Saat ke Bandung awal Juni kemarin, kami beruntung ketika itu tidak peak season… Jadi jalanan memang lancaaaaar lah, termasuk yang menuju Lembang… Kalau long weekend, confirm susah bangetttt untuk bisa ke banyak tempat di Lembang.
Satu yang ga bisa diskip kalau mau liburan ke Bandung, sudah pasti masalah transportasi. Beda cerita kalau bawa kendaraan sendiri. Berhubung aku ga bisa bawa mobil, dan ketiga temanku yang orang Malaysia ini juga belum tahu aturan jalan di Bandung yang banyak banget one way nya, jadi memang sewa mobil include driver udah pilihan paling bagus untuk kami.
Yang bikin pusing, pas masih hunting sewa mobil di mana nih yang terpercaya, sewa ga mahal-mahal banget dan mobilnya nyaman. Awalnya sih dapat beberapa kontak driver yang bisa ke Lembang, termasuk ada travel juga. Tapi pas dikasih tahu harga, yang travel kasih harga Rp1.6 juta beib 😂.
Trus ada driver grab kasih harga Rp1 juta. Cuma katanya dia driver langganan penulis lagu terkenal di Malaysia , duuuuh lupaaa namanya… Ditunjukin pula foto-foto dia dengan orang terkenal ini saat ke Bandung. Tapi kaaaaan, yang kami cari bukan supir yang punya koneksi ama penulis lagu beken, lah wong ga bisa nyanyi dan ga tertarik jadi penyanyi 😂😂😂
Terakhir, kak Retna kasih rekomendasi driver yang sering dipakai orang Malaysia, Satu Travel Holiday. Aku WA dan ternyata dia kasih harga cuma Rp550k weeey, udah inlucle bensin semua 😍😍
Apalagiiii kan, langsung kami coret semua kandidat di atas, dan pilih driver terakhir ini. Memang best service dia. 👍👍👍
Mobil yang dipakai Terios, bersih, wangi. Sangat-sangat rekomen lah. Drivernya , Pak Anton, ramaaaaah buangetttttt . Ini nomor kontak Satu Travel dan nomor pak Anton, kalian bisa pakai jika perlu mobil ke Bandung.
foto pak Anton, driver di Bandung, rekomen banget!!
Kontak Pak Anto (Driver Bandung) : +6281221709980
Kontak Satu Travel Holiday (in case butuh mobil yang lebih besar dari kepunyaan pak Anton): +6282130000945
DIJEMPUT PAGI-PAGI
Dari malam, Pak Anton udah wa aku, nanya kapan mau dijemput. Karena saat itu bukan peak season, dia bilang sih ga usah buru-buru. Jadi kami minta jam 7 pagi aja. Dari hotel di Grand Tebu, menuju destinasi pertama Dusun Bambu, lancaaar bangetttttt, sampe-sampe kami kecepatan datang, dan si Dusun Bambu belum buka cyiiiin 😂😂😂.
Untuk wahana permainan, tempat ini baru buka jam 10 pagi, sementara kami tiba masih jam 8 😄.
selamat datang di Dusun Bambu ^o^
LIMA SEGI D’PINUS
Terpaksa itin diubah… Ga mungkin kan nungguin 2 jam di mobil. Lima Segi D’Pinus yang tadinya untuk tempat makan siang, kami jadikan tempat breakfast kedua . Ngopi-ngopi duluuuu 😜
Dari segi estetika, tempat ini cantiiiiiik, sejuuk pula. Di sini itu kami pesan Bolu Tunggal Bakar dan Cireng Bumbu Rujak. Dan kopi pastinya. Pak Anton kami belikan juga kopi sambil menunggu biar ga ngantuk.
Rasa makanan memang enaaaaak, sesuai dengan ratingnya yang tinggi di Google.
