Logo

Travel & Food

Travelling – It leaves you speechless, then turns you into a storyteller.

MENIKMATI 2 MALAM SUPER BERKESAN DI TRANQUIL NEST, RAKEDHOO ISLAND MALDIVES

Gambar Post

Lokasi:

Rakeedhoo, Maldives

Akhirnyaaaaa, mau ceritaaaa tentang penginapan kedua yang kami  booking saat di Maldives 😍😍. Rakeedhoo Island, salah satu pulau terkecil di negara kepulauan Maladewa, dan sakiiiing kecilnya, ga keliatan di peta, beib 😂. Even, kalian bisa mengelilingi pulaunya, hanya dalam waktu kurang dari 10 menit 😂😂😂😂😂😂, udah semua diputerin itu 😁.

 

Ceritanya, aku ma Fara kan 6 malam ya  di Maldives. Kami tuh pengeeen deh ngerasain tinggal di pulau lokal, yang mana dekat dengan laut, tapi bukan resort… Jadi kalau keluar hotel, bisa langsung ketemu pantai aja gituuuu. Kalau resort memang ga sanggub lah wey, secara semalamnya ada yang Rp60juta.. Semalaaaaaam loh yaaa 😂😂😂😂. Ga tahu dah kemewahannya kayak apa 😄. Duit segitu mendingan untuk nambah-nambah Trip Mongolia December nanti 😄

 

Jadi kami masih usaha cari penginapan yang ga biasa, ga terlalu mahal, dan bisa berbaur dengan warlok (warga lokal). Mba Fara yang nemuin hotel ini, Tranquil Nest Vaavu, di pulau Rakeedhoo.

 

 

Hotel di pulau terkecil, tapi punya PRIVATE BEACH geeeeees 😍

penginapan di pulau lokal maldives

 

 

Tugasku yang cari tahu di seluruh OTA, harga dan segala testimoni dari para turis yang pernah menginap. Rata-rata semua puas, dan memang menyarankan stay di sini jika yang dicari ketenangan suasana Maldives.

 

Ada 1 komen komplain yang sempat terbaca.. Tapi isinya lebih ke kamar mandi yang airnya kurang lancar, dan bosannya dia selama tinggal di sana. Sementara buatku, selagi itu bukan masalah AC, dan service, hal-hal lain bisa dianggab sepele lah…

 

Apalagi bicara BOSAN, laaah di awal udah banyak yang bilang hotel ini hanya untuk yang mencari KETENANGAN , artinya pasti ga terlalu crowded dan hiruk pikuk dong.

 

 

 

 

BOOKING TIKET BOAT MENUJU TRANQUIL NEST HOTEL, VAAVU ~ RAKEEDHOO ISLAND MALDIVES

Aku booking penginapan ini melalui OTA (Online Travel Agent) Booking.com . Harga untuk 2 malam muraaaaaah byangetttttt saaaaaay 😍😍😍😍😍😍, cuma USD177... Yang di Beehive kemarin aja untuk jumlah malam yang sama USD218. Tapi wajaaaaar lah yaaaa, namanya hotel di ibukota 😄

 

Pembayaran dilakukan saat sampai hotel, jadi memang ga diminta pembayaran samasekali.. Baguuus sih, so, anytime mau cancel bisa.

 

Baiknya lagi, itu PIC Hotel Tranquil Nest, dari awal udah DM aku, dia tanya nanti jam berapa landing Male, dan mau ga nih dipesenin boat nya sekalian? Soalnya ini pulau masih jauuuuuuuh dari Male 😂

 

Aku belajar dari pengalaman  di Baku, Azerbaijan… Owner apartemen nawarin penjemputan dengan harga USD15, kami tolak, karena mikirnya naik taxi bisa murah, tau-tauuuu nya cuy, taxinya minta USD50 😄😄😄😄😄😄. Nyeseeeeeeel menolaaaak 😭

 

Makanya pas ditawarin boat mau dibantu booking atau ga, ga pake ba-bi-bu, aku jawab YEEEEEES, PLEAASEEEEE 😄.

