Awal lihat video orang-orang makan di sini, aku tuh udah tertarik banget.. Okelaah, ini memang bukan kuliner khas Bandung, karena satenya sendiri lebih mirip sate Klathak khas Jogja, dengan tusukan terbuat dari besi. Tapi kalau udah namanya sate, susah saaaay nolak godaannya 😄.
Mau sate Madura kek, sate kuah Pontianak, sate Klathak Jogja, sate Maranggi Purwakarta, Sate Matang Aceh, sate Klopo Jawa Timur, mana-manalah, yang penting sate, pasti aku coba 😎
Itu juga kelebihan sate Indonesia, karena tiap daerah punya rasa, penyajian dan saus yang berbeda. Tidak hanya saus kacang yang beragam, ada yang dibuat dari kacang cashew, kacang tanah, daging yang dipakai pun bermacam-macam.
SHOPPING DI KARTIKA SARI, LALU MAKAN SIANG DI SATE PAK HARTONO …
Hari terakhir ngajakin Uncle Gedek dan Aunty keliling Bandung, kami belanja dulu di Kartika Sari. Aunty yang memilih tempat ini karenaaaaaa pengen beli Bagel katanya 😄. Beuugh, banyaaaak Aunty beli, untuk dibagi ke teman-teman dan keluarga . Yalaaaah, kalau dah kesini, mana bisa belanja sedikiiit. Minimal 2 kardus juga ada 😂.
Selesai dari Kartika Sari, kami pesan 2 mobil untuk makan siang di Sate pak Hartono. Jujur, aku udah kebat kebit pas lihat lokasinya sekitar 4 km. Mungkin terlihat dekat, tapi tahu sendiri Bandung itu banyak jalan 1 arah, ditambah long weekend, jarak 4 km itu bisa makan waktu lebih 30 menitan.
bagian depan tempat makan sate pak hartono
plangnya di samping
Dan bener aja…
Driver Grab kami dah bilang, dia kena macet, mau ga mau memang menunggu. Begitu mobil datang, perjalanan ke sana pula yang bikin perut melilit.. Kami masih harus ngejar waktu ke stasiun kereta supaya ga ketinggalan Whoosh 😂 .
Begitu sampai di lokasi, apa bisa langsung duduk? Oh…. jangan senang dulu kawan, waiting list masih menanti 😂😂😂😂😂. Ini turis-turis pada kemakan iklan pak Hartono juga apa…. Ruameee puooool. Dapat antrian no 6. Berdoalah ada keluarga yang makannya cepat, jadi ga harus lama menunggu.
masih nunggu antrian 😀
AKHIRNYA DAPAT TEMPAT JUGA…..
Begitu nama Raka dipanggil, legaaaaa langsung. Kami dikasih meja di pojokan. Staff nya cepat mencatat pesanan, trus aku langsung bayar di cashier. Bisa pakai QRIS.
menu di sate pak hartono
Yang kami pesan saat itu:
5 porsi sate
1 porsi sop buntut (oxtail soup) untuk Fylly
Tumis kapri cah sapi
2 porsi buntut bakar maranggi.
Minumnya biasa aja, mineral water, es teh tawar dan uncle dibelikan Raka minuman Badak😄. Rootbeer nya Indonesia hihihihi
minuman badak yang dicoba uncle 😀
GA SIA-SIA ANTRI LAMAAAA…..
Karena memang enaaaaaak semua rasa makanan yang kami coba 😍.
Sate secara porsi memang hanya 3 tusuk, tapi tiap tusuk, potongan daging besar dan cukup banyak.. Jadi makan 3 saja dah kenyang… Empuk juga.. lalu disiram dengan sambal hijau yang pedas-pedas manja, beuuugh, ini confirm menghabiskan banyak nasi 😄. Untuk semua sate dan buntut bakar, pasti dikasih kuah sop gratis.
kuah sop gratis untuk semua menu sate dan oxtail
Cara makan yang enak, tuang kuahnya ke nasi, lalu makan dengan sate dan sambal hijau. Kombinasi gurih, sedikit pedas, dan asin berpadu nyata, bikin suapan susah berhenti.
sate pak hartono
Untuk Buntut Bakar Maranggi , dimarinasi dengan baik.. rasa manis kecap dan ketumbar cukup terasa. Uncle paling suka buntut bakarnya dia kata. Mungkin bagi sebagian orang ini manis, tapi untuk membuat balance, campurkan kuah sop ke nasi lalu makan dengan buntut bakar. Trust me, rasanya akan balance. apalagi disediakan sambal tomat cabe untuk menambah sensasi pedas.
Tumis kapri cah daging juga ga bisa diunderestimate. Ini favoritku bangettttt 😍😍😍😍😍. Jadi pengen bikin di rumah… Kacang kapri dimasak sempurna, tidak overcooked, masih crunchy saat dikunyah. Dagingnya pun lembut.. Suapan pertama terasa sekali kaldu daging yang dicampur dalam tumisan 👍👍
tumis kapri cah daging sapi
Cuma sop buntut Fylly yang aku ga coba.. Tapi melihat bentuknya, dan rasa dari kuah sop, aku yakin ini sama enak, seperti menu buntut versi bakar yang kami coba.
oxtail soup
PENUTUP
Total semua Rp591,000. Nominal yang sangat worth it untuk antri lama, dan menikmati hidangan yang kami pesan.
Satenya enak, dengan sambal hijau yang pas, lalu dimakan dengan kuah sop gurih. Buntut bakar pun termarinasi sempurna.. Ga susah untuk memisahkan daging dari tulang. Kenyal, manis, gurih, dan pedas, bercampur saat dikunyah 😍
Dua menu utama yang wajib coba jika kalian mampir ke Sate Pak Hartono. 😘 . Bandung ga bisa diem deh kalau untuk wisata kuliner 😍😍
0 Tanggapan
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!