apalagi bacanya pas lagi puasa kayak gini. Hehe. Berarti memang lebih rekomended pesan masakan asli sana aja ya ketimbang pesan nasi goreng biar rasanya sesuai lidah kita
05 Maret 2026 ● 16:34administrator
iya lah mba….. makanan indonesia yg dijual di LN itu biasanya ga akan seenak yg ada di negara asalnya… beberapa kali aku cobain, pasti deh rasanya so-so ;p.. trus lebih mahal
05 Maret 2026 ● 21:02Dyah Kusuma
Nasi goreng femes juga ya, anakku yang tengah kemana-mana pesannya nasi goreng, sampai kita yang lihat bosen. Padahal kalau di Maldives rugi beud makan nasgor ya, mendingan makan ikan segar yang jarang juga bisa didapat di Sidoarjo sini
05 Maret 2026 ● 16:56Kalau daerah pesisir enak ya bisa dengan mudah dapat ikan segar
administrator
nah iyaaaa…. makanya kalau ke LN aku sebenernya jaraaaang tertarik pesan yg makanan indonesia…. mending coba kuliner khas laah 😀 rugi amat jauh2 dan makan nasi goreng, trus lebih mahal pula hahahah
05 Maret 2026 ● 21:01mrhanafi
Masa saya baca artikel ini menunggu waktu berbuka puasa..
cabaran juga pada fikiran.
nampak semua sedap terutama mineral water
hahahaha..
ujian bulan Ramadan
05 Maret 2026 ● 17:01administrator
saat puasa, air dingin itu memang lebih menggoda daripada makanan berat apapun 😀
05 Maret 2026 ● 21:00Nuylentik
Terimakasih ya ka pany aku bisa merasakan online makan di pulai maldive , ngebayangin pertunaan yg disajikan dengan macam2 resep
06 Maret 2026 ● 03:58Walau belum pernah tapi ngebayangin nya udh seneng bangeut gitu hehe
Oh iya sebtul nya aku teh masih pnsaran maldives teh dimana sih teh ?
administrator
kalau lihat dari peta , maldives itu ada di bagian bawah mba, dekat dengan srilanka… tapi maldives ini negara kepulauan, jadi dia bentuk negaranya macam oval, memanjang ke bawah.. masih masuk wilayah asia
06 Maret 2026 ● 06:55~uncle gedek~
Uncle tertanya2 , macam mana nak pronounce “Beuuughhhhhh” dan “suegeeeer” tu…? Maksudnya uncle boleh teka. Cuma bunyi dan lagunya bagai mana eh?
06 Maret 2026 ● 06:51administrator
hahahahaha, nanti di jkt saya kasih tunjuk cara pengucapannya ya uncle ;p
06 Maret 2026 ● 06:54Bambang Irwanto
Kalau saya sih masih oke semua menunya Mbak. Termasuk ikan kerena saya suka ikan..apalagi ikan tuna yang memang dominan daging. Bye bye duri. Jadi mau digoreng, disup mantul. Ikan gorengnya juga sangat a menggoda selera. Dan karena nasi goreng itu punya Indonesia, maka yang rasanya pas hanya bisa d Indonesia ya Mbak. Mereka masaknya keasinan hahaha.
06 Maret 2026 ● 08:03administrator
orang makasar mah memang suka ikan ya mas, di sana juga ikan bakarnya enak2, dan tipe samaaa nih, minimalis bumbu krn udah segeeer ikannya 😉
07 Maret 2026 ● 05:48April Hamsa
“Mat saleh” apaan mbak? Sebutan lain bule? Haha nggak tahu akuu 😀
Noted banget ini pokoknya kalau ke sana nggak perlu tuker2 duit, karena USD sangat diterima di semua tenant ya 😀
Owalah jadi menu sup tunanya itu sebenarnya udah dapat ikan yang digril juga selain yang dicemplungin ke supnya ya mbak?
Jadi triple tuna mesen tuna goreng lagi hihihi 😀 Tapi pasti kenyangnya tahan lama tuuu 😀
Rasa makanannya tidak mengecewakan yaa asyik bener 😀
Penasaran itu ikan gorengnya diapain, kek ada tepung2 tapi butirannya masih terlihat mengingatkanku pada lapisan panir hehe.