 

Tiket  one way speed boat USD60 per orang. Pembayaran saat di hotel juga. Hajar ajalaaah  . Jadi ternyata si PIC hotel udah bayarin duluan boat kami.

 

 

 

 

MERASAKAN NAIK SPEED BOAT KE RAKEEDHOO ISLAND, MALDIVES

Di hari H, kami check-out hotel Beehive Premier, dan karena ada fasilitas free shuttle, langsung diantar ke jetty di wilayah  Velana International airport. Jadi memang sebelahan gitu lokasinya.

 

Ada banyak tuh dermaga untuk seluruh boat, semuanya menuju pulau-pulau di Maldives. Mulai dari pulau lokal, sampai pulau dengan resort mewah.

 

 

jetty dekat bandara Velana International. Liaaaat airnya, ga ada sampah SEDIKIIIIITPUN

jetty di maldives

 

 

bersiap menuju Rakeedhoo island

pulau kecil di maldives yang cocok untuk liburan

 

 

 

Jetty tempat kami naik ada di jetty 1. Di tiket online, tertulis jam 11. Jadi duduk manis dulu menunggu boat dengan nama PROJETS. Jujur sempat kuatir, ini beneran ga lokasinya, on time atau ga, yang begitu-begitu lah… Cuma jadi agak tenang, hanya karena semuanya belum kami bayar.

 

Jam 11 lewat dikit,  Projets Boat yang dinanti tiba.. Ada penumpang lain yang ikutan naik… Tas dan koper dimasukin ke bagasi boat bagian depan.

 

Setelah semua duduk, boat pun mulai melaju.

 

 

speed boat kami, yang akan menuju Rakeedhoo, Projets

boat di maldives

 

 

 

Kalau ditanya, mahal jugaaaa ya tiket boatnya… Gini ya geees, walaupun memang mahal, tapi speed dari kapal ini lumayan kencang, dan dengan speed ngebut bagai mau terbang, itupun perjalanan kami ditempuh dalam 1.5 jam 😂.

 

Yang lebih murah ada ga sih???? Adaaaa, naik publik boat, harganya cuma USD2, tapi jangan ngeluh kalau sampe mabuk laut karena ombaknya serius kencang, dan dengan kecepatan siput berjalan, kalian butuh waktu 8-9 jam kalau lancar 😂😂😂😂. Sorry yaaaa, aku mending bayar mahal, daripada terombang-ambing di lautan segitu lama😅

 

Ada momen saking besarnya ombak, boat kami naik turun kebanting-banting, tapi seruuuuu 😂. Adrenalin rush bangetttt. Belum lagi warna air yang dilewati, ya Allah 3 kombinasi warnaaaa, dari turqoise, biru langit, sampai biru gelap 😍😍😍. Mata benar-benar dimanjakan

 

 

 

sepanjang jalan sumpaaah bikin banyak zikir, antara kuatir ama ombak tinggi tapi juga kagum ama warna airnyaaaa, 3 warna ini doangggg, Masyaallah… Ga ada yang buteek say

pantai di maldives

 

 

 

 

SELAMAT DATANG DI RAKEEDHOO, MALDIVES

Kami jadi penumpang pertama yang turun… Ga tahu deh penumpang lain bakal turun di pulau mana.

 

 

Bye Projets boat ^o^. Agak mendung pas kami tiba

rekomendasi boat di maldives

 

 

Surprisenya lagi, ada bapak tua yang sudah menunggu sambil bawa kereta dorong. Ternyata memang nungguin kami, dan kereta dorong itu untuk bawa semua koper dan tas 😁. Bapaknya baiiiik, pernah kerja di Sabah & Sarawak 6 tahun, jadi dia paham apa yang aku omongin dengan Fara 😆. Yaaaa, ga bisa asal gossip dong 😂

 

 

si bapak baik hati ^o^

rekomendasi tempat menginap di pulau lokal di maldives

 

 

Tranquil Nest ini hanya ada 13 kamar, saat kami datang semua tamunya bule dari France, Italy dan Spain. Kami berdua doang asal Indonesia. Tamu asia tenggara ga banyak, cuma sekali pernah ada dari Malaysia.