Teman-temanku baru pertama nyobain cireng. Dicocol ke bumbu rujak memang ngam, tekstur cireng chewy tapi lembuuuut.
cireng bumbu rujak
Untuk bolu tunggal bakar, kami pilih rasa roombutter dan keju. Sedap, tapi lebih mirip roti bakar daripada bolu hahahaha.. Ga ngerti deh kenapa sebutannya bolu. Cuma sizenya gede bangettttt, jadi kami memang ga habis lah, apalagi udah sarapan banyak di hotel. Bawa pulang akhirnya, dan terlupakan tidak dimakan saat di hotel 😢.
bolu tunggal bakar yg lebih mirip roti
pesen pisang goreng jua, enaaaaak pisgornyaaa ^o^
Sesuai nama, D’Pinus, tempatnya memang berhadapan dengan hutan pinus langsung. Sukaaaa tapi ada minusnya, banyak lebah hahahahaha.. Jadi sereeem mau duduk di meja luar.
Tadinya kami duduk di sini, tp banyak lebah, jadi pindah ke dalam
pindah ke bagian dalam cafe
ORCHID FOREST
Dari D’Pinus, kami menuju Orchid Forest. Inipun kecepatan sampai juga, jadi belum buka hahahahahaha. Untungnya hanya beberapa menit lagi dari jam buka.
Orchid Forest buka jam 10, kami sampai jam 9.45 am. Jadi tunggu ajalah… Ga mungkin cari kopi lagi 😝
Untuk tiket masuk, ada perbedaan harga antara WNI dan WNA.
Harga entrance fee untuk WNI (Warga Negara Indonesia): Rp40K
Harga Entrance fee untuk WNA (Warga Negara Asing): Rp100k.
Sesampai di dalam, cakeeep tempatnya, berasa tenaaaang pikiran melihat aneka macam pohon-pohon besar, bunga, tapi sayangnya malah si Orchid atau anggrek ga banyak kliatan. Ga paham deh, apa anggrek itu ada musim-musim tertentu? Mungkin saat kami datang belum saatnya berbunga kali yaaa?
Tapi sudahlah, begini aja udah seneeeng banget. Udara sejuuuk dan terasa bersih. Di dalam pun ada toko souvenirs dan cafe yang memang cocok buat foto-foto dan video konten.
Yang bikin happy, kami nemu photobooth 😍😍. Ga terkabul mau fotobooth di Blok M, di sinipun okelaah 😁. Walau macam scam pula mesinnya 😂😂Soalnya button dia mungkin agak eror, apa yang ditekan, beda pula dengan yang keluar 😄😂.
Per foto itu Rp40k.. Gara-gara foto pertama tak best, sebab yang diprint bukan yang kami mau, akhirnya foto lagi ;p
Terakhir, ada mini zoo, playground, mini golf, dan taman rabbit juga, yang kebanyakan berbayar lagi . Ga usahlaah, lagi pun tempatnya lebih untuk anak-anak kecil. Puas main di Orchid Forest, kami lanjut ke destinasi ke-3.
toiletnya bagus designnya
FLOATING MARKET
Di antara kami ber4, hanya kak Retna dan Kak Lin yang sudah pernah ke Floating Market , sementara aku dan Karni perdana niiih 😁. Ntah kenapa dulu-dulu ga tertarik, mungkin karena kali ini menemani teman-teman, jadi okelaaah, let’s see what inside the market is.
Tiket masuk Floating Market, kalau ga salah ingat Rp40k per orang. Tapi kalau mau naik wahana apapun di dalam, berbayar lagi yaaaa.
Sampai di dalam, secara areanya ini luaaaaas byangeetttttt, kami pengen keliling-keliling naik kereta api aja 😁. Bayar lagi Rp35k per orang. Dan ga rugiiii sih, secara ini menghemat energi banget, jauuuh tau rute yang dikelilingi. Sambil naik, bisalah lihaat-lihat view danau cantik sekitarnya.
banyak yang bisa dilewati dengan naik kereta begini
Sampai di stasiun terakhir, kami jalan kaki menujuuuuuuuu..