Paling tertarik sama ikan besar itu yang buat makan malamnya. Porsinya besar yaa. Cuma sudah kuduga soal perbumbuan keknya masih enakan ikan kita lengkap dengan saus dan persambalannya yaa 😀
Sarapan dari hotelnya juga cukup menarik mbak ala western style. Cuma emang kalau orang indonesia suka nyari2 nasi minimal nasgornya haha. Untung udah sempat juga ya nyicipin nasgor ala sana di hari sebelumnya walau rasanya asin, jadi tahu. Mungkin necx kalau bisa request garamnya sedikit aja hihihi 😀
06 Maret 2026 ● 08:07administrator
mat saleh itu bhs malaysia mba, artinya ya bule… aku tulis, krn temen2ku yg mampir sini banayk blogger malaysia ;p
iyaaaa, ternyata menu set udh include tuna grilll… aku pikir belum, makanya pesen lagi tuna goreng ;p
makanya pas kesana lagi, aku bakal bawa sambel dari jkt, biar makannya lebih nikmat hahahaha
07 Maret 2026 ● 05:46Heni Rosnita
Iih liat makananya keknya sedep semua mbaak😋apalagi ikam bakarnya itu keliatan seger banget, mereka masaknya minum bumbu ya, jadi ikam seger udah berasa manis, kita banget itu mah pake kecap, apalagi cocok kecap pake cabe dan bawang iris wkwkk
Nasi goreng dan mie goreng emng kayaknya udah paling enakan abang gerobak pinggir jalan deh dari pada di resto😁walaupun itu ada yang jual di sana hehe
06 Maret 2026 ● 21:31administrator
kalau minim bumbu begini sebenernya jd ingat di kampungku mba…. ikan segar juga dimasak hanya pakai garam, dan udah enaaaak banget…. cuma biasa pake sambal kecap hahahahaha… tapi makan begini aja pun memang dah sedap lah
07 Maret 2026 ● 05:43NA
Senang cerita pesan makanan laut dan kari ya supaya tidak mengecewakan.
07 Maret 2026 ● 05:06administrator
betuuuul kak… kalau dah ke tempat2 begini, mending pesan makanan khas saja… drpd coba makanan yg banyak dijual di negara kita ;p
07 Maret 2026 ● 05:39Liyon Primadani
Bisa disimpulkan kalo maldives ini surganya kuliner ikan ikan laut ya. Nasi goreng lebih mahal dari ikan itu keknya karena mungkin maldives berasnya import kali ya. . . Mereka gak tanam padi secara negara mereka kan kecil ya (kalau ini sotoy sih)
08 Maret 2026 ● 01:13administrator
betuuuul ma.. mereka memang buka produsen beras.. jadi wajar sih kalau beras di sana mahal… dan ikan jauuh lebih murah
09 Maret 2026 ● 23:11abuikhwan
waduh, menunya.. baru tengok aje udah terasa sedapnya.. kalau dapat mencicipnya lagi terasa, terutama ikan segar.. saya juga menyimpan impian untuk ke maldives, tapi dalam kondisi sekarang mungkin masih menjadi impian sahaja haha
08 Maret 2026 ● 06:53administrator
tak ada yg tak mungkin ustad ;)… insyaallah bisa ustad menginjakkan kaki ke sini 🙂
09 Maret 2026 ● 23:10Sha Mohamed
Sukanya kalau masakan dimasak panas bila dipesan.. tak suka kalau diulang panas.. Rasa jadi tak best.. Nampaknya menu tuna juga win ya.. Yang goreng-goreng memang kena cancellah kalau ke sini.. Masin.. kikiki..