 

 

 

 

RAKEEDHOO, PULAU TERKECIL YANG TIDAK ADA ANAK-ANAKNYA

Dari dermaga kami jalan kaki menuju hotel. Ga jauh sih. Sempat melewati rumah penduduk, ada cafe kopi walau ga jelas buka atau tutup. Ada supermarket juga, bahkan ATM. Menurut si bapak rumah sakit atau hospital pun ada, juga sekolah… Sayangnya sekolah sudah tutup. Kenapaaaa???

 

 

jalan yang dilewati menuju hotel Tranquil Nest

tempat menginap di pulau lokal maldives

 

 

 

Karena jumlah penduduk di pulau Rakeedhoo ini hanya ada 67 orang saat kami datang 😂, itupun hanya orang-orang lansia (lanjut usia), tanpa ada anak-anak usia sekolah.. Jadi wajar, sekolahnya ditutup yaaa😅

 

 

ga usah kuatir kehabisan duit, ada ATM di pulau kecil ini

tempat menginap di maldives untuk honeymoon

 

ada minimart

hotel dengan fasilitas lengkap di maldives

 

 

 

 

MEMBERESKAN URUSAN ADMINISTRASI BEGITU SAMPAI HOTEL

Acho, PIC hotel yang selama ini berbalas DM denganku, menyambut kami ramah. Dia warga lokal dengan rambut panjaaaaang keriting yang baguuuus banget… Inget cerita MOANA kan?? Para lelakinya miriiiip begitu..

 

 

dapat welcome drink, sirup jeruk, dingin, bikin badan segeeer ^o^

rekomendasi hotel di maldives

 

 

 

Sampai hotel kami membayar untuk:

  • tarif kamar 2 malam USD177 +

  • Total Tourism Tax 2 orang/2 malam USD24 +

  • Boat 1 way 2 orang USD120 +

  • Boat saat checkout ke pulau berikutnya (2 orang) USD120.

 

Untuk pulangnya, kami memang  minta Acho pesanin boat lagi menuju Maafushi island. Harganya sama USD60 per orang.

 

Yang bagusnyaaaa, saking kecilnya pulau ini, jadi semua urusan makan malam, siang, sarapan, trip lokal, diving dan snorkeling, laundry baju, adaaa disediakan oleh hotel yaaa. Tinggal pesen kalau mau.. Tamu cuma enjoy semua fasilitas deh.

 

Pembayaran makan dan lainnya  bisa dibayar saat checkout hari terakhir.

 

 

 

 

KAMAR YANG MENGHADAP LAUTAN LUAS

Acho mengantarkan kami ke kamar, untuk menjelaskan semua hal dan aturan. Begitu masuk, hawa dingin AC udah terasa, yang berarti sudah mereka hidupkan sejak lama. Plus poin 💖. Luas ruangan  cukup banget untuk berdua, gede banget ga, tapi ga sempit. Konsepnya industrial.

 

 

kamar yang kami tempati

tempat menginap di maldives

 

 

 

Dari balkon bisa memandang arah samudra.. Kalau beruntung kami bisa melihat sekumpulan lumba-lumba melewati pantai. Sayangnya sampai pulang memang ga kliatan lumba-lumba yang lewat.

 

 

balkon kamar menghadap laut

hotel menghadap laut di maldives

 

 

 

Untuk kasur, ga seempuk Beehive. Di Tranquil Nest kasurnya sedikiiiit keras. Ini kayak kasur kebanyakan di hotel Thailand. Untuk yang biasa tidur dengan kasur kesehatan buat punggung, sebenarnya nyaman-nyaman aja. Tapi bagi yang biasa tidur di tilam empuk, awal-awal bisa ngeluh. Aku pribadi malah suka kasur yang jenis begini. Ga terlalu empuk, bagus buat tulang punggung.

