Journey to Ipoh ini late post bangeeeet, yang terealisasi November 2025 lalu 😄. Kalau ga telat, bukan Fanny dong ah 😅.
Berawal dari, tergoda jadi member Marriott Bonvoy saking sering mendengar cerita Karni, teman blogger dari Malaysia, yang udah lama jadi member, dan sering dapat benefit banyak karena rutin menginap dan maintain eligible poin per tahun.
Jadi aku ikutan deh… Karena udah jadi member, langsunglah semangat untuk mengumpulkan poin kan.. Ntah-ntah kalau dah banyak bisa dapat free stay 😂. Bisa jadi alasan juga untuk menginap di hotel-hotel under Marriott Bonvoy tiap jalan ke negara manapun.
NAIK BUS YOYO EXPRESS KE IPOH
Kenapa pilih Ipoh? Ga ada alasan spesifik, memang kepengin aja ke sini, daaaan demi bisa ketemu Nadia juga, blogger Ipoh yang sering bolak balik Jakarta tiap bulan May 😄.
Landing KLIA1, kami langsung turun ke bawah, tempat di mana bus YOYO Express menunggu penumpang.. Nadia yang sarankan book bus ini, sebab nanti rutenya tidak akan berhenti di mana-mana tempat, jadi direct ke Ipoh langsung.
bus Yoyo Express
Harga tiket berdua one way: RM107.04. Bus nya sendiri nyaman, dengan seat 2-1 . Sayangnya, walau bus ontime, tapi kami sedang sial agaknya, karena terjebak macet parah, yang bikin perjalanan 3 jam, molor menjadi 6.5 jam 😂😂.
REST AREA TANJUNG MALIM DAN ROTI JUNUS
Bus sempat berhenti di rest area Tanjung Malim. Kesempatan untuk meluruskan kaki yang pegal dan beli makanan untuk cemilan… Kami lapaaaar 😂😂. Jammed separah ini memang di luar prediksi, karena seharusnya sudah memperkirakan akan makan siang di Ipoh.
Untung di rest area ada banyak penjual makanan dan aku langsung tertarik dengan Roti Kaya Junus, yang sempat baca di blog salah satu teman Malaysia. Review nya bagus, karena itu tertarik beli. Pilih yang varian Butter Kaya, seharga RM10 untuk 3 pcs.
Memang sukaaaa rasanya 😍😍. Roti lembuuuut, dan srikaya atau kaya yang dioles pun tak terlalu manis. Pas saja… Butter yang dioleskan ke roti cukup terasa dan harum.
selai srikaya banyak dan manisnya pas
SAMPAI IPOH AKHIRNYA….
Nadia dan Didi sudah menjemput di terminal bus Amanjaya Ipoh. Sempat bingung di awal, karena nama yang tertulis di platform, Terminal Meru Raya. Tapi Nad bilang memang di situ lokasi kami harus turun 😄. Sepertinya ada pergantian nama terminal.
Cerita tentang kemana Nadia dan Didi membawa kami makan, nanti aku cerita terpisah… Yang pasti sehabis makan malam dengan mereka, kami langsung meluncur ke hotel AC By Marriott yang lokasi betul-betul di tengah kota.
entrance menuju lobby AC by marriott
CHECK-IN HOTEL AC BY MARRIOTT, IPOH
Yang langsung terlihat dari hotel ini, lobbynya besar dan luas.. 😍. Berhubung booking dilakukan atas namaku melalui aplikasi Marriott Bonvoy, jadi aku juga yang settle urusan check in dan pembayaran. Staff resepsionis ramah, dan pembayaran bisa dilakukan cash.. Total menginap 2 malam sebesar RM737.
lobby hotel ac by marriott, Ipoh
Harga yang cukup worth it untuk sebuah kenyamanan.. Yaiyalaaah wajib nyaman.. Anak usaha dari Marriott Bonvoy gituu, minta disentil kalau sampai ga bagus 😂😂.
view dari jendela kamar, kliatan gunung dan bukit kapur
BILIK NYAMAN BIKIN KAMI NYENYAK SAMPAI PAGI
Masuk ke kamar, langsung happy karena cukup spacious. Ada semacam sofa panjang di kanan ruangan, dan tempat tidur besar di sebelah kiri. Kami ga kesulitan meletakkan 3 koper besar dan medium dalam kondisi terbuka, ada banyak space untuk itu.
Basic facilities kayak :
Mini vault
Chiller
iron dan board
mineral water
tea & coffee
TV
WIFI
Ini semua lengkaaaap lah yaaa.. Walau sempat kami ga nemuin iron nya, tapi ternyata lemari untuk menyimpan setrika dan iron board agak sedikit ngumpet 😄. Yang aku pikir papan biasa, ternyata di belakangnya ada lemari.
kirain papan biasa
Taunya bisa dibuka 😀
Cuma selama di sini aku lebih sering pakai modem Javamifi , seperti kebiasaan tiap traveling, jadi ga ngerasain speed dari wifi hotel.