08 Maret 2026 ● 07:00administrator
hahahahah iya kak… dah laaah, nasi gireng, mi goreng, itu lebih sedap di malaysia dan indonesia… tak usah coba di negara lain hahahahah
09 Maret 2026 ● 23:09ainun
Curry dan Soupnya juara, berarti kalau aku ke Maldives jangan lupakan dua menu ini minimal plus sama pesen yang serba tuna. Ngeliat fotonya aja wenak wenak semua
apalagi yang soupnya, beuhhh seger bener liatnya, dinikmati siang siang di pinggir pantai, nikmatnyooo pokoknya ya
kalau dari segi harga diatas USD 10 pun masih terbilang murah, namanya juga daerah wisata dan jarak pulaunya yang jauh dari mana-mana, worth it ini
08 Maret 2026 ● 08:54administrator
iyaaa, kalau ke maldives ini, cobain makanan seafoodnya aja deh mba… dijamin enak kalau itu….
nah itu, kadang kita hrs consider juga lokasi suatu tempat, baru bisa bilang itu mahal atau ga
09 Maret 2026 ● 23:08Nadia
Bestnya dapat makan seafood fresh, my fav! Ikan kalau hanyir memang tak bisa ditelan dan spoil selera mau makann. Ya betul, bila di negara luar bayar saja, jangan di covert duitnya kalau tak bikin nangis haha
09 Maret 2026 ● 07:53administrator
betuuuul lah…. makanya saya picky juga soal ikan… dan blm pandai mengolah ini…. jadi kalau teringin seafood, memang better beli ;p.. drpd tak sedap nanti ;D
09 Maret 2026 ● 23:04Amie
Memang puas hati dapat santap ikan yang fresh. Bubuh sedikit garam saja sudah cukup nikmat apalagi kalau tiada langsung bau amis. Jus buahnya pun … menggoda tekak ni Fanny hihihiii.
09 Maret 2026 ● 10:56administrator
itulaaaah…. paling best kalau menginap di daerah laut, pasti seafood dia segar dan sedap kak… saya sebagai penyuka seafood, memang sukaaaa lah jadinya
09 Maret 2026 ● 23:03Agus Warteg
Waduh, lebih mahal harga nasi goreng nya $15 daripada ikan utuh yang cuma $10 ya mbak. Mana nasi goreng nya keasikan eh keasinan lagi.😂
09 Maret 2026 ● 11:36administrator
hahahahahahaha, diambil hikmahnya ajaaaa wkwkwkwkw ;p
09 Maret 2026 ● 22:59elzora beauty
Menarik sekali membaca pengalaman kuliner seperti ini. Kadang perjalanan tidak hanya soal tempat menginap, tapi juga tentang rasa makanan dan pengalaman baru yang membuat perjalanan terasa lebih berkesan.
09 Maret 2026 ● 13:49administrator
betuuuul mba…. makanya aku ga bisa memisahkan antara kuliner dan pengalaman wisatanya tiap kali traveling
09 Maret 2026 ● 22:58Warisan Petani
Makanannya semua nampak sedap
09 Maret 2026 ● 22:09harga pun nampak sedap juga
administrator
hahahahaha iya wak, harganya memang bikin pening kalau diconvert ke rupiah hahahahaha
09 Maret 2026 ● 22:56Alienda
Mbaaaaaa…
13 Maret 2026 ● 09:25Ini kayanya kalau mau diet protein di Maldives enak juga ya.. kebayangnya tuh makan fish curry aja gitu gak usah pake nasi .. karena relatif mehong juga kan.. sebagai pecinta ikan tak berulang (dulu sering ketelak duri), fish curry fillet tuna nya sangat menggiurkan..
Apalagi ciri khas Mba Fanny kalau foto tuh hasil jepretannya ada aromanya bikin ngiler.. duh.. masih pagi.. masih jauh ke bedug maghrib.. btw Mbaa..ini kan curry kata mba mirip lekohnya seperti dari Sumatera.. ada juga gak Mba yang buat kari ikan tapi fillet gini? Soalnya kalau RM Padang tuh seringnya liat yang utuh atau kepalanya aja..dan sepertinya cukup pricey
administrator
naah itu bedanya kalau di sumatera memang jaraaaaang atau ga ada pun, yg fillet daging ikannya.. pasti yg masih ada tulang hahahahaha…. aku kalau makan kari ikan di sumatera, liat dulu pakai ikan apa mb.. ada beberapa ikan yg aku ga doyan memang…
iyaaa ini bagi yg suka utamain protein, pasti seneeeeng stay di tranquilnest, krn banyak sajian ikan segar
13 Maret 2026 ● 09:35Avi
Baru lihat foto pertama aja sudah menggugah selera dan bener ikan gorengnya enaaak ya Kak. Bisa buat 3 orang pula. Sangat worth it dengan harganya.