 

AC dingin yaaaa, penting, secara ini daerah pantai 😂. Handuk dan toiletries ada. WiFi kencang 👍👍. Handul malah disediakan 2 jenis, buat kamar mandi, dan yang bergaris-garis untuk main di pantai.

 

 

2 jenis handuk, untuk di kamar, dan di pantai

pulau lokal di maldives

 

 

Cuma tidak disediakan  kopi teh, hanya botol mineral water ukuran besar.  Oh yaaa, slippers lagi-lagi tidak ada. Kayaknya memang semua hotel di Maldives ga ada provide slippers deh. Semua akomodasi yang kami inapi begitu. Secara aku dibiasakan sejak kecil  kaki ga boleh langsung kena lantai, jadi terpaksa pakai sendal kedua yang aku bawa dari Jakarta. Mencegah tapak kaki tetap halus ga kapalan 😄

 

 

 

 

KAMAR MANDI DI TRANQUIL NEST HOTEL

Luaaaas dari segi ukuran,  namun tipe basah yaaa, bukan yang dibedakan antara showering , wc, dan wastafel. Toiletries lengkap,  sayang air panas ga lancar. Bagi orang yang selalu mandi air panas mungkin ganggu… Tapi Maldives toh suhunya tropis, jadi buatku ga ada masalah.

 

Minus kedua, toilet agak susah di flush 😁. Bisaaaa, tapi nekannya harus kuat banget hahahaha… Di awal-awal sempat kami kira malfunction tuh tombol.

 

hotel terbaik di pulau lokal maldives

 

 

 

 

TEMPAT MAKAN SEKALIGUS RUANGAN BERKUMPUL

Paliiiiing suka jika tiba waktunya makan. Semua tamu berkumpul di ruangan depan semi terbuka.. Atap ada, tapi tidak dihalangi dinding. Sambil makan, semua saling mengobrol, mata juga telinga terbuai dengan birunya air laut dan suara deburan ombak. Sesekali terlihat  kapal-kapal melintas.

 

 

yang lewat ini public boat, yang jalannya alon alon asal kelakon hahahahaha

tempat menginap di pulau lokal kecil di maldives

 

 

 

Makan pagi, siang, malam semua disediakan… Untuk sarapan free karena  include biaya kamar, tapi lunch dan dinner  berbayar.. Nantiiii, aku bakal bikin postingan terpisah hanya untuk cerita tentang menu-menu makanan yang kami coba selama di Tranquil Nest. Pastinyaaaa, uenaaaaak 😍😍😍

 

 

ruangan makan dan ngobrol di Tranquil Nest maldives

tempat menginap di pulau terkecil maldives
hotel dengan common space di maldives

 

 

spot baca

rekomendasi hotel di maldives untuk honeymoon

 

 

 

 

FASILITAS LAIN DARI HOTEL TRANQUIL NEST VAAVU

Kalau kalian ga bawa baju banyak, ga usah kuatir, di sini tersedia laundry dengan harga masuk akal. Tapi mau cuci sendiri pun bisa aja… Toh aman dijemur di balkon.

 

Jangan takut  bakal mati gaya di sini. Seriuuuuus beib, walau pulau ini keciiiiil, ada banyak lokal tur yang disediakan hotel. Mulai dari snorkeling, diving, picnic di pulau lain, visit sand bank atau bahkan fishing 😍😍. Kalian sebulan di sini juga ga bakal bosan. Ini bule-bule rata-rata udah lamaaaa loh staynya, kami doang yang cuma 2 malam 😄.