Rainbow Slide 😍😍😍😍
Inilah yang kami incar dari awal 😂😂😂😆
Dengan ketinggian 120 meter, nasib baik tak harus membawa boat karetnya ke atas. Soalnya pernah main yang mirip begini di Escape Waterpark Penang, dan itu boat karet wajib bawa sendiri ke atas, naik tangga pula 😂😂
Di sinipun naik tangga, tapi karena tidak bawa beban apapun, jadi lebih ringanlah… Untuk tiket beli di atas dan cash 😅😅. Untung ada… Ga kebayang dah ngos-ngosan sampe atas, trus ga ada cash, apa ga bengek tuh. Ada 1 turis Malaysia lain yang langsung kecewa pas tahu bayar cash, karena dia ga ada, dipikir bisa cashless.
Akhirnya aku bantu bayarin pakai duitku, trus dia bayar dengan transfer ke rekening TnG Malaysia yang aku punya. Easy peasy..
Secara aku rutin ke Malaysia tiap tahun, jadi membuka rekening TnG memang worth it lah, bisa menabung ringgit di situ.
Rainbow Slidenya sendiri, SERUUUUUU!! Menuruni slide pakai boat karet, speednya memang lajuuuuu lah. Kami naik berdua, aku dengan Karni, dan Kak Ret dengan Sislin.
Ntah karena kami berdua masih terlalu ringan, itu boat karet berpusing-pusing selama turun 😂😂hahahahaha.. Memang takut lepas tangan jadinya 😆. Ntah-ntah macam teriakan kami yang paling heboh 😂
Selepas naik ini, balik ke mobil, untuk destinasi selanjutnya, Tahu Susu Lembang. Ga pengen makan di Floating market.
TAHU SUSU LEMBANG
Pada tahu kaaaan, kalau Lembang itu kualitas TAHU nya terbaiiik lah 😍😍. Memang best tahu dia.. Lembuuuuuuuut dan fresh. Dulu saat masih rajin ke Lembang naik mobil, aku pasti beli sosis dan tahu susu lembang, untuk stok di rumah.. Kali ini ga bisa beli bawa pulang, karena produk ini harus cepat simpan dalam chiller. Sementara kami masih harus menginap 1 malam lagi di Bandung.
Gapapa, jadinya pesan tahu susu isi 10, makan ramai-ramai.. So crispy luarnya, dalamnya itu super duper lembuuuuuut. Macam biasa, orang Indonesia kalau makan gorengan pastilah gigit cabe rawit hijau hahahaha. Sementara orang Malaysia lebih suka pakai sambal kecap kan 😉
Pesan susu kedelai juga alias soya milk… Kak Retna atau Karni, mereka kira pula ini susu keledai hahahahaha . Rasa susunya pekat banget 😅, untungnya ga terlalu manis, tapi jadi tidak menghilangkan haus.
DUSUN BAMBU
Terakhir, barulah kami main ke Dusun Bambu. Yang seharusnya tadi pagi 😁. Eh tapi ada untungnya juga kami ga bisa kesini pagi, alasannya ada aku tulis di bawah 😙.
Tiket masuk ke Dusun Bambu dijual bundling. Ada banyaaak pilihannya. Yang kami pilih:
Paket Serenity Walk + additional Water Coaster.
harga bundling tiket di Dusun Bambu
kalau yang ini tiket masuk only
Jadi sudah ditentukan tuh rute mana aja yang bisa kami coba sesuai tiketnya. Untuk serenity walk, nanti pengunjung bisa menyusuri area danau, foto-foto di sana, melewati air terjun buatan, dan mystical forest.
Berfoto Di Danau
Tujuan utama kami sebenarnya foto naik sampan di danau.. Paket ini dah include fotografer yang nanti hasil foto akan dapat seorang 1, dan soft copy dikirim ke email.
Kelakar sangat saat acara naik sampan 😄. Tukang sampannya pun baiiik, mau saja melayani kerenah kami yang nak coba-coba dayung sampan, trutama Sislin lah 😄
boleh kasih makan ikan, gede-gede bangetttt ikannya
Mystical Forest
Berjalan melewati ini, mata langsung adeeem dibuat. Serba hijau dengan banyak tumbuhan. Apalagi dilengkapi wahana interaktif air.
Ada WATER HARP, di mana air yang mengalir kalau disentuh akan mengeluarkan suara musik.