Tempat tidur? Pastinya bedding set dengan kualitas premium mampu bikin tidur kami nyenyak hingga ke pagi tanpa ada rasa sakit kepala. Smart watch ku mencatat record sleep score 84 yang mana ini ga pernah mungkin aku dapat kalau sedang di rumah 😂😂😂.
Bukan karena di rumah ga nyaman, tapi memang tidur selalu terdistraksi dengan banyak hal jika ga sedang traveling.
Dan syarat utama tiap aku stay di hotel, AirCond di kamar ini dingin maksimal 😍. Untuk orang yang ga akan bisa tidur kalau suhu kamar sedikit panas, aku approve. Kalau sampai ga dingin, Raka bakal sibuk ngurusin Olaf -nya yang cranky kepanasan 😆.
FASILITAS KAMAR MANDI AC HOTEL BY MARRIOTT, IPOH
Inipun ga ada komplain yang kami rasa. Shower memancar deras untuk panas dan dingin , dengan semburan air yang bisa diubah sesuai keinginan. Aku lebih suka semburan air yang lembut supaya ga sakit di kulit. Beda dengan Raka yang lebih nyaman semburan air kencang yang katanya kayak memijat tubuh 😂.
Toiletries (sabun, shampoo dan conditioner) yang digunakan dari brand Mangosteen dengan wangi buah-buahan. Selama di sana, toiletries pribadiku malah jadi ga kepake 😆
MENU SARAPAN
Hari pertama sayangnya kami ga banyak nyobain aneka menu, karenaaaaaa, first day itu memang jadwal itin mau eksplor kuliner Ipoh dari pagi sampe malam 😂😂. Jadi sarapan di hotel kami skip dan cuma ngopi doang.
Hari kedua baru deh icip sedikit banyak, sekedar tahu rasanya.
Okelaaah, varian menu mereka lumayan beragam, dan rasa juga enak.. 👍.
GYM & POOL YANG GA SEMPAT DICOBA
Sayangnya, kami berdua lebih banyak di luar daripada menikmati fasilitas hotel seperti gym dan pool.. Sempat masuk sih, tapi memang dah ga ada energi untuk workout… Selama di Ipoh aku dan Raka sengaja banyakin jalan kaki kemana-mana demi bisa bakar kalori, secara kuliner yang kami coba macem-macem yang pastinya tinggi kalori semua 😂
Trus niat mau berenang sore, eh malah hujan. Ya sudaaah, fotoin pak suami aja di pinggiran kolam 😁
batal berenang, foto-foto ajalah 😀
bilas dulu sebelum masuk kolam
SUMMARY MENGINAP DI AC HOTEL BY MARRIOTT , IPOH
Ga mungkin ga suka…😁 Dengan segala macam fasilitas dan kenyamanan untuk tamu, belum lagi lokasinya yang strategis di pusat kota banget, depan hotel pun ada mall yang bisa didatangi kalau mau beli oleh-oleh.
Soal service, ada 1 yang bikin aku feel warm tiap keluar dari lobby. Security staff, dari wajahnya seperti ras India, dan dia selalu menyapa ramah, mengucapkan salam dan NAMAKU tiap berpapasan. “Assalamualaikum Mrs Fanny. How’re you today?”
Waaah, itu rare, selama aku menginap di hotel manapun 😄😄❤️👍, jaraaaaang ada staff yang bisa mengingat nama. Ga taulah, apa dia melakukan itu ke semua tamu, atau hanya tamu tertentu, atau hanya karena aku bayar tipping tiap kali pakai jasa dia membawakan barang😅😅.
Apapun alasannya, aku selalu appreciate staff yang bekerja di bidang hospitality , dan mampu memberikan outstanding service , lebih dari jobdesk dia, yang akan selalu diingat oleh customers.
Menyebutkan NAMA tamu, ga semua staff bisa. Tapi pasti itu akan meninggalkan memorable moment untuk siapapun ☺️. Terkadang hal kecil begini yang jadi penentu, tamu akan repeat menginap di hotel itu atau tidak.
Ipoh, kota tenang, yang kalau kata Nadia tempatnya orang-orang pencen (pensiun) . Memang sesuai bagi teman-teman yang ingin mencari tempat rileks , tidak terlalu ramai turis, tapi kuliner nya ga kalah sedap dengan kota-kota lain di Malaysia.
Cerita kuliner apa saja yang kami coba selama di Ipoh, nanti aku bakal tulis terpisah 😉😄.
Yang pasti, AC hotel by Marriott, jadi tempat menginap favoritku jika nanti kembali ke Ipoh .
0 Tanggapan
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!