 

Menyesaaaaalllll . Tur apa yang kami sempat ambil, itu juga bakal aku tulis terpisah

 

 

main di sekitaran hotelnya aja udah betah berjam-jam ^o^

hotel nyaman dan murah di maldives

 

 

 

 

PLUS MINUS MENGINAP DI TRANQUIL NEST, RAKEEDHOO MALDIVES

Awal memutuskan ke Maldives, hanya karena kami gagal ke Timor Leste. Destinasi ini hanya cadangan, tapi berubah jadi tempat yang kami berdua sukaaaa bangetttt, sampai dah buat plan akan datang lagi Juni 2027, dan menginap kembali di Tranquil Nest Hotel.  😍😍😍😍. Secintaaaa itu memang.

 

Pastilaaah ada kekurangannya, hanya saja tidak significant dibanding kepuasan yang kami dapat.

 

Aku mulai dari minus points Tranquil Nest..

  • Slippers ga ada

  • Air panas ga lancar, mati hidup

  • Flush button agak keras.

  • Dinding kamar ga kedap suara. Yang ini kocak sih.. Saking ga kedapnya, malam-malam aku kebangun, karena mendengar desahan tamu sebelah yang sedang ‘olahraga kasur’ tengah malam buta 😂😂😂. Semangat amaaat… Aku curiga tamu yang dari Prancis sih, soalnya cuma pasangan ini  yang suami istri 😂

 

 

Udaaaah wey, itu doang 😂😂😂. Coba bandingkan dengan kelebihan-kelebihan yang kami nikmati:

  • Servicenya gilaaaaaak, semua staff ramaaaah, baik, komunikasinya bagus. Ada 1 staff Indonesia, dulunya dia kuliah perhotelan di Bali, dan selesai kuliah langsung dapat offer untuk kerja di Maldives. Namanya Gita.. Ini tahun keduanya di Tranquil Nest. Saking ramahnya semua staff di sini, vibe keluarga jadi berasa… Itu yang bikin beraaaat banget mau checkout. Kalau aja hotel di Maafushi belum dipesan, aku perpanjang deh  nginep sini.

  • Aneka menu makan malam dan siang, uenaaaak dan fresh, terutama yang berazaskan ikan yaa. Baru dimasak saat dipesan. So, memang lama, tapi rasanya jadi dobel sedaaap karena bukan makanan yang dipanasi ulang

  • Acho sebagai PIC Hotel baiknya kebangetan, ga perhitungan samasekaliiii. Total biaya makan kami di sana, dibulatkan ke bawah sama dia. Jadi misal yang harus kami bayar USD157 , dia bilang cukup  USD150 aja.. USD7 kan duit juga cuuuy , diikhlasin ama dia😍😍. Malah trip snorkeling kami ga dihitung. Katanya gratis, karena dia juga enjoy berenang bersama di laut 😅

  • Segala transportasi udah dia yang handle. Pergi dan pulang.. Kita cukup bayar pas waktunya check in dan check out.

  • Kamar nyaman, AC dingiiin, WIFI kuat

  • Malam bisa melihat hiu dan manta ray yang masuk ke pantai Tranquil Nest 😍😍😍😍. Kapan lagi aku bisa bebas liatin ikan hiu nongol depan hotel 😂😂. Ini cerita detil nanti di tulisan selanjutnya.

  • Bebas main di pantai yang super aman, karena memang dilindungi atol. Jadi ga ada ombak besar.

  • Pasir pantainya putiiiiih, bersih, hanya saja ga sehalus pasir di pantai Indonesia yang mirip powder.

  • Di pulau ini bisa berbaur dengan warga lokal, menanyakan macam-macam atau melihat kehidupan mereka seperti apa.

  • Ada banyaaaak satwa burung yang sering mampir ke Pulau Rakeedhoo. Unik-unik bentuknyaaa.

  • Disediakan banyak bean bags, juga meja kursi untuk memandang ke arah lautan.

