Selalu ada yang baru tiap ke Bandung , tapi aku sendiri tipe orang yang kadang cuma ingin merasakan lagi kuliner-kuliner legendaris di suatu tempat… Atau at least yang sudah lama berdiri lah, walau mungkin tidak legend.
Salah satunya KAMPUNG DAUN.
Kalau ga salah, rumah makan ini sudah berdiri sejak tahun 1999. Dulu pastinya tidak sebesar sekarang… Walau ga pernah kemari sebelumnya, namun aku sering membaca review tentang restoran ini sekaligus culture gallery , sehingga tidak heran dirancang sangat estetik dan bernuansa alam.
Kesampaian juga makan di Kampung Daun, berkat kak Retna 😄. Kak Ret dan Kak Lin, justru sudah 2x makan dine-in, ketika mereka liburan ke Bandung 10 tahun yang lalu.
KONSEP MEMESAN DI KAMPUNG DAUN BANDUNG
Untuk menghindari antrian panjang, semua tamu yang datang akan diarahkan menuju post resepsionis, lalu akan diregister, dan mengisi form digital untuk dicatat berapa jumlah orang yang akan makan dalam 1 meja. Setelahnya akan dikasih buku menu, bisa langsung pesan dan bayar..
scan barcode untuk registrasi
Baru boleh duduk di tempat menunggu dan akan dikasih tahu saung atau meja nomor berapa. Lebih efisien, dan cepat.
Sambil menunggu, kami malah sempat ke toilet yang cukup estetik dan wangiiiii banget. Trus foto-foto di beberapa spot.
MENU SET PAKET 4 ORANG DI KAMPUNG DAUN, BANDUNG
Mungkin karena datang saat baru jam buka, kami cepat mendapat saung. Dan begitu sampai, semua makanan sudah terhidang.
saung no 10, tempat kami makan
Piring-piring ternyata disimpan dalam rack tertutup yang panas, jadi menjamin semua piring tetap steril.
rak piring steril di kampung daun
Ini dia, aneka manu SET untuk ber-4 yang diorder 😍😍
ikan bakar madu
tahu, tempe, empal daging, dan ikan asin
tumis genjer
karedok
aneka ulam
kerupuk
dan nasi liwet
teh tawar anget untuk 4 orang
menu set 4 orang
Ada sedikit menu tambahan di luar paket. Berhubung udah jatuh cinta dengan jukut goreng, jadi pastinya sayur yang ini kami ga akan skip. Trus pesan juga Asem-Asem Daging.
Untuk menu minuman, Es Kelapa Muda, Es Jeruk dan Es Merah Putih jadi pilihan.
RASA ANEKA MENU DI KAMPUNG DAUN 😍😍
Lihat platingnya aja, kami semua dah senaaaaaaang 😍😎. Rapi, disusun dalam tampah rotan yang dialasi daun. Dalam 1 paket menu ber-4, semua sudah di dalam 1 tampah. Yang bikin berbinar-binar, kerupuknya dikasih 1 toples beib 😍😍. Bebas makan sampai habis.
Nasi liwet dihidang dengan pancinya sekaligus 😁
nasi liwet
Asem-asem daging pun malah disajikan dengan pemanas mini di bawah, menjaga suhu makanan tetap hangat.
Jadiiii, kalau penyajiannya saja dah cantik memikat mata, kami memang expect rasanya akan betul-betul sedap 😍.
Nasi Liwet: memang wangiiii sekali aromanya . Untuk teman-temanku blogger Malaysia, nasi liwet ini semacam nasi gurih/nasi uduk/nasi lemak, yang dimasak dengan santan , aneka rempah (daun salam, serai dan bawang), menggunakan panci tradisional. Setelah matang disajikam dengan taburan petai, ikan teri, sehingga aromanya lebih menggugah selera. Aneka lauk menjadi lebih nikmat jika nasinya pulen dan lembut seperti ini.
Untuk sayuran karedok: ini makanan khas Sunda dengan aneka sayur ulam, seperti kacang panjang, terong, tauge, timun, kol, dan daun kemangi. Lalu disiram dengan saus kacang yang bisa diatur level pedasnya. Bedanya apa dengan gado-gado dan pecal?
Di Karedok semua sayuran disajikan MENTAH tapi segar. Sementara Gado-gado dan pecal, biasanya sudah direbus terlebih dahulu.
Aku pribadi lebih suka karedok daripada gado-gado dan pecal. Sayangnya yang di Kampung daun, karedoknya ga pedas samasekali 😂. Minusnya itu aja sih… Kayaknya aku lupa juga pesen yang pedas.
Asam-asam iga: ini kuahnya sueegeeeeer banget 😍. Asam gurih, dengan potongan iga sapi yang lembuuuuut.
Jukut Goreng, favoritku dan Karni 😂. Lebih enak dibanding Jukut Goreng di Bebek Waluya kemarin. Jukut Goreng ala Kampung Daun sama-sama crispy, ga oily, tapi dikasih topping CABE RAWIT goreng sebagai taburan 😂. Meledak pedasnya 😄.
yang ditutupi kerupuk, itu karedok.
Paling juara yang mana??
Semua kompak setuju, kalau IKAN BAKAR MADU di Kampung Daun paling Uenaaaaaak di antara semua menu! 👍👍👍👍.
Ya Allah, macam mana dia buat bumbu marinasinya yaaaa ?? Secukup rasa, manis, gurih, meresaaap sampai ke dalam daging. Bagian ekor, dimasak hingga garing. Trus, bumbu yang menempel di tangan, memanglah buat kami sampai menjilat jari 😂💙💙💙
Kalau menu minuman, aku cuma cobain yang aku pesan sendiri, ES MERAH PUTIH. Ini sih sebenernya jus sirsak dan strawberry dimix menjadi 1, sehingga menghasilkan warna Merah dan putih 😄. Nyegeriiiin banget, manis asamnya pas.
SUMMARY MAKAN BARENG TEMAN-TEMAN DI KAMPUNG DAUN
Pastinyaaaaa, jika kalian mencari menu khas Sunda yang enak, premium, dengan tempat estetik, nyaman, bisa memuat banyak orang, bertema alam pula, sangat REKOMEN untuk makan di Kampung Daun 😍😍😍.
beberapa saung untuk rombongan tamu lebih besar. Foto dari website Kampungdaun.id
jika ingin memanggil staff, tinggal pukul kentongannya
Harga yang kami bayar untuk menu-menu di atas memang ga bisa dibilang murah, tapi dengan rasa yang diacungi semua jempol, worth it bangettttt.
Total kerusakan dompet, Rp1,144,000. Eiiits, jangan lupaaaa, ini kan kami sharing ber-4 😁😆. Jadi okelaaaaah, at least aku pastinya bakal ajakin tamu makan di sini jika sedang berlibur ke Bandung.
suasana gemercik air yang bikin tenang dan rileks
Alamat Kampung Daun:
Jalan Sersan Bajuri Km 4,7 No.88 Rr1 Desa Cihideung Parongpong – Bandung Barat
0 Tanggapan
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!