Meski ikan dibuat sup tapi gak amis yaa. Berarti pinter si chef masaknya.
15 Maret 2026 ● 05:01administrator
Iyaaa, kalau udh seger, plus chef nya juga jago yaa, pasti enak sih makanannya. Berhubung kampungku juga di pesisir, jadi seafood segar begini fav ku banget mbaaa. Di JKT susah cari yg bener2 seger
15 Maret 2026 ● 06:12Rawiwa
ooo “bule” tu mat saleh..
16 Maret 2026 ● 09:02sebab tertanya-tanya perkataan ini dari video orang Indonesia. Suaminya orang oversea.
administrator
iyaaaaa…. makanya saya sengaja tulis istilah dlm malaysia juga, supaya temen2 yg malaysia paham… 😀
17 Maret 2026 ● 06:18SN Faaezahh
Sedapnyaaa grilled Red Snapper 🤤 jadi lapar pulaaa. Makan dengan kicap + cili, aduhhh.
17 Maret 2026 ● 05:14administrator
apalagi segar, baru ditangkap.. memang sedap lah makan begitu saja faa 😀
17 Maret 2026 ● 06:14Cuya
Alhamdulilah makanan semuanya keliatan enak. Jadi kelaparan ni hehehe
18 Maret 2026 ● 01:38Btw salam Ramadan kak fanny! Udah mau raya baru sempat ucapkan salam Ramadan hehe
administrator
sama2 cuyaaaa…. selamat merayakan idul fitri esok yaaaa,, saya pun minta maaf jika ada salah kata
20 Maret 2026 ● 12:10Yoga Akbar S.
Memang kalau air putihnya dikasih gratis, apalagi boleh dingin kan mending pilih itu, sih. Masalahnya, di beberapa tempat minuman berasa justru lebih murah ketimbang air putih. Haha. XD
Hm, kalau di Indonesia sepertinya mau penjual nasi goreng gerobakan aja rasanya bisa tergolong memenuhi standar minimal dan gak keasinan ya. Okelah, jadi referensi baru kalau suatu waktu jalan-jalan ke luar negeri bakalan menghindari pesan nasgor, mi goreng, dan sejenisnya.
Waktu lihat gambar es semangka rasanya kepengin karena seger banget, tapi di satu sisi malah terbayang ikon Palestina. Huhu.
19 Maret 2026 ● 21:43administrator
mungkin yaaa krn di LN itu mereka jarang pakai msg… jd bumbunya hanya pakai gula garam untuk perasa… so sering kejadian malah keasinan ;p.
beneeer, banyak tempat harga air putih malah mahal dibanding air manis…. tapi kalau di usia skr, aku memamng lebih milih air putih aja walau mungkin mahal, drpd manis2 yog.. sereeeem 😀
20 Maret 2026 ● 11:48TUAN g gg
berselera makan nasi panas dgn ikan segar laut maldives
20 Maret 2026 ● 12:13administrator
mantaaap… memang rindu saya dengan kuliner di sana
20 Maret 2026 ● 12:20Etuza
Hebat sekali kembara travel ini..teruja melihatnya tau
22 Maret 2026 ● 00:50administrator
saya pun happy sangat saat ke maldives ini :D. jarang2 saya suka ke pantai
25 Maret 2026 ● 11:22Time Travel Afif
10 minit sahaja untuk memutar keseluruh pulau? Kecil bangat.. Oh ya kari dan biryani kalau di Maldives mmg tidak dpt dipisahkan.. udah la itu makanan yg selalu ada dan pedas 🤣..
22 Maret 2026 ● 11:44administrator
itulaaaaah, sukaaaa sangat saya dengan aneka kari mereka :D.. makan di manapun di sana, karinya memang sedaap 😀
sangaaaat kecil pulau ini bang :D.. tp itulah serunya
25 Maret 2026 ● 11:39