 

 

Ayunan di air ini seruuuu banget, ga bosen main air di sini ;p

hotel dengan banyak aktifitas di maldives

 

hotel nyaman di pulau kecil di maldives

 

 

 

 

 

Masih ada lagiiiiii, kalau mau aku panjangin.. Tapi alasan segini cukup lah yaaaa buat balik lagi tahun depan, atau bujukin kalian buat datang dan menikmati pulau Rakeedhoo  😍😄. Bisa-bisanya aku yang benci pantai, malah jatuh cintaaaaa banget dengan Tranquil Nest hotel 😍😍😍

 

 

 

 

SUMMARY MENGINAP DI TRANQUIL NEST , RAKEEDHOO ISLAND MALDIVES.

Aku ga ngerti kenapa ada komen yang bilang hotel ini membosankan dan fasilitasnya jelek. Bisa jadi tamu tersebut sedang sial aja, atau memang dia tipe yang lebih suka dunia gemerlap, suara ribut, dan bukannya tenang  merasakan angin laut membelai wajah, makan masakan fresh ala rumahan, berenang sepuasnya atau mengobrol dengan tamu lain dan staff hotel.

 

Karena 2 malam di sini, Aku dan Fara bener-bener beraaaaat banget mau  checkout. Udah ngerasa kayak saudara dengan tamu dan staff nya. Pada asyik-asyik bangetttt.

 

Harga menginap di Tranquil Nest juga ga mahal. Memang dalam USD, tapi tetap aja ini murah dengan segala fasilitas dan view pulau yang luar biasa cantiiiik 💖

 

Jadi pahaaaam kan, kenapa Juni 2027, aku bakal balik ke Maldives, dan menginap di Tranquil Nest lagi.

 

Sebenarnya ada 2 hotel di pulau Rakeedhoo, Tranquil Nest dan Rattehi Inn. Hanya saja Tranquil Nest lebih menang dari segi view pantai, karena lokasi benar-benar persiiiiis menghadapa laut.

 

Sementara Rattehi Inn, masih harus jalan kaki beberapa meter untuk menuju pantai.. Kelebihan Rattehi Inn, halaman penginapan banyak ditumbuhi bunga-bunga, jadi kesannya cantiiiik.

 

 

rattehi Inn, hotel kedua di Rakeedhoo island

tempat menginap di rakeedhoo

 

 

Eh tapiiii yaaa, tamu dari Rattehi Inn sering order makan malam di Tranquil Nest 😂.

 

Jadiiiiii, bagi yang merencanakan ke Maldives, dan ingin ke pulau lokal, supaya bisa berbaur dengan warga lokal dan turis asing, suasana sepi, menginap di Tranquil Nest sudah yang paling rekomen.  Dijamiiiin, kalian ga bakal bosan 😍. Untuk Honeymoon juga cocoooook

 

 

 

view dari ruang makan tranquil nest

hotel nyaman di pulau lokal maldives

 

 

Cerita ini belum selesai… Minggu depan aku bakal lanjutin kegiatan yang kami lakukan selama menginap di hotel ini , yang bikiiiin susah moved on 😍😍😍

 

 

 

0 Tanggapan

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

About Me

Foto Penulis

Fanny Fristhika Nila

Penulis Blog

Lihat profil selengkapnya

Artikel Terakhir

MENIKMATI 2 MALAM SUPER BERKESAN DI TRANQUIL NEST, RAKEDHOO ISLAND MALDIVES

Rakeedhoo, Maldives

KULINER MALDIVES: MENIKMATI SNACK LOKAL KHAS MALDIVES DI OCEAN BUBBLES CAFE

Male, Maldives

KULINER TANGERANG: KEDE CESKU, PELOPOR KULINER BATAK YANG SUDAH HALAL

Tangerang

KULINER MALDIVES: BERTEMU ORANG BAIK DI SUMMER CAFE, MALE CITY

Male, Maldives

KULINER MEDAN: MAKAN MI AYAM SINAR UTAMA LANJUT ES CAMPUR PONDOK PETISAH

Medan, Sumatera Utara

Archives

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.