Lalu ada WATER SHOUT. Di sini kita bebas teriak sepuasnya. Makin kencang teriakan, makin tinggi airnya memancar ke atas 😍😍. Winner nya di sini Kak Retna… Airnya memancar tinggiiii, jauh melebihi pancuran yang dihasilkan Karni 😄
Kemudian foto-foto di AIR TERJUN BUATAN.. Ternyata di sini driver kami ga boleh masuk. Karena tidak pakai gelang pengunjung biasa. Padahal tadinya mau minta Pak Anton untuk ambil foto ber-4.
Sebenarnya disediakan Fotografer… Tapi karena kami sudah menggunakan jasa Foto gratis di Danau, jadinya di air terjun ini kalau mau pakai Fotografer harus berbayar lagi. Emooh laah… foto masing-masing aja jadinya
Terakhir naik WATER COASTER 😍😍.
Ada yang lihat video di media sosial, di mana pengunjung naik water slide, tapi ternyata ada ular yang ikutan meluncur juga?? Di Water Coaster Dusun Bambu iniiiii lokasinya wkwkwkwkwk 😂😂😂. Aku buru-buru tanya staff nya, itu dijamin ular ga bakal ikutan main lagiiii kaaaaan… Ya Allah bisa pingsan eykeh kalau sampai si MR Snakey ikutan main 😂😂😂
Wajib pakai jas hujan kalau mau naik wahana ini. Salahnya kami, jas hujan bagian atas tidak kami masukkan dalam celananya, jadilah saat duduk di boat karet, langsung air masuk ke celah-celah jas hujan.
Mulai dari celana panjang, tas sampai panties yaaaa beib, basah kuyup kayak abis kecebur 😂😂
Slidenya sendiri brutal weey hahahahaha.. Seruuuuu… Laju memanglah laju, dan extreme juga.. Jadi menurut staff, untuk naik ini MINIMAL BERAT BADAN harus 80kg. Kami sempat salah tangkep, kirain MAKSIMAL berat.. 😅😅
Kalau MINIMAL BERAT, berarti memang harus naik berdua. Karena konsepnya memakai gravitasi air, makin berat, makin kencang speed nya 😂😂. Sukaaaaaaak…. Ini salah satu wahana yang aku ga keberatan untuk naik lagi kalau ke Dusun Bambu
SHOPPING CELANA BATIK
Di karenakan celana kami basah, akhirnya masuk ke toko souvenir.. Semata nak beli celana panjang.. Tapi namanya wanita kan, lihat barang bagus, mana bisa beli celana only 😂😂😂 . Yang ada kami shopping sakan di dalam ;p. Sampai beli cemilan dan souvenirs lain 😆.
Memang paling betul Dusun Bambu ini terakhir didatangi… Ga kebayang kalau dari pagi, trus basah kuyup, pasti ga nyaman
SUMMARY MENIKMATI SETENGAH HARI DI LEMBANG
Selesai juga acara wisata Lembang 1 hari. Saat jalan ke pintu keluar, ada souvenirs yang dibagikan.. Tunas bambu dalam pot kecil. Bisa dipelihara supaya membesar nantinya. Tapi masalahnya beib, tanganku itu tangan panas. Jangankan bambu, tanam kaktus aja mati 😅. Jadi memanglah walau pun kami tetap ambil souvenirs itu, cuma tak lah bawa balik.. Kami tinggalkan di hotel. Harap-harap housekeeper mau memelihara 😆
Dari Lembang, supir mengantar kami balik hotel dulu hanya untuk letak barang. Lalu lanjut makan malam di Bebek Waluyo (akan ditulis next post) dan terakhir diantar ke Heritage Factory Outlet untuk shopping lagiiiii 😎😎
Sewa mobil ini kami booking untuk 12 jam. Jadi Heritage memang tujuan akhir . Dan saking sukanya dengan service Satu Holiday Travel, kami pakai lagi jasa pak Anton untuk esok hari, mengantarkan kami jalan-jalan terakhir di kota Bandung, sekalian hantar balik ke stasiun Whoosh di Padalarang.
Memang sangat-sangat aku rekomen jasa transportasi dari travel ini, untuk sesiapa yang ingin liburan ke Bandung tanpa ribet.
0 Tanggapan
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!